EVALUASI METODE DEMONSTRASI PADA PEMBELAJARAN TARI RADAP RAHAYU DI EKSTRAKURIKULER TARI SMP NEGERI 9 BANJARMASIN
PROPOSAL PENELITIAN
OLEH AMELIA PUTRI NPM: 3062135021
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI TARI FAKULTAS SOSIAL HUMANIORA UNIVERSITAS PGRI KALIMANTAN
JANUARI 2025
A. Judul Penelitian
Evaluasi Metode Demonstrasi Pada Pembelajaran Tari Radap Rahayu di Ekstrakurikuler Tari Smp Negeri 9 Banjarmasin.
B. Latar Belakang
Evaluasi merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pendidikan, yang berfungsi untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran. Guru sebagai fasilitator memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam menyampaikan materi, tetapi juga dalam mengevaluasi keberhasilan peserta didik. Definisi yang pertama dikembangkan oleh ralph tyler (1950) yaitu evaluasi merupakan sebuah proses pengumpulan data untuk menentukan sejauh mana, dalam hal apa, dan bagian mana tujuan pendidikan sudah tercapai (Arikunto, 2013:3). Menurut Cronbach dan Stufflebeam, evaluasi adalah bukan sekedar sejauh mana tujuan tercapai, tetapi digunakan untuk membuat keputusan (Arikunto, 2013:3). Oleh sebab itu evaluasi dalam pembelajaran merupakan suatu hal yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Evaluasi pembelajaran meliputi semua aspek pembelajaran, baik kemampuan intelektual (kognitif), kemampuan rasa, sikap, perilaku (afektif), dan kemampuan keterampilan (psikomotor). Menurut Kusnadi (2010), evaluasi pembelajaran seni tari mencakup beberapa aspek penting yaitu wiraga, wirama, dan wirasa. Sedangkan menurut Jazuli (2016), teknik evaluasi dalam pembelajaran seni tari dapat dilakukan melalui tes praktik, pengamatan, portofolio, proyek koreografi, dan penilaian diri dan antara teman.
Pengertian metode pembelajaran dikemukakan oleh Sagala, adalah cara yang digunakan guru dalam mengorganisasikan kelas pada umumnya atau dalam menyajikan bahan pelajaran pada khususnya (suwaji, 2014:2). Menurut Masunah (2012), metode
pembelajaran seni tari adalah cara yang digunakan guru untuk menyampaikan materi pembelajaran tari kepada siswa secara efektif dan efisien. Menurut Jazuli (2016), Metode pembelajaran seni tari adalah cara yang digunakan dalam proses pembelajaran tari untuk mencapai kompetensi tertentu, mencakup teknik gerak, ekspresi, dan kreativitas yang dilakukan secara sistematis. Menurut Hidajat (2019), Metode pembelajaran seni tari adalah prosedur, urutan, langkah-langkah, dan cara yang digunakan guru dalam pencapaian tujuan pembelajaran tari dengan memperhatikan karakteristik siswa dan materi ajar. Metode Demonstrasi Menurut Jazuli (2016), Metode demonstrasi dalam pembelajaran tari adalah cara penyajian materi dengan memperagakan secara langsung proses gerak atau suatu rangkaian gerak tari, sehingga siswa dapat mengamati dan menirukan dengan tepat.
Dalam konteks seni budaya, pembelajaran seni tari merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kurikulum sekolah. Seni tari memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, memahami nilai-nilai budaya, dan mengembangkan keterampilan motorik serta estetika. Salah satu tarian yang diajarkan dalam ekstrakurikuler di SMPN 9 Banjarmasin adalah Tari Radap Rahayu, sebuah tari klasik khas Kalimantan Selatan yang mengandung nilai budaya tinggi. Tarian ini awalnya digunakan dalam upacara adat, tetapi kini juga ditampilkan sebagai tari penyambutan. Meskipun Tari Radap Rahayu memiliki nilai luhur sebagai warisan budaya banjar, pembelajaran tari ini di SMPN 9 Banjarmasin menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya sering menggunakan metode demonstrasi dalam pembelajaran tari radap rahayu dan juga tidak adanya evaluasi terhadap metode yang digunakan. Hasil observasi dari peneliti mendapatkan informasi bahwa pengembangan keterampilan siswa mengalami keterlambatan dalam proses pembelajaran tari radap rahayu.
Penelitian ini bertujuan untuk Mengevaluasi Metode Demonstrasi Pada Pembelajaran Tari Radap Rahayu Di Ekstrakurikuler Tari Smp Negeri 9 Banjarmasin. dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi dari proses pembelajaran. Oleh karena itu peneliti ingin melakukan penelitian dengan judul EVALUASI METODE DEMONSTRASI PADA PEMBELAJARAN TARI RADAP RAHAYU DI EKSTRAKURIKULER TARI SMP NEGERI 9 BANJARMASIN.
C. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka dapat diidentifikasi masalah bahwa sering menggunakan metode demonstrasi dalam pembelajaran tari radap rahayu yang mengakibatkan pengembangan keterampilan siswa mengalami keterlambatan dalam proses pembelajaran tari radap rahayu.
D. Rumusan Masalah
Berdasarkan indentifikasi masalah diatas, maka peneliti ini berfokus pada:
1. Bagaimana metode demonstrasi dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mempelajari tari Radap Rahayu di ekstrakulikuler SMP Negeri 9 Banjarmasin?
2. Apa faktor-faktor yang mempengaruhi metode demonstrasi dalam pembelajaran tari Radap Rahayu?