KELIRON By
ALIYA LABIBA PUTRI HANDOYO
yowes.production
satu orang teman lainnya. mereka diberi tugas tentang sistem reproduksi, namun, lantaran Mamat si anak taat agama, dan Jukri si anak sains, hal tersebut menimbulkan perdebatan mereka, antara dosa dan logika.
SCENE 1.EXT. RUMAH MAMAT-TERAS RUMAH MAMAT - SORE HARI
CAST.MAMAT.JUKRI
JUKRI berdiri di depan rumah MAMAT, dengan membawa ranselnya juga baju main serta sendal japit pelengkapnya.(
diperlihatkan teras rumah MAMAT dari belakang
JUKRI)(Terlihat tanaman pandan, lidah buaya, janda bolong) JUKRI
(Berteriak memanggil MAMAT sembari menggoyangkan kakinya tidak tenang)
"MAT cepet o MAT! nek kesuwen mataharine dadi ireng MAT!"
MAMAT (O.S)
(MAMAT MEMBALAS TERIAKAN JUKRI DARI DALAM RUMAHNYA)
Iyo KRI sedelok!
kemudian pintu rumah MAMAT terbuka bersamaan dengan
keluarnya MAMAT (pengambilan gambar dari belakang JUKRI)Tak beda jauh dengan JUKRI, MAMAT juga mengenakan kaos polos dan juga celana panjang dan juga peci.
MEDIUM CLOSE UP:
MAMAT
(menggulung sebuah buku tulis dan memasukkannya ke dalam saku celana)
Wes, ayo KRI!
MAMAT berjalan ke arah JUKRI (MAMAT out Frame,Camera stay mengambil gambar kondisi ruang tamu MAMAT dari depan pintu) (camera statis mengambil gambar MAMAT berjalan ke arah
JUKRI)
Kini Mamat sudah berada di hadapan JUKRI
CONTINUED: 2.
MAMAT
(dengan wajah yang keheranan)
"Lho KRI, koe rak njemput RANI sek to?"
JUKRI
MENATAP MAMAT, DENGAN WAJAH AGAK KESAL
"Ora, de’e kan we ngomong arep nyusul wae"
MAMAT
(sambil tersenyum cengengesan)
"Walah, iya to? Lali aku KRI"
MAMAT
(Menepuk bahu JUKRI)
"Ayo mangkat, ndesak kesoren"
merekapun berjalan berdampingan menuju desatinasi mereka.
(MAMAT dan JUKRI OUT FRAME)(Camera move pengambilan gambar dari arah belakang MAMAT dan JUKRI)
DISSOLVE TO:
Black screen dengan tulisan judul film, production by, present.
CUT TO:
SCENE 2. EXT-TAMAN-SORE HARI CAST.MAMAT.JUKRI.RANI
Mereka telah sampai di tujuan mereka, di sebuah taman dengan hamparan rumput yang luas dan pohon besar di tengahnya.
Mereka duduk di bawah pohon itu.
Terlihat MAMAT yang sedang bersandar di pohon sembari memainkan handphone-nya.
Diperlihatkan layar story whatsap salah satu teman mereka yeng berisikan konten bucin dengan backsound lagu ingin punya rumah.
MAMAT (Menggerutu)
"Astagfirullah, Iki UCUP isi SW-ne kok yo alay men, upload upload yank-e teros"
"yo wes ben lah MAT, meding koe ngerjake tugas mu"
JUKRI terlihat sedang memegang buku tematik kelas 6 sd, ia membaca salah satu soal yang diberikan kepada mereka.
JUKRI
"Ikan Paus berkembang biak dengan?"
MAMAT
(mengupil, menimpali perkataan JUKRI)
"YO dengan sungguh sungguh lah"
JUKRI
(Memukul kepala MAMAT dengan buku yang ia pegang)
"Ngawur Koe ki"
MAMAT
(Mengelus elus bagian
kepalanya yang tadi dipukul)
"Yo terus jawabane ki opo?"
JUKRI
"Jawaban ne yo dengan melahirkan MAT"
(Menulis di bukunya)
MAMAT mulai membuka bukunya untuk serius mengerjakan tugas.
Mereka berdua sibuk menulis tugasnya masing masing.
MAMAT
(Bergeming membaca soal)
"sebutkan enzim yang terdapat pada lidah kita"
Kemudian MAMAT menuliskan jawaban di buku tulisnya JUKRI
(bergeming membaca soal)
"jika kodok bisa hidup di dua alam, maka termasuk jenis hewan apa?"
JUKRI menuliskan jawaban di buku tulisnya.
MAMAT
"Sendok merupakan penghantar panas berjenis?"
MAMAT menuliskan jawaban di buku tulisnya
CONTINUED: 4.
MAMAT
"Organ hati pada manusia berfungsi untuk?"
MAMAT
(Menjawab pertanyaannya sendiri)
"Untuk mencintainya"
MAMAT
"Berchyandaaah,
bercyhandaaah,"(memeragakan gerakan tersebut)
MAMAT menuliskan jawaban sebenarnya di buku tulisnya.
JUKRI yang melihat mamat seperti itu hanya berdiam diri, seperti sudah memaklumi kebiasaan MAMAT.
JUKRI
"Bertemunya serbuk sari dan kepala putik disebut?"
JUKRI menuliskan jawaban di buku tulisnya.
Sembari menulis di buku tulisnya MAMAT tiba tiba bernyanyi.
MAMAT
(Menyilangkan tangannya di depan dada, menggoyangkan badan kekanan-kiri menikmati alunan lagu yang ia
senandungkan)
"Ingin punya rumah, tempat tuk bermesra, kau dipanggil ayah--"
Belum selesai MAMAT menyenandungkan lagu tersebut, JUKRI ikut menimpali.
JUKRI
"Sementara aku bapak"
MAMAT
"Nggilani! Aku lanang lho mas!"(
tetap menyilangkan tangannya di depan dada bermaksud untuk
melindungi dirinya) JUKRI
"Opo si koe ki, bener to, ngko ne aku dadi bapak, lha koe dadi ayah"
MAMAT
"Karep mu lah KRI!" (MAMAT kembali fokus ke bukunya)
Ketika mereka sedang fokus dengan buku masing masing, tiba tiba MAMAT berteriak panik.
MAMAT
(Menurunkan pecinya hingga menutupi wajahnya)
"Astagfirullah. ya Allah, ampunilah hambamu ini ya Allah, hamba tidak sengaja melihatnya
JUKRI
(Melihat panik ke arah MAMAT)
"Opo si MAT? Ono opooo?"
MAMAT
"Iku lo JUK, ya Allah, berdosa banget akuu,"(menunjuk soal yang dimaksud)
MAMAT menunjuk gambar organ reproduksi wanita yang ada pada buku.
JUKRI
(Membaca soal yang ditunjuk)
"lah emang e lapo MAT? Opo ne seng salah?"
MAMAT melepaskan pecinya, meletakkanya di buku, guna menutupi gambar tadi.
MAMAT
"Iku loh, deloken KRI! mosok kelas 6 sd wes didudui hal koyok nguunu, kan enggak pantes"
MAMAT
(Menadahkan tangan, berdoa)
"Ya Allah maafkan hambamu ini, hamba benar benar tidak sengaja ya Allah, temenan rak sengojo. saestu"
JUKRI
(memukul kepala MAMAT dengan buku, sambil mendelik, dengan intonasi tinggi)
"He mat, maksud mu ki piye, gak usah alay ngunu, iki kan ancen pelajaran e awakdewe!"
CONTINUED: 6.
MAMAT
"Aku ki wegah ndelok koyok ngono, nek jarene bapakku, rak entok
ndelok panggonane cah wedok, haram KRI"
JUKRI
(menatap heran ke arah MAMAT, sekaligus kesal)
"Mat, iki we podo wae karo koe sinau bab pencernaan, mlajari tentang organ"
JUKRI mengambil buku ensiklopedia miliknya dan menghadapkannya kearah MAMAT.
JUKRI
"Iki, nek koe arep tau, aku ki wes hatam buku iki, aku mlajari nggonmu juga, aku ki mlajari doro."
MAMAT
"Yo tetep ae KRI aku wegah"
JUKRI
(mengambil daun yang jatuh di sekitarnya)
"Saiki tak takon ro koe, iki daun iso tibo mergo opo?"
MAMAT
(Mengambil daun yang dipegang JUKRI)
"Yo mergo takdir e Allah KRI"
JUKRI
"Yo mergoo gravitasi lah, Tak takon neh"
JUKRI
"nek udan we mergo opo MAT?"
(menunjuk langit) MAMAT
(menatap langit)
"yo mergo takdir e Allah"
JUKRI
"GUOBLOK ANCENE AREK IKI, YO MERGO EVAPORASI MAT"
MAMAT
(berdecak, menatap sinis pada JUKRI, Menunjuk nunjuk)
"Ancene kon iki gak percoyo kuasa e gusti Allah ta piye? Mangkane nek islam iku, ojok islam KTP"
JUKRI
"Loh, sekarepku to„ untukku agamamu dan untukmu agamaku" (membalikkan badan, menandakan merajuk)
MAMAT
"Kuwalek ndeng"(nada ketus) JUKRI
(Mmbalikkan badan ke arah MAMAT lagi)
"Oh iyo sapurane"
MAMAT
(mengambil peci yang ada di buku, memakainya kembali)
"Wes pokoe gak iso, aku gak gelem nggarap maneh, duso ngook aku"
JUKRI
"Kon iku MAT-MAT, gerang goblok, iki pelajan ndengg gendeng, ojok koyok primitif lah"
MAMAT
"Oh, kon iku rak wedi duso yoo? Aku sih milih disenenni guru daripada disikso ng neroko jahanam seng puaaanas e pol, kon gelem ta?"
JUKRI
"Oalah ancene arek iki--"
Diantara perdebatan kedua orang itu, ada suara seorang wanita yang memecahnya. yaitu AWA
AWA (O.S)
"Hai gessss"
MAMAT DAN JUKRI terdiam kaget, tatapan mereka teralihkan ke arah AWA(Camera move to RANI)
Di perlihatkan closeup AWA menjilat permen
diperlihatkan closeup kacamata awa yang bertengger di ujung
CONTINUED: 8.
Diperlihatkan slowmo AWA mengibaskan rambut
Diperlihatkan AWA yang berada di hadapan MAMAT dan JUKRI dari Belakang MAMAT dan JUKRI
AWA
(menjilat permen)
"Wes rampung to PR e, aku ndelok yo?"
JUKRI (sinis)
"Ndelok raimu ndelok, wong durung rampung, ki goro goro koncomu,"
MAMAT
(mendelik marah)
"Lapo si ko nyalahke aku"
AWA
"Emange tutuk halaman piro?"
JUKRI DAN MAMAT
"Halaman 32"
AWA
"Loh, bukane halaman 23?"
MAMAT dan JUKRI saling menatap, keheranan dan kesal MAMAT DAN JUKRI
(Miduh, berteriak bersamaan)
"JANCOOOK!"
CUT TO:
CREDIT