• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSEP DAKWAH PENGURUS PONDOK PESANTREN RIYADLATUL ‘ULUM BUMI HARJO

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "KONSEP DAKWAH PENGURUS PONDOK PESANTREN RIYADLATUL ‘ULUM BUMI HARJO "

Copied!
133
0
0

Teks penuh

Pondok Pesantren Riyadlatul 'Ulum sebagai salah satu lembaga dakwah Islam diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan bakat santri melalui dakwah. Sehingga Pondok Pesantren Riyadlatul 'Ulum harus memiliki konsep dakwah yang baik untuk mencetak kader yang berkualitas. Namun berdasarkan observasi, peneliti menemukan bahwa konsep dakwah di Pondok Pesantren Riyadlatul 'Ulum belum efektif diterapkan.

Lokasi penelitian di Pesantren Riyadlatul 'Ulum Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur.

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

6 Wawancara Ust Bahrul Ulum Pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum 39B Bumi Harjo Batang Hari, Jum'at 13.45 13 September 2019. Minat dan bakat menjadi salah satu perhatian tentang pentingnya dakwah, dan meningkatkan kualitas dakwahnya wah santri, perlu adanya konsep dakwah yang sesuai dengan perkembangan zaman, Pondok Pesantren Riyadlatul ‘Ulum sebagai salah satu lembaga dakwah Islam diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan bakat santri melalui dakwah . Berdasarkan penelitian diatas maka peneliti tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang “Konsep Dakwah Manajemen Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum Bumi Harjo Batanghari Lampung Timur”.

Peneliti fokus meneliti konsep dan praktik dakwah Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum dalam pengembangan minat bakat santri yaitu dalam bidang seni (Hadroh).

Pertanyaan Penelitian

Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

Penelitian ini merupakan upaya untuk mengembangkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan penulis berdasarkan teori-teori yang diperoleh dan dapat dijadikan sebagai bahan acuan yang digunakan oleh Pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum dalam mengembangkan keterampilan berdakwah kepada para santri. . Permasalahan yang diangkat oleh penulis mengenai “Konsep Dakwah Pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum 39 B Bumi Harjo Batang Hari Lampung Timur” lebih spesifik mengenai konsep Dakwah bagi pengurus dalam mengembangkan dakwahnya. . kemampuannya di depan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah yang digunakan pondok pesantren Kyai Gading langsung diterapkan kepada para santri, strategi dakwah tersebut sesuai dengan konsep yang ada.

Skripsi ketiga berjudul “Kajian Dakwah pada Jamaah Qodiriyah Wa Naqsabandiyah di Pondok Pesantren Futuhiyah Meranggen Demak, ditulis oleh Ela Eva Nadziva, Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo Semarang, Tahun 2014.10 Skripsi ini . membahas kegiatan hari senin dan kamis tawajuhan, dengan menggunakan metode ceramah. , metode tanya jawab, yaitu.

Metode Penelitian

  • Jenis dan Sifat Penelitian
  • Sumber Data
  • Populasi, Sampel, dan teknik pengambilan sampel
  • Teknik Penjamin Keabsahan Data
  • Teknik Analisis Data
  • Pengertian Konsep
  • Bentuk- Bentuk Konsep

Sumber data primer dalam penelitian ini adalah semua data yang diperoleh dari ujaran atau kata-kata yang diucapkan secara lisan dan dijadikan subjek utama dalam pengumpulan data yang berkaitan dengan permasalahan yang ada di lapangan penelitian. Metode dokumentasi ini merupakan penunjang keunggulan yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data yang dibutuhkan peneliti melalui catatan tertulis. Triangulasi sumber adalah menguji kehandalan data yang dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber.

Setelah data yang diperlukan dalam penelitian terkumpul, maka data tersebut akan dianalisis dalam penelitian ini.

Dakwah

  • Pengertian Dakwah
  • Metode Dakwah
  • Unsur-Unsur Dakwah

Dakwah secara terminologi “Dakwah berarti mengajak manusia dengan cara yang bijak ke jalan yang benar sesuai dengan perintah Allah untuk kemaslahatan dan kebahagiaannya di dunia dan akhirat.”37 Secara terminologi atau istilah, banyak ahli yang memberikan definisi dari kata dakwah dimana definisi-definisi tersebut saling melengkapi. Metode dakwah adalah jalan atau cara yang digunakan oleh da’i untuk menyampaikan ajaran materi dakwah.”43 Dakwah memiliki beragam metode atau cara agar dapat dengan mudah diterima oleh mad’unya. Mad ' kamu akan dengan mudah menerima pesan dakwah yang disampaikan karena baik materi, cara atau media yang digunakan sudah tepat dan sesuai dengan kondisi mad'u.

Maddah adalah soal isi pesan atau materi yang disampaikan da'i kepada mad'u.

Pondok Pesantren

  • Pengertian Pondok Pesantren
  • Pondok Pesantren sebagai Lembaga Dakwah
  • Metode di Pondok Pesantren
  • Pengertian Minat
  • Karakteristik Minat
  • Cara Pembentukan Minat

Pesantren merupakan fase untuk memajukan dan meningkatkan kualitas seseorang agar dapat menjadi manusia masa depan, pesantren merupakan lembaga pendidikan pertama yang mengembangkan lingkungan hidup, dalam hal pengembangan sumber daya manusia dari segi mentalitas. pandangan. Pesantren mutlak memiliki masjid karena ada proses pendidikan berupa komunikasi belajar mengajar antara yai dan santri. Santri adalah santri yang berasal dari daerah terpencil dan tinggal di lingkungan pesantren.58 Berpartisipasi dalam semua kegiatan yang ditunjuk oleh pondok pesantren.

Santri kelelawar pada dasarnya adalah santri yang berasal dari desa sekitar pesantren yang pola belajarnya tidak melibatkan tinggal di pesantren59. Padahal, kegiatan pesantren baik di dalam maupun di luar merupakan bentuk kegiatan dakwah, karena pesantren tidak terlepas dari tujuan agama dalam segala hal. Berdasarkan penjelasan di atas, pesantren dengan ciri khasnya dalam pembelajaran di pesantren memiliki beberapa metode, antara lain metode tradisional dan metode kombinasi yang dapat digunakan di pesantren manapun.

Pesantren bertujuan untuk menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim, yaitu kepribadian yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berguna bagi masyarakat atau mengabdi kepada masyarakat dengan menjadi subjek atau abdi masyarakat. menjadi, yaitu sebagai abdi masyarakat seperti kepribadian Nabi Muhammad SAW, serta berkepribadian mandiri, bebas dan teguh, menyebarkan agama atau menegakkan Islam dan jayanya Islam di tengah masyarakat serta mencintai ilmu untuk memajukan ummat. kepribadian manusia. Tujuan kelembagaan pesantren yang lebih luas dengan tetap menjaga esensinya dan diharapkan menjadi tujuan pesantren secara nasional telah diputuskan dalam musyawarah atau lokakarya intensifikasi pengembangan pondok pesantren di Jakarta yang berlangsung. Bakat jenis ini adalah bakat untuk memahami dan menggunakan angka secara efektif, termasuk kemampuan yang kuat untuk memahami logika.

Jenis bakat ini adalah bakat memahami musik dengan berbagai cara.Ciri-ciri anak yang memiliki bakat ini adalah sebagai berikut: Pandai menghafal lagu dan menyanyikannya, bisa memainkan alat musik, peka terhadap suara disekitarnya, suka bersiul atau bersenandung lagu. e) Bakat pemahaman alam (Naturalistic intelligence). Jenis bakat ini adalah bakat mengenal dan mengklasifikasikan dunia tumbuhan dan hewan, termasuk memahami fenomena alam.

Gambaran Umum Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum

  • Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum Kecamatan Batanghari Lampung Timur

Pesantren Riyadlatul Ulum merupakan lembaga pendidikan di bawah ORSOS Yayasan Pendidikan Riyadlatul Ulum Notaris no. 03 tanggal 1 Desember 1983, Pesantren Riyadlatul Ulum resmi berdiri dengan fasilitas yang terbatas, pada awalnya KH Ahmad Nuruddin An-Nawawi Sy beserta asrama santri (asrama) yang dibangun masyarakat berukuran 5 x 10 m yang terbagi menjadi 3 lokalitas sebagai penampungan mahasiswa yang berasal dari luar daerah, pada saat itu terdapat 15 mahasiswa laki-laki dan 12 mahasiswa perempuan. Awalnya pesantren ini dibangun di atas tanah seluas 900 m2 yang merupakan tanah wakaf oleh H. Syahroni, kemudian pesantren ini terus berkembang sehingga sarana dan prasarananya kini semakin layak huni.

Asrama Riyadlatul Ulum kini mempunyai 7 asrama iaitu 3 asrama lelaki, asrama A-Andalusia, asrama Imam Al-Ghazali, asrama Wali Songo dan 3 asrama perempuan, asrama Fatimah Azzahra, asrama Rabi'ah Al-'Adawiyah dan asrama Shahihah Al Karomah 78 .

Visi dan Misi Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum 1. VISI

  • MISI

Mendidik peserta didik menjadi umat Islam yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, memiliki kecerdasan, kemandirian, keterampilan serta sehat jasmani dan rohani sebagai warga negara yang berpegang teguh pada Pancasila. Mendidik peserta didik menjadi manusia muslim sebagai kader ulama dan dai yang ikhlas, tabah, keras dalam mengamalkan ajaran Islam secara utuh dan dinamis. Mendidik peserta didik untuk pengembangan pribadi dan memperkokoh jiwa kebangsaan, sehingga tumbuh menjadi manusia yang berkembang yang dapat berkembang dan bertanggung jawab atas pembangunan bangsa dan negara.

Mendidik peserta didik agar dapat membantu meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat lingkungan dalam upaya pembangunan masyarakat negara.

Keadan Lokasi Pondok Pesantren Riyadlatul ‘Ulum

  • Keadaan Guru/Ustadz dan Pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul
  • Keadaan Santri Pondok Pesantren Riyadlatul ‘Ulum

Pesantren Riyadlotul 'Ulum saat ini memiliki kurang lebih 40 orang pengajar/ustadz, rata-rata pengajar/ustadz tersebut berasal dari pesantren yang juga masih aktif belajar di perguruan tinggi. Mengenai jumlah santri di Pondok Pesantren Riyadlatul 'Ulum sejak berdirinya hingga saat ini, angkanya sangat bervariasi dari tahun ke tahun, dan karena belum adanya perangkat administrasi pada saat itu, maka penulis hanya dapat menyajikan data jumlahnya saja. siswa. dari tahun. Sumber : Dokumentasi Pondok Pesantren Riyadlatul’ Ulum Batanghari Kabupaten Lampung Timur Tahun 2019 No. Informasi Umum Kelas Putra dan Putri.

Realisasi Dakwah oleh Pengurus dalam Mengembangkan Minat Bakat Santri Santri

  • Pola Pemberikan Kesempatan Bagi Santri sebagai Bentuk Realisasi Dakwah Pengembangan Minat dan Bakat Santri
  • Kegiatan Khitobah Sebagai Bentuk Realisasi Dakwah Pengembangan Minat dan Bakat Santri
  • Mengikut sertakan Santri dalam Kegiatan Masyarakat
  • Mengikut sertakan Santri dalam Perlombaan/Pentas Seni

Sehingga perlu diwujudkan dakwah oleh pengurus agar dapat mengembangkan bakat santri di Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum agar kualitas santri dapat meningkat. 80 Wawancara dengan pengurus Hamdan Rosyid, pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum pada Jumat, 18 Oktober 2019. Sesuai dengan penjelasan di atas, diperkuat dengan pernyataan santri salah satu santri yaitu Clara Vanesa , di Pesantren Riyadlatul.

83 Wawancara Ustadz Rahmana Lutfi Fadila, Pengurus Ponpes Riyadlatul Ulum pada Sabtu 19 Oktober 2019. 84 Wawancara Ustadz Ust Nur Amin, Pengurus Ponpes Riyadlatul Ulum pada Minggu 20 Oktober 2019. 85 Wawancara Alfi dengan Ustadzah Roisah , Pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum pada Senin 21 Oktober 2019.

Kegiatan pentas seni di Pondok Pesantren Riyadlatul 'Ulum merupakan program yang dilakukan untuk mengembangkan kreativitas santri, yang harus disesuaikan dengan bakat dan minat santri. 86 Wawancara Santri Rima Nur fitria Putri Ponpes Riyadlatul Ulum pada Minggu 20 Oktober 2019. 87 Wawancara Ustad Yusuf Ikhwan Lurah Putra Ponpes Riyadlatul Ulum pada Senin 21 Oktober 2019.

88 Wawancara Nadirul Ihsan, masyarakat sekitar Asrama Riyadlatul Ulum, Selasa, 22 Oktober 2019. 89 Wawancara Feni Mustika Santri Putri, Asrama Riyadlatul Ulum, Rabu, 23 Oktober 2019.

Relevansi Dakwah oleh Pengurus dalam Masyarakat

  • Relevansi Dakwah oleh Pengurus melalui Kegiatan Kesenian Hadroh Relevansi dakwah yang dilakukan oleh pengurus melalui
  • Relevansi Dakwah oleh Pengurus melalui Kegiatan Public Speaking Kegiatan di Pondok Pesantren Riyadlatul ‘Ulum suatu kegiatan
  • Relevansi Dakwah oleh Pengurus melalui Kegiatan Sakaru

Sementara itu, salah satu santri Pesantren Riyadlatul 'Ulum menyatakan bahwa; Dampak kegiatan public speaking untuk mengembangkan kreativitas santri di Asrama Riyadlatul 'Ulum sangat besar. 94 Wawancara dengan Ustadzah Luluk Fadhilatul Thoyyibah Putri Pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum pada Kamis 24 Oktober 2019.

96 Wawancara Ustadzah Anna Ratih Ningrum Pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum pada Selasa 15 Oktober 2019. 97 Wawancara dengan Ustadzah Siti Miladiyah Pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum pada Kamis 17 Oktober 2019. Kegiatan Kaligrafi Pesantren 'Riyadjad' ( SAKARU) adalah program yang dilakukan untuk mengembangkan kreativitas siswa yang harus disesuaikan dengan bakat dan minat siswa.

Berikut pernyataan Ustad Syarif Ahmadi selaku pengasuh Pondok Pesantren Riyadlatul 'Ulum yang menyatakan bahwa; 99 Wawancara Ustad Syarif Ahmadi Kepala Ponpes Riyadlatul Ulum, Selasa 22 Oktober 2019. 100 Wawancara Ustadzah Chandra Lutfi Habibah, Kepala Ponpes Riyadlatul Ulum, Kamis 24 Oktober 2019.

101 Wawancara Ustadz Afif Vulloh, Pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum, Senin 21 Oktober 2019. 102 Wawancara Ustadz Afif Vulloh, Pengurus Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum, Senin, 21 Oktober 2019. 103 Wawancara Ustadz Syarif Ahmadi , Direktur Pondok Pesantren Riyadlatul Ulum, pada Kamis, 24 Oktober 2019.

104 Wawancara Santri Abdul Halim Santri Putra Ponpes Riyadlatul Ulum pada Jumat, 25 Oktober 2019.

Referensi

Dokumen terkait

Apabila setelah data yang sudah didapatkan selama ini dicek ulang pada sumber data awal, atau sumber data yang lain, dan dinyatakan data tidak benar, maka