PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Sumber daya manusia adalah ilmu yang mempelajari bagaimana memperkuat karyawan dalam suatu perusahaan, menciptakan lapangan kerja, kelompok kerja, mengembangkan karyawan, memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi pendekatan untuk mengembangkan kinerja karyawan dan memberi penghargaan atas usahanya dalam bekerja (Bohlarander dan Snell, 2010: 4). Keberhasilan suatu perusahaan dalam mencapai tujuan yang direncanakan didasarkan pada efektivitas dan efisiensi seluruh karyawan yang ada. Banyak sekali permasalahan yang muncul pada diri karyawan dimana terkadang mereka tidak mempunyai kinerja yang memuaskan bagi perusahaan sehingga produktivitas kerja dari karyawan tersebut menurun.Hal inilah yang menjadi permasalahan dan tantangan utama yang harus dihadapi oleh para manajer dan setiap karyawan.
Pegawai yang memiliki motivasi kerja yang tinggi akan mampu mendorong pegawai tersebut untuk bekerja lebih giat dan semangat. Sekalipun seorang pegawai mempunyai kapasitas kerja yang tinggi, namun tidak mempunyai motivasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, maka hasil akhir pekerjaannya tidak akan memuaskan. Menciptakan produktivitas kerja pegawai yang efektif dan efisien bukanlah hal yang mudah; Seorang pemimpin bisnis harus pintar-pintar memperhatikan hal terkecil dan mendasar dalam keinginan karyawan dalam bekerja, seperti memberikan motivasi bagi karyawan dalam bekerja.
Oleh karena itu, perusahaan dapat mendorong karyawan agar memiliki motivasi yang tinggi dalam mencapai tujuan dan mendorong karyawan agar termotivasi dalam melakukan aktivitasnya dengan cara memberikan reward kepada karyawan yang memenuhi target atau bahkan melampaui target yang telah ditetapkan. Tidaklah wajar jika banyak pegawai yang sebenarnya mempunyai potensi tinggi namun tidak mampu berprestasi dalam pekerjaannya, hal ini dimungkinkan karena faktor motivasi pegawai dan produktivitas kerja.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Teoritis
- Konsep Manajemen
- Manajemen Sumber Daya Manusia
Menurut Malayu (2014:1), manajemen adalah ilmu dan seni mengelola proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan tertentu. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah suatu proses yang meliputi perencanaan, pengarahan dan pengendalian melalui penggunaan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan tertentu. Sumber daya manusia merupakan suatu bagian dalam suatu perusahaan yang mempunyai arti yang sangat penting. Sumber daya manusia merupakan sumber daya utama dalam merencanakan tujuan suatu perusahaan karena fungsinya merupakan inti dari operasional perusahaan.
Tanpa adanya sumber daya manusia maka aktivitas perusahaan tidak akan berjalan sebagaimana mestinya, walaupun otomasi kini sudah masuk ke setiap perusahaan, namun jika pelaku dan pengguna mesin yaitu manusia tidak dapat memberikan peran yang diharapkan maka otomasi akan menjadi sia-sia. Menurut Rivai (2008:1) mengatakan : Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu bidang manajemen umum yang meliputi aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Manajemen sumber daya manusia atau disingkat HRM merupakan suatu ilmu atau metode pengelolaan secara optimal hubungan dan peran sumber daya yang dimiliki oleh individu agar suatu tujuan dapat tercapai.
Pengelolaan sumber daya manusia merupakan potensi yang merupakan aset dan berfungsi sebagai modal (intangible/non-finansial) dalam suatu organisasi bisnis, yang dapat diwujudkan dalam potensi nyata yang bersifat fisik dan tidak fisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi (Sulistiyani dan Rosidah, 2009: 11) Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen sumber daya manusia secara umum sama, yaitu manajemen sumber daya manusia mengelola seluruh pekerja secara efektif dan efisien dengan mengembangkan keterampilan yang dimilikinya dalam mewujudkan tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat. fungsi manajemen sumber daya Sumber daya manusia sangatlah luas, hal ini dikarenakan tugas dan tanggung jawab manajemen sumber daya manusia adalah mengelola unsur manusia seefektif mungkin untuk menghasilkan tenaga kerja yang memuaskan.
Menurut Hasibuan, fungsi SDM meliputi fungsi manajemen dan fungsi operasional, yaitu: . 1) Fungsi Manajemen a) Perencanaan. Integrasi merupakan kegiatan menyatukan kepentingan perusahaan dan kebutuhan karyawan untuk menciptakan suatu kemitraan yang tepat dan saling menguntungkan. Perusahaan memperoleh keuntungan, karyawan dapat memenuhi kebutuhannya melalui hasil pekerjaannya. Integrasi merupakan suatu hal yang penting dan sulit dalam pengelolaan sumber daya manusia karena menyatukan dan bertentangan dengan kepentingan. e) Pemeliharaan. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen sumber daya manusia diartikan sebagai perencanaan, perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, penghargaan, integrasi, pemeliharaan dan pemutusan hubungan kerja/pemecatan dengan tujuan mencapai tujuan organisasi. dari perusahaan. tujuan secara keseluruhan, terpadu.
Motivasi dalam manajemen hanya ditunjukkan kepada sumber daya manusia pada umumnya dan bawahan pada khususnya. Motivasi merupakan upaya yang dapat mendorong seseorang untuk melakukan suatu tindakan yang diinginkan sedangkan motif adalah dorongan seseorang untuk bertindak. Dalam konteks kerja, motivasi merupakan faktor penting dalam mendorong seorang pegawai untuk bekerja. Motivasi adalah... kesediaan individu untuk mengerahkan upaya yang besar untuk mencapai tujuan organisasi. Ada tiga unsur kunci dari motivasi, yaitu usaha, tujuan dan kebutuhan organisasi. Upaya adalah sebuah ukuran intensitas. Telah ditetapkan bahwa produktivitas tenaga kerja merupakan interaksi terpadu antara tiga faktor dasar, yaitu: investasi, manajemen, dan tenaga kerja.
Kemajuan teknologi yang pesat harus diimbangi dengan proses pengembangan sumber daya manusia yang berkesinambungan, yaitu melalui pendidikan dan pembangunan. Kuantitatif Disimpulkan bahwa variabel motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan PT Sermani Steel Makassar.
Kerangka Konsep
Dilihat dari nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,971, hal ini berarti adanya pengaruh variabel
Hipotesis
METODE PENELITIAN
- Jenis Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Definisi Operasional variabel
- Populasi dan Sampel
- Teknik Pengumpulan Data
- Sumber Data
- Metode Analisis
Produktivitas tenaga kerja (Y) merupakan perbandingan antara hasil yang dicapai dengan partisipasi tenaga kerja per satuan waktu. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik uji validitas yang digunakan untuk mengukur sejauh mana kemampuan instrumen penelitian dapat mengukur hal-hal yang ingin diukur, dengan angka-angka yang menghitung korelasi antara nilai yang diperoleh dari setiap pertanyaan. item dan nilai keseluruhan diperoleh dari alat ukur validitas dan fokus pada perhitungan untuk mencapai validitas tersebut. Dimana model regresi dapat dijelaskan dengan menggunakan nilai koefisien yang disarankan oleh adjuster R-square untuk melihat seberapa besar pengaruh kompensasi finansial terhadap produktivitas kerja karyawan.
Data primer dalam penelitian ini diperoleh dengan menyebarkan kuesioner pada PT Kreasi Semesta Raya cabang Makassar. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden, berikut hasil penelitian yang diperoleh dari lapangan. Dari hasil data diatas dapat kita simpulkan bahwa jawaban responden terhadap produktivitas kerja kelas V sangat tinggi.
Artinya responden sangat setuju dengan pernyataan yang terdapat pada kuesioner terkait Produktivitas Kerja. Metode regresi linier sederhana ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara motivasi terhadap produktivitas kerja. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang dilakukan sebelumnya diketahui bahwa variabel Motivasi berpengaruh signifikan dan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan PT Kreasi Semesta Raya Cabang Makassar diketahui nilai Signya.
Dari uji t tersebut terlihat bahwa pengujian yang dilakukan membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara disiplin terhadap produktivitas kerja pegawai, artinya jika motivasi yang diberikan ditingkatkan maka akan mampu meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Harlie menemukan bahwa pengaruh motivasi terhadap produktivitas kerja karyawan terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi terhadap produktivitas kerja karyawan, hal ini terlihat dari hasil analisis data yang menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti diperhitungkan T lebih besar dari T-tabel. Selain itu penelitian yang dilakukan oleh Rini Rahmawati mengenai pengaruh motivasi terhadap produktivitas kerja karyawan PT.
Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa motivasi (prestasi, kekuasaan, afiliasi, evaluasi kinerja, kenaikan gaji, penghargaan, bonus, kesempatan dan promosi) berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan PT Kreasi Semesta Raya. Cabang Makassar Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai thitung sebesar (2,740) > Ttabel (1,699) Artinya variabel Motivasi (X) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Produktivitas (Y). Pengujian yang dilakukan menunjukkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara disiplin terhadap produktivitas kerja pegawai, artinya jika motivasi ditingkatkan maka akan mampu meningkatkan produktivitas kerja pegawai. Dengan meningkatkan produktivitas kerja karyawan, perusahaan dapat memberikan tugas-tugas yang menantang sehingga karyawan dapat mengembangkan kreativitas atau kemampuan dalam melakukan pekerjaannya.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Objek Penelitian
- Sejarah PT.Kreasi Semesta Raya
- Visi dan Misi Organisasi
- Struktur Organisasi
Kreasi Semesta Raya yang berlokasi di Jl. Veteran Utara No. 380-382 Maricayya Utara, Maricayya Baru, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90142. Selain cabang di Makassar, perusahaan ini juga telah membuka berbagai cabang di kota-kota besar di Indonesia seperti; DKI Jakarta, Surabaya, Cirebon, Pekan Baru, Yogyakarta, Manado, Bandung, dll. Kreasi Semesta Raya didirikan pada Mei 2003 sebagai perusahaan yang memasarkan produk pelindung kendaraan dengan merek Otogard.
Otogard merupakan produk pelindung kendaraan yang diaplikasikan menggunakan bahan berkualitas tinggi. Dikembangkan dengan teknologi tercanggih dan diproduksi oleh perusahaan yang berpengalaman dan terbukti. Produk ini meliputi: pelindung cat, peredam suara, dan pelindung karat. Kreasi Semesta Raya mengembangkan kegiatannya di bidang pengolahan mesin dengan konsep: pemulihan kinerja mesin kendaraan secara cepat, mudah dan aman. PT Kreasi Semesta Raya Cabang Makassar dikelola oleh 1 orang Kepala Cabang, 3 orang ADH, 15 orang Operator, 5 orang Marketing, 2 orang Staf, 2 orang Staf Tetap, dan 2 orang Office Boy.
Hasil Penelitian
- Analisis Karakteristik Responden
- Penentuan Range
- Deskripsi Variabel Motivasi
- Deskripsi Variabel Produktivitas Kerja
- Analisis Deskriptif
- Uji Kualitas Data
- Analisis Regresi Sementara
- Uji Hipotesis
- Analisis dan Interpretasi (Pembahasan)
Untuk dapat melihat tanggapan responden terhadap indikator dan menghitung skor variabel motivasi yang terdiri dari beberapa indikator. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa tanggapan responden terhadap Motivasi Kerja berada pada rentang keempat. Pada tabel statistik deskriptif di atas terlihat nilai maksimum variabel Motivasi sebesar 38,00, nilai minimum sebesar 27,00, nilai mean sebesar 33,50 dan tingkat standar deviasi sebesar 3,59.
Ibu Kota Negara Sipil Banjarmasin dimana nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,971 yang berarti pengaruh variabel X1,
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Saran
Apakah prestasi kerja pegawai dalam organisasi berpengaruh besar terhadap tingkat motivasi kerja?