Tiada hakikat lain yang patut disembah kecuali Allah, hanya kepada-Nya manusia berserah diri, memohon pertolongan, memohon ampun dan mensyukuri nikmat yang telah Dia berikan berupa kehidupan. Penyusunan skripsi ini berupa kajian dan penelitian singkat tentang konsep moralitas dalam buku Sandiwara Langit karya Abu Umar Basyier. Keluarga peneliti secara umum, Mas Eko Aji, Nyai Fatimah, Ibu Vita, Kakak Shella, dengan sepenuh hati memberikan semangat dan dukungan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak putus asa.
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta beserta jajaran yang membantu kelancaran penyusunan disertasi. Kepada para guru SD Muhammadiyah 1 Blora, SMP N 2 Blora, SMP N 32 Semarang dan SMA Muhammadiyah 1 Blora yang telah banyak belajar dan mempengaruhi sebagian besar kehidupan peneliti untuk menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berilmu. Dari penelitian ini peneliti menemukan beberapa konsep akhlak yang terkandung dalam kitab Sandiawara Langit karya Abu Umar Basyier, dan dalam kitab Sandiawara Langit karya Abu Umar Basyier terdapat tiga unsur yaitu asas akhlak yang baik, asas akhlak yang baik, Prinsip keadilan dan pengaruh ajaran agama. Ketiga unsur inilah yang membentuk struktur konsep moralitas yang terdapat dalam kitab Sandiwara Langit.
Implikasi moralitas dalam kitab Sandiwara Langit bagi kehidupan manusia saat ini adalah sebagai bentuk pemberian pencerahan atau motivasi kepada manusia masa kini agar menjadi manusia yang berakhlak mulia dan tidak terpengaruh atau hilang oleh perkembangan zaman yang buruk. . jika mereka tidak memiliki prinsip yang kuat dalam hidupnya, apalagi dalam hidup berumah tangga yang penerapan akhlak sangat diperlukan demi kelangsungan hubungan baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Konsonan Tunggal Huruf
Konsonan rangkap karena tasydīd ditulis rangkap
Tā' marbūtah di akhir kata
Latar Belakang Masalah
Moralitas terkadang diidentikkan dengan etika dalam hal-hal yang berkaitan dengan baik buruknya tingkah laku manusia. 3 Baik buruknya setiap tingkah laku manusia, yaitu selalu ingin berbuat benar dengan keterikatan pada tujuan yang menjadi dasar tingkah laku manusia. Oleh karena itu Aristoteles merumuskan pengertian baik sebagai sesuatu yang menjadi arah segala sesuatu, sesuatu yang mengikutinya, sesuatu yang dicita-citakan, seperti halnya pengertian suatu tujuan, Aristoteles memberikan pengertian sebagai sesuatu yang dibuat.
Dalam permasalahan ini ada beberapa hal yang menjadi poin penting mengenai pandangan moralitas yang bersifat objektif dan subjektif, dimana moralitas objektif memandang segala perbuatan sebagai tindakan yang dilakukan, bebas dari pengaruh sukarela dari pihak pelaku yang dapat mempengaruhi dirinya sendiri. atas dasar kesukarelaan atau sekadar perasaan persetujuan sepihak. Moralitas subjektif adalah moralitas yang menganggap perbuatan dipengaruhi oleh pemahaman dan persetujuan pelaku sebagai individu, dan tidak dapat dipisahkan dari berbagai aspek yang melatarbelakanginya, berdasarkan kondisi dalam ruang lingkupnya atau sudut pandang satu pihak saja. Akhlak yang terkandung dalam kisah nyata kehidupan yang ditulis dengan indah dalam buku karya Abu Umar Basyier berjudul “Sandiwara Langit” menarik untuk dijadikan bahan penelitian dalam lingkup akhlak karena banyak sekali nilai-nilai akhlak yang berkaitan dengan hubungan sosial antara laki-laki dan perempuan.
Ia kemudian berkonsultasi dengan ustadz yang merupakan guru spiritualnya, tentang niatnya setelah tamat SMA ingin menikah dengan gadis yang setahun lebih muda darinya. Realitas menjalani proses pernikahan di usia yang terbilang muda bagi Rizqaan dan Halimeh merupakan hal yang tidak biasa bagi orang tua Halimeh sendiri. Orang tua Halima menolak menikahkan Halima dengan Rizkan karena orang tua Halima memandangnya sebagai seorang pemuda yang hidupnya tidak menentu, Rizkan tidak mempunyai pekerjaan tetap, baru tamat SMA dan masih berusia 18 tahun.
Hingga akhirnya orang tua Halima merestui pernikahan tersebut, namun dengan syarat kepada Rizkan yaitu diberi waktu 10 tahun untuk membuktikan bisa membahagiakan Halima dan memberikan kehidupan yang layak bagi Halima, jika dalam waktu 10 tahun Rizkani tidak bisa memenuhi syarat tersebut. diberikan kepadanya, maka ia harus menceraikan Halimeja. Perjalanan hidup sebagai pasangan muda yang terbilang muda mereka lalui selangkah demi selangkah, dimulai dari perjuangan Rizkan untuk menyewakan sebuah rumah kecil untuk ia dan Halimah tempati sementara, ia mencoba berjualan roti dari distributor yang ia jual kembali berkeliling dari kios ke kios. untuk menghidupi Halimah, maka ia berusaha memproduksi rotinya sendiri dan menjualnya sendiri, hingga Rizqaan bisa mendirikan pabrik pembuatan roti dalam skala yang cukup besar dengan penghasilan yang sangat lumayan, dari sana ia bisa membeli rumah, mobil. , memperluas pabriknya dan berbagai tempat tinggal lainnya. Penelitian ini menarik karena pembahasan tentang hikmah akhlak dalam hidup tidak sejalan dengan pandangan orang lain yaitu keinginan menikah di usia muda dan syarat-syarat menikah yang jika tidak dipenuhi dapat mengakibatkan perceraian. sebelum menikah.
Rumusan masalah
Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Kemudian diharapkan dapat memberikan nilai positif bagi kehidupan yang beretika dan menjalaninya dengan moralitas yang murni. Menjelaskan implikasi nilai moral bagi kehidupan manusia yang terkandung dalam buku Sandiwara Langit karya Abu Umar Basyier. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan bagi peneliti dan pembaca untuk lebih memahami nilai-nilai moral yang terkandung dalam buku Sandiwara Langit karya Abu Umar Basyier.
Tinjauan Pustaka
Sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar Sarjana Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam. Penelitian yang dilakukan oleh Siti Khadijah Zanuri dengan judul Makna Kebahagiaan dalam kitab La Tahzan karya Aidh Al Qarni8 penelitian ini mengkaji tentang makna kebahagiaan (yang merupakan bagian dari akhlak) dalam kitab La Tahzan karya 'Aidh Al-Qarni. Skripsi ini juga memberikan gambaran mengenai perbedaan pandangan mengenai makna kebahagiaan dari beberapa filosof yang kemudian memfokuskan pandangan Imam Al-Ghazali untuk mengkaji makna kebahagiaan dalam kitab La Tahzan karya 'Aidh Al-Qarni. penelitian tersebut relevan dengan penelitian yang akan dikaji oleh peneliti, artinya penelitian tersebut berkaitan dengan aspek-aspek cabang moralitas dalam kitab dimana moralitas merupakan sudut pandang objektif.
Mahmud El Makhluf dalam disertasinya yang berjudul Moralitas dalam Novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shiraz9 mengambil perspektif moralitas yang terkandung dalam novel tersebut dengan analisis konseptual. 8 Siti Khadijah Zanuri, Makna Kebahagiaan dalam Kitab La Tahzan Karya Aidh Al Qarni, Disertasi Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2016. Mahmud El Makhluf, Akhlak dalam Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy, Disertasi , Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2009.
10 makna yang terlibat serta pendekatan hermeneutika yang kemudian menemukan beberapa aspek moralitas yang berbeda. Penelitian ini mempunyai kepentingan yang hampir sama dengan penelitian yang akan diteliti oleh peneliti yaitu menggunakan konsep dan pendekatan yang sama dalam meneliti novel buku, namun yang membedakan dengan penelitian yang peneliti lakukan adalah pada objek bukunya yaitu Sandiwara. Langit karya Abu Umar Basier. Pembahasannya menyangkut berbagai teori dan konsep filsafat moral, yang memuat makna moralitas serta praktik dan pemikiran para filosof sebagai landasan argumentatif filsafat moral.
Buku Filsafat Moral karya James Raechel, dalam buku ini memuat berbagai studi kasus dan peristiwa yang benar-benar dialami, kemudian persoalan-persoalan problematis filsafat moral dalam kehidupan manusia, juga mengkaji contoh-contoh kasus permasalahan yang dihadapi beberapa orang, yang kemudian dikaji dalam mendalam dari penilaian moralitas. Berbeda dengan buku berjudul Ethics yang ditulis oleh K. Bertens, buku etika ini memuat refleksi moralitas dalam perilaku manusia dengan pembahasan tuntas mengenai etika/moralitas dengan beberapa materi seperti hati nurani, kebebasan dan tanggung jawab serta membahas pula teori sejarah moralitas. filsafat dengan beberapa pandangan Immanuel Kant. 11 Setelah meninjau beberapa studi literatur diatas, maka penelitian yang berjudul “Konsep Moral dalam Kitab Sandiwara Langit Karya Abu Umar Basyier” mempunyai perbedaan dibandingkan dengan penelitian sebelumnya, walaupun dari segi filosofi moral terdapat persamaan, namun pada novel Sandiwara Langit lebih menekankan bagaimana seorang pemuda yang berusaha melindungi dirinya dari perzinahan kemudian menghadapi tantangan perceraian dalam rumah tangganya, tentu saja cerita ini memiliki nilai moral yang menarik untuk dikaji.
Kerangka Teori
Metode Pengolahan Data
Ada berbagai macam metode pengolahan data yang peneliti gunakan untuk instrumen penelitiannya, disini peneliti menggunakan dua metode pengolahan data yaitu. Suatu metode untuk mengkaji suatu objek, baik nilai budaya, sistem pemikiran filsafat, maupun konsep filsafat, metode ini. Metode ini digunakan setelah data terkumpul, kemudian peneliti melakukan analisis dengan cara menafsirkan dan menafsirkan data tersebut sehingga intisari data dapat ditangkap dan dipahami sesuai dengan konteks yang ada.12.
Sistematika Pembahasan
Kemudian dibentuk kerangka teori yang sejalan dengan metode penelitian dan diberikan gambaran sistematis mengenai pembahasan dalam penelitian. Bab kedua berisi pembahasan tentang konsep moralitas. Pada bab ini peneliti menjelaskan tentang konsep moralitas yang mempunyai banyak percabangan ilmiah. Bab ketiga adalah Biografi Abu Umar Basyier dan gambaran umum tentang Sandiwara Langit, pada bab ini peneliti menjelaskan tentang biografi Abu Umar Basyier dan menjelaskan isi dari kitab Sandiwara Langit, agar lebih memahami apa yang dikandungnya. buku Sandiwara Langit.
Bab empat merupakan inti penelitian ini, pada bab keempat ini kita akan menganalisis konsep moralitas dalam buku Sandiwara Langit karya Abu Umar Basyier dan implikasinya bagi kehidupan manusia saat ini. Bab kelima merupakan bab terakhir yaitu kesimpulan dari apa yang telah dianalisis dari penelitian pada bab-bab sebelumnya. Peneliti kemudian memberikan kritik yang membangun terhadap apa yang diyakininya menghambat proses penelitian, serta saran bagi peneliti dan pembaca.
PENUTUP
- Konsep Moralitas dalam Buku Sandiwara Langit Karya Abu Umar Basyier
- Implikasi Moralitas
- Moralitas adalah akhlak kebaikan yang harus dimiliki oleh setiap manusia, dan salah satu tujuan manusia bermoral adalah untuk mencapai
- Kemudian peneliti sangat menyarankan kepada para pemuda yang hendak menikah maupun yang sudah menikah untuk memiliki buku Sandiwara
- Saran untuk Abu Umar Basyier, teruslah berkarya dengan menulis karya- karya yang diangkat dari kisah nyata ini untuk menjadi salah satu sarana
Akhlak adalah akhlak yang baik yang wajib dimiliki oleh setiap manusia dan salah satu tujuan manusia yang bermoral adalah mencapai kemanusiaan dan salah satu tujuan manusia yang bermoral adalah mencapai kebahagiaan di akhir hayatnya maka timbullah konsep akhlak. akhlak yang terdapat dalam buku Sandiwara Langit ini semoga dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat dalam kehidupan peneliti dan pembaca. Kemudian peneliti sangat menyarankan bagi generasi muda yang ingin menikah atau sudah menikah untuk mendapatkan buku Sandiwara Langit dan bagi yang sudah menikah untuk mendapatkan buku Sandiwara Langit karya Abu Umar Basyier karena banyak cerita teladan sebagai bekalnya. untuk menghadapi pergumulan hidup secara umum dan dalam kehidupan berumah tangga. . Nasehat kepada Abu Umar Basyier, teruslah berkarya dengan menulis karya berdasarkan kisah nyata ini agar menjadi sarana Karya berdasarkan kisah nyata ini menjadi sarana berbagi kebaikan kemanapun dan menjadi ladang dakwah menyebarkan risalah Islam.
Makna Kebahagiaan dalam Buku La Tahzan Karya Aidh Al Qarni, Disertasi Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga. Akhlak dalam Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy, skripsi Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.