• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOMUNIKASI ANTARPRIBADI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "KOMUNIKASI ANTARPRIBADI"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

KOMUNIKASI ANTARPRIBADI

Oleh : Eka Dewi Setia

Tarigan,SE,MSi

(2)

Pengertian Komunikasi Antarpribadi

Komunikasi antarpribadi adalah komunikasi yang

dilakukan antara seseorang dengan orang lain dalam suatu masyarakat maupun organisasi (bisnis dan

nonbisnis).

Ada empat hal yang harus diperhatikan dalam komunikasi bisnis yaitu:

1. Komunikasi dilakukan oleh dua orang atau lebih.

2. Menggunakan media tertentu, misalnya telepon, telepon seluler, atau bertatap muka.

3. Bahasa yang digunakan bersifat informal (tidak baku).

4. Tujuan yang ingin dicapai bersifat personal (pribadi).

(3)

Tujuan Komunikasi Antarpribadi

Adapun tujuan dalam komunikasi antarpribadi adalah sebagai berikut:

Menyampaikan informasi.

Berbagi pengalaman.

Menumbuhkan simpati.

Melakukan kerjasama.

Menceritakan kekecewaan atau

kekesalan.

(4)

Gaya Kepemimpinan

Dalam dunia bisnis, penerapan gaya kepemimpinan (leadership style) seseorang akan dapat

mempengaruhi sikap dan perilaku bawahannya (para karyawan/pegawai) dalam melakukan pekerjaan

mereka.

Salah satu teori yang mampu memberikan gambaran gaya kepemimpinan seseorang adalah Teori X dan Y.

Selain Teori X dan Y, dalam subbab ini juga dibahas empat gaya kepemimpinan. Menurut Ludlow dan panton, gaya kepemimpinan situasional, dan

beberapa komponen penting dalam kepemimpinan inti yang perlu dimiliki oleh seorang manajer suatu organisasi baik bisnis maupun nonbisnis.

(5)

Teori X dan Y

Teori X

Karyawan cenderung tidak suka (malas)

bekerja, kalau mungkin

menghindarinya.

Karyawan selalu ingin diarahkan.

Manajer harus selalu mengawasi kerja.

Teori Y

Karyawan suka bekerja

Karyawan yang memiliki komitmen pada tujuan organisasi akan dapat mengarahkan dan

menegndalikan dirinya sendiri.

Karyawan belajar untuk menerima bahkan

mencari tanggung jawab saat bekerja.

(6)

Empat Gaya Kepemimpinan

Ada empat gaya kepemimpinan yaitu:

1.

Pengarahan

Gaya kepemimpinan ini tepat digunakan pada situasi dan kondisi dimana para karyawan belum memiliki pengalaman yang cukup dalam

menjalankan suatu tugas tertentu.

2.

Pembekalan

Gaya kepemimpinan ini dapat digunakan pada saat dimana karyawan memiliki pengalaman yang cukup dalam menyelesaikan pekerjaan.

3.

Dukungan

Gaya kepemimpinan dukungan (supporting)

tepat digunakan pada situasi dan kondisi dimana karyawan telah mengenal teknik-teknik yang

dituntut dan telah menegembangkan hubungan yang baik dengan seorang manajer.

4.

Pendelegasian

Gaya kepemimpian ini tepat digunakan pada

situasi dan kondisi dimana karyawan telah

memahami dengan baik tugas-tugas dan

pekerjaannya.

(7)

Kebutuhan Manusia

Teori Hierarki Kebutuhan

Abraham Maslow yang terkenal dengan teori hierarki/jenjang kebutuhan (hierarchy of

needs theory) menyatakan ada lima bentuk kebutuhan manusia yaitu sebagai berikut :

1.

Kebutuhan Fisiologis

2.

Kebutuhan keamanan

3.

Kebutuhan sosial

4.

Kebutuhan status

5.

Kebutuhan aktualisasi diri

(8)

Mendengarkan Sebagai Keahlian Antarpribadi

Dalam komunikasi antarpribadi, kegiatan mendengarakan suatu percakapan dengan orang lain merupakan bagian penting

dalam memahami suatu pesan

yang disampaikan oleh orang

lain.

(9)

Kebiasaan sebagai pendengar yang efektif

akan menghasilakn beberapa hal yang positif antara lain :

1. Pendengar yang baik akan disukai orang lain karena mereka dapat memuaskan

kebutuhan dasar manusia untuk didengarkan.

2. Kinerja/prestasi kerja karyawan meningkat ketika pesan yang diterima orang lain dapat dimengerti.

3. Umpan balik yang akurat dari bawahan

akan berdampak positif.

(10)

Kebiasaan mendengarkan yang baik merupakan suatu hal yang sangat

penting. Oleh sebab itu, ada beberapa saran agar dalam kegiatan

mendengarkan bisa berlangsung secara efektif. Antara lain:

1.

Perhatikan dengan baik siapa yang berbicara tersebut, mulai dari

gerakannya, kontak mata, nada suara, dan ekspresi wajahnya.

2.

Berikan umpan balik, seperti apakah

mereka, sudah mengerti atau belum, dll.

Referensi

Dokumen terkait

The ability of mathematical reasoning of capable students in preparing the evidence is as follows: Moderate students have not yet mastered the indicator of ability to file allegations;