TUGAS BAHASA INDONESIA
NAMA: RANTI ARDANA NOTAR: 21011023
KELAS: RSTJ A
POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN
2022/2023
Buatlah sebuah paragraph minimal 5 kalimat;
1. Keselamatan jalan
2. Tugas penyuluh keselamatan 3. Kendala penyuluh keselamatan 4. Media penyuluh keselamatan 5. Media buku cerita
Keselamatan Jalan merupakan isu yang cenderung mengemuka dari tahun ke tahun dan saat ini sudah menjadi permasalahan global dan bukan semata-mata masalah transportasi saja tetapi sudah menjadi permasalahan sosial kemasyarakatan. Keselamatan jalan adalah upaya dalam penanggulangan kecelakaan yang terjadi di jalan raya yang tidak hanya disebabkan oleh faktor kondisi kendaraan maupun pengemudi, namun disebabkan pula oleh banyak faktor lain.
Faktor-faktor lain tersebut meliputi kondisi alam, desain ruas jalan (alinyemen vertikal atau horizontal), jarak pandang kendaraan, kondisi perkerasan, kelengkapan rambu atau petunjuk jalan, pengaruh budaya dan pendidikan masyarakat sekitar jalan, dan peraturan atau kebijakan tingkat lokal yang berlaku dapat secara tidak langsung memicu terjadinya kecelakaan di jalan raya. Untuk mewujudkan keselamatan jalan raya tersebut langkah pertama yang harus dilakukan adalah penerapan hirarki pemakaian jalan. Oleh karena itu biasanya diadakan kegiatan penyuluhan untuk memberikan pengetahuan dan keselamatan kepada masyarakat atau pengemudi mengenai keselamatan jalan.
Penyuluh keselamatan ialah suatu proses untuk meningkatkan keselamatan jalan melalui kegiatan Pendidikan (non formal) berkeselamatan bagi operator serta pemahaman keselamatan bagi masyarakat. Penyuluhan keselamatan ini bertugas untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda, agar dalam berkendaraan secara tertib dan sesuai dengan peraturan yang ada, serta dapat menularkan kepada yang lain, atau teman sejawat. sebagian besar kejadian kecelakaan lalu lintas, diakibatkan karena faktor manusia. Salah satu upayanya, dengan memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat, misalnya terkait marka jalan dan rambu-rambu lalu lintas. Tugas penyuluh keselamatan:
a. Merencanakan kegiatan penyuluhan keselamatan;
b. Mengumpulkan bahan penyuluhan keselamatan;
c. Mengolah bahan penyuluhan menjadi materi;
d. Melaksanakan penyampaian materi serta memberi solusi;
e. Mengevaluasi hasil penyuluhan keselamatan;
f. Melaporkan pelaksanaan penyuluhan keselamatan;
g. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh atasan baik tertulis maupun lisan.
Kegiatan penyuluhan keselamatan tidak selalu berlangsung lancar. Beberapa kendala dalam menyampaikan penyuluhan keselamatan ialah kurangnya partisipasi masyarakat saat pertemuan penyuluhan. Sangat sulit untuk mengumpulkan masyarakat agar ikut penyuluhan keselamatan. Kehadiran rata-rata hanya mencapai 60% yang mana disebabkan juga karena
kesibukan pribadi dan bekerja harian lebih utama daripada ikut hadir penyuluhan. Lalu kendala penyuluh yaitu kurangnya sarana dan prasarana yang tidak mendukung. Seperti misalnya kurangnya alat transportasi seperti motor maupun mobil atau media dam alat lainnya yang digunakan untuk mendukung penyuluhan.
Penyuluhan keselamatan pada dasarnya adalah proses komunikasi dari penyuluh keselamatan selaku sumber/komunikator dengan sasaran penyuluhan keselamatan selaku komunikan. Media komunikasi penyuluhan adalah salah satu unsur yang mendukung tercapainya tujuan penyuluhan keselamatan. Penggunaan media penyuluhan keselamatan akan membantu memperjelas informasi yang disampaikan kepada sasaran penyuluhan karena menjadi lebih menarik, lebih interaktif dan dapat mengatasi Batasan ruang, waktu dan indera manusia. Dalam penyuluhan media berperan sebagai saluran komunikasi dan media belajar.
Beberapa bentuk media penyuluhan:
1. Media penyuluhan tercetak
Media ini relative tahan lama, dapat dibaca berulang-ulang, dapat digunakan sesuai kecepatan belajar masing-masing dan mudah dibawa. Namun proses penyampaian informasi sampai pencetakan butuh waktu relative lama, sukar menampilkan gerak, membutuhkan tingkat literasi memadai, dan cenderung membosankan bila Panjang.
Contohnya foto, poster, leaflet, diagram, grafik, brosur, majalah dan buku.
2. Media penyuluhan audio
Media nya dikemas sudah tetap, terpatri dan tetap sama jika direproduksi, produksi dan reproduksinya tergolong ekonomis dan mudah didistribusikan. Tapi jika terlalu lama akan membosankan. Contohnya Kaset CD, DVD, MP3, MP4 audio.
3. Media penyuluhan audiovisual
Dapat memberikan gambaran yang lebih konkrit, baik dari unsur gambar maupun geraknya, lebih atraktif dan komunikatif. Tapi biayanya mahal dan memerlukan waktu.
Contohnya film, iklan, presentasi interaktif.
4. Media penyuluhan berupa obyek fisik/benda nyata
Dapat menunjukkan lingkungan belajar yang amat mirip dengan lingkungan belajar yang sebenarnya, memberikan simulasi terhadap banyak indera, dapat digunakan sebagai latihan kerja, Latihan menggunakan alat bantu dan atau simulasi. Namun relative mahal. Contohnya model, maket, simulasi, dan benda sesungguhnya.
5. Media penyuluhan luar ruang
Lebih mudah dipahami, lebih menarik, sebagai informasi umum dan hiburan, bertatap muka, mengikut sertakan seluruh panca indera, penyajian dapat dikendalikan dan jangkauannya relative besar. Namun biaya lebih tinggi dan proses pembuatannya lebih rumit. Contohnya papan reklame, spanduk, pameran, banner dan televisi layer lebar.
Salah satu media penyuluhan yang tahan lama dan bisa dibaca berulang-ulang adalah buku cerita, Karena setiap orang senang mendengarkan cerita, terlebih lagi anak-anak.
Media buku cerita bisa diterapkan untuk menarik minat baca terutama pada anak-anak. Lalu apakah semua cerita bisa memberikan dampak dan nilai yang kekal bagi kehidupan anak- anak?. Anak-anak suka cerita dan sesuatu yang menarik seperti gambar. Maka kita bisa memberikan buku cerita yang bergambar yang menarik dan berisi bahasa yang mudah dipahami sehingga tidak menyulitkan mereka untuk menerima informasi dari buku tersebut.
Dengan demikian, anak-anak bisa menerapkan apa yang didapat dari buku cerita tersebut kedalam kehidupannya.