LAPORAN AKHIR JOB TRAINING
REALISASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. SEMEN PADANG DALAM PEMENUHAN REGULASI TANGGUNG
JAWAB SOSIAL LINGKUNGAN (TJSL)
Disusun oleh,
202322012-MONALISA
PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS EKONOMI BISNIS DAN ILMU SOSIAL UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA
DESEMBER 2023
ii
LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING LAPANGAN
Yang bertandatangan dibawah ini, Nama : Edi Fahrizal
NIP : 7307210
Jabatan : Staff TJSL
Menerangkan bahwa mahasiswa:
Nama : Monalisa
NIM : 2020322012
Program Studi : Ilmu Komunikasi
Telah menyelesaikan job training di:
Nama Perusahaan : PT. Semen Padang
Alamat Perusahaan : Jl. Raya Indarung, Kota Padang Bidang : Corporate Social Responsibility (CSR) Waktu Pelaksanaan : 06 November – 29 Desember 2023
Pembimbing Lapangan
Edi Fahrizal S.E.
NIP : 7307218
Padang, 29 Desember 2023 KA. Unit CSR
Dedi Muhammad Sidiq S.T.
NIP : 8105006
iii
LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING AKADEMIK
Laporan job training dengan judul:
REALISASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RREPONSIBILITY (CSR) PT SEMEN PADANG DALAM PEMENUHAN REGULASI TANGGUNG JAWAB SOSIAL LINGKUNGAN (TJSL)
DI PT. SEMEN PADANG
Telah disetujui dan disahkan pada presentasi Laporan job training Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial
Program Studi S1 Ilmu Komunikasi pada tanggal Januari 2023 Pembimbing job trainining I
Wahyu Fitri, S.Ds., M.I.Kom NIP. 10103593165
Pembimbing job training II
Annisa Weriframayeni, M.I.Kom NIP. 10103593165
iv
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim
Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan kegiatan job training di PT. Semen Padang yang dimulai dari tanggal 06 November 2023 hingga 29 Desember 2023.
Kegiatan job training di PT. Semen Padang ini, penulis mengakui banyak pihak yang telah mendukung selama kegiatan berlangsung hingga tersusunnya laporan job training ini. Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa terimakasih kepada :
1. Orang Tua dan keluarga atas do’a, dukungan, perhatian dan segala jerih payah yang dilakukan agar penulis tetap lancar dalam melaksanakan job training PT. Semen Padang.
2. Ibu Eda Elysia, S.I.Kom., M.I.Kom selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial Universitas Perintis Indonesia.
3. Ibu Wahyu Fitri, S.Ds., M.I.Kom selaku Pembimbing I job training PT.
Semen Padang.
4. Ibu Annisa Weriframayeni, M.I.Kom selaku Pembimbing II job training yang telah memberi bimbingan selama proses pembuatan proposal, pelaksanaan job training dan penyusunan laporan job training.
5. Bapak Dedi M. Sidiq sebagai Kepala Unit CSR yang telah memberikan kesempatan penulis untuk melaksanakan kegiatan job training di PT.
Semen Padang.
6. Bapak Edi Fahrizal selaku staff TJSL sekaligus mentor dan seluruh karyawan pada Unit CSR PT. Semen Padang.
Penulis telah mendapatkan ilmu, pengetahuan, serta pengalaman yang berharga selama melakukan job training PT. Semen Padang.
Penulis sangat menyadari bahwa dalam penyusunan laporan job training ini masih terdapat banyak kekurangan dan jauh dari
v
kesempurnaan. Dengan kerendahan hati penulis senantiasa menerima kritik dan saran yang membangun agar mendapatkan referensi serta mampu meningkatkan kualitas penulis di masa yang akan mendatang.
Penulis mengharapkan laporan kegiatan job training ini dapat berguna bagi pembaca sekalian serta dapat dijadikan sebagai pertimbangan dan evaluasi pelaksanaan job training Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial Universitas Perintis Indonesia.
Padang, Januari 2024 Penulis
Monalisa
vi DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING LAPANGAN ... ii
LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING AKADEMIK ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
DAFTAR GAMBAR ... vii
DAFTAR TABEL ... viii
DAFTAR LAMPIRAN ... ix
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Rumusan Masalah dan Solusi ... 2
1.2.1 Rumusan Masalah ... 2
1.2.2 Solusi ... 2
1.3 Lingkup Pekerjaan ... 4
1.4 Penjadwalan Kerja ... 5
1.4.1 Waktu dan Tempat job training ... 5
1.5 Tujuan dan Manfaat ... 6
1.5.1 Tujuan ... 6
1.5.2 Manfaat ... 6
BAB II TEMPAT JOB TRAINING ... 8
2.1 Gambaran Umum Institusi... 8
2.2 Struktur Organisasi institusi ... 11
2.3 Divisi Kerja ... 12
2.3.1 CSR (Corporate Social Responsibility) ... 12
3.1 Deskripsi Pekerjaan... 15
3.2 Analisis Hasil Pelaksanaan Kerja ... 17
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ... 23
4.1 Kesimpulan ... 23
4.2 Saran ... 24
DAFTAR PUSTAKA ... 25
LAMPIRAN ... 27
vii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Logo PT. Semen Padang ... 8
Gambar 2.2 Lokasi PT. Semen Padang ... 9
Gambar 2.3 Struktur Organisasi PT. Semen Padang ... 11
Gambar 2.4 Struktur Divisi CSR PT. Semen Padang ... 12
Gambar 3.1 Dokumentasi Monitoring Lokasi Kegiatan ... 18
Gambar 3.2 Kegiatan Penanaman Kaliandra ... 19
Gambar 3.3 FGD Social Mapping. ... 21
Gambar 3.4 Sosialisasi Konservasi ... 22
viii DAFTAR TABEL
Tabel 1. 1 Tabel Pelaksanaan Kerja ... 5
ix
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Surat Pengajuan job training PT. Semen Padang ... 27
Lampiran 2 Surat Balasan job training PT. Semen Padang ... 28
Lampiran 3 Form Penilaian Pembimbing Lapangan ... 29
Lampiran 4 Form Penilaian dari PT. Semen Padang ... 30
Lampiran 5 Lembar Aktivitas Harian ... 31
Lampiran 6 Absen ... 36
Lampiran 7 Dokumentasi Kegiatan job training ... 37
1 BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pemerintah Indonesia mendorong setiap perusahaan untuk menjalankan fungsi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Pembangunan dan perkembangan operasional yang pesat oleh suatu perusahaan seringkali menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan. Pembuangan limbah secara sembarangan, polusi udara dari asap pabrik, penggundulan hutan untuk membuka lahan, dan kegiatan ekspansi berlebihan lainnya. keberadaan suatu perusahaan tidak bisa hanya beriontasi pada maksimalisasi keuntungan semata. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan menuntut setiap badan usaha yang ada untuk memberikan keseimbangan diantara mereka dengan lingkungannya seperti masyarakat, pemerintah, mitra kerja, konsumen, dan alam. Selain itu, dunia internasional saat ini tidak hanya melihat barang atau jasa sebagai nilai jual dari suatu perusahaan, tetapi apa yang bisa diperbuat perusahaan terhadap keberlangsungan dan keselamatan dunia.
Masyarakat internasional mulai menyadari pentingnya tata kelola yang terintegrasi, terarah, dan terukur oleh seluruh elemen dalam menjaga lingkungan.
Komitmen ini dapat dilihat melalui pertemuan Rio Earth Summit on the Environment di tahun 1992 dan World Summit on Sustainable Development (WSSD) di tahun 2002 yang diselenggarakan di Afrika Selatan. Pertemuan ini menuntun terbentuknya sebuah panduan dan standarisasi mengenai tanggung jawab sosial yang bernama ISO 26000: Guidance Standard on Social Responsibility.
Berdasarkan pada hasil konvensi dan kesepakatan dunia internasional terkait Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang kemudian diterapkan oleh Pemerintah Indonesia ke dalam peraturan perundang-undangan negara. Pelaksanaan dari TJSL sendiri mengalami perkembangan dan penyesuaian dengan nilai-nilai Suistanable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2015.
2
Corporate Social Responsibility (CSR) telah diatur secara tegas di Indonesia yaitu pada Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Undang-Undang Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal, dan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor Per-5/MBU/2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan, khusus untuk perusahaan-perusahaan BUMN. Setelah itu tanggung jawab sosial perusahaan dicantumkan lagi dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
CSR PT. Semen Padang berpedoman kepada Suistanable Development Goals (SDGs), International Organization for Standarization (ISO) 26000, dan empat pilar CSR PT. Semen Padang dalam mewujudkan TJSL perusahaan. Keempat pilar CSR Semen Padang tersebut, yaitu pilar sosial, pilar ekonomi, pilar lingkungan, dan pilar hukum & tata kelola. Keseluruhan pilar ini direncanakan dan diwujudkan oleh jajaran manajemen CSR PT. Semen Padang yang bersinergi bersama masyarakat terhadap kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan. Secara khusus, CSR PT.
Semen Padang berupaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sumatera Barat, CSR PT. Semen Padang berupaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut meningkatkan kesejahteraan masyarakat masyarkat dengan merancang berbagai program berkelanjutan.
1.2 Rumusan Masalah dan Solusi 1.2.1 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas maka yang menjadi rumusan masalah adalah bagaimana implementasi program CSR PT. Semen Padang dalam pemenuhan regulasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
1.2.2 Solusi
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dibuat penulis mengambil beberapa solusi mengenai implementasi Ilmu Komunikasi dalam menyelesaikan masalah dalam job training sebagai berikut:
3
a. Komunikasi Publik, Komunikasi Kelompok, dan Public Speaking digunakan ketika PT. Semen Padang berinteraksi langsung atau mengadakan sosialisasi dengan kelompok-kelompok tertentu, seperti masyarakat lokal atau organisasi non-pemerintah. Dengan pengaplikasian jenis komunikasi ini, perusahaan dapat menjelaskan lebih rinci mengenai tujuan dan manfaat program CSR, mendengarkan masukan dari pihak-pihak terkait, dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan menggunakan kombinasi strategi komunikasi ini, PT. Semen Padang berupaya membangun transparansi, kepercayaan, dan dukungan yang kuat dari berbagai pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program mereka.
b. Komunikasi Organisasi dan komunikasi Interpersonal, melalui komunikasi organisasi, perusahaan secara sistematis menyampaikan informasi mengenai program CSR kepada karyawan, pemangku kepentingan internal, dan anggota organisasi seperti Forum Nagari. Dilakukan melalui saluran resmi seperti rapat dan Focus Group Discussion (FGD). Di sisi lain, komunikasi Interpersonal menjadi inti ketika tim CSR berinteraksi langsung dengan masyarakat atau pihak-pihak terkait. Pertemuan, dialog, dan kunjungan langsung ke lokasi proyek CSR memungkinkan perusahaan untuk membangun hubungan personal dengan komunitas.
Komunikasi Interpersonal menciptakan ruang untuk mendengarkan kebutuhan dan aspirasi langsung dari masyarakat, membuka jalur dialog dua arah yang penting. Dengan menggabungkan komunikasi organisasi yang terstruktur dengan Komunikasi Interpersonal yang mendalam, CSR PT. Semen Padang berusaha membangun pemahaman, dukungan, dan keterlibatan aktif dari seluruh pihak yang terlibat dalam program mereka. Pendekatan ini menciptakan landasan yang kuat untuk keberlanjutan program CSR dan hubungan yang positif dengan masyarakat sekitar.
c. Manjemen Isu dan Krisis, dalam pembentukan program keberlanjutan CSR mereka dengan memanfaatkan Manajemen Isu dan Krisis secara efektif dengan cara menerapkan langkah seperti identifikasi isu, analisis mendalam, konsultasi dengan pemangku kepentingan, penentuan prioritas, perancangan program
4
serta monitoring dan evaluasi. Langkah-langkah ini melibatkan proses sistematis untuk mengidentifikasi, memahami, dan menanggapi isu-isu yang relevan dengan operasional perusahaan dan keberlanjutan lingkungan.
d. Teknik PR dan EO merupakan hal yang sangat diperhatikan oleh CSR PT. Semen Padang. Dalam pembentukan program maupun dalam pelaksanaan event terkait regulasi tidak hanya umtuk meningkatkan citra positif perusahaan tetapi juga memastikan keberlanjutan program CSR dan dampak positifnya. Hubungan yang baik dengan media lokal dan nasional dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi terkait program CSR. Berita pers, wawancara, dan liputan media membantu menyampaikan pesan secara luas dan mendukung transparansi.
Sedangkan Teknik Event Organizer digunakan untuk perencanaan dan pelaksanaan acara-acara terkait program CSR, seperti kegiatan donor darah, acara berbagi buku atau acara penanaman pohon. Rincian perencanaan termasuk pemilihan lokasi, agenda acara, dan fasilitas untuk memastikan keberhasilan acara.
e. Presentasi dan Negosiasi, mengintegrasikan teknik presentasi negosiasi, dan EO PT. Semen Padang menciptakan presentasi rencana program CSR yang efektif, berdampak, dan mampu membangun dukungan kuat dari berbagai pemangku kepentingan. Pendekatan ini memastikan bahwa pesan disampaikan dengan baik dan tujuan program dapat diimplementasikan dengan dukungan maksimal.
f. Fotografi, menjadi suatu aspek penting dalam dokumentasi segala kegiatan CSR PT. Semen Padang. Dokumentasi nantinya akan menjadi bukti kuat bahwa kegiatan telah dilaksanakan, selain itu fotografi juga membantu menciptakan narasi visual yang kuat dan memperlihatkan bagaimana program tersebut dijalankan sehingga dapat mengevalusi keberhasilan suatu event atau program, dan yang lebih penting dari fotografi adalah sebagai objek publikasi yang nantinya akan meningkatkan citra positif PT. Semen padang di mata khalayak.
1.3 Lingkup Pekerjaan
Penulis melakukan job training di perusahaan BUMN yaitu PT. Semen Padang tepatnya di Unit Corporate Social Responsibility (CSR) Departemen
5
Komunikasi Hukum Perusahaan (KOMHUMPER). Adapun alasan penulis memilih perusahaan tersebut, dikarenakan penulis mengambil mata kuliah pilihan berkaitan dengan Publict Relation dan Event Organizer. Oleh karena itu, untuk mengembangkan keterampilan dalam hal tersebut penulis memilih CSR PT. Semen Padang sebagai tempat untuk job training.
Kegiatan yang diikuti selama melaksanakan job training selama 40 hari kerja, terhitung dari tanggal 6 November 2023 sampai dengan 29 Desember 2023.
Dilibatkan dalam beberapa pekerjaan diantaranya : a. Rapat progress proposal program b. Rapat progress kegiatan
c. Pembuatan Proposal d. Monitoring lokasi program e. Panitia kegiatan
f. Focus Group Discussion (FGD) tim Social Mapping 1.4 Penjadwalan Kerja
1.4.1 Waktu dan Tempat job training
Pelaksanaan kegiatan job training : Biro CSR Departemen KOMHUMPER PT.
Semen Padang mulai tanggal 06 November 2023 – 29 Desember 2023 yaitu selama 40 hari kerja (Diluar hari Sabtu – Minggu) dengan jam kerja 08.00 – 17.00.
Tabel 1.1 Waktu Pelaksanaan job training NOVEMBER
2023
Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30
6 DESEMBER
2023
Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 10 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
(Sumber : Olahan Penulis, 2023) 1.5 Tujuan dan Manfaat
1.5.1 Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam job training ini adalah sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui dan memahami gambaran nyata tentang dunia kerja serta
mengimplementasikan dan membandingkan ilmu pengetahuan yang telah didapat di bangku perkuliahan dengan kondisi didunia kerja.
2. Untuk mendapatkan tambahan pengetahuan yang tidak didapatkan saat perkuliahan serta menambah pengalaman yang dapat membuka wawasan berpikir yang lebih luas mengenai disiplin ilmu yang ditekuni.
3. Untuk melatih agar bisa berpikir kritis, praktis dan sistematis dalam menghadapi suatu persoalan dilapangan yang sebenarnya.
4. Dengan magang mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menguji dan menerapkan ilmu pengetahuan yang sudah didapatkan dibangku perkuliahan.
1.5.2 Manfaat
Adapun manfaat dari job training yang dilakukan ini adalah sebagai beriku:
1. Bagi Penulis
a. Dapat mengetahui secara mendalam dan merasakan secara langsung bagaimana kegiatan alur kerja pada dunia kerja.
b. Mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja secara profesional dan kerja lebih cepat.
7
c. Belajar bertanggung jawab atas tugas yang telah diberikan.
d. Meningkatkan kedisiplinan.
e. Menambah wawasan, pengalaman dan ilmu pengetahuan
f. Mendapatkan kesempatan untuk menguji dan menerapkan ilmu pengetahuan yang sudah didapatkan dibangku perkuliahan dalam aktivitas industri.
g. Dapat belajar bagaimana bekerja secara individu dan tim.
h. Dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi karena di tempat magang atau tempat kerja perlu berkoordinasi dengan kolega lainnya, hal ini dapat berdampak positif terhadap semua aspek dalam hidup.
i. Belajar bersosialisasi terhadap rekan kerja.
2. Bagi Perusahaan
a. Menjalin kerjasama yang baik antara dunia pendidikan dan dunia industri (perusahaan), sehingga perusahaan tersebut dapat dikenal oleh kalangan akademis.
b. Dapat memilih peserta kerja praktik baik jumlah, kemampuan, keterampilan dan waktu yang dianggap menguntungkan bagi perusahaan.
c. Hasil analisa dan penelitian yang dilakukan dapat dijadikan masukan untuk kebijaksanaan perusahaan dimasa yang akan datang.
d. Dapat mengenal persis kualitas mahasiswa yang melakukan kerja praktik di perusahaan tersebut.
3. Bagi Universitas
a. Menjalin kerjasama antara universitas dengan dunia industri sehingga terbukanya peluang pertukaran informasi yang bermanfaat.
b. Meningkatkan reputasi kampus, menciptakan citra sebagai lembaga yang menghasilkan lulusan yang siap bekerja.
c. Membantu kampus untuk menyempurnakan kurikulum agar lebih relevan dan sesuai dengan tuntutan industri.
8 BAB II
TEMPAT JOB TRAINING 2.1 Gambaran Umum Institusi
Gambar 2.1 Logo PT. Semen Padang (Sumber : Website PT. Semen Padang, 2023)
PT. Semen Padang adalah salah satu perusahaan BUMN di dalam lingkungan Direktorat Jendral Industri Logam, Mesin dan Kimia. PT. Semen Padang merupakan pabrik semen tertua di Indonesia yang didirikan pada tahun 1910. PT. Semen Padang terletak di kelurahan Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan yang jaraknya lebih kurang 15 Km dari kota Padang dengan ketinggian lebih kurang 200 m dari permukaan laut.
Pada abad ke-19 tepatnya tahun 1906 seorang perwira Belanda berkebangsaan Jerman yang bernama Ir. Carl Cristhopus, tertarik dengan batu- batuan yang ada di bukit Karang Putih dan Bukit Ngalau. Setelah ia melakukan penelitian ternyata batu itu adalah batu kapur, dan didalamnya juga terdapat batu silica dan tanah liat yang merupakan bahan baku pembuatan semen. Penemuan ini membuat para pengusaha Belanda tertarik untuk bisa mengolah bahan-bahan yang telah ada tersebut. Maka pada tanggal 18 Maret 1910, mereka mendirikan perusahaan semen yang bernama NV. Nederland Indische Portland Cemen Maatshappiji (NIPCM). Pabrik semen pertama ini beroperasi dengan kapasitas pertamanya 76,50 ton per hari. Kapasitas ini terus ditingkatkan hingga pada tahun 1939 kapasitas produksinya mencapai 170.000 ton pertahun.
Pada waktu pemerintahan Jepang menguasai Indonesia tahun 1942-1945, pabrik dikuasai oleh pemerintahan Jepang dengan manajemen dari Asano Cement
9
Jepang. Produksi tidak berjalan dengan sebagaimana mestinya karena sulit mendapatkan minyak pelumas dan sparepart yang dibutuhkan. Dan ketika reformasi kemerdekaan tahun 1945 pabrik ini diambil alih oleh karyawan, yang selanjutnya diserahkan kepada pemerintahan Republik Indonesia dengan nama Kilang Semen Padang. Namun hal ini tidak berlangsung lama karena dalam agresi I pada tahun 1947, pabrik ini direbut kembali oleh Belanda dan mengganti namanya dengan NV. Padang Portland Cement Maatscappij (NV PPCM) dengan produksi 154.000 ton per tahun.
Pada tanggal 5 Juli pabrik ini diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam rangka perjuangan perebutan Irian barat dari tangan Belanda. Hal ini seiring dengan keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) No. 10 tahun 1958, yang menyatakan bahwa: “Semua perusahaan yang berada di tangan Belanda diserahkan kembali ke tangan Pemerintah Republik Indonesia”. Sebagai pengelola, pemerintah RI menunjuk Badan Pengelola Perusahaan Industri dan Tambang (BAPPIT) pusat dan pada waktu itulah nama Semen Padang mulai diperkenalkan.
Gambar 2.2 Lokasi PT. Semen Padang (Sumber : Website PT. Semen Padang, 2023)
Setelah tiga tahun dikelola oleh BAPPIT pusat berdasarkan PP No. 135 tahun 1961, status perusahaan ini berubah menjadi perusahaan negara (PN) dengan nama PT Semen Padang. Pada saat itu produksi semen sangat minim, terlihat pada produksi semen tahun 1967 dengan jumlah 77.030 ton per tahun. Kemudian pada tahun 1971 produksi semen meningkat menjadi 172.000 ton per tahun yang disebabkan adanya penggantian Dewan Direksi pada tahun 1970. Kemudian dengan
10
PP No. 7 tahun 1971 status Semen Padang sebagai perusahaan negara (PN) di ubah menjadi PT. Semen Padang (Persero) dengan modal seluruhnya dimiliki oleh pemerintah RI.
Pabrik Indarung I sebagai pabrik tertua yang menggunakan proses basah terhitung sejak 1 Januari 2000 tidak beroperasi lagi dengan pertimbangan meningkatnya dampak limbah terhadap lingkungan sekitarnya. Pabrik Indarung II mulai dibangun pada tahun 1977 dan selesai pada tahun 1980. Setelah itu berturut- turut dibangun Pabrik Indarung III A (1981- 1983) dan Pabrik Indarung III B (selesai tahun 1987), sedangkan Pabrik Indarung III C dibangun pada tahun 1994. Kemudian dalam perkembangannya Pabrik Indarung III A akhirnya dinamakan Pabrik Indarung III, sedangkan Pabrik Indarung III B dan III yang menggunakan satu kiln yang sama diberi nama Pabrik Indarung IV. Dan untuk meningkatkan produksinya, PT. Semen Padang membangun satu pabrik lagi, yaitu Pabrik Indarung V.
Berdasarkan SK Mentri Keuangan RI No. S-326/MK.016/1995 tanggal 5 Juni 1955, pemerintah melakukan konsolidasi atas tiga buah BUMN Semen yaitu PT Semen Gersik (PTSG), PT. Semen Padang (PTSP), dan PT. Semen Tonasa (PTST) yang direalisasikan pada tanggal 15 September 1995. Ketiga perusahaan ini berada dalam holding PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. Sejak 7 Januari 2013, PT. Semen Gresik Tbk berubah nama menjadi PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada 20 Desember 2012 dan PT.
Semen Padang bersama PT. Semen Gresik, PT. Semen Tonasa dan Thang Long Cement Company Vietnam resmi menjadi bagian dari PT. Semen Indonesia, perusahaan semen terbesar di Indonesia.
a. Visi PT. Semen Padang
Menjadi perusahaan persemenan yang handal, unggul dan berwawasan lingkungan di Indonesia bagian barat dan Asia Tenggara.
b. Misi PT. Semen Padang
1. Memproduksi dan memperdagangkan semen serta produk tekait lainnya yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan.
2. Mengembangkan SDM yang kompeten, profesional dan berintegritas tinggi.
11
3. Meningkatkan kemampuan rekayasa dan engineering untuk mengembangkan industri semen nasional.
4. Memberdayakan, mengembangkan dan mensinergikan sumber daya perusahaan yang berwawasan dan lingkungan.
5. Meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan dan memberikan yang terbaik kepada stakeholder.
2.2 Struktur Organisasi institusi
Gambar 2.3 Struktur Organisasi PT. Semen Padang (Sumber : CSR PT. Semen Padang, 2023)
12 3.3 Divisi Kerja
Gambar 2.4 Struktur Divisi CSR PT. Semen Padang (Sumber : CSR PT. Semen Padang, 2023) 2.3.1 CSR (Corporate Social Responsibility)
Corporate Social Responsibility merupakan salah satu dari beberapa tanggung jawab perusahaan kepada para pemangku kepentingan (stakeholders).
Dimana yang dimaksud dengan pemangku kepentingan dalam hal ini adalah orang atau kelompok yang dapat mempengaruhi atau dipengaruhi oleh berbagai keputusan, kebijakan maupun aktivitas operasional perusahaan.
Corporate Social Responsibility juga dimaknai sebagai suatu bentuk komitmen perusahaan untuk membangun kualitas kehidupan yang lebih baik bersama stakeholder terkait, terutama masyarakat yang berada di ring 1 perusahaan. Peran Corporate Social Responsibility (CSR) semakin penting dalam mendorong terciptanya keseimbangan pembangunan, baik dari segi ekonomi, sosial, lingkungan, hukum dan tatakelola.
CSR PT. Semen Padang sendiri berdiri langsung di bawah naungan Departemen Komunikasi Hukum Perusahaan (KOMHUMPER) yang dipimpin oleh bapak Iskandar Z. Lubis, sedangkan Unit CSR dikepalai oleh bapak Dedi M. Sidiq.
13
Pelaksanaan program CSR tentu tidak dilakukan oleh perorangan, dalam pelaksanaanya program CSR, PT. Semen Padang memiliki divisi yang khusus bertanggung jawab yaitu Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Divisi ini berperan penting dalam merancang, mengelola dan mengevaluasi berbagai inisiatif CSR PT. Semen Padang. TJSL secara aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang mencakup aspek sosial lingkungan yang di koordinartori oleh bapak Nurwan.
Mereka bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk masyarakat, pemerintah, akademisi, dan organisasi non-pemerintah untuk memastikan bahwa program- program CSR memiliki dampak positif dan berkelanjutan.
Dalam Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. Semen Padang, terdapat dua bidang fokus utama yang menjadi pijakan strategis, yaitu Urusan TJSL Non-Infrastruktur dan Infrastruktur. Kedua bidang ini memberikan arah yang jelas bagi upaya perusahaan dalam mencapai tujuan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Yang pertama adalah Urusan TJSL Non-Infrastruktur yang dikepalai oleh bapak Edi Fahrizal yang memiliki peran penting dalam menggerakkan program-program berdampak positif pada masyarakat yang bertugas sebagai perancang program pemberdayaan, pelaksanaan program pelatihan, pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan, dan evaluasi dampak program, dengan mengemban tugas-tugas ini Urusan TJSL Non-Infrastruktur di Biro CSR PT. Semen Padang berupaya menciptakan program-program bermanfaat dan berkelanjutan.
Yang kedua adalah bidang Infrastuktur yang di koordinatori oleh bapak Alfred, memiliki tanggung jawab khusus terkait pengembangan dan pemeliharaan aspek fisik yang mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat dengan tugas utama melakukan perencanaan proyek infrastruktur, dan pembangunan fisik. Melalui penanganan tugas meningkatkan ifrastruktur dasar wilayah sekitar, memberikan kontribusi positif pada kesejahteraan masyrakat dan memastikan keberlanjutan lingkungan.
Selain divisi TJSL , dalam kerangka Cooporate Social Responbility (CSR) terdapat divisi lain yang turut berperan dalam pencapaian tujuan CSR seperti Seksi Keuangan & Umum serta Seksi Program Pendanaan UMK. Seksi Keuangan &
14
Umum dikepalai oleh ibu Nila Puspa Sari, Seksi Keuangan dan Umum memiliki peran krusial dalam memastikan kelancaran dan transparansi pelaksanaan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Bertanggung jawab untuk mengelola alokasi anggaran yang diperuntukkan bagi program CSR, melibatkan perencanaan keuangan yang cermat untuk memastikan bahwa sumber daya yang dialokasikan mencukupi untuk mendukung proyek-proyek yang telah direncanakan. Selain itu, seksi ini juga berperan dalam pemantauan pengeluaran dan pelaporan keuangan terkait program CSR.
Tugas lainnya melibatkan manajemen administrasi, seperti pengelolaan dokumen, pemeliharaan catatan keuangan, dan persiapan laporan keuangan yang akurat. Mereka juga dapat terlibat dalam koordinasi dengan pihak terkait, seperti lembaga keuangan dan auditor eksternal, untuk memastikan kepatuhan dan kredibilitas laporan keuangan perusahaan. Dengan melaksanakan tugas-tugas ini, seksi Keuangan dan Umum di dalam tim CSR tidak hanya mendukung kelancaran operasional, tetapi juga memastikan bahwa setiap rupiah yang diinvestasikan dalam program CSR memberikan dampak maksimal pada masyarakat dan lingkungan yang menjadi fokus perusahaan.
Seksi Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (UMK) di Biro CSR PT. Semen Padang yang dikepalai oleh ibu Meli Agustini memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan dan keberlanjutan usaha mikro dan kecil di komunitas sekitar. Dengan beberapa tugas utama seperti Identifikasi Potensi UMK, Pengembangan Program Pendanaan, Konsultasi dan Pendampingan, Edukasi Keuangan, Pemantauan dan Evaluasi, serta Kolaborasi dengan Pihak Eksternal.
Melalui tugas-tugas ini, Seksi Program Pendanaan UMK di Biro CSR PT. Semen Padang berperan dalam memberdayakan UMK, menciptakan peluang ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar fasilitas perusahaan.
15 BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 Deskripsi Pekerjaan
Penulis menjalani job training setiap hari kerja, kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari dalam satu minggu, yang dimulai dari hari senin sampai dengan hari jumat. Kegiatan job training dimulai dengan pengenalan seluruh staff dan struktur yang ada di Unit CSR PT. Semen Padang. Lalu dilanjutkan dengan pemaparan pengertian Corporate Social Responsibility (CSR). Penulis diperkenalkan pada konsep CSR yang mencakup tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat, lingkungan, dan aspek ekonomi. Indikator utama CSR, seperti Triple Bottom Line (People, Planet, Profit), Sustainable Development Goals (SDGs), dan ISO 26000, dijelaskan secara rinci.
Penulis diberi tugas untuk mendalami dan memahami implikasi dari setiap indikator CSR tersebut. Selanjutnya, diminta untuk menyusun presentasi yang merinci cara perusahaan dapat mengintegrasikan konsep-konsep tersebut dalam strategi operasionalnya. Dalam presentasi, penulis diharapkan dapat menunjukkan pemahaman mendalam mengenai dampak positif CSR, kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, dan praktik-praktik terbaik yang sesuai dengan standar ISO 26000.
Kegiatan selanjutnya penulis di ikutsertakan dalam kegiatan pendampingan tim SROI (Social Return On Investmen) dari PT. Sucofindo, pada kegiatan pendampingan ini penulis diberi tanggung jawab sebagai notulensi rapat dan notulensi lembar monitoring, selain itu penulis juga bertugas mendokumentasikan kegiatan dimana nantinya akan dilampirkan pada laporan kegiatan.
Selama kegiatan job traininng di PT. Semen Padang, penulis di ikutsertakan dalam berbagai event perusahaan dalam pemenuhan regulasi program-program CSR, dimana tidak seluruh anak magang yang dapat berpartisiasi pada event-event tersebut. Pada kegiatan ini penulis diberi tanggung jawab yang sama dengan panitia dari karyawan seperti menyusun proposal yang mencakup penentuan konsep kegiatan, penyusunan RAB kegiatan, menentukan urgensi dan tujuan kegiatan,
16
checklist progress dan checklist kebutuhan kegiatan, dan mempersiapkan kegiatan hingga kegiatan selesai, dengan tanggung jawab tersebut penulis dapat mengembangkan pengetahuan serta keterampilan mengenai manajemen event.
Selain menjadi panitia penulis selalu diikusertakan dalam berbagai kegiatan perusahaan meskipun bukan sebagai panitia atau hanya sebagai peserta kegiatan, sehingga penulis dapat berbaur dan bersosialisasi dengan petinggi maupun karyawan lainnya .
Berikut beberapa kegiatan yang megikutsertakan penulis sebagai panitia event:
a. Semen Padang Inspiratif Sahabat Anak Berbagi Ilmu pada tanggal 16 November 2023
b. Menanam Harapan Menumbuhkan Sejuta Makna pada tanggal 28 November 2023
c. Donor Darah Bukti Kesetiakawanan Solidaritas Kemanusiaan pada tanggal 20 Desember 2023
Penulis tidak hanya diikutsertakan dalam kepanitiaan event namun penulis juga selalu di rangkul untuk ikut dalam berbagai kegiatan monitoring ke daerah- daerah penerima program CSR PT. Semen Padang seperti monitoring HKM Sikayan Balumuik, monitoring penerima bantuan CSR di berbagai daerah baik itu di dalam kota maupun luar kota, monitoring lokasi pelaksanaan event, sosialisasi daerah penerima program ke HKM Sialangan Padang Pariaman, dan Sosialisasi Konservasi Ikan Bilih di Singkarak sehingga pada kegiatan tersebut penulis dapat bersosialisasi dengan masyarakat. Selain itu dengan diikutsertakannya penulis dalam kegiatan monitoring penulis dapat memahami cara berkomunikasi dengan eksternal atau masyarakat.
Kegiatan sosialisasi merupakan kegiatan yang selalu dilaksankaan oleh CSR PT. Semen Padang baik itu dilingkup perusahaan, kepada stakeholder, maupun kepada masyarakat. Pada setiap kegiatan sosialisasi tersebut penulis selalu diikutsertakan sebagai pelaksana baik itu sebagai notulensi ataupun dokumentasi, penulis dapat secara langsung melihat cara berkomunikasi dan negosiasi yang dilakukan sehingga dapat menambah pengetahuan penulis seperti sosialisasi
17
pembibitan Kopi Bantjah di Sikayan Balumuik, sosialisasi penanaman Kaliandra di area pertambangan PT. Semen Padang, sosialisasi Konservasi Ikan Bilih di Singkarak, serta sosialisasi penanaman Kaliandra bersama Politeknik Negeri Payakumbuh di Padang Pariaman.
Kegiatan berikutnya adalah adalah kegiatan Focus Group Discussion (FGD), pada kegiatan ini penulis bertugas membuat rangkuman mendalam mengenai diskusi dan temuan yang dibahas selama pertemuan. Notulensi ini mencatat informasi penting seperti potensi dan tantangan yang diidentifikasi, aspirasi masyarakat, serta ide-ide yang muncul selama FGD. CSR juga mencatat pertanyaan atau masukan dari peserta FGD yang dapat menjadi bahan pertimbangan untuk merancang program CSR yang lebih efektif. Dokumentasi ini nantinya dapat menjadi dasar untuk perencanaan lebih lanjut dan memastikan bahwa program CSR yang diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.
3.2 Analisis Hasil Pelaksanaan Kerja
1. Program Semen Padang Inspiratif Sahabat Anak Berbagi Ilmu
Program ini merupakan salah satu program yang dijalankan oleh Bidang TJSL dari unit CSR PT. Semen Padang. Program Semen Padang Inspiratif merupakan bentuk komitmen PT. Pemen Padang dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkunganya serta merupakan bentuk pemenuhan regulasi oleh PT. Semen Padang pada bidang sosial. Program ini memiliki tujuan yaitu ; meningkatkan minat baca anak-anak sejak usia dini, mengenalkan anak-anak tentang ajaran islam dengan metode dakwah, promosi dan pengenalan PT. Semen Padang sejak usia dini dan berbagi buku dakwah gratis.
Peserta Semen Padang Inspiratif Sahabat Anak Berbagi Ilmu adalah anak- anak yang ada di sekolah, rumah tahfiz, panti asuhan binaan PT. Semen Padang dan beberapa sekolah di Kota Padang. Kegiatan ini dirancang semenarik mungkin agar tidak membosankan terutama bagi anak-anak yang masih di usia dini. Pada kegiatan ini juga menghadirkan Dai cilik Abang dan Adek untuk memberikan dakwah agama islam dengan cara dan pemahaman secara anak-anak. Pada kegiatan ini juga di serahkan Buku dakwah anak dan memberikan beberapa reward kepada anak-anak.
18
Gambar 3.1 Dokumentasi Monitoring Lokasi Kegiatan (Sumber : Olahan Peneliti, 2023)
Dalam pandangan penulis kegiatan Program Semen Padang Inspiratif Sahabat Anak Berbagi Ilmu dengan memberikan buku Dakwah Anak sukses dilakukan, namun ada beberapa koreksi dan perbaikan yang harus di perbaiki untuk program kedepan, kepada tim panitia penyelenggara acara kegiatan sehendaknya melakukan cek dan finishing persiapan H-1 dilokasi kegiatan, sehingga ini akan dapat meminimalisir kekurangan-kekurangan pada hari acara berlangsung, pada kegiatan ini penulis berperan sebagai panitia pembuatan proposal dan penyusunan konsep kegiatan. Pada kegiatan ini penulis diberi tangguang jawab secara keseluruhan dimulai dari pembuatan proposal, pembuatan RAB, perancangan konsep kegiatan, hingga mengawal acara hingga akhir.
2. Program Penanama Pohon Kaliandra
Program kegiatan penanaman pohon Kaliandra merupakan bentuk tanggung jawab dari PT. Semen Padang dalam menjaga kelestarian lingkungan, bertepatan juga dalam peringatan Hari Menanam Pohon Nasional pada tanggal 28 November. Pemilihan Kaliandra menjadi pohon yang ditanam dan dikembangkan dikarenakan memiliki manfaat sebagai energi terbarukan yang akan membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan serta mengurangi ketergantungan pada sumber daya terbatas.
19
Penanaman Kaliandra merah di Sumatera Barat dilakukan oleh PT. Semen Padang selaku inisiator. Dalam program penanaman Kaliandra PT. Semen Padang berkolaborasi dengan sejumlah stakeholder seperti pemerintah daerah, akademisi dan kelompok masyarakat. PT. Semen Padang bersama seluruh karyawan pada hari menanam pohon Indonesia melaksanakan kegiatan penanaman pohon Kaliandra.
Tujuan pelaksanaan program penanaman pohon Kaliandra;
1. Sebagai energy alternative yang berkontribusi terhadap perubahan iklim dengan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
2. Menciptakan green industry yang menjaga keseimbangan lingkungan serta memberikan solusi yang berkelanjutan bagi perusahaan dan masyarakat.
3. Meningkatkan kepedulian karyawan terhadap upaya pelestarian lingkungan.
Gambar 3.2 Kegiatan Penanaman Kaliandra Oleh Seluruh Karyawan Bersama Direktur Utama PT. Semen Padang
(Sumber : Olahan Peneliti, 2023)
Posisi penulis dalam program penanaman pohon Kaliandra adalah bagian dari kepanitian, penulis mengambil peran sebagai anggota tim yang ikut dalam kegiatan merancang proposal dengan Tim dan Kepanitian yang lain, ikut serta dalam pemantauan progres dan persiapan-persiapan yang dibutuhkan lainnya.
20
3. Focus Group Discussion Social Mapping (FGD)
Social mapping dilakukan dengan tujuan untuk memahami lebih dalam kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan di Ring 1 perusahaan, sehingga dapat merancang program CSR yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Hasil social mapping didapatkan berdasarkan hasil pengamatan dari tim LCO (Local Community Organizm) menunjukkan bahwa masyarakat Nagari memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan pariwisata, namun masih menghadapi beberapa kendala seperti akses pendidikan yang terbatas dan kurangnya infrastruktur. Selain itu, isu lingkungan dan keberlanjutan juga menjadi perhatian penting. Sesi dimulai dengan sambutan dari ketua tim LCO, yang menjelaskan tujuan dan metodologi social mapping yang dilakukan.
Tim LCO kemudian membagikan temuan-temuan utama mereka, seperti kondisi ekonomi masyarakat, potensi sumber daya alam, serta tantangan sosial yang dihadapi. Tim LCO melakukan wawancara, pengamatan lapangan, dan analisis data untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi masyarakat. Focus Group Discussion (FGD) dipilih sebagai metode untuk menyampaikan hasil social mapping kepada pihak CSR. Para anggota tim berkumpul dengan para pemangku kepentingan lokal, termasuk perwakilan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan pemimpin lokal. Setelah penyampaian temuan, FGD dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka. Pihak CSR PT. Semen Padang memberikan tanggapan dan bertanya mengenai detail lebih lanjut terkait temuan-temuan tersebut.
Diskusi yang berlangsung sangat konstruktif, dengan para peserta FGD memberikan masukan dan saran untuk merancang program CSR yang lebih efektif.
Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah untuk merancang program Forum Nagari yang akan melibatkan masyarakat secara aktif dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program-program pembangunan. Pihak CSR, bersama dengan tim LCO, berkomitmen untuk bekerja sama dalam melaksanakan inisiatif ini, dengan harapan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi ini, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat potensi lokal, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Ring 1 perusahaan.
21
Gambar 3.3 Kegiatan FGD Social Mapping (Sumber : Olahan Peneliti, 2023)
Pada kegiatan ini penulis berperan sebagai notulensi yang bertugas merangkum hasil diskusi dan temuan yang dibahas selama pertemuan. Notulensi ini mencatat informasi penting seperti potensi dan tantangan yang diidentifikasi, aspirasi masyarakat, serta ide-ide yang muncul selama FGD. Selain itu juga mencatat pertanyaan atau masukan dari peserta FGD yang dapat menjadi bahan pertimbangan untuk merancang program CSR yang lebih efektif. Selain itu penulis juga berperan sebagai tim dokumentasi, dokumentasi ini nantinya dapat menjadi dasar untuk perencanaan lebih lanjut dan memastikan bahwa program CSR yang diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat Nagari.
4. Sosialisasi Program Penanaman Kaliandra pada HKM Sialangan Nagari Alai Kabupaten Padang Pariaman
Masyarakat diajak dalam kegiatan sosialisasi oleh CSR PT Semen Padang mengenai penanaman Kaliandra di daerah Sialangan Nagari Alai Kabupaten Padang Pariaman. Dalam suasana interaktif, perwakilan CSR menjelaskan manfaat positif penanaman Kaliandra, termasuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas tanah, dan potensi ekonomi bagi masyarakat setempat.
Para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai teknik penanaman yang berkelanjutan dan dampak positifnya terhadap lingkungan sekitar.
CSR juga berbagi informasi tentang peran kritis masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program penanaman Kaliandra.
22
Seluruh masyarakat diberi kesempatan untuk berinteraksi dan mengungkapkan pandangan mereka. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan pengetahuan tetapi juga membangun kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberhasilan program penanaman Kaliandra.
5. Sosialisasi Konservasi Ikan Bilih Danau Singkarak di Nagari Padang Laweh Malalo
PT. Semen Padang bersama-sama dengan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Bung Hatta telah menyelenggarakan program Sosialisasi Konservasi Ikan Bilih di Malalo Singkarak. Melalui Corporate Social Responsibility (CSR), PT. Semen Padang tidak hanya memberikan bantuan konservasi kepada masyarakat setempat, tetapi juga menjalin kolaborasi dengan pihak akademis untuk memperkuat pendekatan ilmiah dalam menjaga keberlanjutan ikan bilih yang hampir punah.
Gambar 3.5 Sosialisasi Konservasi Ikan Bilih Singkarak (Sumber : Olahan Penulis, 2023)
Program ini mencakup penyuluhan mengenai pentingnya pelestarian ikan bilih, teknik-teknik konservasi, dan pemantauan lingkungan danau. Sinergi antara PT.
Semen Padang dan Universitas Bung Hatta diharapkan dapat menciptakan solusi yang berkelanjutan untuk pelestarian ikan bilih dan menjaga ekosistem Danau Singkarak.
23 BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Melalui kegiatan job training yang telah dilakukan selama 40 kerja di CSR PT. Semen Padang, penulis berhasil menunjukkan kemampuan yang solid dalam memahami aspek manajemen terkait pembuatan program atau kegiatan. Dari perencanaan hingga pelaksanaan, penulis mampu dalam mengelola setiap tahap dengan efektif. Pemahaman mendalam terhadap manajemen mencakup perencanaan strategis, alokasi sumber daya, koordinasi tim, dan evaluasi kinerja.
Keberhasilan ini mencerminkan kemampuan penulis untuk menerapkan konsep manajemen event secara praktis dalam konteks pembuatan program atau kegiatan, dikarenakan penulis selalu dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan program serta penulis selalu turun ke lapangan untuk dapat melihat berbagai tantangan dan kelebihan suatu kegiatan atau program
Dengan menyelesaikan magang di CSR PT. Semen Padang, mahasiswa berhasil mendalami pemahaman mereka tentang pengaplikasian berbagai jenis komunikasi dalam dunia kerja. Dari Komunikasi Interpersonal, Komunikasi Publik, Komunikasi Organisasi, hingga interaksi eksternal dengan pemangku kepentingan, penulis semakin memahami dan menambah kemampuan untuk menggunakan komunikasi secara efektif. Hal ini mencerminkan peningkatan pemahaman penulis terhadap strategi komunikasi yang relevan dan penting dalam konteks CSR, memperkuat keterampilan penulis dalam berkomunikasi di lingkungan profesional.
Laporan magang ini menunjukkan bahwa PT Semen Padang telah berhasil melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan ketentuan dan regulasi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Realisasi program CSR perusahaan mencerminkan komitmen yang kuat terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan, menciptakan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan sekitar. Keseluruhan, pemenuhan regulasi TJSL oleh PT. Semen Padang dapat dianggap sebagai langkah yang positif dalam mencapai keberlanjutan dan pertanggungjawaban perusahaan.
24 4.2 Saran
Job Training yang diberikan oleh PT. Semen Padang terutama Unit Corporate Social Responsibillity (CSR) sangat bermanfaat dari segala sisi dan sangat berhubungan dengan konsentrasi yang dipilih penulis yaitu teknik Event Organizer, dikarenakan pada setiap kegiatan penulis diikutsertakan untuk ikut ke lapangan sehingga penulis semakin memahami konsep manajemen event yang baik. Dengan berbagai tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh mentor membuat penulis dipaksa harus cepat tanggap dan berpikir kritis. Berbagai nasehat dan arahan yang yang diberikan oleh staff Unit CSR mampu mebuat penulis termotivasi untuk terus belajar dan berkembang. Penulis ingin meberi saran yang bisa dijadikan evaluasi untuk kedepannya apabila ada mahasiswa yang melakukan job training di PT.
Semen Padang, yaitu :
1. Menyelenggarakan pendaftaran job training jauh sebelum waktu yang ditentukan oleh kampusa di PUSDIKLAT PT. Semen Padang guna mendapatkan posisi terdepan dalam antrian.
2. Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Perintis Indonesia diharapkan untuk lebih memperdalam materi mengenai Corporate Social Responbillity (CSR) agar mahasiswa yang akan melaksanakan job training tidak mengalami kesulitan dalam pemahaman tugas di lapangan nanti nya.
25
DAFTAR PUSTAKA JURNAL :
Hadamean Harahap, Barkah. (2019). Penerapan Strategi Komunikasi Dalam Program Corporate Social Responsibility. Jurnal Komunikasi. IAIN Padang Sidimpuan.
http://jurnal.iainpadangsidimpuan.ac.id/index.php/AlMauizhah/article/view /1688
Mulyana dan Dian Auk Wulan Sari. (2013). Implementasi Corporate Social Responsibility Sebagai Pembentuk Citra Perusahaan dan Loyalitas. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/ekobis/article/view/569 Rasyid, Anuar dkk. (2015). Komunikasi dalam CSR Perusahaan: Pemberdayaan
Masyarakat dan Membangun Citra Positif. Jurnal Komunikasi. Universitas Riau.
https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/mimbar/article/viewFile/1564/110 Saharsalita, Fia dkk.(2022). Peran Forum Nagari dalam Pemberdayaan Masyarakat
melalui Dana Corporate Social Responsibility PT. Semen Padang (Studi pada Kelurahan Baringin Kecamatan Lubuk Kilangan). Journal of Education, Cultural and Politics.
https://scholar.archive.org/work/klldeohieng3tgs4co2uhoggxi/access/wayb ack/https:// jecco.ppj.unp.ac.id/index.php/jecco/article/download/94/25 SKRIPSI :
Aryawan, Made. (2017). Pengaruh Faktor Corporate Social Responsibility (Aspek Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan) Terhadap Citra Perusahaan. Jurnal Manajemen. Universitas Udayana
http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1370225&val
=989&title=PENGARUH%20FAKTOR%20CORPORATE%20SOCIAL%20RESPON SIBILITY%20ASPEK%20SOSIAL%20EKONOMI
Fitra Janeva, Fifian. (2009). Penggaruh Penerapan Corporate Social Responbility terhadap implementasi Good Corporate Governance. Universitas Widyatama.
http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/7341
26 Website :
https://www.semenpadang.co.id
https://padang.go.id/csr-pt-semen-padang-gelar-sosialisasi-program-bmn Undang-Undang :
Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
UU No 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN
Peraturan Pemerintah RI No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggungjawab sosial dan lingkungan PT
Peraturan Menteri Negara BUMN No.PER-01/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program
27 LAMPIRAN 1. Surat Lamaran Job Training ke Perusahaan
28
2. Balasan Job Training dari Lamaran Perusahaan
29 3. Form Penilaian Pembimbing Lapangan
30 4. Form Penilaian dari PT. Semen Padang
31 5. Logbook
32
33
34
35
36 6. Absen
37 7. Dokumentasi
Sosialisasi HIV/AIDS oleh
PT. Semen Padang di SMAN 14 Kota Padang
Rapat Bersam tim SROI dari PT. Sucovindo
Monitoring Lokasi Event
Semen Padang Inspiratif di SD Khaira Ummah Koto Tangah
38
Technical Meetinng Event Penanaman Kaliandra
Focus Group Discussion
Foto Bersama Direktur Utama PT. Semen Padang pada Event Penanaman Kaliandra
39
Sosialisasi Konservasi Ikan Bilih di Malalo Singkarak
Monitoring Lokasi Program Madu Galo-Galo di Kelurahan Banda Buek
Peresmian Goa Kelelawar bersama Pemerintah Kota Padang
40
Survei Lokasi Penanaman Kaliandra di PT. Semen Padang
Foto Bersama Panitia Event Penanaman Kaliandra