• Tidak ada hasil yang ditemukan

keperawatan dasar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "keperawatan dasar"

Copied!
199
0
0

Teks penuh

Unsur Biologi, unsur ini memandang manusia sebagai suatu kesatuan sistem organ tubuh yang saling berinteraksi untuk menunjang kehidupan, mulai dari kelahiran, pertumbuhan, dan perkembangan hingga kematian. Unsur sosial, memandang manusia sebagai makhluk sosial yang saling berinteraksi dan bekerjasama, kemampuan berperilaku sesuai dengan norma dan harapan yang berlaku baik sebagai individu, kelompok, maupun masyarakat.

Teori ketuhan dasar manusia menurut ahli

Dampaknya jika kebutuhan ini tidak terpenuhi akan menimbulkan perasaan rendah diri dan tidak berdaya. Dalam memberikan asuhan keperawatan, perawat harus memenuhi kebutuhan tersebut dengan terlebih dahulu melakukan segala tindakan atas persetujuan pasien.

Faktor – faktor yang mempengaruhi pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia

Konsep diri positif seseorang akan menghasilkan pemikiran positif dan berimplikasi pada hubungan baik dengan orang lain. Hubungan keluarga yang positif akan meningkatkan potensi terpenuhinya kebutuhan dasar yang dilandasi rasa saling percaya dan saling mendukung.

DAFTAR PUSTAKA

Pengertian Oksigenasi

Namun penambahan CO2 dalam tubuh melebihi batas normal akan berdampak signifikan terhadap aktivitas sel (Eki, 2017). Kebutuhan oksigen merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang digunakan untuk menjaga metabolisme tubuh, kelangsungan hidup dan memelihara berbagai aktivitas sel tubuh dalam kehidupan sehari-hari.

Ini adalah rongga berisi udara yang ditemukan di tulang tengkorak yang terhubung ke rongga hidung. Selaput lendir pada nasofaring sama dengan alat pernafasan, sedangkan orofaring dan laringofaring sama dengan saluran pencernaan.

Sistem Fisiologi Pernapasan

Yang menempel pada paru-paru disebut pleura visceral, yang menempel pada dinding dada disebut pleura parietal.

Kanula Nasa: Alat bantu pernapasan yang dipasang di lubang hidung untuk menunjang kebutuhan oksigen pasien. Asuhan keperawatan gangguan oksigen pada pasien penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) DI Ruang VI TK III RSUP Dr Reksodiwiryo Padang.

Kebutuhan Cairan dan Elektrolit

Aktual/risiko kelebihan volume cairan berhubungan dengan penurunan volume urin, retensi cairan dan natrium, peningkatan aldosteron sekunder akibat penurunan GFR. Asuhan keperawatan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit pada pasien penyakit ginjal kronik (CKD) di ruangan rumah sakit.

Pengertian Nutrisi

Macam-macam Nutrisi

Asam lemak esensial, seperti asam lemak omega 3 dan omega 6, merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk pertumbuhan otak. Namun asam lemak tersebut diperoleh dari luar, bukan disintesis oleh tubuh (Boyle & Roth, 2010).

Penilaian status nutrisi

Pemeriksaan klinis sebagai salah satu metode penilaian status gizi secara langsung, umumnya terdiri dari dua bagian, yaitu anamnesis dan pemeriksaan fisik. Kerongkongan terdiri dari dinding otot yang dilapisi selaput lendir dan mendorong makanan dari mulut ke lambung.

Keseimbangan Energi

Kebutuhan Nutrisi sesuai Tingkat Perkembangan Usia

Kebutuhan gizi pada usia dewasa muda digunakan untuk proses pemeliharaan dan perbaikan tubuh, serta mempertahankan keadaan gizi yang lebih baik. Wanita saat hamil dan menyusui Untuk menghasilkan 1 liter ASI, ibu harus menyediakan 350 kalori, sedangkan ASI sendiri mengandung.

Pendahuluan

Pengertian Eliminasi

Kandung kemih merupakan suatu kantong yang terbuat dari otot polos yang berfungsi sebagai penampung urin. Sistem parasimpatis mentransmisikan rangsangan motorik pada kandung kemih dan rangsangan penghalang ke otot-otot dalam di sekitarnya.

Proses berkemih

Faktor – faktor yang mempengaruhi eliminasi urin Eliminasi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu

Tonus otot yang berperan penting dalam membantu buang air kecil adalah otot kandung kemih, otot perut, dan panggul. Studi diagnostik dapat mempengaruhi kebutuhan eliminasi urin, terutama prosedur yang berhubungan dengan pemeriksaan saluran kemih, seperti pielogram intravena (IVP).

Asuhan keperawatan eliminasi Pengkajian eliminasi urine

Adalah normal jika urin memiliki bau aromatik yang memabukkan, bau yang merupakan tanda adanya masalah seperti infeksi atau pencernaan obat-obatan tertentu. Normal: molekul protein besar seperti: albumin, fibrinogen, globulin tidak disaring melalui ginjal – urin.

Gangguan atau masalah kebutuhan eliminasi urine Gangguan eliminasi urine adalah keadaan dimana

Perubahan pola pengeluaran urin merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan dalam mengeluarkan urin akibat adanya gangguan anatomi, gangguan motorik dan sensorik, serta infeksi saluran kemih. Poliuria adalah produksi urin dalam jumlah besar yang tidak normal oleh ginjal tanpa peningkatan asupan cairan.

Tindakan Mengatasi masalah eliminasi urine Pengumpulan urine untuk bahan pemeriksaan

  • Kebutuhan Eliminasi Alvi (Defekasi) 1. Sistem yang berperan dalam eliminasi Alvi

Secara umum terdapat dua jenis refleks yang membantu proses buang air besar, yaitu refleks intrinsik dan refleks buang air besar parasimpatis. Rusaknya sistem sensorik dan motorik dapat mempengaruhi proses buang air besar karena dapat menyebabkan menurunnya rangsangan sensorik pada saat buang air besar.

Gambar 1. Fisiologi Defekasi
Gambar 1. Fisiologi Defekasi

Asuhan Keperawatan Kebutuhan Aktivitas

Dalam memberikan asuhan keperawatan hendaknya kita sebagai perawat dapat melakukan hal tersebut dengan mengikuti langkah-langkah proses keperawatan mulai dari tahap pengkajian hingga evaluasi, yang pelaksanaannya harus dilakukan secara berurutan yaitu: pengkajian, diagnosa keperawatan, rencana keperawatan, implementasi dan evaluasi perawat.

Pengkajian keperawatan pada kebutuhan aktivitas Asuhan keperawatan pada gangguan aktivitas

Istirahat merupakan keadaan santai tanpa adanya tekanan emosional, bukan berarti tidak aktif, tetapi kemungkinan besar keadaan yang membutuhkan ketenangan. Tidur merupakan keadaan tidak sadar dimana persepsi dan respon individu terhadap lingkungannya berkurang atau bahkan hilang dan dapat dibangunkan kembali dengan indera atau rangsangan yang cukup.

Pengkajian

Riwayat Tidur

Informasi tambahan selain di atas, mengkaji permasalahan yang dihadapi klien mengenai pola tidur, penyebabnya, waktu terjadinya masalah tidur yang dirasakan klien, frekuensi terjadinya masalah tidur klien, dampaknya terhadap kehidupan klien sehari-hari. dan kemampuan klien untuk menangani masalah ini.

Catatan tentang Tidur

Gejala Klinis

Pemeriksaan Diagnostik/Penunjang

Penetapan Diagnosis

  • Perencanaan dan Implementasi

Unsur yang berhubungan dengan tingkat energi terlihat pada klien yang mengalami gangguan tidur yaitu mudah lelah, lemas atau lesu karena kekurangan energi. Tindakan keperawatan pada klien gangguan tidur menitikberatkan pada tindakan terapeutik/tindakan mandiri seorang perawat sebagai upaya untuk mengurangi gejala klinis yang terjadi pada klien.

Evaluasi Keperawatan

Pengaruh Terapi Musik Klasik Mozart terhadap Kualitas Tidur Pasien Pasca Operasi di RS Baptis Batu. Seiring bertambahnya usia, kontrol keseimbangan tubuh menurun, hal ini termasuk memburuknya keseimbangan dan kontrol gaya berjalan yang merupakan faktor kunci terjadinya jatuh dan masalah motorik lainnya di usia tua.

Dasar Teori Kebutuhan Keseimbangan Tubuh 1. Pusat Keseimbangan

Penglihatan tepi berperan lebih penting dalam mempertahankan posisi berdiri stabil dibandingkan penglihatan sentral. Para peneliti menyimpulkan bahwa penglihatan tepi beroperasi pada bingkai visual yang berpusat pada subjek yang dilihat.

Pengertian Kebutuhan Seksual

Perkembangan Seksual

Kesenangan anak pada tahap ini akan meningkat kembali dan menimbulkan perasaan cinta yang matang terhadap lawan jenis. Perubahan yang terjadi pada fase ini pada wanita antara lain atrofi jaringan vagina dan payudara, penurunan cairan vagina, dan penurunan intensitas orgasme pada wanita; sedangkan pria akan mengalami penurunan produksi sperma, penurunan intensitas orgasme, keterlambatan mencapai ereksi, dan pembesaran kelenjar prostat.

Perbedaan Kebutuhan Seksualitas Wanita dan Laki- laki

Selain laki-laki lebih dominan dalam dorongan seksual dibandingkan perempuan, laki-laki juga lebih bersemangat untuk melakukan aktivitas seksual (Baumeister, 2001). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa narapidana laki-laki lebih aktif melakukan aktivitas seksual dibandingkan narapidana perempuan.

Pola Fungsi Seksual

Orientasi seksual (identitas gender) adalah bagaimana seseorang menyukai hubungan intim dengan orang lain, dengan lawan jenis atau sesama jenis.

Penyimpangan Seksual pada Orang Dewasa

Pada pria, hal ini ditandai dengan ketegangan atau ereksi penis dan penebalan atau peninggian skrotum. Pada pria ditandai dengan relaksasi sfingter kandung kemih, hiperventilasi, dan peningkatan denyut jantung.

Beberapa Masalah yang berhubungan dengan Seksualitas

  • Masalah keperawatan Pada Seksualitas

Pola seksual maksudnya adalah kondisi seseorang sedang mengalami atau berisiko mengalami perubahan kesehatan seksual, sedangkan kesehatannya. Disfungsi seksual adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami atau berisiko mengalami perubahan negatif pada fungsi seksual, yang dipandang sebagai fungsi seksual yang tidak valid dan tidak memadai.

Pengertian

Saat memberikan pelayanan kesehatan rutin, perawat menilai status fisik dan emosional klien dan menerapkan proses perawatan untuk kesehatan klien secara keseluruhan. Misalnya, pengkajian full drape dapat dilakukan saat klien sedang dimandikan dan perawat juga melakukan pengkajian tingkat psikososial klien.

Tujuan

Faktor–faktor yang mempengaruhi personal hygiene Kebersihan merupakan hal yang sangat penting dan

Dalam hal ini perawat harus dapat menentukan apakah klien dapat memberikan bahan-bahan yang penting dalam praktik higiene seperti sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi, dll (Laily dan Sulistyo, 2012). Dalam hal ini, Anda sebagai perawat tidak boleh menyatakan ketidaksetujuan jika klien memiliki praktik kebersihan yang buruk.

Dampak Personal Hygiene

Kondisi yang lebih parah akan melumpuhkan klien dan memerlukan kehadiran perawat untuk melakukan perawatan higiene total (Laily dan Sulistyo, 2012). Masalah sosial yang berkaitan dengan kebersihan diri adalah gangguan kebutuhan akan rasa nyaman, kebutuhan untuk dicintai dan dicintai, kebutuhan akan harga diri, aktualisasi diri dan gangguan dalam pergaulan sosial.

Macam-macam personal hygiene 1. Kesehatan Mulut

Perawat yang melakukan keterampilan pemeriksaan telinga klinis harus mendapatkan pendidikan dan pelatihan sebagaimana ditentukan oleh kebijakan klinis setempat (Action on ENT Steering Board, 2007). Perawatan kulit dapat mencegah hilangnya cairan seperti air dan darah serta memberikan perlindungan imunologis (Watkins, 2008).

Prinsip-prinsip perawatan kebersihan diri

Fungsi kulit sebagai pelindung adalah mencegah kehilangan cairan, perlindungan imunologi, struktur kulit meliputi sebum yang bersifat asam dan melindungi tubuh terhadap infiltrasi bakteri dan pembentukan vitamin D.

Pengertian Nyeri

Fisiologi Nyeri

Klasifikasi Nyeri

Penyebab Nyeri

Faktor yang memengaruhi nyeri 1. Usia

Seseorang yang merasa mendapat dukungan sosial dari orang-orang terdekatnya akan lebih mudah memilih intervensi untuk mengatasi rasa sakit yang dialaminya (Tan, 2022).

Manajemen nyeri

Distraksi diduga mengurangi persepsi nyeri dengan menstimulasi sistem kontrol menurun, sehingga rangsangan nyeri yang dikirim ke otak lebih sedikit. Beberapa jenis aromaterapi yang digunakan untuk mengurangi intensitas nyeri antara lain aromaterapi lemon dan lavender.

Asuhan keperawatan pada pasien dengan nyeri 1. Pengkajian

Perawatan menjelang ajal merupakan perawatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup klien dan keluarganya dengan membantu mengatasi berbagai permasalahan penderitaan fisik, psikis, sosial dan spiritual pada klien yang tidak lagi memberikan respon terhadap tindakan kuratif. Muhammad Rizal 1, Kiki Hardiansyah Syafitri2, 2021) Dalam memberikan asuhan keperawatan pada klien yang sekarat, setiap klien tentunya memberikan respon yang berbeda-beda, tergantung dari kepribadian klien lanjut usia dan pendekatan hidupnya.

Dasar Teori Keperawatan Menjelang Ajal 1. Definisi

Perawat harus mampu memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan klien lanjut usia hingga mampu mendampingi klien lanjut usia hingga meninggal dengan tenang. Sebagai perawat profesional hendaknya dapat membantu lansia melalui proses mendekati kematian dan akhirnya kematian, khususnya pasien terminal agar dapat meninggal dengan tenang dan bermartabat (Mickey Stanley, 2007).

Tahap Kematian

Kemarahan ini merupakan mekanisme pertahanan diri bangsal, pada tahap ini perawat harus lebih berhati-hati dalam menilai dibandingkan reaksi normal terhadap kematian yang ingin diungkapkan. Pada tahap ini sebaiknya perawat memenuhi keinginan klien, karena hal ini akan memudahkan bangsal untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Implementasi Keperawatan Menjelang Ajal Peran Perawat pada Setiap Tahapan Kematian

Mendekati tahap ini, klien telah menerima kematian, klien telah menyelesaikan semua urusan yang belum selesai, dan saat-saat damai dan tenang telah tiba dalam menghadapi kematiannya. Klien lanjut usia pada tahap ini memahami bahwa tidak mungkin lagi menolak kematian yang tak terhindarkan, berhenti berusaha menyenangkan klien lanjut usia. Ingatlah bahwa tindakan tersebut sebenarnya hanya memenuhi kebutuhan petugas.

Peran Perawat pada Pasien Menjelang Ajal

Hak Asasi Pasien Menjelang Ajal

Hak untuk mengharapkan perhatian dan perawatan medis yang berkelanjutan, meskipun tujuan penyembuhan harus diubah menjadi tujuan memberikan kenyamanan. Memiliki hak untuk menjaga individualisme dan tidak dihakimi atas keputusan yang mungkin bertentangan dengan orang lain.

Penatalaksanaan

Asuhan Keperawatan 1. Pengkajian

Perubahan dalam proses keluarga berhubungan dengan gangguan dalam kehidupan keluarga, ketakutan akan kematian dan lingkungan yang penuh tekanan. Risiko tekanan spiritual dikaitkan dengan keterpisahan dari sistem pendukung agama, kurangnya privasi, atau ketidakmampuan menghadapi ancaman kematian.

Dasar teori memiliki dan dimiliki 1. Kasih sayang

Beberapa Bentuk Rasa Memiliki dan Dimiliki 1. Rasa memiliki dan dimiliki dalam keluarga

Merasa sebagai anggota keluarga mempunyai tempat yang tepat dalam hal perhatian, kasih sayang dan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik d. Rasa memiliki dan memiliki dalam kehidupan bertetangga Adanya rasa memiliki satu sama lain, rasa saling menguntungkan.

Unsur Rasa Memiliki dan Dimiliki

Kegagalan memenuhi Rasa Memiliki dan Dimiliki 1. Stres

Perencanaan dan Tindakan Keperawatan 1. Mendengarkan pasien berbicara

Harga diri merupakan cara seseorang menilai dirinya atau penilaian terhadap dirinya, yaitu keseluruhan pemikiran dan perasaan individu terhadap dirinya, sehingga diri menjadi objek dan bukan subjek, hal ini sering disebut dengan harga diri. Maslow dalam Hirarki Maslow menempatkan harga diri setelah dicintai dan dicintai, karena kebutuhan akan harga diri dipengaruhi oleh individu dan kelompok, dimana seseorang merasa menghargai dirinya sendiri jika mempunyai kekuatan, prestasi, kemampuan dan keunggulan dibandingkan orang lain dan ada keinginan untuk mendapatkan status dan dominasi orang lain yang dibuktikan dengan pengalaman sebelumnya dengan kebutuhan dan hubungan (Carducci, 2020).

Faktor yang mempengaruhi harga diri Diantaranya

Mekanisme Koping

Asuhan Keperawatan

Aktualisasi diri dicapai oleh mereka yang memiliki pandangan paling akurat tentang diri mereka sendiri dan dunia di sekitar mereka (Hazanov et al., 2021). Meskipun orang-orang yang mengaktualisasikan diri di antara kita menyesuaikan diri dengan norma-norma sosial dan sering kali berpusat pada orang dalam pemecahan masalah, mereka sering kali menunjukkan kebutuhan akan kebebasan pribadi dan privasi.

Implementasi kebutuhan aktualisasi diri dalam keperawatan

Pada tahun 2012, penulis menempuh pendidikan S2 pada Program Studi Ilmu Kesehatan Reproduksi di Universitas Respati Indonesia, Jakarta. Yhenti Widjayanti, S.Kep., Ns., M.Kes., Penulis lahir di Kota Gresik, Penulis lahir di Kota Gresik pada tanggal 22 Juli 1984.

Gambar

Gambar 1. Sistem Perkemihan
Gambar 1. Fisiologi Defekasi

Referensi

Dokumen terkait

Sebagian besar informasi yang diproses dalam sistem informasi geografis adalah data spasial, yaitu Informasi yang berorientasi geografis, mengacu pada sistem koordinat