Di sisi lain, tradisi menghafal Alquran sudah ada di kalangan mahasiswa IAIN Ambon. Kedua, observasi terhadap upaya pengembangan kualitas lulusan IAIN Ambon yang terfokus pada tradisi menghafal Al-Qur'an.
Konsep Dasar Kajian Living Qur’an
ملسو هيلع الله ىلص
Pengertian Living Qur’an
Selain pendapat di atas, Muhammad Yusuf mengatakan bahwa respon masyarakat (realitas) terhadap Al-Qur'an dapat dikatakan sebagai Al-Qur'an yang hidup. Oleh karena itu, penghidupan Al-Qur'an memerlukan landasan pengetahuan Al-Qur'an yang kokoh, di samping memerlukan integrasi dengan bidang ilmu lain.
Ruang Lingkup Kajian Living Qur’an
Al-Qur’an banyak memberikan pengaruh terhadap manusia dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal bahasa. Fungsi informatif memposisikan Al-Qur’an sebagai landasan informasi berupa ilmu pengetahuan yang memuat suatu masalah agama.
Tahfidz Al-Qur’an
- Keutamaan Membaca dan Menghafal al-Qur’an
Dapat disimpulkan bahwa menghafal Al-Qur'an adalah suatu usaha sadar dan sungguh-sungguh yang dilakukan seseorang untuk mengingat dan memperoleh makna bacaan Al-Qur'an yang mengandung mukjizat dengan menggunakan strategi tertentu agar selalu teringat dalam pikiran. Sebagai kitab petunjuk, Al-Qur'an benar mutlak dan mendapat jaminan langsung dari Allah, terlindungi dari segala bentuk perubahan, pengubahan, penambahan dan pengurangan.
رجلْا9
Al-Qur'an dan hadist memberikan dorongan yang besar kepada manusia untuk menghafal Al-Qur'an. Antara ciri-ciri al-Quran ialah kitab suci yang mudah dihafal, dihafal dan difahami.
يراخبلا هاور( هملع و نآرقلا ملعت نم مكيرخ)
Sebagai contoh, Rasulullah mengutamakan tentera yang diseksa terlebih dahulu menghafal al-Quran, malah baginda menguburkan mereka di dalam kubur dengan tangannya sendiri.
هاور( هباحصلأ اعيفش ةمايقلا موي تييأ هنإف نآرقلا اوءرقا )ملسم
و نآرقلا أرق نم اجتَ ةمايقلا موي سبلأ ،هب لمع و هملعت
ءوض .رون نمه
ينتلح هدلاو ىسكي و ،سمشلا ءوض لثم
ذخبأ :لاقيف ؟اذه انيسك ابم :نلآوقيف ايندلا املَ موقت لآ نآرقلا امكدلو
Artinya: 'Barangsiapa membaca, mempelajari dan mengamalkan Al-Qur'an, maka dia akan memakai mahkota pada hari kiamat. Dengan motivasi tersebut, tidak heran jika saat ini semakin banyak masyarakat yang belajar hafalan Alquran dengan berbagai metode.
هيلع الله ىلص
ملسو-
Adab Membaca Al-Qur’an
Seorang penghafal Al-Qur'an yang biasa disebut hafiz laki-laki dan hafizah perempuan tidak hanya sekedar membaca apa yang tertulis. Seorang hamba yang telah jatuh cinta pada Al-Qur'an akan meyakini bahwa kesuksesan dan keselamatan, kebahagiaan dan keunggulan terdapat pada membaca Al-Qur'an dan mengamalkannya. 31. Alquran; 3) Dialog secara teratur, mempercayai setiap arahan dan menjadikannya sebagai pedoman dalam setiap ujian yang dihadapi;
56 Khalid bin Abdul Karim al-Lahim, Panduan Tadabbur dan Meraih Kesuksesan dengan Al-Qur'an (Jakarta: Fitrah Rabbani, 2006), diterjemahkan oleh Nandang B, 26. Penghafal Al-Qur'an harus mempunyai pengaturan diri yang baik agar dapat melaksanakan aturan tersebut secara konsisten, guna mencapai tujuan secara optimal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu jenis penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa perkataan orang secara tertulis atau lisan serta perilaku yang diamati.58 Sedangkan penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yang didasarkan pada tempat. atau bidang penelitian. penelitian), yaitu penelitian yang dilakukan pada suatu lokasi tertentu.
Dalam kajian Al-Qur'an, penelitian lapangan dikenal dengan metode penelitian Al-Qur'an yang hidup. Fokus utama penelitian ini adalah pada proses interaksi intens mahasiswa IAIN Ambon dengan Al-Qur'an, pengalaman mereka dan makna Al-Qur'an. Dengan kata lain, penelitian ini mencoba menggunakan perspektif emik, yaitu perspektif insider, perspektif pribumi, atau perspektif aktor.60.
Waktu dan Lokasi Penelitian
Sumber Data a. Data Primer
Sumber data sekunder tersebut berupa buku, dokumen, dan catatan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan topik penelitian. Di antara kitab-kitab yang menjadi rujukan terpenting antara lain: Living Qur'an dan Metodologi Penelitian Hadits karya M. Mansyur dkk., al-Tiby>an fi Adab H}amalat al-Qur'a>n karya Imam al-Nawawi> , dan lainnya.
Subyek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Siswa asal Bima, Nusa Tenggara Barat ini mulai menghafal Al-Quran saat duduk di bangku kelas XI MA. Semasa kuliah, ia hanya menghafal Al-Qur'an secara mandiri karena belum menemukan guru khusus tahfidz. Faktor pendukung dalam menghafal Al-Qur’an salah satunya adalah motivasi batin yang tumbuh seiring berjalannya program tahfidz di pesantren.
Yasir memiliki pengalaman berinteraksi dengan Al-Qur'an yang mengesankan saat berada di jenjang MA. Yasir meyakini, kebahagiaan yang didapatnya hari itu berkat keberkahan menghafal Alquran. Awalnya niat Wa Ati menghafal Alquran hanya karena ingin berangkat ke Jakarta.
Wa Ati mempunyai pengalaman yang berkesan dalam proses mengubah orientasi menghafaz al-Quran.
ينِفِرْسُمْلا31
Deskripsi Regulasi PTAI
Setiap pelajar diharapkan mengikuti bacaan dan penulisan Al-Quran di Ma'had Al-Jami'ah IAIN Ambon, sehingga dinyatakan lulus;. Pengisytiharan lulus bacaan dan penulisan al-Quran dibuktikan dengan syahadat/ijazah yang diterbitkan secara rasmi oleh Ma'had Al-Jami'ah IAIN Ambon. Kebolehan mengajar membaca dan menulis al-Quran yang dibuktikan dengan syahadat/ijazah merupakan prasyarat kepada pelajar yang akan mengikuti Kursus Kerja Hakiki (KKN).
77Dokumen Keputusan Rektor IAIN Ambon Nomor 14 Tahun 2014 tentang Standardisasi Literasi Al-Quran di Institut Agama Islam Negeri Ambon. Dalam SK Nomor 121 Tahun 2017, terdapat 3 kelas dalam pengembangan membaca dan menulis Al-Quran di Ma'had Al-Jami'ah, yaitu Kelas A, B dan C. Kewajiban siswa di setiap kelas ditinjau dari segi membaca, menulis dan menghafal Al-Quran berbeda.
Kelas ini telah pun memulakan latihan guru Iqra tahap II dan guru Al-Qur'an tahap I. Kewajipan membaca Al-Qur'an meliputi tahsin al-Qira'ah (Gharib Musykilah), tartil al-Qur'an, dan setoran. kuliah juz 16-29. 78 Surat Keputusan Rektor IAIN Ambon Nombor 121 Tahun 2017 Mengenai Penetapan Standard Kompetensi Graduan Kenaikan Pangkat Kelas dan Pembinaan Al-Quran sepanjang IAIN Ambon Ma'had Al-Jami'ah Tahun 2017.
Iplementasi Pengembangan Mutu Lulusan IAIN Ambon Melalui Program Tahfidz Al-Qur’an
- Madrasah Al-Qur’an
- Madrasah Diniyah
Artinya, proses pengembangan Al-Qur'an di Ma'had Al-Jami'ah tidak melampaui apa yang ditentukan dalam Keputusan Rektor yang diuraikan di atas. Pengembangan Al-Qur'an di Ma'had Al-Jami'ah yang dalam hal ini juga mencakup program tahfidz al-Qur'an dilaksanakan di beberapa departemen. Madrasah al-Qur'an merupakan bagian dari Ma'had al-Jami'ah yang menyelenggarakan program baca tulis dan tahfidz al-Qur'an secara umum di IAIN Ambon.
Madrasah Al-Qur'an akan mengawasi jalannya program pendidikan Al-Qur'an yang dilaksanakan pada pagi hari. Sedangkan bagi mahasiswa yang telah memenuhi standar kelulusan minimal Kelas B akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah mengikuti Program Pendidikan Al-Qur'an di Ma'had al-Jami'ah IAIN Ambon. Menambah ilmu dengan mengajar mengaji di Ma'had tidaklah penting bagi para santri ini.
Waktu pembinaan di madrasah Islam berbeda dengan pembinaan Al-Qur’an di madrasah Al-Qur’an. Memang kami tidak sempat membahas persoalan program tahfidz al-Quran di rapat senat. Pemaparan ini menekankan bahwa santri yang dididik di Ma'had al-Jami'ah diberikan prioritas hanya bagi mereka yang belum memiliki kemampuan di bidang Al-Qur'an untuk mencapai target minimal yang telah ditetapkan.
Analisis Upaya Pengembangan Mutu Lulusan melalui Program Tahfidz al-Qur’an di IAN Ambon
Sebagai upaya pengembangan kualitas lulusan dengan program tahfidz al-Qur'an, salah satunya dengan beasiswa tahfidz al-Qur'an. Hanya untuk tahun 2020 dan 2021, beasiswa tahfidz Al-Qur'an di IAIN Ambon belum ada, meski ada beberapa mahasiswa yang sudah belajar lebih dari 5 juz. Upaya pertama yang dilakukan Rektor IAIN Ambon pada tahun 2014 adalah dengan mencapai terobosan berupa kerjasama dengan Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang. Hasil kerjasama ini menarik beberapa hafiz dari pondok pesantren untuk membantu pembekalan Al-Ajar Al-Qur'an di Ma'had al-Jami'ah IAIN Ambon.
Hal ini tentunya akan mempengaruhi kualitas lulusan IAIN Ambon dan juga akan mempengaruhi keseriusan mahasiswa lainnya untuk mengikuti pelatihan Al-Qur'an di Ma'had al-Jami'ah. Selain itu, tujuan capaian pembelajaran PTKI sebagaimana telah dijelaskan pada bab latar belakang sebelumnya adalah mahasiswa lulusan PTKI harus mempelajari Al-Qur'an minimal surah 30. Kegiatan pembelajaran mengaji telah menjadi tradisi dikalangan mahasiswa IAIN Ambon dan memberikan dampak positif bagi perkembangan kualitas lulusannya.
Dari segi spiritualitas, mereka umumnya mengaku merasakan kedamaian batin, ada keyakinan selalu ada kemudahan dalam menjaga dan menghafal Al-Qur'an. Upaya pengembangan kualitas lulusan melalui program tahfidz di IAIN Ambon diutamakan hanya bagi mahasiswa yang belum hafal Al-Quran sama sekali. Dan hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa program yang ditawarkan kepada mahasiswa yang belum hafal Al-Qur’an dari segi penilaian tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Rektor nomor 121 Tahun 2017.
Saran
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menghafal Al-Quran banyak memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas lulusan, baik dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pimpinan lembaga telah membuat peraturan khusus yang memudahkan pembinaan santri penghafal Al-Qur’an agar dapat menuntaskan hafalan hingga 30 juz. Penataan ulang calon penerima beasiswa dengan mengutamakan santri penghafal Al-Qur'an untuk menerima beasiswa melalui jalur tahfidz, sehingga dapat mengoptimalkan dana beasiswa tahfidz sesuai porsinya.
Melakukan pendataan dini terhadap para pelajar penghafal Al-Qur’an agar lembaga mempunyai database yang dapat dijadikan sebagai kerangka peserta MTQ di berbagai acara, baik tingkat universitas maupun umum. Ahimsa, Heddy Shri, Al-Qur'an yang Hidup dalam Perspektif Antropologi yang Berbeda, Walisongo, Volume 20, Nomor 1, Mei 2012. Faizin, Hamam, Al-Qur'an sebagai Fenomena Hidup, makalah yang dipresentasikan pada Seminar Internasional dan Al-Qur'an Konferensi Tahunan II 2012, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 24 Februari 2012.
Fitriani, Yuni, “Tradisi Menghafal Al-Quran. Studi Kasus Menghafal Al-Quran di SMP IT Insan Harapan”, (Skripsi - UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, 2020). Ghautsani [al], Yahya bin Abdurrazzaq, Cara Mudah dan Cepat Menghafal Al-Quran (Terjemahan Zulfan), (Jakarta: Pustaka Imam Syafi'I, 2018). Lahim, Khalid bin Abdul Karim, Panduan Tadabbur dan Meraih Kesuksesan dengan Al Quran (Jakarta: Fitrah Rabbani, 2006).