• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

N/A
N/A
fathurrahman Siddiq

Academic year: 2023

Membagikan "KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA "

Copied!
51
0
0

Teks penuh

(1)

1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 46, Tambahan Lernbaran Negara. Republik Indonesia Nomor 3478);

2. Undang-Unda.ng Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sis tern Perencanaan Pembangunan Nasional (Lernbaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor J 04, Tarnbahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

a. bahwa berdasarkan Pasal 8 ayat (2) Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18/Permentan/RC.040/4/2018 ten tang Pedornan Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani, lokasi kawasan pertanian nasional ditetapkan oleh Menteri;

b. bahwa kawasan pertanian nasional dikembangkan untuk komoditas prioritas sub sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan petcrnakan sesuai dengan arah dan kebijakan Kementerian Pertanian;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menctapkan Keputusan Menteri Pertanian tentang

Lokasi Kawasan Pertanian Nasional;

MENTER! PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA, DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Mcngingat Mcnimbang

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 472/Kpts/RC.040/6/2018

TENT ANG

LOKASI KAWASAN PERTANIAN NASIONAL MEi'fTERJ PER.TA.NIAN

RF.l')!JP.UK

JNT)nhlFS'1\.

(2)

Nomor 5619);

8. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 ten.tang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 149, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5068);

Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4 725);

6. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 177, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4925);

7. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 84, Tambahan Lem baran Negara Repu blik Indonesia N omor 5015) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 ten tang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 338, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4.

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pernerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);

5. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia 3:

(3)

Nomor 4833);

14. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2010 tentang Usaha Budidaya Tanaman (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 24, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5106);

9. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 132, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5170);

10. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani (Lernbaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 131, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5433};

11. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nom01- 58, Tambahan Lernbaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

12. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 308, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 5613);

13. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

- 3 -

(4)

15. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2011 tentang Sumber Daya Genetik Hewan dan Perbibitan Ternak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5260);

16. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2012 ten tang Alat dan Mesin Peternakan dan Kesehatan Hewan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 72, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5296);

17. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Proses Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 105, Tambahan Lembara.n Negara Republik Indonesia Nomor 6056);

18. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 ten tang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 8);

19. Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2015 ten tang Kementerian Pertanian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 85);

20. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1 :50.000; (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 28);

21. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 41/Permentan/

OT.140/9 /2009 tentang Kriteria Teknis Kawasan Peruntukan Pertanian;

22. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43/Permentan/

OT.010/8/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kernenterian Pertanian (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 N omor 1243);

23. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 08/Permentan/

KB.400/2/2016 tentang Pedoman Perencanaan Perkebunan Berbasis Spasial (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 250);

(5)

Lokasi Kawasan Pertanian Nasional sebagaimana dimaksud dalam diktum KEDUA, untuk komoditas prioritas:

a. tanaman pangan antara lain padi, jagung, kedelai, dan

ubi kayu;

b. hortikultura antara lain aneka cabai, bawang merah, bawang putih, jeruk, pisang, manggis, mangga, dan durian.

c. perkebunan antara lain tebu, kopi, teh, kakao, jambu mete, cengkeh, pala, lada, kelapa sawit, karet, dan kelapa; dan

d. peternakan antara lain sapi potong, sapi perah, kerbau, kambing, domba, itik, ayam buras, dan babi.

Lokasi Kawasan Pertanian Nasional sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU dikembangkan untuk komoditas prioritas nasional tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

Lokasi Kawasan Pertanian Nasional tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

MEMUTUSKAN:

24. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 09 /Permentan/

RC.020/3/2016 tentang Rencana Strategis

Kementerian Pertanian Tahun 2015-2019 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 42/Permentan/RC.020/ 11/2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pertanian Nomor 09 /Permentan/RC.020/3/2016 ten tang Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2015-2019;

25. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18/Permentan/

RC.040/4/2018 tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani (Serita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 559);

- 5 -

KETIGA

KE

DUA Menetapkan KESA TU

(6)

KESEMBILAN: Dalam hal untuk pengembangan dan perluasan kawasan pertanian serta pengembangan komoditas sesuai dengan potensi wilayah, Direktur Jenderal yang mempunyai tugas dan fungsi di bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan serta prasarana dan sarana pertanian dapat mengalokasikan anggaran di luar Lokasi Kawasan Pertanian Nasional sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU.

Direktur Jenderal yang mempunyai tugas clan fungsi di bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan serta prasarana dan sarana pertanian mengalokasikan sebagian besar anggaran belanja barang non operasional pada Lokasi Kawasan Pertanian Nasional sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU.

Lokasi prioritas kawasan pertanian berbasis korporasi petani se bagaimana dimaksud dalam diktum KELI MA menjadi acuan dalam merencanakan keterpaduan program, kegiatan, dan anggaran.

Penetapan lokasi prioritas kawasan pertanian berbasis korporasi petani sebagaimana dimaksud dalam diktum KELIMA dilakukan dengan mempertimbangkan usulan dari bupati/wali kota melalui gubernur.

Direktur Jenderal yang mempunyai tugas dan fungsi di bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan setiap tahun menetapkan lokasi prioritas kawasan pertanian berbasis korporasi petani.

Lokasi Kawasan Pertanian Nasional scbagaimana dimaksud dalam diktum KEDUA dikembangkan rnelalui penguatan aspek:

a. perencanaan program, kegiatan, dan anggaran;

b. pelaksanaan;

c. pemantauan; dan d. evaluasi dan pelaporan,

sesuai dengan Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani dan Petunjuk Teknis.

KEDELAPAN KETUJUH KEEN AM KELI MA

KEEMPAT

(7)

Perencanaan Pembangunan Nasional;

3. Gubernur, Bupati/Wali kota seluruh Indonesia;

4. Pejabat Tinggi Madya Lingkup Kementerian Pertanian;

5. Kepala perangkat daerah provinsi yang menyelenggarakan urusan pemerin tahan di bi dang pertanian seluruh Indonesia; dan

6. Kepala perangkat daerah kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian seluruh Indonesia.

Bad an Nasional/ Kepala

Pembangunan

Salinan Keputusan Menteri ini disampaikan kepada Yth.:

1. Menteri Dalam Negeri;

2. Menteri Perencanaan

y ·__ rA ~

«v.:

MENTER! PERTANIAN PUBLIK INDONESIA, Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 28 Juni 2018 Keputusan Menteri 1111 mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

KESEBELAS

Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku, Keputusan Menteri Pertanian Nomor 830/Kpts/RC.040/ 12/2016 tentang Lokasi Pengembangan Kawasan Pertanian Nasional, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

KESEPULUH

- 7 -

(8)

Perencanaan Pembangunan Nasional;

3. Gubernur, Bupati/Wali kota seluruh Indonesia;

4. Pejabat Tinggi Madya Lingkup Kementerian Pertanian;

5. Kepala perangkat daerah provinsi yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian seluruh Indonesia; clan

6. Kepala perangkat daerah kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian seluruh Indonesia.

Sadan Nasional/Kepala

Pembangunan

Salinan Keputusan Menteri ini disampaikan kepada Yth.:

1. Menteri Dalam Negeri;

2. Menteri Perencanaan

SULAIMAN MENTERI PERTANIAN Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 28 Juni 2018 Keputusan Menteri irn mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

KESEBELAS

Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku, Keputusan Menteri Pertanian Nomor 830/Kpts/RC.040/ 12/2016 tentang Lokasi Pengembangan Kawasan Pertanian Nasional, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

KESEPULUH

(9)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabupaten

1. Padi 1. Aceh 1. 1. Aceh Barat

2. Aceh Barat Daya 3. Aceh Jaya

4. Aceh Selatan 5. Gayo Lues 6. Nagan Raya 7. Aceh Tenggara 2. 1. Aceh Besar

2. Pi die 3. Pidei Jaya 3. 1. Aceh Tamiang

2. Aceh Timur 3. Aceh Utara 4. Bireuen 4. 1. Simeulue 2. Sumatera Utara 1. 1. Asahan

2. Batu Bara 3. Deli Serdang 4. Labuhan Batu

5. Labuhan Batu Utara 6. Langkat

7. Serdang Bedagai 8. Simalungun 2. 1. Gunung Sitoli

2. Nias

3. Nias Barat 4. Nias Selatan 5. Nias Utara 3. 1. Hum bang

Hasundutan 2. Tapanuli Tengah 3. Tapanuli Utara 4. Toba Samosir 4. 1. Mandailing Natal

2. Padang La was U tar a 3. Tapanuli Selatan

3. Riau 1. 1. Indragiri Hilir

2. Indragiri Hulu

3. Kuan.tan Singingi

A. LOKASI KAWASAN PERTANIAN NASIONAL KOMODITAS PRIORITAS TANAMAN PANGAN

LAMPI RAN

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 472/Kpts/RC.040/6/2018 TENT ANG

LOKASI KAWASAN PERTANIAN NASIONAL - 8 -

(10)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabupaten

2. 1. Bengkalis 2. Rokan Hilir 3. Rokan I-lulu 3. 1. Kam par

2. Siak

4. 1. Kepulauan M eran ti 2. Pelalawan

4. Jam bi 1. 1. Bungo

2. Tebo 2. 1. Kerinci

2. Kota Sungai Penuh 3. 1. Merangin

2. Sarolangun 4. 1. Tanjung Jabung

Barat

2. Tanjung Jabung Timur

5. Sumatera Barat 1. 1. Agam

2. Lima Puluh Kota 3. Tanah Datar 2. 1. D harmasraya

2. Pesisir Selatan 3. Solak Selatan 3. 1. Padang Pariaman

2. Sijunjung 3. Solak 4. 1. Pasaman

2. Pasaman Barat 6. Sumatera 1. 1. Banyuasin

Sela tan 2. Musi Banyuasin

2. 1. Empat Lawang 2. Lah at

3. Muara Enim 3. 1. Musi Rawas 4. l. Ogan Ilir

2. Ogan Komering Ulu Timur

5. 1. Ogan Komering Ilir 6. 1. Ogan Komering Ulu

Sela tan

7. Lampung 1. 1. Lam pung Barat

2. Pesisir Barat 2. 1. Lampung Selatan

2. Kota Metro

3. 1. Lampung Tengah 4. 1. Larnpung Timur 5. 1. Lampung Utara 2. Tulang Bawang

Barat 3. Way Kanan 6. 1. Mesuji

2. Tulang Bawang 7. 1. Pesawaran

(11)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabupaten 2. Pringsewu 3. Tanaaamus

8. Bengkulu 1. I. Bengkulu Selatan

2. Kaur 3. Seluma

2. 1. Bengkulu Tengah 2. Kepahiang

3. Le bong

4. Rejang Lebong 3. 1. Bengkulu U tara

2. Mukomuko 9. Bangka Belitunz 1. 1. Bangka Selatan

10. Jawa Barat 1. l. Bandung

2. Bandung Barat 3. Sumedang 2. 1. Bekasi

2. Cirebon 3. Indramayu 4. Karawang 5. Purwakarta 6. Su bang 3. l. Bogor

2. Cianjur 3. Sukabumi 4. 1. Ciamis

2. Kata Banjar 3. Pangandaran 5. l. Garut

2. Kota Tasikmalaya 3. Tasikmalaya 6. 1. Kuningan

2. Maialengka 11. Jawa Tengah 1. 1. Blora

2. Demak 3. Grobogan 4. Pati 2. 1. Boyolali

2. Karanganyar 3. Klaten

4. Sragen 5. Sukoharjo 6. Wonogiri 3. 1. Brebes

2. Pemalang 3. Te gal 4. Pekalongan 4. 1. Cilacap

2. Ke bum en 3. Purworejo 5. 1. Temanggung 12. DI Yogyakarta 1. 1. Bantul

2. Gunung Kidul 3. Kulon Prozo - 10 -

(12)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu paten 4. Sleman

13. Jawa Timur 1. 1. Bangkalan 2. Pamekasan 3. Sampang 4. Sumenep

2. 1. Banyuwangi

3. 1. Blitar 2. Trenggalek 3. Tulun@:gung 4. 1. Bojonegoro

2. Lamongan 3. Gresik 4. Tu ban 5. 1. Bondowoso

2. Pro bolinggo 3. Situbondo

6. 1. Jember

2. Lumajang

7. 1. Jombang

2. Kediri 3. Mojokerto 4. Nganjuk 8. 1. Madiun

2. Mage tan 3. Ngawi 9. 1. Malang

10. 1. Paci tan 2. Ponorogo 11. 1. Pasuruan 2. Sidoarjo 14. Banten 1. 1. Kata Serang

2. Serang 3. Tangerang

2. 1. Lebak

2. Pandeglang

15. Bali 1. 1. Badung

2. Kota Dcnpasar 2. 1. Bangli

3. 1. Buleleng 4. 1. Gianyar

2. Klungkung 3. Ta ban an 5. 1. Jembarana 6. 1. Karan_gasem 16. Nusa Tenggara 1. 1. Dompu

Barat 2. Bima

2. l. Kota Mataram 2. Lombok Barat 3. Lombok Tengah

4. Lombok Timur 5. Lombok Utara 3. 1. Sumbawa

2. Sumbawa Barat

(13)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu paten 1 7. Nusa Tenggara 1. 1. Manggarai

Timur 2. Mangarai Barat

3. Mangarai Timur 4. Nagekeo

5. Ngada 2. 1. Rote Ndao 3. 1. Sumba Barat

2. Sumba Barat Daya 3. Sumba Tengah 4. Sumba Timur

18. Kalimantan 1. l. Kapuas Hulu

Bar at 2. 1. Kubu Raya

3. 1. Sambas 4. 1. Sanggau

19. Kaliman tan 1. 1. Barito Selatan

Tengah 2. Barito Timur

3. Bari to U tara

2. 1. Kapuas

2. Pulang Pisau 3. 1. Katingan

4. 1. Kotawaringin Barat 2. Lamandau

3. Sukamara

5. 1. Kotawaringin Timur 2. Seruyan

20. Kalimantan 1. 1. Balangan

Sela tan 2. Hulu Sungai

Sela tan

3. Hulu Sungai Tengah 4. Hulu Sungai Utara 5. Tabalong

6. Ta pin

2. 1. Ban jar

2. Barito Kuala 3. Tarrah Laut 3. 1. Kotabaru 4. 1. Tanah Bumbu 21. Kaliman tan 1. 1. Kutai Kartanegara

Timur 2. 1. Pas er

2. Penajam Paser

Utara

22. Kalimantan 1. l. Nunukan . Utara 2 . 1. Bulungan

23. Sulawesi Utara 1. 1. Bolaang Mongondow 2. Bolaang Mongondow

Utara

3. Kota Kotamobagu 2. l. Minahasa Selatan

2. Minahasa 24. Sulawesi 1. 1. Barru

Sela tan 2. Maros

3. Pangkajene Kepulauan - 12 -

(14)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu paten

2. 1. Bone

2. Soppcng 3. Wajo 3. 1. Gowa

2. Takalar 4. 1. Bulukumba

5. 1. Luwu

2. Luwu Timur 3. Luwu Utara 6. l. Pin rang

2. Sidenreng Rappang 7. l. Sinjai

25. Sulawesi 1. l. Banggai

Tengah 2. Morowali

3. Morowali Utara

2. 1. Buol

2. Parigi Moutong 3. Tolitoli

3. l. Donggala 2. Poso 3. Sigi

26. Sulawesi 1. 1. Konawe

Tenggara 2. Konawe Selatan

3. Bombana 2. 1. Kolaka Timur

2. Kol aka

3. Kolaka Utara

27. Garon talo 1. l. Boalemo

2. Gorontalo

2. 1. Pohuwato

3. 1. Gorontalo Utara 28. Sulawesi Barat l. 1. Polewali Mandar

2. Mamasa 3. Majene 2. 1. Mamuju

2. Mamuju Tengah 3. Marnuju Utara

29. Maluku 1. 1. Buru

2. 1. Maluku Tengah 2. Seram Bagian Barat

3. Seram Bagian Timur 30. Maluku Utara 1. 1. Halmahera Timur

2. Halmahera Selatan 3. Halmahera Tengah 2. l. Helmahera Utara

2. Halmahera Barat

31. Papu Barat l. 1. Manokwari

32. Papua 1. 1. Merauke

2. Jagung 1. Aceh 1. 1. Aceh Selatan

2. Aceh Tenggara 3. Gayo Lues 2. 1. Aceh Tamiang

2. Aceh Timur

(15)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabupaten 3. Aceh Utara 2. Sumatera Utara l. 1. Binjai

2. Dairi 3. Karo

4. Pakpak Bharat 2. 1. Labuhan Batu

Selatan

3. 1. Tapanuli Sela tan 3. Sumatera Barat 1. 1. Agam

2. Lima Puluh Kota 3. Tanah Datar 2. 1. Pesisir Selatan

2. Solok Selatan

4. Riau 1. 1. Pelalawan

5. Jam bi 1. l. Kerinci

2. Merangin 2. 1. Muaro .Jambi

2. Tanjung Jabung Timur

6. Sumatera 1. l. Banyuasin

Sela tan 2. 1. Ogan Komering Ulu

2. Ogan Komering Ulur Timur

7. Lampung 1. 1. Lampung Selatan

2. 1. Lampung Tengah 3. 1. Lampung Timur 4. 1. Lampung Utara

5. 1. Pesawaran

2. Pringsewu

8. Bengkulu 1. 1. Bengkulu Selatan

9. Jawa Barat l. 1. Bandung

2. Bandung Barat 2. 1. Ciamis

2. Tasikmalaya 3. Garut

3. 1. Cianjur 2. Sukabumi 4. 1. Indramayu 5. 1. Majalengka 6. 1. Purwakarta

7. 1. Sumedang 10. Jawa Tengah 1. 1. Elora

2. Rem bang 2. 1. Brebes

2. Tegal

3. 1. Demak

2. Grobogan 3. Sragen 4. 1. Kendal 5. 1. Pati 6. l. Wonogiri 11 . DI Y ogyakarta 1. l. Sleman

2. Bantul - 14 -

(16)

No Komoditas Provinsi Ka was an Kabupaten 3. Kulon Prozo

12. Jawa Timur 1. 1. Bangkalan

2. Pamekasan 3. Sampang 4. Sumenep 2. 1. Banvuwanzi 3. 1. Blitar

2. Trenggalek 3. Tulungagung

4. 1. Grcsik

2. Lamongan

3. Tu ban .

5. 1. Jember

2. Lumajang 6. 1. Jombang

2. Kediri

3. Moiokerto

7. 1. Madiun

2. Mage tan

3. Nzawi

8. 1. Malaria 9. 1. Nzaniuk

10. 1. Paci tan 2. Ponorogo 11. 1. Situbondo

13. Banten 1. 1. Pandeglang

2. Lebak

2. 1. Seranz

14. Bali 1. l. Karangasem

2. 1. Buleleng 15. Nusa Tenggara 1. 1. Lombok Utara

Barat 2. Lombok Timur

3. Lombok Barat 2. 1. Sumbawa

2. Sumbawa Barat 3. 1. Dompu

2. Bima 16. Nusa Tenggara 1. 1. Belu

Timur 2. Ku pang

3. Malaka

4. Timor Tengah Sela tan

5. Timor Terizah Utara 2. 1. Flores Timur

2. Lembata 3. Sikka 3. 1. Nazekeo 1 7. Kali man tan 1. 1. Bengkayang

Barat

18. Kalimantan 1. 1. Lamandau

Tengah 2. Kotawaringin Barat

3. Sukarnara

2. 1. Kotawaringin Timur

(17)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu paten 2. Seruyan 19. Kaliman tan 1. 1. Tanah Laut

Sela tan 2. 1. Kotabaru

20. Kalimantan 1. 1. Berau Timur

21. Sulawesi Utara 1. 1. Bolaang Mongondow 2. Bolaang Mongondow

Utara

3. Bolaang Mongondow Timur

4. Bolaang Mongondow Sela tan

2. 1. Minahasa

2. Minahasa Selatan 3. Minahasa Utara 4. Minahasa Tenggara 5. Kota Tomohon 22. Sulawesi 1. 1. Luwu Utara

Sela tan 2. Luwu Timur

3. Luwu

4. Kota Palopo 2. 1. Bantaeng

2. Bulukumba

3. Jeneponto -

3. 1. Bone

23. Sulawesi 1. 1. Banggai

Tengah 2. Tojo Una Una

2. 1. Buol

2. Parigi Moutong 3. 1. Poso

2. Sigi

24. Sulawesi 1. 1. Bombana

Tenggara 2. Konawe Selatan

3. Kota Kendari 2. 1. Bu ton

2. Buton Utara 3. Kota Baubau 4. Muna

5. Muna Barat 3. 1. Kolaka

2. Kolaka Timur 3. Kolaka Utara 25. Gorontalo 1. 1. Boalemo

2. Gorontalo 2. 1. Pohuwato

3. 1. Gorontalo Utara 4. 1. Bone Bolango 26. Sulawesi Barat l. 1. Mamuju

2. Mamuju Tengah 3. Mamuju Utara 2. l. Polewali Mandar

2. Mamasa 3. Maiene

- 16 -

(18)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu paten

27. Maluku 1. 1. Maluku Barat Daya 2. Maluku Tenggara

Barat

28. Maluku Utara 1. 1. Halmahera Utara 2. Halmahera Barat 2. 1. Halmahera Selatan

29. Papua 1. 1. Merauke

3. Kedelai 1. Aceh 1. 1. Aceh Utara

·-·-

2. Sumatera Utara 1. 1. Padang Lawas 2. Tapanuli Selatan 3. Tapanuli Utara 3. Sumatera Barat 2. 1. Pasaman

2. Pasaman Barat 3. Agam

3. 1. Tanah Datar 2. Sijunjung 4. 1. Pesisir Selatan 4. Jam bi 1. 1. Tanjung Jabung

Timur 2. 1. Tebo

2. Bungo 3. Kerinci 4. Merangin 5. Sarolangun

5. Sumatera 1. 1. Ogan Komering Ulu

Sela tan 2. Ogan Komering llir

3. Muara Enim

4. Ogan Komering Ulu Se Iatan

5. Ogan Komering Ulu Timur

6. Ogan Ilir 2. 1. Lahat

2. Musi Rawas 3. Musi Banyuasin

6. Bengkulu 1. 1. Mukomuko

2. 1. Le bong 3. 1. Kepahiang

2. Bengkulu Tengah 4. 1. Bengkulu Selatan

2. Kaur

7. Lampung 1. 1. Lampung Selatan 2. Lampung Timur 3. Lampung Tengah 4. Pesawaran

8. Jawa Barat 1. 1. Sukabumi 2. Cianjur 3. Bandung 4. Garut

5. Tasikmalaya 6. Sumedang 7. Bandung Barat 2. 1. Karawang

(19)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kahuf)aten 9. Jawa Tengah 1. 1. Cilacap

2. Kebumen 3. Banyumas 2. 1. Pemalang

2. Purbalingga 3. Banjarncaara 3. 1. Blora

2. Boyolali 3. Demak 4. Kudus 5. Sragen 6. Grobogan 7. Rem bang 4. 1. Klaten 5. 1. Wonogiri 10. Jawa Timur 1. 1. Ponorogo

2. 1. Lamongan 3. 1. Malang

2. Pasuruan 3. Blitar 4. l. Situbondo

2. Banyuwangi 5. 1. Bangkalan 6. 1. Sumenep 11. DI Y ogyakarta 1. 1. Gunung Kidul

2. 1. Kulon Progo 12. Banten 1. 1. Pandeglang

2. Lebak

13. Nusa Tenggara 1. 1. Lombok Barat

Barat 2. Lombok Tengah

3. Lombok Timur 4. Sumbawa

5. Sumabawa Barat 6. Bima

7. Dompu 14. Nusa Tenggara 1. 1. Ku pang

Timur 2. 1. Sum ba Barat Daya

15. Kaliman tan 1. 1. Kota Baru

Sela tan 2. Tanah Laut

3. Tarrah Bumbu

2. l. Tap in

2. Baniar

3. 1. Balangan 2. Tabalong

16. Sulawesi Utara 1. 1. Kepulauan Talaud 2. 1. Min ahas a

2. Minahasa Tenggara 3. 1. Bolaang Mongondow

Utara

2. Bolaang Mongondow Sela tan

3. Bolaang Mongondow Timur

- 18 -

(20)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu oaten

1. Cabai 1. Aceh 1. 1. Aceh Besar

2. Pi die

2. 1. Aceh Timur 2. Aceh Tengah 3. Bener Meriah 3. 1. Simeuleu 2. Surnatera Utara 1. 1. Deli Serdang

2. Karo

3. Simalunl2un

8. LOKASI K.AWASAN PERTANIAN NASIONAL KOMODITAS PRIORITAS HORTIKULTURA

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabupaten

17. Sulawesi 1. 1. Bone

Sela tan

18. Gorontalo 1. 1. Pohuwato

19. Sulawesi Barat 1. 1. Mamuju 2. Majene

3. Mamuju Utara 4. Polewali Mandar 5. Mamuju Tengah 20. Sulawesi 1. 1. Banggai

Tengah 2. Morowali Utara

2. 1. Parigi Moutoung 2. Sigi

4. Ubi Kayu 1. Sumatera Utara 1. 1. Deli Serdang 2. Serdang Bedazai 2. 1. Simalungun

2. Lampung 1. 1. Lampung Timur

2. Lampunz Tenzah 2. 1. Lampung Utara

2. Way Kanan 3. 1. Tulang Bawang

2. Tulang Bawang Barat

3. Jawa Barat 1. 1. Sukabumi 2. 1. Garut

2. Tasikmalava

3. 1. Sumedanz 4. Jawa Tengah 1. 1. Banjarnegara

2. 1. Wonoziri 3. 1. Pati

2. .Jepara

5. DI Yozvakarta 1. 1. Gunung Kidul

6.

Jawa Timur 1. 2. Paci tan 2. l. Ponorogo

2. Tererizaalek

7. Sulawesi 1. 1. Gow a

Sela tan 2. .Jeneponto

(21)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabupaten 4. Batu Bara

2. 1. Tapanulis Selatan 2. Tapanuli Utara 3. Sumatera Barat 1. 1. Agam

2. Lima Puluh Kota 3. Tanah Datar 4. Pasaman Barat 2. 1. Solok

2. Pesisir Selatan 3. Solok Selatan

4. Riau 1. 1. Karn par

2. Rokan Hulu 3. Siak

4. Kota Pekanbaru 2. 1. Kota Dumai 3. 1. Indraziri Hulu S. Kepulauan riau 1. 1. Bin tan

2. Lingg a 3. Kota Batam 4. Kepulauan

Anambas

6. Jam bi 1. 1. Tanjung Jabung

Barat

2. Tanjung Jabung Timur

3. Muaro Jambi 2. 1. Sarolangun

2. Kerinci 3. Meranzin 3. 1. Tebo

7. Sumatera 1. 1. Ogan Komering Ulu

Sela tan 2. Ogan Komering Ulu

Sela tan 2. 1. Musi Rawas

2. Musi Rawas Utara 3. 1. Ogan Komering Ilir

2. Banyuasin

8. Lampung 1. 1. Lampung Selatan 2. Pesawaran

3. Prinzsewu

2. 1. Lampung Barat 2. Tanazamus 3. 1. Lampung Timur

2. Lampung Tengah 3. Lampung Utara 4. l. Mesuji

2. Tulang Bawang Bar at

3. Way Kanan S. 1. Pesisir Barat 9. Bengkulu 1. 1. Bengkulu Utara

2. Mukomuko

3. Bengkulu Selatan

- 20 -

(22)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabui=iatcn

4. Kaur

2. 1. Rejang Lebong 2. Kepahiang 10. Bangka Beli tung 3. 1. Belitung

4. 1. Bangka Barat 2. Bangka Tengah 3. Bangka

11. Jawa Barat 1. 1. Bogar 2. Sukabumi 3. Cianjur 2. 1. Su bang

2. Sumedang 3. 1. Bandung

2. Garut

3. Tasikmalaya 4. Ciamis

5. Bandung Barat 6. Pangandaran 4. 1. Cirebon

2. Kuningan 3. lndramayu

4. Maialengka

12. Jawa Tengah 1. 1. Semarang 2. Dernak 3. Grobogan 4. Kudus 2. 1. Ba tang

2. Pemalang 3. 1. Rem bang

2. Blora

4. 1. Purbalingga 2. Banjarnegara 3. Wonosobo 4. Temanggung 5. Magelang 6. Purworejo 7. Kebumen 5. 1. Sragen

2. Karanganyar 3. Wonogiri 4. Kl a ten 13. DI Yogyakarta 1. 1. Bantu]

2. Gunung Kidul 3. Sleman

4. Kulon Progo 14. Jawa Timur 5. Paci tan

1. 1. Gresik 2. Lamongan 3. Tu ban 2. 1. Bondowoso

2. Probolinggo 3. Pasuruan 4. Lurnaiarig

(23)

No Komoditas Provinsi Kawasan I{abupaten

3. 1. Situbondo 2. Banyuwangi 3. Malang 4. 1. Kediri

2. Blitar 5. 3. Sumene12

15. Banten 1. l. Pandeglang

2.

Lebak

3. Tangerang 4. Serang

16. Kaliman tan 1. l. Sambas

Barat 2. Kata Singkawang

3. Bengkayang 4. Landak 2. 1. Sanggau

2. Mempawah 3. Sekadau 3. 1. Kapuas Hulu 4. l. Ke ta pang

2. Melawi 5. 1.. Kubu Raya

2. Kavong Utara

1 7. Kaliman tan 1. 1. Kapuas

Tengah 2. Gunung Mas

3. Palangkaraya 4. Sarita Utara

2. 1. Kotawaringin Barat 3. 1. Barito Timur

4. 1. Pulang Pisau 2. Katingan

3. Kotawarinzin Timur

18. Kalimantan 1. 1.. Banjar

Sela tan 2. Tanah Laut

2. 1. Ta pin

2. Hulu Sungai Sela tan

3. Hulu Sungai Tengah 4. Barito Kuala

3. 1.. Tabalong

2. Hulu Sungai Utara

4. 1. Tanah Bumbu

2. Kota Baniarbaru

19. Kaliman tan 1. 1. Paser

Timur 2. Penajam Paser

Utara

2. 1. Kutai Timur 2. Kutai Kartanegara

20. Kalimantan 1. l. Nunukan

Utara 2. l. Bulungan

2. Kota Tarakan 21. Sulawesi Utara l. l. Minahasa

2. Minahasa Utara 3. Kota Tomohon

- 22 -

(24)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabu2aten 2. 1. Minahasa Selatan

2. Bolaang Mongondow Timur

22. Sulawesi 1. 1. Donggala

Tengah 2. Kota Palu

3. Sigi

4. Parigi Moutong 5. Tolitoli

2. 1. Tojo Una Una

23. Sulawesi 1. 1. Pinrang

Sela tan 2. l. Gow a

2. Maros 3. Sinjai

4. Bulukumba 5. Bantaeng 6. Jeneponto 7. Takalar 3. 1. Wajo

2. Bone 3. Soppeng 4. 1. Luwu Utara

5. 1. Enrekang

2. Kota Palopo 24. Sulawesi 1. 1. Bu ton

Tenggara 2. 1. Kolaka

2. Kolaka Utara 3. 1. Konawe Selatan

2. Konawe 4. 3. Kolaka Timur

4. Bombana 25. Sulawesi Barat 1. 1. Majene

2. Polewali Mandar 3. Mamasa

2. 1. Mamuju

2. Mamuju Utara 3. Mamuju Tenaah 26. Gorontalo 1. l. Gorontalo

2. Boalemo 3. Pohuwato 4. Bone Bolango 5. Gorontalo Utara

27. Bali 1. 1. Buleleng

2. Ta ban an 3. Klungkung 4. Gianyar 5. Bangli 6. Karangasem 28. Nusa Tenggara 1. 1. Lombok Barat

Barat 2. Lombok Tengah

3. Lorn bok Timur 4. Lombok Utara 5. Kota Mataram

2. 1. Sumbawa

(25)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu paten 2. Sumbawa Barat 3. Dompu

29. Nusa Tenggara l. 1. Ku pang

Timur 2. Rote Ndao

3. Belu

2. 1. Timor Tengah Sela tan

2. Flores Timur 3. Lernbata 4. Manggarai

5. Manggarai Barat 6. Manggarai Timur 3. 1. Sumba Timur

2. Sumba Barat

3. Sumba Barat Daya 4. Sumba Tengah

30. Maluku 1. 1. Maluku Tengah

2. Seram Bagian Barat 3. Kota Ambon

4. Seram Bagian Timur 2. 1. Maluku Tenggara

Barat

2. Pulau Buru 3. Kepulauan Aru 4. Maluku Tenggara 31. Maluku Utara 1. 1. Halmahera Selatan

2. Halmahera Barat 3. Halmahera Timur 2. 1. Pulau Morotai

2. Kata Ternate 3. Kota Tidore

Kepulauan

32.Papua 1. 1. Biak Numfor

2. Merauke 3. Jayawijaya 4. Mimika

5. Kota Jayapura 6. Keerom

33. Papua Barat 1. 1. Manokwari 2. Sarong 3. Tambrauw

4. Teluk Wondama 5. Manokwari Selatan

2. Bawang 1. Aceh l. 1. Aceh Besar

Merah 2. Pidie

3. Pidie Jaya 4. Simeuleu 2. 1. Bener Meriah

2. Aceh Tengah 3. Aceh Utara 4. Aceh Timur 5. Aceh Tenggara 2. Sumatera Utara 1. 1. Simalungun

- 24 -

(26)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu paten

2. Serdang Bedagai 3. Asahan

4. Batu Bara

5. Kota Tebing Tinggi 6. Labuhanbatu Utara 2. 1. Samo sir

2. Hum bang Hasundutan 3. Pakpak Bharat 3. 1. Karo

2. Deli Serdang 4. 1. Toba Samosir

2. Tapanuli Utara 5. 1. Mandailing Natal

2. Padang Lawas 6. 1. Tapanuli Selatan

2. Kota Padang Sidempuan

3. Padang Lawas Utara 7. 1. Gunung Sitoli

2. Nias 3. Sumatera Barat 1. 1. Agam

2. Tanah Datar 3. Padang Pariaman 2. 1. Solok

2. Solak Selatan 3. Pesisir Selatan

4. Riau 1. 1. Kam par

2. Kota Pekan baru 3. Siak

4. Kata Dumai

5. Kepualauan 1. 1. Bin tan

Riau 2. Karimun

3. Natuna 4. Lingg a 5. Kata Batam

6. Jam bi 1. 1. Kerinci

2. Sungai Penuh 3. Merangin 2. 1. Muaro Jambi

2. Kota Jambi 3. Tanjung Jabung

Barat

4. Tanjung Jabung Timur

5. Batanghari 6. Sarolangun

3. 1. Bungo

2. Tebo

7. Sumatera 1. 1. Ogan Komering Ulu

Sela tan 2. Ogan Komering Ulu

Timur

(27)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu paten 3. Muara Enim ·-

4. Kata Pagar Alam 2. 1. Musi Rawas

2. Musi Rawas Utara 3. Kota Lubuk Linzaau 3. l. Ogan Komering Ilir

2. Banyuasin

8. Lampung 1. 1. Lampung Selatan

2. Lampung Tengah 3. Lampung Timur 4. Tulang Bawang 5. Kata Metro

2. 1. Tanggamus

2. Prinzsewu 0 3. Lampung Barat 4. Pesisir Barat

9. Bengkulu 1. 1. Kepahiang

2. Rejang Lebong 3. Mukomuko 2. 1. Kaur

2. Benzkulu Selatan I 0. Bangka Belitung 1. 1. Bangka Tengah 11. Jawa Barat 1. 1. Cianjur

2. Sukabumi 3. Bandung

4. Bandung Barat 5. Sumedang 2. 1. Garut

2. Majalengka 3. Tasikmalaya 4. Kuningan 3. 1. Cirebon

2. Indramavu

12. Jawa Tengah 1. 1. Brebes 2. Pekalongan 3. Ba tang 4. Te gal 5. Kendal 6. Pemalang 7. Purbalinzaa

2. 1. Demak

2. Grobagan 3. Pati 4. Kudus 5. Rem bang 6. Blora 7. Jepara

3. 1. Banjarnegara 2. Magelang 3. Temanggung 4. Wonosobo 5. Semarang

4. 1. !3oyolali

- 26 -

(28)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabupaten 2. Sragen

3. Karanganyar 4. Wonogiri 5. Sukoharjo 6. Kl a ten 5. 1. Cilacap

2. Ke bum en 3. Purworeio 13. DI Y ogyakarta 1. 1. Bantul

2. Sleman

3. Gunung Kidul 4. Kulon Progo

14. Jawa Timur 1. 1. Sumenep

2. Pamekasan 2. 1. Bojonegoro

2. Nganjuk 3. Malang 4. Lumajang 5. Kediri 3. 1. Probolinggo

2. Bondowoso 3. Banyuwangi 15. Banten 1. 1. Serang

2. Pandeglang 3. Tangerang

16. Kalimantan 1. 1. Bengkayang

Bar at 2. Kubu Raya

3. Sambas

4. Kota Pontianak 5. Kota Singkawang 6. Mempawah

7. Landak 2. 1. Sanggau

2. Sin tang 3. Kapuas Hulu 4. Ketapang 1 7. Kali man tan 1. l. Kapuas

Tengah 2. Kotawaringin Timur

3. Kotawaringin Barat 4. Kata Palangka Raya 5. Seruyan

6. Pulang Pisau 2. l. Gunung Mas 2. Barito Timur 3. Barito Utara 4. Murung Raya 18. Kalimantan 1. l. Tap in

Sela tan 2. Hulu Sungai

Sela tan 3. Tanah Laut 4. Tabalong 19. Kaliman tan 1. 1. Paser

Timur 2. Berau

(29)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu paten 3. Kutai Kartanegara 4. Samarinda

s.

Kota Balikpapan 6. Penajam Paser

Utara

20. Kalimantan 1. l. Nunukan

Utara 2. Bulungan

3. Kota Tarakan 21. Sulawesi Utara 1. l. Minahasa

2. Minahasa Selatan 2. l. Kepulauan Sangihe

2. Kepulauan Talaud

22. Sulawesi 1. 1. Donggala

Teng ah 2. Sigi

3. Kota Palu 4. Poso

5. Parigi Moutong

2. 1. Banzzai

23. Sulawesi 1. 1. Pinrang

Sela tan 2. Enrekang

3. Kota Palopo 2. 1. Gow a

2. Bone 3. Maras 4. Jeneponto 5. Takalar 6. Sinjai 7. Bantaeng 8. Soppeng 24. Sulawesi 1. 1. Kolaka U tara

Tenggara 2. Kolaka Timur

3. Bombana

2. 1. Buton Selatan 2. Bu ton

3. Wakatobi 4. Buton Utara 25. Sulawesi Barat 1. 1. Majene

2. Mamuju 3. Mamas a

4. Polewali Mandar

26. Gorontalo 1. 1. Gorontalo

2. Boalemo 3. Pohuwato

27. Maluku 1. 1. Maluku Tengah

2. Seram Bagian Barat 3. KotaAmbon

4. Buru

2. I. Maluku Tenggara 2. Maluku Tenggara

Barat

3. Maluku Barat Dava

28. Maluku Utara l. l. Halmahera Selatan 2. Kota Tidore

- 28 -

(30)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabupaten Kepulauan 3. Pulau Morotai 4. Halmahera Bara t

5. Halmahera Timur 6. Kota Ternate 7. Halmahera U tara

29. Bali 1. 1. Buleleng --

2. Karan gas em 3. Bangli

4. Ta ban an 5. Denpasar 6. Ba dung 7. Gianyar

30. Nusa Tenggara 1. 1. Lombok Timur

Barat 2. Lorn bok U tara

3. Kota Mataram

2. 4. Sumbawa

5. Bima

6. Sumbawa Barnt 7. Dompu

31. Nusa Tenggara 1. 1. Ku pang

Timur 2. Rote Ndao

3. Belu 4. Malaka

5. Tim or Tengah U tara 6. Sumba Timur

7. Sumba Barat

8. Sumba Barat Daya 2. 1. Manggarai

2. Manggarai Barat 3. Lembata

4. Sikka

5. Flores Timur 6. Ngada

7. Sabu Raijua 8. Manggarai Timur 9. Nagekeo

10. Ende

32.Papua 1. 1. Merauke

2. .Iayawijaya 3. Nabire 4. Keerom 33. Papua Barat 1. 1. Tambrauw

2. Teluk Bintuni 3. Sorong

3 Bawang 1. Aceh 1. 1. Bener Meriah

Putih 2. Gayo Lues

3. Aceh Tengah 2. Sumatera Utara 1. l. Simalungun

2. Dairi 3. Samo sir 4. Hum bang

Hasundutan

(31)

No Komoditas Provinsi Kawasan

Ka bu paten

5. Pakpak Bharat

6. Karo

2. 1. Tapanuli Utara 2. Mandailing Natal 3. Toba Samosir 4. Tapanuli Sela tan

3. Sumatera Barat 1. 1. Solak

2. Agam

3. Tanah Datar --~

4. Jambi 1. I. Kerinci

2. Me ran gin

5. Sumatera 1. 1. Ogan Komering Ulu -

Sela tan Sela tan

2. Muara Enim 3. Pagar Alam

6. Lampung 1. 1. Lam pung Barat

2. Tanggamus

7. Bengkulu 1. 1. Kepahiang --

2. Rejang_-1:,ebong

8. Jawa Barat 1. 1. Cianjur ·-

2. Sukabumi 3. Bandung

4. Bandung Barat 5. Sumedang 2. 1. Garut

2. Majalengka 3. Tasikmalaya 4. Kuningan 9. Jawa Tengah 1. 1. Brebes

2. Pekalongan 3. Ba tang 4. Te gal 5. Kendal 6. Pemalang 7. Purbalinzea 2. 1. Kudus

2. Banjarnegara 3. Magelang 4. Temanggung 5. Wonosobo 6. Semarang 7. Elora 3. 1. Boyolali

2. Karanganyar 3. Wonogiri 4. Klaten 10. Jawa Timur 1. 1. Mage tan

2. Malang 3. Lumajang 4. Mojokerto 5. Kota Batu 2. 1. Probolinggo

2. Bondowoso

- 30 -

(32)

No Komoditas Provinsi Kawasan Ka bu paten 3. Banyuwangi 4. Situbondo

11. Bali l. l. Tabanan

2. Bangli 3. Buleleng

12. Nusa Tenggara l. l. Lorn bok Timur

Barat 2. Sumbawa

3. Bima 13. Nus Tenggara 1. l. Belu

Timur 2. Malaka

3. Timar Tengah Utara 4. Sumba Timur

5. Sumba Barat 6. Sumba Barat Daya 7. Timar Tengah

Sela tan 2. l. Manggarai

2. Mangarai Barat 3. Sikka

4. Ngada

5. Manggarai Timur 6. Ende

14. Sulawesi Utara 1. 1. Minahasa

2. Minahasa Selatan 15. Sulawesi 1. 1. Pinrang

Sela tan 2. Enrekang

3. Barru 2. 1. Gow a 2. Bone 3. Jeneponto 4. Sinjai 5. Bantaeng 6. Pangkajene

Kepulauan 16. Sulawesi 1. 1. Sigi

Tengah 2. Banggai

3. Donggala 4. Poso

5. Pariai Moutong 17. Maluku 1. 1. Buru Selatan

18.Papua l. 1. Lanny Java

2. 1. Peaunungan Arfak

4 Jeruk l. Aceh 1. 1. Bener Meriah

2. Sumatera Utara 2. 1. Karo

2. Simalungun 3. Sumatera Barat 3. 1. Agam

2. Lima Puluh Kota 3. Solok Selatan 4. Solak

4. Jam bi 5. Kerinci

4. 1. Muaro Jambi

5. Berraktrlu 2. Rejarig Leboriz

(33)

No Komoditas Provinsi Kawasan K'.:abupatcn

6. Sumatera 5. i. Ogan Ko mering UJ u Sela tan

7. Riau 2. Kam par

8. Banzka Belitung 6. l. Bangka Tengah 9. Lam pt.mg 7. 1. Mesuji

2. Lam pung Sela tan

10. Jawa Barat 8. 1. Garut

2. Bandung Barat

11. Jawa Tenzah 3. Cilacap

12. Jawa Timur 9. 1. Banyuwangi

2. Tu ban 3. Lumajang 4. Malang 5. Ponorogo 6. Mage tan

13. Bali 10. 1. Bangli

2. Buleleng 14. Nusa Tengara 11. 1. Timar Tengah

Timur Sela tan

15. Kalimantan 12. 1. Sambas

Bar at

16. Kaliman tan 13. 1. Barito Kuala Sela tan

17. Kalimantan 14. 1. Kutai Timur Timur

18. Sulawesi Barat 15. 1. Mamuju Utara

19. Sulawesi 16. 1. Bu ton

Tenazara

20. Sulawesi 17. l. Kepulauan Selayar Sela tan

5 Pi sang 1. Sumatera Utara 1. 1. Deli Serdang 2. Langkat

2. Sumatera Barat 2. 1. Pasaman Barat 2. Pariama.n

3. Lampung 3. 1. Tanggamus

2. Lampung Selatan 3. Lampung Barat 4. Pesawaran 4. Jawa Barat 4. 1. Cianjur

2. Sukabumi

5. l. Ciamis

2. Pangandaran 5. Jawa Tengah 3. Cilacap

6. 1. Purbalingga 2. Banvumas 7. 1. Wonogiri

2. Grobozan 6. DI Y ogyakarta 8. i. Gunung Kidul

2. Bantul

7. Jawa Timur 9. 1. Blitar 2. Malang 3. Lumaianz

- 32 -

(34)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabupaten

8. Bali 4. Buleleng

9. Nusa Tenggara 10. 1. Dompu

Bar at

10. Nusa Tenggara 2. Ngada

Timur 3. Ende

11. Kaliman tan 11. 1. Kutai Timur Timur

12. Kaliman tan 2. Nunukan

Utara

13. Kaliman tan 12. 1. Ban jar Sela tan

14. Sulawesi Utara 13. 1. Minahasa U tara 15. Sulawesi 14. 1. Bone

Sela tan

16. Maluku Utara 15. 1. Halmahera Barat

6 Mangga 1. Lampung 1. 1. Lampung Utara

2. Jawa Barat 2. 1. Cirebon 2. lndrarnayu 3. Majalengka 4. Kuningan 3. Jawa Tengah 3. 1. Rem bang

2. Elora 3. Jepara 4. Pemalang 4. DI Yogyakarta 4. 1. Gunung Kidul

2. Wonogiri 5. Jawa Timur 5. 1. Probolinggo

2. Pasuruan 3. Gresik

6. Bali 6. 1. Buleleng

2. Karangasem 7. Nusa Tenggara 7. 1. Sumbawa

Bar at 2. Lombok Barat

3. Dompu 4. Bima 8. Nusa Tengara 8. 1. Belu

Timur 2. Sikka

9. Sulawesi 9. 1. Parigi Moutong Tengah

10. Sulawesi 10. 1. Bantaeng

Sela tan 2. Takalar

3. Jeneponto 7 Manggis 1. Jawa Barat 1. 1. Tasikmalaya

2. Ciamis 3. Bogor 4. Sukabumi 2. 1. Purwakarta

2. Sumedang 3. Su bang 2. Jawa Tengah 3. 1. Purworejo

2. Cilacap 3. DI Y ozvakarta 3. Kulon Progo 4. Sumatera Barat 4. l. Lima Puluh Kota

(35)

No Komoditas Provinsi Kawasan Kabupaten 2. Agam

3. Solok Selatan 4. Tanah Datar 5. Padang Pariaman 6. Sijunjung

7. Pesisir Selatan

5. Jam bi 8. Kerinci

6. Jawa Timur 5. 1. Trenggalek 2. Ponorogo 6. 1. Banyuwangi

7. Bali 2. Tabanan

8. Nusa Tengara 3. Lombok Barat

Barat 4. Lombok Tengah

9. Riau 7. 1. Kam par

2. Indragiri Hilir 3. Rokan Hulu 4. Siak

10. Sumatera 8. 1. Ogan Komering Ulu

Sela tan Timur

2. Labat

11. Larnpunz 3. Tanzzamus

12. Banten 9. l. Pandeglang

2. Lebak

13. Sulawesi Barat 10. 1. Polewali Mandar

14. Sulawesi 2. Tana Toraja

Sela tan 3. Bantaenz

8. Durian 1. Ban ten 1. 1. Lebak

2. Pandeglang

2. Jawa Barat 3. Bog or

4. Majalerigka 3. Jawa Tengah 2. l. Purbalingga

2. Banjarnegara 4. DI Yogyakarta 3. Gunung Kidul

4. Kulon Prozo 5. Jawa Tengah 3. 1. Jepara

2. Semarang 3. Kendal 6. Jawa Timur 4. l. Trenggalek

2. Ponorogo 3. Blitar

4. Mage tan

7. Nusa Tengara 5. l. Lombok Barat

Barat 2. Bima

8. Banza Belitung 6. 1. Bangka

9. Sumatera 2. Ogan Komering Ulu

Sela tan 3. Ogan Komering Ilir

10. Jambi 4. Muaro Jambi

11. Riau 7. i. Kam par

12. Kepulauan Riau 2. Lincza 13. Sumatera Utara 8. 1. Dairi

2. Batu Bara 14. Kali man tan 9. 1. Nunukan

Utara 2. Bulungan

- 34 -

(36)

No Komoditi Provinsi Kawasan Ka bu paten

1. Tebu 1. Aceh 1. 1. Aceh Tengah

2. Bener Meriah

2. Sumatera Selatan 1. 1. Ogan Komering Ulu Timur

2. 1. Ogan Komering llir 3. 1. Ogan Ilir

2. Musi Banyuasin

3. Lampung 1. 1. Way Kanan

2. 1. Lampung Utara 3. 1. Lampung Tengah 4. 1. Tulang Bawang Barat 4. DI. Y ogyakarta 1. 1. Sleman

2. Bantul

3. Gunung Kidul

5. Jawa Tengah 1. 1. Kudus

2. Jepara 3. Demak 2. 1. Pati 3. 1 Rem bang 4. 1. Grobogan

2. Blora 5. 1. Wonogiri

2. Karanganyar 3. Sukoharjo 4. Klaten 5. Boyolali 6. 1. Sragen 7. 1. Pekalongan

2. Ba tang 8. 1. Te gal

2. Brebes 3. Pemalang 9. 1. Purworejo

6. Jawa Timur 1. 1. Gresik

2. Sidoarjo

2. 1. Jombang

C. LOKASI KAWASAN PERTANIAN NASIONAL KOMODITAS PRIORITAS PERKEBUNAN

No Komoditas Provinsi Ke.w a.ezrri I'i:abupaLcn ----

15. Lampung 10. 1. Lampung Timur

2. Lampung Barat

16. Kaliman tan 11. 1. Sanggau

Barat

1 7. Sulawesi 12. 1. Palo po

Sela tan 2. Luwu Utara

3. Soppeng

(37)

No Ko modi ti Provinsi Kawasan

Ka bu paten

3. 1. Bondowoso 4. 1. Situbondo 5. 1. Banyuwangi 6. 1. Jember 7. 1. Pasuruan 8. 1. Probolinggo 9. 1. Lumajang 10. 1. Kediri

11. 1 Tulungagung 12. 1. Nganjuk 13. 1. Madiun

2. Ngawi 14. 1. Bojonegoro

2. Tuban 3. Lamongan 15. 1. Malang 16. 1. BU tar 17. 1. Mojokerto 7. Nusa Tenggara 1. 1. Dompu

Barat

2. Bima 8. Sulawesi Selatan 1. 1. Gow a

2. Takalar 3. Jeneponto 2. 1. Bone

2. Wajo 3. Soppeng 9. Gorontalo 1. 1. Gorontalo

2. Boalemo

10. Jawa Barat 1. 1. Cirebon

2. Kuningan 3. Indramayu 2. 1. Majalengka

11. Bali 1. 1. Buleleng

2. Jembrana 3. Karangasem 12. Nusa Tenggara 1. 1. Sumba Timur

Timur

13. Sulawesi 1. 1. Bombana

Tenggara

2. Konawe Selatan 2. 1. Muna

2. Muna Barat 14. Sumatera Utara 1. 1. Langkat

2. 1. Hum bang Hasundutan

2. Kopi 1. Aceh 1. 1. Aceh Tengah

2. Bener Meriah 3. Gayo Lues 2. Sumatera Utara 1. 1. Toba Samosir

- 36 -

(38)

No Ko modi ti Provinsi Kawasan Ka bu pa Len 2. 1. Hum bang

Hasundutan 3. 1. Dairi

2. Karo

3. Sumatera Barat 1. 1. Solok Selatan ·~

2. Solok

4. Jam bi 1. 1. Kerinci

5. Sumatera Selatan 1. 1. Empat Lawang

2. 1. Lahat

2. Pagar Alam

3. 1. Ogan Komering Ulu Sela tan

4. 1. Muara Enim

6. Bengkulu 1. 1. Kepahiang

2. Rejang Lebong

7. Lampung 1. 1. Tanggamus

2. 1. Lampung Barat 2. Pesisir Barat 3. 1. Way kanan

2. Lampung Utara 8. Jawa Barat I. I. Bandung

2. 1. Garut 3. I. Sumedang 4. I. Kuningan 5. 1. Tasikmalaya 9. Jawa Tengah 1. I. Temanggung

2. Magelang 2. 1. Wonosobo 3. 1. Semarang 4. 1. Jepara

10. Jawa Timur I. 1. Bondowoso

2. 1. Malang

11. Bali 1. 1. Buleleng

2. 1. Badung 3. 1. Bangli 4. I. Tabanan 12. Nusa Tenggara 1. 1. Dompu

Barat

2. 1. Bima

13. Nusa Tenggara 1. 1. Manggarai Timur Timur

2. Manggarai 2. 1. Ngada

3. 1. Manggarai Barat 4. 1. Ende

5. l. Alor

14. Sulawesi Utara 1. 1. Kotamobagu 2. l. Minahasa 15. Sulawesi Selatan 1. 1. Sinjai

2. 1. Bantaeng

(39)

No Komo di ti Provinsi Kawasan Ka bu paten 3. 1. Jeneponlo 4. 1. Enrekang 5. 1. Tana Toraja

2. Toraja Utara

16. Papua 1. 1. Jayawijaya

2. 1. Tolikara -

3. l. Yahukimo 4. 1. Lanijava 5. 1. Dogiiai 6. 1. Paniai 7. 1. Deiyai

3. Teh 1. Jawa Barat 1. 1. Tasikmalaya

2. 1. Sukabumi 3. 1. Bandung Barat 4. 1. Purwakarta 5. 1. Garut 6. 1. Cianjur 7. 1. Bandung 2. DI. Y ogyakarta 1. 1. Kulonprogo

4. Kakao 1. Aceh 1. 1. Pi die

2. Pidie Jaya 2. 1. Aceh Tenggara

2. Aceh Timur 2. Sumatera Barat 1. 1. Pasaman

2. Pasaman Barat 3. Padang Pariaman

3. Bengkulu 1. 1. Bengkulu Utara

2. 1. Kepahiang

4. Lampung 1. 1. Pesawaran

2. 1. Lampung Timur 5. DI. Yogyakarta 1. 1. Gunung Kidul

6. Ban ten 1. 1. Lebak

2. Pandeglang

7. Bali 1. 1. Jembrana

8. Nusa Tenggara l. 1. Sikka Timur

2. Flores Timur 2. l. Ende

3. 1. Alor

4. 1. Sumba Barat Daya 9. Kalimantan Timur 1. 1. Kutai Timur

2. 1. Berau

10. Sulawesi Utara 1. 1. Bolaang Mongondow 2. Bolaang Mongondow

Utara 11. Sulawesi Tengah l. 1. Banggai

2. 1. Poso

2. Parigi Moutong 3. 1. Sigi

- 38 -

(40)

No Komoditi Provinsi Kawasan Ka bu paten 2. Donggala 4. 1. Toli-Toli 12. Sulawesi Selatan 1. 1. Bone

2. Soppeng 3. Wajo

2. 1. Luwu Timur 2. Luwu Utara 3. Luwu

3. 1. Bulukumba ·~

13. Sulawesi 1. 1. Muna

Tenggara

2. Muna Barat 2. 1. Bombana

2. Konawe Selatan 3. 1. Bu ton

2. Buton Utara

4. 1. Konawe Kepulauan 5. 1. Kolaka U tara

2. Kolaka Timur 3. Kol aka

4. Konawe 14. Gorontalo

.

1. 1. Boalemo 15. Sulawesi Barat 1. 1. Mamasa

2. Polewali Mandar 3. Majene

2. 1. Mamuju tengah 2. Mamuju

16. Maluku Utara 1. l. Halmahera Selatan 1 7. Papua Barat 1. 1. Sarong

2. 1. Sorong Selatan 3. 1. Manokwari

4. 1. Manokwari Selatan

18. Papua 1. 1. Jayapura

2. 1. Keerorn 19. Kalimantan 1. 1. Barito Utara

Tengah

5. Jambu Mete 1. Bali 1. 1. Karang Asem

2. Nusa Tenggara 1. 1. Bima Barat

2. Dompu 3. Nusa Tenggara 1. 1. Lembata

Timur

2. 1. Sikka 3. 1. Alor

4. 1. Timor Tengah Utara 5. 1. Belu

6. 1. Sumba Timur 7. 1. Sumba Barat Daya 8. 1. Malaka

9. 1. Flores Timur

(41)

No Komoditi Provinsi Kawasan

Ka bu paten 4. Sulawesi Tenggara 1. 1. Muna

2. 1. Bu ton

I 3. 1. Buton Tengah

4. 1. Bombana

5. Maluku Utara 1. I. Kepulauan Sula 6. Lada 1. Sumatera Selatan 1. 1. Ogan Komering Ulu

Sela tan

2. 1. Empat Lawana

3. 1. Ogan Komering Ulu Timur

2. Lampung 1. 1. Lampurig Timur

2. 1. Lampung Utara 3. 1. Way Kanan 4. 1. Tanggamus 3. Bangka Belitung 1. 1.. Bangka Barat

2. Bangka Selatan 2. 1. Belitung

4. Kaliman tan Bara t 1. 1. Sambas 2. 1. Bengkayang 3. 1. Sanggau 4. 1. Sin tang 5. 1. Kubu Raya

6. 1. Mempawah 7. 1. Sekadau

5. Kalimantan Timur 1. 1. Kutai Kartanegara 2. 1. Penajam Paser Utara 3. 1. Berau

6. Sulawesi Selatan 1. 1. Sinjai

2. 1. Luwu Timur 3. 1. Enrekang 4. 1. Bone

5. 1. Luwu Utara 6. 1. Luwu

7. 1. Wajo

8. 1. Bulukumba 7. Sulawesi Tenggara 1. 1. Konawe

2. Konawe Selatan 2. 1. Kolaka

2. Kolaka Timur 8. Nusa Tenggara 1. l. Man ezarai Barat 00

Timur

2. 1. Ende

7. Cengkeh 1. Bali 1. 1. Tabanan

2. Buleleng 3. Jembrana 2. Nusa Tenggara 1. 1. Manggarai

Timur

2. Manggarai Timur 3. Ngada

- 40 -

(42)

No Komoditi Provinsi Kawasan

Ka bu paten

4. Mang_garai Barat 3. Sulawesi Utara I. 1. Minahasa Tenggara

2. Minahasa Selatan 2. I. Minahasa

2. Minahasa U tara 3. 1. Bolaang Mongondow

2. Bolaang Mongondow Timur

4. Sulawesi Tengah I. 1. Toli-Toli

2. I. Bangkai Kepulauan 3. l. Parigi Moutong 4. I. Donggala 5. Sulawesi Selatan 1. 1. Luwu

2. Luwu Utara 2. 1. Sinjai

2. Bulukumba 3. Bantaeng 3. l. Wajo

2. Bone 6. Sulawesi Tenggara 1. 1. Kolaka

2. Kolaka Utara 3. Kolaka Timur

7. Maluku 1. 1. Maluku Tengah

2. 1. Buru Selatan 3. 1. Buru

4. 1. Seram Bagian Barat 8. Maluku Utara 1. 1. Halmahera U tar a

2. 1. Halmahera Timur 3. 1. Hamahera Barat

8. Pala 1. Aceh 1. 1. Aceh Selatan

2. Aceh Barat Daya 2. Sulawesi Utara 1. 1. Kep. Siau

Tagulandang Biaro 2. Kep. Sangihe

3. Kep. Talaud 2. 1. Kota Bitung

2. Minahasa Utara

3. Maluku 1. 1. Maluku Tengah

2. 1. Scram Bagian Timur 3. 1. Seram Bagian Barat

4. 1. Buru Selatan 2. Buru

4. Maluku Utara 1. 1. Halmahera Tengah 2. 1. Halmahera Utara 3. l. Halmahera Selatan

5. Papua Barat 1. 1. Kaimana

2. 1. Fak-Fak 6. Sulawesi Selatan 1. 1. Selayar

2. 1. Bone ----

Referensi

Dokumen terkait

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor

Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,

7 Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126;