• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Stresor pada Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Angkatan 2019 - Repositori Universitas Kristen Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Gambaran Stresor pada Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia Angkatan 2019 - Repositori Universitas Kristen Indonesia"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

1

Universitas Kristen Indonesia

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Setiap individu sering mengalami suatu kejadian yang disebut stres.1 Potter dan Perry menyatakan bahwa dalam setiap individu stres merupakan hal normal yang dapat terjadi dan berhubungan dalam kehidupan.2 Stres sebagai bentuk adaptasi untuk bertahan, dalam hidup individu yang berpikir dan berusaha dalam menyelesaikan masalah. Stres dalam arti luas merupakan tekanan ataupun hal-hal yang tidak menyenangkan yang berasal dari eksternal.3

Menurut Wahyudi et al, dampak stres dari segi aspek psikologis mahasiswa berupa dampak positif dan negatif. Dampak positif didefinisikan sebagai peningkatan kreativitas dan pengembangan diri selama stres masih dalam kapasitas seseorang. Sedangkan dampak negatif stres yaitu konsentrasi menurun, tidak fokus saat perkuliahan, kurang minat dan motivasi, hingga mengakibatkan perilaku buruk sebagai contoh terlambat kuliah, merokok dan minum alkohol.1

Menurut Lumban Gaol, Siswa yang sedang belajar di tingkat universitas dalam kegiatan akademik banyak mengalami stres seperti banyaknya tuntutan akademik yang dihadapi yaitu ujian dan tugas yang harus dikerjakan.4 Begitu juga halnya dengan pendidikan kedokteran yang tidak terlepas dari stresor yang bisa menimbulkan stres dan bisa berakibat buruk jika tidak dapat dikelola dengan baik oleh mahasiswa. Legiran et al, menyatakan stresor merupakan suatu keadaan, situasi objek ataupun individu yang bisa menyebabkan stres.3

Stresor mahasiswa kedokteran secara umum dikelompokkan menjadi enam kategori yaitu stresor akademik (ARS), stresor terkait intrapersonal dan interpersonal (IRS), stresor proses belajar mengajar (TLRS), stresor sosial (SRS), stresor dorongan dan keinginan (DRS), dan stresor aktivitas kelompok (GARS).5

(2)

2

Universitas Kristen Indonesia

Menurut Navas, menunjukkan mahasiswa kedokteran dominan mengalami/ alami stres berlebih daripada mahasiswa bidang lain, dan stresor utamanya adalah terkait masalah akademik. Dilaporkan lebih lanjut jika mahasiswa yang kurang berhasil secara akademis tingkat stres dan juga respons tubuh yang agak lebih tinggi. Jika mahasiswa memiliki tingkat stres yang tinggi bisa mengakibatkan tekanan mental yang dapat berakibat negatif pada fungsi kognitifnya dan proses pembelajaran.6

Hasil penelitian Wahyudi et al, diperoleh frekuensi tingkat stres terbanyak adalah stres sedang sebanyak 95 responden, kemudian sebanyak 4 responden paling sedikit mengalami stres berat. Lebih lanjut dilaporkankan tiap individu memiliki respon stres yang berbeda-beda disebabkan oleh beberapa faktor seperti faktor kepribadian, karakteristik stresor dan kemampuan adaptasi individu terhadap stres yang dihadapi. 1

Hasil penelitian Palani pada tahun 2016, didapatkan faktor stresor yang tertinggi adalah stresor akademik (61,7%) mahasiswa kedokteran mengalami stres berat, lainnya yaitu stres ringan dan sangat keduanya sebesar (3,7%).

Faktor stresor terendah adalah stresor sosial, yakni (46,9%) mengalami stres sedang dan sebanyak (1,2%) mengalami stres ringan.7

Jika dilihat dari cakupan ruang lingkup responden yaitu Mahasiswa FK UKI Preklinik Angkatan 2019 yang merupakan mahasiswa tingkat akhir sehingga kegiatan perkuliahan semakin kompleks diikuti juga dengan adanya tuntutan akademik yang menjadi salah satu faktor stresor pada responden.

Oleh karena itu penelitian ini diangkat untuk mengetahui gambaran stresor pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019.

1.2. Rumusan Masalah

Melihat kondisi di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:

1. Bagaimana karakteristik usia dan jenis kelamin pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019?

(3)

3

Universitas Kristen Indonesia

2. Bagaimana gambaran skala stresor akademik pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019?

3. Bagaimana gambaran skala stresor intrapersonal dan interpersonal pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019?

4. Bagaimana gambaran skala stresor proses belajar mengajar pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019?

5. Bagaimana gambaran skala stresor sosial pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019?

6. Bagaimana gambaran skala stresor motivasi pada Mahasiswa PrekKlinik FK UKI Angkatan 2019?

7. Bagaimana gambaran skala stresor aktivitas/kegiatan kelompok pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019?

1.3. Tujuan Penelitian 1.3.1. Tujuan Umum

Mengetahui gambaran stresor pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019.

1.3.2. Tujuan Khusus

1. Untuk mengetahui karakteristik usia dan jenis kelamin Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019.

2. Untuk mengetahui gambaran skala stresor akademik pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019.

3. Untuk mengetahui gambaran skala stresor intrapersonal dan interpersonal pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019.

4. Untuk mengetahui gambaran skala stresor proses belajar mengajar pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019.

5. Untuk mengetahui gambaran skala stresor sosial pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019.

6. Untuk mengetahui gambaran skala stresor motivasi pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019.

(4)

4

Universitas Kristen Indonesia

7. Untuk mengetahui gambaran skala stresor aktivitas/kegiatan kelompok pada Mahasiswa Preklinik FK UKI Angkatan 2019.

1.4. Manfaat Penelitian 1.4.1. Bagi Peneliti

1. Meningkatkan ilmu pengetahuan mengenai faktor–faktor stresor pada mahasiswa kedokteran.

2. Menambah pengalaman bagi peneliti agar dapat meningkatkan kemampuan dalam bidang penelitian.

1.4.2. Bagi Mahasiswa

1. Memberikan informasi mengenai faktor-faktor stresor sehingga dapat mencegah dan mengatasi stres dengan baik.

2. Menambah ilmu dan wawasan bagi mahasiswa.

1.4.3. Bagi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia

1. Memberi masukan berupa gambaran evaluasi kejadian stres pada mahasiswa preklinik di program pendidikan kedokteran.

2. Menambahan bahan bacaan mengenai gambaran faktor-faktor stresor.

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian terhadap mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha angkatan 2008 melalui survei dengan kuisioner didapatkan kesimpulan bahwa

Keterbatasan lain adalah desain penelitian ini hanya berbentuk cross- sectional (hanya dilakukan satu kali pengambilan data) sehingga peneliti tidak dapat mengetahui empati

Berdasarkan dari hasil kuesioner PASS, dari 63 responden, tingkat prokrastinasi kategori ringan sebanyak 10 mahasiswa (15,9%), tingkat prokrastinasi kategori sedang

sedangkan tingkat stres terkait hubungan intrapersonal dan interpersonal yang paling sedikit adalah tingkat stres sangat berat yaitu berjumlah 6 responden

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, mahasiswa dengan stres berat lebih besar mengalami dispepsia fungsional yaitu sebanyak 32 orang (51,6%) sedangkan

UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA FAKULTAS KEDOKTERAN PERSETUJUAN TIM PENGUJI TUGAS AKHIR HALAMAN PERSETUJUAN TIM PENGUJI Pada 21 Juli 2023 telah diselenggarakan Sidang Tugas Akhir

2 Universitas Kristen Indonesia Republik Indonesia, makan makanan sehat harus diimbangi dengan menjalani pola hidup sehat yang dituangkan dalam sepuluh pesan gizi seimbang, antara

Hubungan Pengetahuan Gizi Seimbang dengan Perilaku Gizi Seimbang Mahasiswa Tingkat 4 Angkatan 2013 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung.. [Skripsi] Bandung: Fakultas Kedokteran