• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Remake Jelibun Kelompok 4

N/A
N/A
Vian GTW

Academic year: 2024

Membagikan "Laporan Remake Jelibun Kelompok 4"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

“Remake Jelibun”

Aloe Vera

Anggota Kelompok 3 7F :

1. Satriya Akbar Reistan (Ketua)/27

2. Chrisalvian Carlin Conary Simatupang/8 3. Mark Elberta Krissutanto/21

4. Seraphina Agni Daniel/28

5. Jastin Ravael Oktavianus/17

6. Miracle Wishyelin Zerah/24

(2)

“KATA PENGANTAR”

Terlebih dahulu kami memanjatkan

Syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, yang telah membantu kami dalam

projek ini. Juga kami mengucapkan terima kasih kepada guru-guru yang telah membantu kami, orang tua yang ikut serta membantu, dan teman

teman kelas 7F. Semoga kedepannya proyek ini dapat berjalan sesuai

kehendak kami dan lancar.

(3)

DAFTAR ISI

(4)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Indonesia merupakan salah satu negara konsumen minyak goreng terbesar di dunia dan hampir semua kuliner di Indonesia

menggunakan minyak goreng. Namun, minyak bekas penggorengan atau disebut minyak jelantah yang digunakan oleh

masyarakat Indonesia biasanya dibuang begitu saja. Pembuangan minyak jelantah ke tanah ataupun selokan dapat

menimbulkan kerusakan lingkungan

sehingga diperlukan pengolahan minyak jelantah agar bisa dimanfaatkan kembali bahkan bernilai ekonomis untuk masyarakat.

Minyak jelantah dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang tidak berbahaya bagi manusia maupun lingkungan. Salah satu alternatif produknya adalah sabun dan juga lilin. Tujuan dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ini tentang minyak jelantah adalah untuk mengurangi limbah minyak jelantah.

(5)

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana cara mengolah minyak jelantah ?

2.

Apakah minyak jelantah dapat diolah menjadi sabun dan lilin

?

C. Tujuan

1. Mengetahui akibat minyak jelantah bagi lingkungan

2. Mengetahui proses cara membuat sabun

& lilin dari minyak jelantah

(6)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

Minyak Jelantah

Minyak goreng yang sudah digunakan untuk

memasak hanya dapat digunakan ulang sebanyak 1-3 kali. Minyak yang sudah digunakan berulang kali akan berwarna kehitaman dan tidak baik untuk dikonsumsi sehingga limbah minyak jelantah

biasanya dibuang atau disimpan begitu saja tanpa diolah terlebih dahulu. Padahal, pembuangan

limbah minyak jelantah secara sembarangan dapat berbahaya bagi lingkungan dan juga

kesehatan manusia. Bahaya yang ditimbulkan dari limbah minyak jelantah seperti rusaknya

ekosistem perairan, mencemari tanah, dapat menyumbah saluran air, dan penyakit jantung.

Limbah minyak jelantah dapat diolah dengan baik supaya tidak berbahaya bagi lingkungan dan

kesehatan.

Kandungan Minyak Jelantah

Beberapa penelitian menyatakan bahwa minyak jelantah mengandung senyawa karsinogenik

(akrilamida, radikal bebas, dan asam lemak trans) yang dapat menyebabkan penyakit kanker.

(7)

Cara Pengolahan Minyak Jelantah

Sebelum minyak jelantah diolah menjadi produk baru, perlu dilakukannya penjernihan terlebih

dahulu. Berikut langkah – Langkah pembuatannya :

1. Siapkan 5 kulit pisang dan 1 liter minyak jelantah

2. Masukkan minyak jelantah dan 5 kulit pisang kedalam wadah

3. Diamkan selama kurang lebih 1 hari 4. Kemudian saring dengan saringan

Hasil Olahan Minyak Jelantah

(8)

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Waktu dan Tempat Pembuatan Sabun dan Lilin

Dilaksanakan pada saat jam pelajaran P5.

Tempat produksinya di ruang kelas 7F, SMP Negeri 1 Surabaya.

B. Alat dan Bahan Sabun :

A. Bahan

- 600 ml minyak jelantah

- 100 gram NaOH atau soda api - 400 ml air mineral

- 2 sachet pewangi atau parfum - Pewarna makanan/bubuk

B. Alat

- Baskom berbahan stainless steel ukuran sedang - Sendok/pengaduk

- Gelas ukur

- Masker dan sarung tangan

(9)

- Cetakan sabun Lilin :

A. Bahan:

- 200 ml minyak jelantah - 100 gram stearic acid - Crayon/Pewarna bubuk B. Alat:

- Timbangan - Kemasan lilin - Sumbu

- Tusuk gigi - Panci

- Kompor - Sendok

C. Prosedur Kerja

Sabun :

Siapkan 400 ml air mineral. Masukkan NaOH.

Aduk hingga NaOH larut. Diamkan hingga suhu ruang. Siapkan 600 ml minyak jelantahyang sudah dijernihkan. Campurkan minyak kedalam larutan NaOH yang sudah berada di suhu ruang. Aduk hingga merata. Campurkan pewangi dan pewarna

(10)

yang sudah dipersiapkan. Aduk hingga adonan tercampur dan mengental. Tuang adonan kedalam cetakan yang sudah disiapkan. Biarkan dalam

suhu ruang tanpa terkena sinar matahari. Dua hari kemudian lepaskan sabun dari cetakan

Lilin :

Panaskan 200 ml minyak jelantah dengan menggunakan api paling kecil. Jika minyak

jelantah sudah panas masukkan 100 gram stearic acid dan aduk hingga stearic acid larut. Jika sudah larut, masukkan crayon atau pewarna bubuk. Aduk hingga warna tercampur sempurna. Letakkan

sumbu di kemasan lilin dan tuang adonan lilin kedalam kemasan lilin tersebut. Tunggu

semalaman hingga adonan lilin mengeras. Lilin siap di gunakan

(11)

BAB IV

HASIL DATA DAN PEMBAHASAN

SABUN Bentuk

Bentuk sabun yang kami buat adalah bentuk sabun lonjong dan bentuk seperti chocolate bar

Warna

Sabun kami memiliki warna pink

Kondisi

Kondisi sabun memiliki tekstur yang halus, dan sudah mirip seperti sabun pada umumnya, serta tidak berminyak

LILIN Bentuk

Lilin kami memiliki bentuk seperti pada umumnya, seperti gelas

Warna

Warna lilin kami memiliki warna hijau

Kondisi

(12)

Lilin kami memiliki tekstur yang halus seperti pada umumnya, serta memiliki wangi jasmine

(13)

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Dalam projek P5 ini, kami belajar bahwa kita dapat mengolah minyak jelantah menjadi sabun dan lilin untuk mengurangi limbah, dengan cara yang mudah dan aman. Sabun dapat digunakan hanya untuk mencuci perabotan, dan lilin dapat memiliki wangi yang sedap,

B. Saran

Semoga, dengan adanya proyek ini dapat menginspirasi dan mengedukasi masyarakat umum tentang cara pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun dan lilin yang dapat digunakan

(14)

DAFTAR PUSTAKA

http://kkn.undip.ac.id/?

p=312532#:~:text=Bahaya%20yang

%20ditimbulkan%20dari

%20limbah,berbahaya%20bagi

%20lingkungan%20dan%20kesehatan https://journals.upi-

yai.ac.id/index.php/IKRAITH-

ABDIMAS/article/download/2260/1670

(15)

DAFTAR PUSTAKA

Referensi

Dokumen terkait

Dari penelitian yang telah dilakukan, didapat kes- impulan bahwa limbah minyak jelantah dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembuatan sabun cuci

(pengolahan minyak jelantah menjadi sabun, pembuatan ecoenzyme, pembuatan biopori, dan pembuatan ecobrick), 80-90% dari responden belum mengetahui dan belum pernah

Pembuatan cokelat dengan limbah kulit buah-buahan merupakan metode inkuiri untuk menjelaskan materi perubahan fisika dan pembuatan sabun cair dari minyak jelantah

Tujuan program KKM kelompok 134 adalah memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Ngebruk Poncokusumo mengenai pemanfaatan limbah dari minyak jelantah untuk pembuatan lilin aromaterapi

"PELATIHAN PENGOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMA DAUN JERUK UNTUK IBU-IBU PKK KELURAHAN SUNGAI PINANG LUAR SAMARINDA", SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan,

Tujuan dilaksanakannya pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah ini, diharapkan para warga Padukuhan Sembuhan Lor, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman terutama

Pengabdian pada masyakarat dalam pengolahan limbah minyak jelantah dan kulit pisang di Desa Kemiri bertujuan untuk: 1 meminimalisasi pembuangan minyak jelantah di sembarang tempat, 2

Keywords: Minyak Jelantah, Sabun cuci PENDAHULUAN Kegiatan sosialisasi kepada masyarakat tentang pemahaman, pengetahuan dan pemanfaatan salah satu limbah industri yang hampir