• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lidia Tamba-19231029-perbedaan artikel Jurnal -KSDA

N/A
N/A
Lidia Tamba

Academic year: 2023

Membagikan "Lidia Tamba-19231029-perbedaan artikel Jurnal -KSDA"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Lidia Tamba

Nim : 19231029

Kelas : Pendidikan IPA B

Mata Kuliah : Konservasi Sumber Daya Alam

Konservasi Sumber daya Alam Manfaat Konservasi Materi Pertemuan Minggu 2

Kajian manfaat kawasan konservasi perairan bagi pengembangan ekowisata bahari: Studi kasus di kawasan konservasi perairan Nusa Penida, Bali

Konservasi Sumberdaya Alam Berwawasan Kearifan Lokal Melalui Sosialisasi

Peningkatan Kesadaran Lingkungan Pada Masyarakat Desa Bagik Payung Timur, Lombok Timur

Pada artikel ini di kaji tentang manfaat konservasi perairan di Nusa Penida dengan menggunakan konsep ekowisata.

Dalam artikel ini dijelaskan manfaat konservasi bagi masyarakat Nusa Penida,lalu manfaat konservasi bagi pemerintah dan pihak swasta .

Manfaat Konservasi bagi masyarakat Nusa Penida Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil wawancara melalui kuisioner diperoleh bahwa pendapatan masyarakat meningkat sejak dicadangkannya kawasan Nusa Penida menjadi kawasan konservasi perairan.

Sebelum dicadangkannya kawasan Nusa Penida menjadi Kawasan Konservasi Perairan rata-rata pendapatan masyarakat yaitu sekitar Rp. 700.000,00 – Rp. 900.000,00 namun saat ini pendapatan mereka meningkat sekitar 10 –

Pada jurnal ini dijelaskan manfaat konservasi secara umum saja Manfaat kegiatan konservasi yang dilakukan oleh masyarakat setempat tidak hanya berdampak positif terhadap kelangsungan ekosistem dan sumberdaya alam melainkan akan memberikan keuntungan secara ekonomi, sosial dan budaya. Secara ekologis, konservasi yang dilakukan oleh masyarakat dapat menjaga kualitas lingkungan serta siklus ekologi dapat bekerja dengan optimal.

Manfaat secara ekonomi berbentuk ketersediaan sumberdaya alam yang dapat dimafaatkan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang relatif panjang.

(2)

30 %. Berdasarkan analisis yang dilakukan untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat di kawasan konservasi Nusa Penida menunjukkan bahwa masyarakat berada dalam tingkat kesejahteraan yang tinggi dan bahkan berdasarkan analisis skoring yang dilakukan menunjukkan bahwa hanya beberapa dari responden yang berada pada taraf tingkat kesejahteraan yang sedang dan tidak ada yang berada pada tingkat kesejahteraan yang rendah.

Salah satu dampak atau manfaat yang dirasakan oleh pemerintah daerah yaitu melalui pajak, baik itu pajak biaya masuk di kawasan konservasi ataupun pajak biaya dari jasa perhotelan, rumah makan, biro perjalanan wisata, dan pajak dari toko-toko yang menjual souvenir. Manfaat lain yang dirasakan oleh pemerintah dengan adanya kawasan konservasi di Nusa Penida yaitu masyarakat mampu mengelola daerahnya sendiri serta menjaga kelestarian alam yang tersedia untuk kepentingan kesejahteraan dan keberlanjutan sumberdaya alam. Selain itu juga manfaat yang dapat dirasakan oleh pemerintah Kabupaten Klungkung yaitu melalui pendapatan daerah yang dihitung melalui pendapatan domestik regional bruto (PDRB) sektor pariwisata Kabupaten Klungkung.

Manfaat dibentuknya kawasan konservasi Nusa Penida bukan hanya dirasakan oleh

(3)

pemerintah ataupun masyarakat tetapi juga dapat dirasakan oleh pihak swasta yang berinvestasi di kawasan Nusa Penida. Adapun bentuk manfaat yang dirasakan oleh pihak swasta yaitu terbentuknya lapangan usaha di bidang pariwisata yang dikelola oleh pihak swasta. Jenis usaha yang bergerak di bidang pariwisata yang ada. di kawasan Nusa Penida adalah homestay, bungalow, resort, vila, Mangrove Tour, dive Operator dan watersport (CTC, 2011). Berkembangnya kawasan wisata Nusa Penida akan memberi dampak atau manfaat kepada setiap badan usaha yang dikelola oleh pihak swasta tersebut. Manfaat lain terbentuknya kawasan konservasi bagi ekosistem yaitu terjaganya kondisi ekosistem dari kepunahan dan dari gangguan manusia yang tidak bertanggung jawab. Kawasan konservasi di Nusa Penida telah memberi manfaat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam untuk dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Hal ini dapat dirasakan dengan adanya kelompok- kelompok masyarakat yang terbentuk seperti kelompok sadar wisata. Kelompok ini mempunyai tugas untuk mendampingi setiap aktivitas wisata yang ada di Nusa Penida agar setiap wisatawan yang berkunjung tetap menjaga kelestarian alam yang ada di Nusa Penida. Terbentuknya kawasan konservasi dapat menjaga keberadaan ekosistem agar

(4)

tetap lestari seperti mempertahankan spesies yang sudah ada di kawasan konservasi perairan di Nusa Penida yaitu ekosistem Mangrove tetap terjaga supaya dapat terus menjadi keunggulan sektor wisata melalui Mangrove tour, tutupan komunitas karang dan jenis ikan karang yang ada di kawasan ini tetap dipertahankan agar tetap menjadi daya tarik wisatawan untuk melakukan aktivitas selam dan snorkeling. Sedangkan manfaat dari dilakukan analisis kesesuain lahan untuk aktivitas wisata di Nusa Penida yaitu agar pengelola kawasan konservasi dapat mempertimbangkan jumlah wisatawan yang berkunjung dengan kemampuan kawasan menampung pengunjung agar terjadi keseimbangan sehingga kawasan tersebut dapat dikelola secara berkelanjutan.

Referensi

Dokumen terkait

BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM KALI MANTAN

BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM SULAWESI SELATAN.

Mengelola sumber daya alam dan memelihara daya dukung serta upaya konservasi dan rehabilitasi lahan, dan mewujudkan kualitas sumber daya alam yang lestari dan berkelanjutan dengan

Kabid Konservasi Sumber Daya Alam dan

Prosentase tercapinya target uji kualitas lingkungan Meningkatkan perlindungan dan konservasi Sumber Daya Alam Melestarikan ketersediaan sumber daya alam dan fungsi

7) penyiapan pelaksanaan pelayanan dan promosi bidang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Bidang Teknis Konservasi Sumber Daya Alam terdiri dari : 1)

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah latihan berikut!.. Konservasi sumber daya alam adalah pengelolaan sumber daya alam yang pemanfaatannya

“Pengaruh Motivasi dan Disipin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Lingkungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara”.. Jurnal Administrasi Publik, Vol 3, No