• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep Sibali Parriq dalam Pertunjukan Teater

N/A
N/A
Irwan Syamsir

Academic year: 2025

Membagikan " Konsep Sibali Parriq dalam Pertunjukan Teater"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

Menenun Ombak

RANCANGAN PERTUNJUKAN TEATER

IRWAN SYAMSIR

(01)

Presentase Inkubasi Talenta Teater Indonesia Taman Budaya Jambi, 17 Agustus 2024

(2)

Mandar, adalah satu etnis mayoritas di Provinsi

Sulawesi Barat yang sebagian besar masyarakatnya mendiami wilayah pesisir.

Semesta Kisah

(3)

di Mandar, dikenal konsep sibaliparriq atau

konsep kesetaraan yang menjunjung kerja sama antara laki-laki dan perempuan. Umumnya, para lelaki bekerja sebagai pelaut dan perempuan

adalah penenun sutra.

Semesta Kisah

(4)

Nelayan Mandar memiliki perahu bernama

Sandeq. Sandeq dalam bahasa Mandar berarti runcing karena layarnya berbentuk segitiga.

Bentuk perahu ini ramping dan memiliki cadik

untuk keseimbangan perahu. Dikendalikan dengan navigasi angin dan ilmu perbintangan.

Semesta Kisah

(5)

Sutra adalah kain tenun yang cukup penting dalam kehidupan masyarakat Mandar.

Umumnya istri-istri nelayan menenun dan

mewariskan ke anak perempuannya. Kain ini hadir sejak kelahiran, pernikahan hingga

kematian. Kain ini disebut Sa’be dari kata Sa’bi yang berarti saksi.

Semesta Kisah

(6)

romantisme perempuan mandar

Saat lelaki Mandar berangkat melaut dan dalam waktu yang lama, selain rutinitas

menenun, satu momen penting istri mereka, di waktu tertentu akan melakukan ritual tolak bala dengan menyiapkan makanan. Doa yang diyakini sebagai kontrol

keselamatan suami saat di laut.

(7)

romantisme lelaki mandar

Saat istri menunggu di rumah, sang suami akan berlayar dengan rambu-rambu yang

penuh pantangan. Pantangan yang erat dengan etika saat berada di atas laut, saat

mengendalikan perahu, menurunkan pancing, mengucap kalimat dan sebagainya.

(8)

IDE KARYA

Rencana karya ini akan berjudul Menenun Ombak, berdasar

dua peristiwa antara melaut dan menenun, menghadirkan

keterhubungan antara laki-laki dan perempuan Mandar

dalam berbagi peran hidup. Ritual berada di tengah ketika

satu sama lain secara fisik terpisahkan. Pertunjukan ini akan

mengeksplor gestur dan bahasa.

(9)

MENENUN OMBAK

Akan bercerita tentang sepasang kekasih di pesisir Mandar yang

berbagi peran. Pertunjukan ini akan mengeksplor ketangkasan dan

keberanian pelaut dan juga ketelatenan dan kesabaran perempuan

Mandar. dibawakan secara puitik dengan dialog penuh metafor yang

menjadikan alam sebagai pijakan untuk berkomunikasi.

(10)

PENDEKATAN GAGASAN

PERTUNJUKAN

Schener mengungkap bahwa gesture tidak hanya sebagai bentuk ekspresi fisik, tetapi sebagai simbol yang memuat makna kultural Barba menekankan pentingnya pelatihan fisik dan kesadaran tubuh dalam membangun gesture yang efektif. Sementara Bathler, dengan gagasan performativitas akan bahasa yang mengemukakan bahwa bahasa membentuk identitas dan realitas sosial. Gagasan ini akan menjadi spirit dalam latihan rutin, olah tubuh, dan reading.

RICHARD SCHENER, EUGUNIO BARBA DAN JUDUTH BATHLER

(11)

METODE

PENCIPTAAN

Data yang akan dieksplor adalah hasil lisan dari masyarakat pesisir

tentang cara hidup dalam melaut atau menenun bagi para perempuan.

Relasi mereka dengan alam semesta dan sosial serta kondisi saat ini akan menjadi bahan dalam penulisan naskah. Wawancara akan

ditranskrip dan akan dipilah poin-poin tertentu yang akan ditransfromasi ke dalam struktur drama pada umumnya.

TRADISI LISAN, TRANSKRIP WAWANCARA, TRANSFORMASI KE NASKAH

(12)

SEBUAH SIKAP

mengapa memilih ini?

Saat ini perahu sandeq sudah terancam punah.

Mesin-mesin eskavator datang menimbun tepi

pantai. yang merampas tempat perahu bersandar.

Kesenjangan ekonomi dan kebutuhan baru, membuat nelayan beralih sementara penenun sutra bisa

dihitung jari dan tak berminat lagi.

Generasi kian terputus.

(13)

SEBUAH SIKAP

mengapa memilih ini?

Di tengah perubahan zaman yang mengancam tradisi masyarakat Mandar, pertunjukan ini hadir sebagai satu usaha untuk

melestarikan dan menghargai warisan budaya yang semakin

tergerus. Walaupun tentu saja tidak serta merta tradisi tersebut

akan kembali ke semula, namun setidaknya gagasan akan nilai

dari para pewarisnya bisa diperkenalkan, diingat kembali, dan

memantik gagasan-gagasan baru.

(14)

September Oktober November

TIMELINE PRODUKSI

Finalisasi naskah dan desain set.

Pengumpulan materi dan penelitian tambahan

Pemilihan aktor

Latihan dengan set lengkap.

Revisi dan penyesuaian berdasarkan latihan.

Promosi dan pemasaran pertunjukan.

Uji coba teknis dan rehearsal umum.

Finalisasi dan persiapan untuk pertunjukan.

Pertunjukan pertama dan evaluasi.

(15)

0 10 20 30 40 50 Artistik Panggung

Publikasi

Konsumsi Latihan hingga Produksi

Honor Tim

ANGGARAN

(16)

B O R C E L L E 1 1 / 1 1

(17)

B O R C E L L E 1 1 / 1 1

SEW AK TU W

AK TU

BIS A D

IRO MB

AK

(18)

Akan menghadirkan set perahu di atas

panggung dan juga rumah di pesisir. Bisa secara properti utama atau juga visual

mapping. Pertunjukan akan membangun suasana di lautan, pergantian musim, yang akan dieksplorasi dengan tata cahaya

lampu panggung.

ARTISTIK

PANGGUNG

(19)

REFERENSI ARTISTIK

(20)

Mitra-mitra akan melibatkan sekian kelompok mulai dari komunitas- komunitas seni dari Mandar yang berproses di rantauan, ikatan

mahasiswa Sulawesi Barat di rantauan, hingga pemerintah Sulawesi Barat sendiri. Selebihnya untuk menunjang diskusi penting terkait isu dan metode pertunjukan yang akan dibawakan dengan puitik, akan dihadirkan, kelompok sastra, kelompok yang konsen akan isu iklim, perempuan dan sebagainya.

MITRA-MITRA

(21)

SASARAN

PENONTON

Masyarakat Mandar di Rantauan

Masyarakat Umum

Teater Kecil Taman Ismail Marzuki Jakarta

TEMPAT

PERTUNJUKAN

(22)

TERIMAKASIH

Contact person: [email protected]

No. HP. 083138329849

Referensi

Dokumen terkait

PERAN DAN PENGGUNAAN MUSIK DALAM PERTUNJUKAN TEATER ‘O’ YANG BERJUDUL RAHWANA.. SKRIPSI SARJANA DIKERJAKAN

Kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan pertunjukan drama teater anak difabel yang diselenggarakan di Mranggen, Polokarto, Sukoharjo adalah bentuk kepedulian kami

Manfaat yang diharapkan dalam karya pertunjukan teater yang berpijak dari fenomena kecantikan ialah dapat mengedukasi penonton yang menyaksikan pertunjukan tersebut tentang

Dalam pertunjukan “Pray For Sabai” yang berbentuk teater kreasi berbasis tradisional Minang ( Randai ) dalam aspet efek keterasingan Brecht , dimana tokoh Sabai menjadi

Mini kata yang masih terasa sebagai hasil pengaruh Barat, telah membuka jalan bagi pertunjukan teater Indonesia menuju bentuk baru, yaitu menjadi modern.. Pertunjukan teater

Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini yaitu, bagaimana pelindungan hukum atas hak cipta naskah teater yang diadaptasi oleh sutradara dalam pertunjukan

Dengan demikian, temuan nilai pendidikan melalui sistem pewarisan pertunjukan teater rakyat Kondobuleng dapat disimpulkan, yaitu melalui penanaman nilai

161 Berdasarkan 40 sampel data yang memberikan jawaban, pengalaman- pengalaman yang mereka rasakan pasca menyaksikan pertunjukan teater termediasi Pandemi beragam, sebagian responden