• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOTA PAREPARE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "KOTA PAREPARE "

Copied!
140
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Teori

  • Teori Pembiayaan
  • Teori Murabahah
  • Teori Akuntansi Syariah
  • Teori BMT

Pembiayaan syariah adalah pembiayaan yang menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat berdasarkan atau sesuai dengan prinsip atau akad syariah. Bai'al Murabahah adalah akad jual beli suatu barang yang di dalamnya disebutkan harga beli dan margin keuntungan yang disepakati antara penjual dan pembeli. Bai'al Murabahah adalah kegiatan jual beli dengan harga dasar dengan tambahan keuntungan yang disepakati.

Para ulama membagi jual beli menjadi dua jenis, yaitu musawamah (saling tawar menawar) dan murabahah (saling membahagiakan). Dimana penjual menunjukkan harga pembelian barang atau modal kepada pembeli.22 Jadi singkatnya murabahah adalah akad pembelian suatu barang dengan indikasi harga pembelian dan keuntungan (margin) yang disepakati antara penjual dan pembeli. Murabahah pada awalnya merupakan konsep jual beli yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan pembiayaan.

Namun bentuk jual beli ini kemudian dimanfaatkan oleh perbankan syariah dengan menambahkan beberapa konsep lain sehingga menjadi salah satu bentuk pembiayaan.24. 23 Karim Adiwarman, Bank Islam (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada 2004), hal. Dalam pembiayaan ini bank selaku pemilik harta membeli barang sesuai spesifikasi yang diinginkan nasabah yang membutuhkan pembiayaan, kemudian menjualnya kepada nasabah dengan tambahan keuntungan tetap. Perlu selalu diingat bahwa bentuk pembiayaan ini bukanlah bentuk pembiayaan utama yang sesuai dengan Kode Syariah.

Namun bila dana diperlukan untuk keperluan lain, seperti membayar barang yang telah dibeli, membayar tagihan listrik, air atau lainnya, maka murabahah mensyaratkan pembelian dan penjualan suatu komoditas secara nyata, dan bukan sekedar pemberian pinjaman. . Adapun rukun dan syarat murabahah pada hakikatnya sama dengan jual beli biasa, seperti Para pihak mengadakan suatu akad yang sah secara hukum, maka barang yang diperjualbelikan adalah barang halal, mempunyai hakikat dan dapat diserahkan. 26. Yang dimaksud dengan harga pertama adalah sesuatu yang wajib dalam jual beli.29 Dengan demikian, segala sesuatu yang berhubungan dengan modal adalah segala biaya yang diperlukan atas barang itu, dengan kata lain harus ditambahkan pada barang yang diperjanjikan itu. ., baik dalam bentuk benda maupun hadiah.

Yaitu pembiayaan berupa pembelian dan penjualan barang dengan modal dan keuntungan (margin) yang disepakati antara nasabah dan bank.31 Dalam proses pembiayaan ini nasabah dan bank syariah mengadakan akad atau perjanjian untuk melakukan transaksi pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. Pembiayaan yang diberikan BMT pada dasarnya terdiri atas tiga model pembiayaan, yaitu sistem bagi hasil, pembiayaan jual beli, dan pembiayaan goodwill. a) Pembiayaan dengan sistem bagi hasil terdiri dari dua bentuk, yaitu pembiayaan 100% tanpa campur tangan BMT dalam pengelolaan usahanya yang disebut pembiayaan mudharabah dan pembiayaan kurang dari 100% dengan pilihan apakah BMT dapat atau tidak. ikut serta dalam pengurusan usaha atau tidak dalam pengurusan perusahaan, yang dimaksud dengan pembiayaan muşaraka. Pembiayaan jual beli yang menguntungkan terdiri dari dua bentuk, yaitu pembelian barang untuk nasabah dengan pembayaran penuh dalam jangka waktu tertentu yang disebut pembiayaan murabahah, dan pembelian barang untuk nasabah dengan pembayaran angsuran sampai penuh. pembayarannya, yang disebut dengan baitu bithaman pembiayaan ajil.

Tabel 3.1 Kriteria penilaian Net Profit Margin (NPM)  Persentase  Kriteria
Tabel 3.1 Kriteria penilaian Net Profit Margin (NPM) Persentase Kriteria

Kerangka Pikir

Dalam menjalankan aktivitasnya, berbagai akad yang ada di BMT disamakan dengan akad-akad yang ada di BPR Syariah. Terkait dengan akad-akad tersebut, dalam sistem operasi BMT, pemilik dana menginvestasikan uangnya pada BMT, bukan untuk tujuan memperoleh bunga, melainkan untuk memperoleh bagi hasil. a) Deposito wadi'ah adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan sewaktu-waktu pada saat uang nasabah dititipkan dan dikelola di BMT. Nasabah dapat menggunakannya kapan saja dan berhak mendapatkan bonus dari keuntungan penggunaan dana BMT.

Dengan melalui uraian dalam kerangka tersebut, peneliti dapat menjelaskan secara komprehensif variabel-variabel mana saja yang ingin diteliti dan dari teori mana variabel-variabel tersebut diturunkan, serta mengapa hanya variabel-variabel tersebut saja yang diteliti. Berdasarkan kerangka gambar tersebut dapat dijelaskan bahwa salah satu produk pembiayaan pada BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare yaitu Pembiayaan Murabahah akan dianalisis dengan menggunakan margin keuntungan. Penelitian ini akan menganalisis akad pembiayaan, menentukan margin keuntungan dan menghitung margin keuntungan dalam pembiayaan Murabahah di BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare.

Gambar 2.1 Bagan Kerangka Pikir
Gambar 2.1 Bagan Kerangka Pikir

METODE PENELITIAN

Lokasi Dan Waktu Penelitian

Populasi dan Sampel

Teknik Pengumpulan dan Pengelolaan Data

Data sekunder penelitian ini berasal dari laporan keuangan yang diperoleh dari BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare. Dan syarat-syarat yang diberikan harus dipenuhi oleh nasabah yang mengajukan pembiayaan murabahah khususnya di BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare. Ibu Nuraeni nasabah BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare menjelaskan manfaat akad murabahah bagi nasabah.

Penentuan margin keuntungan pada BMT Fauzan Azhiima kota Parepare dilihat dari besarnya pembiayaan yang diterima dari pelanggan dan tidak ditentukan demikian. MS. Aidah Syahripatih selaku pegawai BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare memberikan penjelasan mengenai penentuan harga jual dan margin keuntungan dalam pembiayaan murabahah. MS. Sitti Dahlia selaku pegawai BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare memberikan penjelasan mengenai penentuan margin dalam pembiayaan murabahah.

Bapak Ahmad Hale selaku pengelola BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare menjelaskan manfaat produk murabahah bagi perusahaan. Berikut ini akan disajikan hasil analisis margin keuntungan pembiayaan murabahah pada BMT fauzan azhiima Kota Parepare. Penentuan perhitungan margin keuntungan pada BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare terlihat dari besarnya pembiayaan yang dilakukan oleh nasabah.

Dan penetapannya harus sesuai dengan hasil negosiasi antara klien dengan BMT Fauzan Azhiima kota Parepare. Karena perkembangan pendanaan yang ada dapat memberikan dampak yang baik bagi BMT fauzan azhiima Kota Parepare. Faktor apa saja yang mempengaruhi penentuan margin keuntungan pada BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare.

Sumber : Terdapat beberapa produk yang tersedia di BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare antara lain murabahah, mudharabah, musyarakah dan ijarah. Orang: Sekitar 98% produk pembiayaan yang digunakan di BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare adalah pembiayaan Murabahah. Peneliti : Faktor apa saja yang mempengaruhi penentuan margin keuntungan pada BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare.

Gambar 4.1 Skema Pembiayaan Murabahah di BMT Fauzan Azhiima  Kota Parepare
Gambar 4.1 Skema Pembiayaan Murabahah di BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare

Defenisi Operasional Variabel

Instrument Pengumpulan Data

Teknik Analisis Data

Ibu Aidah Syaripatih selaku pegawai BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare menjelaskan tentang pelaksanaan akad murabahah di BMT Fauzan Azhiima. untuk mempersiapkan.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Penetapan Profit Margin Pembiayaan Murabahah

Penghitungan Profit Margin Pembiayaan Murabahah

PENUTUP

Saran

BMT Fauzan Azhiima di Kota Parepare diharapkan dapat lebih meningkatkan pembiayaan murabahahnya untuk membantu masyarakat menengah ke bawah dan membebaskan masyarakat dari jual beli riba. Diharapkan BMT Fauzan Azhiima Kota Parepare dapat mengelola keuangannya dengan baik agar tidak terjadi penurunan yang dapat menyebabkan BMT tidak mampu menyelesaikan permasalahan keuangan yang ada di kemudian hari. Analisis Penentuan Margin Produk Pembiayaan Murabahah Terhadap Keputusan Nasabah, Skripsi : UIN Lampung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Andi Abdurrahman Saleh, SE menginisiasi terbentuknya forum ekonomi berbasis syariah bernama BMT FAUZAN AZHIIMA Parepare. Pada tanggal 11 April 1998 telah diadakan pertemuan awal antara calon pengurus dan pengelola untuk merumuskan rencana pembentukan BMT FAUZAN AZHIIMA dengan menyusun kesepakatan rencana pengelolaan dengan susunan sebagai berikut. Cappa Galung Kotamadiya Parepare dan berhasil membentuk Dewan Komisaris dan Dewan Syariah sekaligus memberikan nama BMT tetap dimana rencana semula nama BMT adalah BMT PERMAI diubah menjadi BMT FAUZAN AZHIIMA dengan Dewan Komisaris dan Dewan Syariah sebagai berikut .

Pada tanggal 8 Juli 1998, Operasional BMT Fauzan Azhiima Parepare diresmikan oleh Mayormadia TK.II Parepare yang saat itu dipimpin oleh Dr. Sejak berdirinya BMT Fauzan Azhiima sebagai Lembaga Sosial Ekonomi dan Keuangan Syariah pada tanggal 20 Mei 1998, telah terdapat 3 (tiga) orang Direktur Utama yang mengawaki Lembaga ini, yaitu. Berkaitan dengan hal tersebut, Pengurus dan Pendiri BMT Fauzan Azhiima mengambil sikap agar usaha BMT dapat tetap eksis dan mempunyai dasar hukum yang jelas dan kuat, maka pada tahun 2000 Pengurus BMT bersama para pendiri BMT sepakat untuk mendirikan sebuah Yayasan bernama Yayasan BMT Fauzan Azhiima dengan Akta Notaris Habibah Abu Bakar, SH Nomor: 01 Maret 1 2000 dan terdaftar di kantor panitera Pengadilan Negeri Parepare dengan Nomor: 02/IV/2000/PN Parepare dengan Nomor Leges None. 15.D.14.Ku.05.02.7a/2002 nomor NPWP tentang pendirian Baitul Maal yaitu Yayasan Tamwil Fauzan Azhiima dengan susunan sebagai berikut A. Pendiri.

Sumber: BMT Fauzan Azhiima melakukan akad murabahah karena banyak nasabah yang menginginkan barang namun tidak mempunyai cukup uang untuk mendapatkan barang yang diinginkannya. Sumber: Sebelum diperkenalkannya pembiayaan murabahah, BMT Fauzan Azhiima menggunakan prinsip Ba'i Bitsaman Ajil, yaitu pembiayaan berupa simpanan dana yang dibutuhkan nasabah untuk membeli suatu barang. Penentuan margin pada BMT Fauzan Azhiima Parepare terlihat dari besarnya pembiayaan yang dilakukan nasabah.

Narasumber : Penggunaan pembiayaan murabah saat ini memberikan pengaruh yang baik dalam artian kondisi keuangan perusahaan dinyatakan sehat. Lawan bicara : Pembiayaan murabahah mendatangkan banyak keuntungan terutama bagi pembeli yang menginginkan barang, namun tidak mempunyai cukup uang untuk memperoleh barang yang diinginkan. Dengan adanya produk murabahah yang ditawarkan BMT, pembeli bisa mendapatkan barang yang diinginkannya dan mencicil barang yang diperolehnya, selain itu juga karena BMT Fauzan Azhiima menggunakannya sesuai dengan prinsip syariah dan BMT memberikan informasi mengenai penentuan saat mengajukan pembiayaan penjualan. harga dan margin keuntungan, saya juga tidak keberatan dengan cara penentuannya karena menurut saya masuk akal.

Gambar

Tabel 1.1 Laba rugi sebelum pajak BMT Fauzan Azhiima kota Parepare.
Tabel 3.1 Kriteria penilaian Net Profit Margin (NPM)  Persentase  Kriteria
Gambar 2.1 Bagan Kerangka Pikir
Gambar 4.1 Skema Pembiayaan Murabahah di BMT Fauzan Azhiima  Kota Parepare
+5

Referensi

Dokumen terkait

English language teaching research shows great interest in integrative and instrumental motivation; however, no research has been carried out on these two