DISUSUN OLEH : RISKI FADILLAH
QURNIA DWI AFRYANTO I KOMANG DENA APRIANA
M.IBNU LAFIATAR
SMPN 74
KLIPING IPA
PEMBUATAN TAPE SINGKONG
MATERI PEMBUATAN TAPE
A.
PENGERTIAN TAPE
Tape merupakan makanan fermentasi tradisional yang sudah tidak asing lagi. Tape dibuat dari beras, beras ketan, atau dari singkong (ketela pohon). Berbeda dengan makanan-makanan fermentasi lain yang hanya melibatkan satu mikroorganisme yang berperan utama, seperti tempe atau minuman alkohol, pembuatan tape melibatkan banyak
mikroorganisme.
B.
PENGERTIAN TEPE SINGKONG
Tape singkong adalah tape yang dibuat dari singkong yang difermentasi.Makanan ini populer di Jawa dan dikenal di seluruh tempat, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Di Jawa Barat, tapai singkong dikenal sebagai peuyeum (bahasa Sunda). Pembuatan tapai melibatkan umbi singkong sebagai substrat dan ragi tapai
(Saccharomyces cerevisiae) yang dibalurkan pada umbi yang telah dikupas kulitnya. Ada dua teknik pembuatan yang menghasilkan tapai biasa, yang basah dan lunak, dan tapai kering, yang lebih legit dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan Tape merupakan makanan
tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, terutama orang sunda. Tape ini dibuat dengan cara difermentasikan selama 2-3 hari, dengan bantuan bakteri saccharomyces cerivisiae.
Mucor chlamidosporus dan Endomycopsis fibuligera.
C.
PENGERTIAN FERMENTASI
Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal. Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton.
Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi
D.
ALAT DAN BAHAN PEMBUATAN TAPE SINGKONG
1. Alat Pembuatan Tape Singkong
a. Panci b. Baskom c. Pisau d. Kain lap
e. Sendok dan garpu f. Kompor
g. Penyarig h. piring
2. Bahan Pembuatan Tape Singkong
a. Singkong b. Daun pisang c. Ragi
d. Air
Langkah Kerja:
1. Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan
2. Kupas singkong dan kikis bagian kulit arinya hingga kesat 3. Potong singkong yang telah di kupas sesuai keinginan 4. Cuci hingga bersih singkong yang telah dipotonga
5. Sementara menunggu singkong kering, masukkan air kedalam panci sampai kira-kira terisi seperempat lalu panaskan hingga mendidih
6. Setelah air mendidih masukkan singkong ke dalam panci kukus, lalu kukus hingga singkong 3
⁄4 matang, kira-kira Ketika ‘daging’
singkong sudah bisa ditusuk dengan garpu 7. Setelah matang, agnkat singkong yang telah 3
⁄4 masak lalu taruh di suatu wadah, kemudian didinginkan
8. Sambil menunggu singkong dingin, siapkan wadah sebagai tempat untuk mengubah singkong menjadi tape
9. Setelah singkong benar-benar dingin, masukkan singkong ke dalam wadah lalu taburi dengan ragi yang telah dihaluskan dengan menggunakan saringan
10.Singkong yang telah diberi ragi ini kemudian ditutup kembali
dengan daun pisang. Singkong ini harus benar-benar tertutup agar mendapatkan hasil yang maksimal
11.setelah singkong ditutupi dengan daun pisang, diamkan selama 1- 3 hari hingga sudah terasa lunak dan manis. Saat itulah singkong telah menjadi tape.
HASIL PEMBUATAN TAPE :
TERIMAKASIH…