LAPORAN INDIVIDU ESSAY KULIAH KERJA NYATA (KKN) 11 SEPTEMBER 2023 – 11 OKROBER 2023
Lokasi :
DESA TEBING TINGGI
Oleh :
Faulina Al Muhtaramah 200104030031
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI BANJARMASIN FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI
JURUSAN MANAJEMEN DAKWAH 2023
“Kisah KKN Perjalanan yang hebat”
Desa Tebing tinggi merupakan desa yang terletak di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan. Desa ini dipimpin oleh seorang kepala desa yaitu Ibu Jumrah beliau menjabat sebagai kepala desa selama dua periode dimana sebelumnya suami beliau lah yang menjabat sebagai kepala desa juga selama dua periode. Beliau memiliki empat orang anak, saat ini yang masih menjalani pendidikan di bangku perkuliah hanya tinggal anak perempuan terakhir beliau, putri beliau yang terakhir ini juga memiliki pekerjaan yaitu mendata UMKM di desa-desa.
Dalam menjalani Kuliah Kerja Nyata selama 30 hari ini, kami mahasiswa/I Universitas Islam Negeri (UIN) Banjarmasin kami terbagi menjadi dua kelompok dalam satu Desa Tebing Tinggi yang jumlah seluruh pesertanya ada 12 orang dan kami tinggal bersama di sebuah rumah yang kami kontrak selama sebulan, Hal ini kami lakukan dengan pertimbangan agar rumah kami dekat dengan rumah pembakal dan kantor desa sehingga kami lebih mudah berkomunikasi dan meminta bantuan meminjam kendaraan kepada ibu pembakal dan bantuan lainnya mengingat dari kelompok kami tidak ada yang membawa kendaraan selain itu juga ada beberapa program kerja yang di lakukan atau dilaksanakan di kantor kepala desa seperti meminta data-data desa untuk keperluan laporan, menjalankan proker menjadi tenaga relawan dalam kegiatan posyandu Ibu hamil, balita dan lansia serta lomba pekan maulid yang kami adakan.
Pada saat kami tiba di desa Tebing Tinggi, sambutan kepala desa dan warga sangat baik dan menyenangkan atas kedatangan kami mahasiswa KKN. Kami diberikan jamuan berupa makanan dan minuman di rumah kepala desa, pada hari pertama kami menginap di rumah ibu pembakal karena pada saat itu kami masih bingung mau mengontrak rumah yang mana. Lalu keesokan harinya kami mulai memilih tempat yang akan kami jadikan posko dan kami mulai membersihkan posko kami. Pada hari ketiga barulah kami mengunjungi beberapa tempat seperti berkunjung ke kantor camat, ke SDN Tebing Tinggi ke rumah kepala RT.02 dan RT.03 serta berkunjung ke pos kesehatan desa untuk silaturahmi sekaligus memperkenalkan kami para mahasiswa dan memohon bantuan apabila nantinya kami akan melaksanakan kegiatan yang membutuhkan dan mengikut sertakan warga di dalam kegiatan tersebut. Tanggapan warga atas kunjungan kami sangat baik dan mereka t ertari k unt uk i kut berpartisipasi dalam kegiatan kami dan
dengan tangan terbuka akan membantu kami apabila sewaktu waktu kami membutuhkan bantuan dari warga.
Seiring berjalannya waktu dan kegiatan yang kami laksanakan, banyak sekali informasi dan pengalaman baru yang kami dapatkan diantaranya menemukan budaya yang masih ada seperti acara baayun maulid dan budaya acara perayaan maulid yang berbeda.
Mayoritas seluruh masyarakat Desa Tebing Tinggi menganut agama islam. Adapun kegiatan keagamaan yang biasa dilaksanakan, antara lain pengajian ibu-ibu, pengajian rutin tiap minggu di pesantren Ainul Amin, tahlilan serta acara maulid. Acara maulid yang di adakan di tempat ini sedikit berbeda dari acara maulid pada umumnya walau sebenarnya ada pula beberapa warga yang mengadakana acaranya maulid seperti mengundang grup habsy dan ustad atau ke rumah mereka lalu membaca maulid tetapi hanya sedikit yang seperti itu, kebanyakan warga di Desa Tebing Tinggi merayakan acara maulid dengan cara membentuk kepanitian di tiga RT di Desa Tebing Tinggi yang acara pembacaan maulidnya hanya di adakan di langar atau masjid di RT tersebut secara bergantin hari nya lalu selama pembcaan maulid berlangsung para warga tersebar ada bapak-bapak yang ikut pembacaan maulid di masjid atau langar dan ibu-ibunya membuka rumah mereka agar tamu bisa datang, para tamu di hidangkan dua kali jamuan yang pertama di hidangan ketika pelaksanaan pembacaan maulid di laggar atau masjid masih berlangsung sambil menunggu pembacaan selesai, para tamu di berikan makanan dan minuman berupa nasi sop atau pun kue serta teh dan air mineral, lalu ketika pembacaan maulid selesai barulah seluruh warga menyebar kerumah warga-warga untuk hidangan ke dua pada umunya makanan disini punya ciri khas yaitu ayam bakar bumbu merah dan daging bumbu kari, kami sebagai anak-anak KKN sangat senang dapat ikut serta dalam acara perayaan maulid di desa ini kami biasanya ikut kerumah-rumah warga karena di undang dan ketika pulang kami di berikan makanan atau biasanya orang di Desa Tebing Tinggi menyebutnya “barakat”, barakat ini di berikan kepada tiap orang yang hadir ke rumah tersebut.
Banyak tempat wisata yang baru pertama kami datangi, bahkan ada tempat yang tidak sempat kami datangi karena banyak pertimbangan. Kami sering di ajak oleh anak- anak serta pemuda di desa untuk berwisata seperti ke maranting, pemandian bernuansa alam di desa tebing tinggi adapula wisata air batu ajung yang jarak tempuhnya sekitar 50 menit dari desa kami ketempat wisata tersebut, selain itu kami harus berganti dua kali kendaraan yang pertama kami menggunakan mobil ambulance untuk sampai di desa ajung lalu untuk masuk ke tempat lokasi kami mengunakan sepeda motor karena jalan yang agak sempit sekitar lebar satu meter saja. Pemandangan indah di setiap tempat wisata tentu membuat kami anak KKN ingin lagi berwisata ke desa ditambah kami belum sempat
ke air terjun riam bainggi dan juga puncak gunung titi, mungkin dilain waktu kami akan berkunjung lagi kedesa tersebut.
Pada akhir akhir minggu kami di Desa Tebing Tinggi, kami ingin mempersembahkan sebuah acara sebagai ucapan terima kasih kami kepada pihak desa, sekaligus mengucapkan perpisahan karena kami akan kembali pulang dan berpisah dengan warga desa. Oleh karena itu kami mengadakan lomba bernuansa islami dalam rangka memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW lomba ini merupakan lomba yang di ikuti oleh anak-anak di Desa Tebing Tinggi dengan jenis-jenis lomba yaitu cerdas cermat untuk usia 9-13 tahun, lomba mewarna untuk usia 5-8 tahun dan lomba fashion show untuk maksimal usia 13 tahun. Loma di selenggarakan di dua tempat yaitu lomba warna dan cerdas cermat di TPA pada hari sabtu 07 oktober dan untuk lomba fasion show di hari minggu pada tanggal 08 oktober sekalian langsung pembagian hadiah untuk seluruh lomba yang diadaka, warga dan anak-anak sangat senang dan antusias dalam mengikuti lomba ini, terbukti dengan semangat nya anak-anak mempersipkan diri untuk perlombaan mulai dari belajar dengan kisi-kisi yang telah kami berikan adapula anak-anak yang meminjam pakaian dan aksesoris untuk mengikuti lomba fashion show. Di malam selesai seluruh acara dan pembagian hadiah serta pemenang telah selesai kami mengadakan nonton bersama warga dan anak-anak Desa Tebing Tinggi kami menonton film “Hafalan Sholat Delisa”.
Kami mahasiswa KKN mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada pihak desa yang sudah membantu kami dalam melaksanakan kegiatan KKN, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dari awal hingga akhir, kami juga tidak lupa mengucapkan salam perpisahan kepada warga Desa Tebing Tinggi. Banyak sekali yang sudah kami lalui bersama di dalam kami mengikuti kegiatan KKN ini, banyak suka duka yang kami alami. Kami menjadikan itu semua pengalaman yang sangat berarti dan menjadikannya pembelajaran hidup untuk kedepannya agar lebih mengerti lagi bagaimana bersosialisasi di lingkungan luar dan bagaimana cara kita menyesuaikan diri di lingkungan yang baru. Di hari terakhir kami berkumpul di rumah ibu kepala desa untuk mengucapkan banyak terimakasih kami sekaligus salam perpisahan , ibu desa pun juga menyampaikan banyak pesan kepada kami selain itu ibu desa memberikan kami bingkisan hadiah untuk setiap orang, sungguh hal yang sangat mengharukan. Ada pepatah mengatakan walau sedikit langkah mungkin bisa menjadi awal perjalanan yang hebat inilah perjalanan kisah KKN di Desa Tebing Tinggi semoga warga desa dan kami dapat terus berhubungan dengan baik, saling mengormati dan menghargai serta bertegur sap ajika bertemu dilain waktu.