Lembaga pembiayaan
Umi Khaerah Pat
Dasar hukum
1. Pepres no. 9/2009 ttg Lembaga Pembiayaan mencabut Keppres No 61/88
2. PMK No. 84/PMK.012/2006 ttg perusahaan pembiayaan
3. Mencabut berlakunya KMK 448/KMK.017/2000 ttg perusahaan pembiayaan sbagaimana diubah dng KMK No 172/KMK.06/2002 dan mencabut PMK No 185/ KMK .017/2002 ttg penghentan izin usaha perusahaan pembiayaan
Lembaga pembiyaan
Lembaga Pembiayaan adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal.
Bentuk badan usaha lembaga pembiayaan yakni PT dan Koperasi
Jenis kegiatan usaha lembaga pembiayaan
Lembaga Pembiayaan meliput:
a. Perusahaan Pembiayaan;
b. Perusahaan Modal Ventura; dan
c. Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur.
Kegiatan usaha lembaga pembiayaan
a.Sewa Guna Usaha;
b.Anjak Piutang;
c.Usaha Kartu Kredit; dan/atau d.Pembiayaan Konsumen
Pengertan leasing
• Sewa Guna Usaha (Leasing) adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara sewa guna usaha dengan
hak opsi (Finance Lease) maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (Operating Lease) untuk digunakan oleh Penyewa Guna Usaha (Lessee) selama jangka waktu tertentu berdasarkan
pembayaran secara angsuran;
Financial lease
1. Nilai Sisa (Residual Value) adalah nilai barang modal pada akhir masa sewa-guna-usaha yang telah disepakat oleh Lessor dengan Lessee
pada awal masa sewa-guna-usaha;
2. Opsi adalah hak Lessee untuk membeli barang modal yang disewa-guna-usaha atau
memperpanjang jangka waktu perjanjian sewa-guna-usaha.
Sewa guna usaha dengan hak opsi
jumlah pembayaran sewa-guna-usaha selama masa sewa-guna-usaha pertama ditambah
dengan nilai sisa barang modal, harus dapat menutup harga perolehan barang modal dan keuntungan lessor;
Sewa guna tanpa hak opsi (operatng lease)
jumlah pembayaran sewa-guna-usaha selama masa sewa-guna-usaha pertama tdak dapat menutupi harga perolehan barang modal yang disewa-guna-usahakan ditambah keuntungan yang diperhitungkan oleh lessor;
pelaksanaan hak opsi pada financial lease
Pada saat berakhirnya masa sewa-guna-usaha dari transaksi sewa-guna-usaha dengan hak opsi, lessee dapat melaksanakan opsi yakni membeli nilai sisa atau memperpanjang sewa guna usaha
Dalam hal lessee memilih untuk memperpanjang jangka waktu perjanjian sewa-guna-usaha, maka nilai sisa barang modal yang disewa-guna-usahakan digunakan sebagai dasar dalam menetapkan piutang sewa-guna-usaha.
Ciri generik leasing
1. Objek leasing : benda yang merupakan alat produksi atau barang modal yang merupakan satu kesatuan yang mandiri dalam lalu lintas ekonomi mewakili suatu nilai
2. Tujuan utama memperoleh hak untuk memakai benda yang merupakan objek lease selama masa berlakunya kontrak lease sedangkan hak milik atas benda tsb ada pada lessor
3. Dalam leasing selalu ada kaitan antara jangka waktu kontrak dengan jangka waktu pemakaian benda tersebut secara
ekonomis
4. Pihak yang melakukan perikatan harus ebergerak dalam bidang bisnis
Umur ekonomis : masa manfaat atau periode dimana benda tersebut dapat digunakan dengan cukup menguntungkan
Batasan
Lembaga Pembiayaan dilarang menarik dana
secara langsung dari masyarakat dalam bentuk:
a. Giro;
b. Deposito;
c. Tabungan.
(1)Dilarang menerbitkan Surat Sanggup Bayar
(Promissory Note) kecuali sebagai jaminan atas hutang kepada bank yang menjadi krediturnya dan dengan memenuhi prinsip kehat-hatan (prudental principles).
Tanggungan risiko ekonomis
1. Financial lease : risiko ekonomis ditanggung oleh leasee
2. Operatng lease : risiko ditanggung lessor
Ciri khusus financial lease
1. Risiko ekonomis pada objek leasing sepenuhnya ditanggung oleh leasee, oleh karenanya leaseelah yang harus mengasuransikan atas tanggungannya sendiri dan menunjuk lessor sebagai pihak yang berhak menerima gant rugi jika risiko yang
dipertanggungkan terjadi
2. Lesse harus menanggung biaya pemeliharaan
benda itu, jika perlu menggant suku cadang yang aus dan menyimpan benda tsb sedemikian rupa seolah-olah benda tersebut miliknya sendiri
3. Risiko atas kemungkinan menurunnya nilai objek ditanggung sepenuhya oleh leasee. Risiko ekonomis adalah suatu unsur yang terkandung dalam hak milik, namun dalam financial lease hak milik pada lessor adalah hak milik tanpa risiko ekonomis
4. Leasee berkewajiban untuk melaksanakan serangkaian pembayaran yang keseluruhan jumlahnya melebihi harga pembelian barang modal tersebut.
5. Selama jangka waktu kontrak, kontrak lease tdk dapat dihentkan oleh kedua belah pihak .
6. Diakhir masa lease, diberikan hak opsi untuk membeli kepada leasee dengan harga sisa.
Operatng lease
1. Risiko ekonomis barang modal sepenuhnya ditanggung oleh lessor
2. Operatng lease disebut juga non payout lease oleh karena itu kontrak ini dapat dihentkan sewaktu2 3. Kontrak operatonal lease hanya mungkin diadakan
untuk alat produksi yang mudah laku, nilainya mudah diramalkan dan tersedia pasar barang2 bekasnya yang lebih luas
4. Operatng lease hanyalah kontrak sewa menyewa biasa hanya saja barang-barang yang disewakan adalah
barang-barang berteknologi tnggi yang membutuhkan perawatan terus menerus.
Macam bentuk khusus financial lease
1. Sindikat lease 2. Leveraged lease
3. Sale and lease back 4. Give and lease back
Sindikat lease
Sindikat lease , Sindikat lease merupakan financial lease yang digunakan pada situasi
khusus yaitu dalam keadaan dimana harga objek lease sangat tnggi , sehingga lessor tdak
sanggup membayai sendiri , oleh karena itu diperlukan lebih dari satu perusahaan leasing sebagai penyedia dana
Tahapan sindikat lease
1. Calon Lesee menetapkan alat produksi yang akan dibeli
2. Calon Lessee menghubungi calon lessor untuk mendapatkan persetujuan bahwa
mereka bersedia menutup perjanjian leasing atas benda bersangkutan bersama-sama
3. Calon lessee menghubungi pabrikan untuk mengadakan tawar-menawar
lanjutan
4. Semua kegiatan tawar menawar dan segala dokumen yang berkaitan dengan pembelian itu diberitahukan kepada calon lessor , kemudian setelah disetujui oleh calon lessor
ditandatanganilah:
a. Perjanjian jual beli antara lessor dan distributor
b. Perjanjian leasing antara lessee dan lessor
Lavaraged lease
- Adalah suatu financial lease dimana pihak lessor hanya berkewajiban menyediakan dana yang diperlukan untuk membeli benda yang merupakan objek lease sebesar 20-40 % sedangkan dana selebihnya dipinjam dari pihak ke 3 yaitu dari lembaga pemberi kredit (biasanya bank) - barang modal/alat produksinya rata-rata memiliki umur
ekonomis lebih dari 10 tahun . Oleh karena leveraged leasing memerlukan banyak peserta, sehingga Lev.
Leasing diprakarsai oleh seorang ahli atau badan ahli yang bertndak selaku packager/underwriter (biasanya perorangan atau bank)
Pihak dalam lavarage lease
1. Packager/underwriter : pihak ketga yang memprakarsai pelaksanaan suatu kontrak Lev. Leasing . Tugasnya membuka pembicaraan dengan para peserta yang lain. Selain itu juga memberikan nasehat yang diperlukan oleh para peserta dalam suatu kegiatan Lev. Leasing. Atas jasanya ia berhak memperoleh fee.
2. Lessee : pihak yang ingin mengadakan investasi atas alat produksi yang harganya sangat tnggi melalui leverage leasing 3. Equity partsipant: para lessor
4. Owner trustee : mewakili para lessor , yang menjadi owner trustee adalah bank atau lembaga keuangan lain tugasnya adalah mewakili lessor dan mengkoordinir para lessor
5. Badan pemberi kredit , Biasanya bank dan lembaga keuangan lain yang berkewajiban menyediakan dana kekurangannya (60-80) % dari harga objek lease . Biasanya jumlahnya lebih dari 1 pemberi kredit
6. Indenture trustee, Pihak yang mewakili pemberi kredit, biasanya bank atau lembaga keuangan lain.
7. Pabrikan atau distributor, Penyedia atau pembuat barang modal
Mekanisme kerja leverage lease
1. Packager membuka perundingan dengan calon lessee, dalam perundingan ini
dibicarakan mengenai :
a. Barang modal/alat produksi yang diinginkan lessee
b. Jangka waktu berlangsungnya kontrak lease c. Harga lease yang wajib dibayarkan oleh calon
leasee
2. Sesudah itu, packager menghubungi perusahaan2 leasing yang akan bersedia menjadi penyedia equity capital. Kepada para calon equity partcipant ditunjuklah commitment letter yang berisi persyaratan yang telah disetujui oleh calon lessee
3. Jika disetujui maka di tandatanganilah commitment letter
4. Untuk mengadakan persiapan kontrak lease dengan calon lessee para equity partcipant membuat suatu trust agreement untuk membentuk owner trustee. Owner trustee inilah yang bertndak sebagai pemegang kuasa yang mewakili para lessor.
5. Packager kemudian menghubungi para
pemberi kredit , mereka harus menyediakan dana 60-80 % dana yang ditutupkan. Dalam pertemuan ini dibicarakan syarat-syarat yang akan berlaku dalam perjanjian kredit:
1. Besarnya jumlah pinjaman yang akan diberikan
2. Besaran bunga atas pinjaman tersebut 3. Jangka waktu pemberian kredit
4. Jaminan yang diminta oleh kreditor untuk mengamankan tagihannya
5. Para pemberi kredit melakukan trust agreement untuk membentuk endenture trustee yang bertndak mewakili para pemberi kredit
6. Endeture trustee kemudian melakukan perjanjian dengan owner trustee
7. Sementara itu, packager menghubungi pabrikan dan dirundingkan cara-cara penyerahan barang tersebut.
8. Semua peserta kemudian mengadakan perjanjian yang disebut partcipant agreement,
lanjutan
9. Didalam partcipant agreement ditegaskan berbagai macam tugas , kewajiban dan tanggung jawab yang harus dipikul oleh
masing-masing peserta dalam rangka persiapan , pembelian , dan leasing dari barang
modal yang bersangkutan.
10.Kemudian para equity partcipant dan money lender (pemberi kredit) membayar dana yang dibutuhkan kepada indenture trustee ,
kemudian endenture trusteelah yang membayar barang tersebut.
11. Segera setelah itu, dibuatlah kontrak antara lessee dan owner trustee . Pada saat penutupan kontrak, packager mendapatkan fee.
12. Bukt kepemilikan diserahkan kepada owner trustee . Lessee yang menerima barang tersebut harus menandatangani sertfikat penerimaan.
13. Selama kontrak lease berlangsung, lessee akan membayar harga lessee kepada endenture trustee , kemudian endenture trustee akan membaginya
kepada pemberi kredit dan kepada owner trustee.
14. Owner trustee yang telah menerima fee jasa kemudian sisanya dibagi ke para lessor.
Slide selanjutnya coming soon tentang sale and lease back dan give and lease back
Semoga bermanfaat Terima kasih