Makalah Laboratorium Fisika
"KIT MEKANIKA"
Dosen pengampu: Erlin Evelin, M. Pd
Disusun oleh:
Nama. : Widia Nuraini (A892220006) Prodi. : S1 Pendidikan Fisika
Semester : 2
LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI (LLDIKTI) WILAYAH XI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN dan ILMU PENDIDIKAN MELAWI
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-Nya, penyusun dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul "KIT MEKANIKA"
dengan tepat waktu.
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah laboratorium fisika.
Selain itu, makalah ini bertujuan menambah wawasan tentang definisi KIT Mekanika dan alat apa saja yang ada pada KIT Mekanika beserta langkah- langkah merakit atau merancang alat-alat KIT Mekanika yang disesuaikan dengan tema praktikum bagi para pembaca dan juga bagi penyusun.
Tidak lupa penyusun mengucapkan terima kasih kepada Ibu Erlin Evelin, M.
Pd selaku dosen pengampu mata kuliah laboratorium fisika yang telah turut memberikan kontribusi dalam penyusunan makalah ini. Tentunya tidak akan maksimal jika tidak mendapat kontribusi dari Ibu.
Penyusun juga menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang membangun diharapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Nanga Pinoh, 19 Maret 2023
Penyusun
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...i
DAFTAR ISI ...ii
BAB 1 PENDAHULUAN...1
A. Latar belakang...1
B. Rumusan masalah... 1
C. Tujuan penulisan...1
BAB II PEMBAHASAN...2
A. Definisi KIT MEKANIKA ...2
B. Fungsi dan Manfaat Komponen KIT MEKANIKA....3
C. Langkah-langkah Merangcang Komponen KIT MEKANIKA...9
BAB III PENUTUP ...11
A. Kesimpulan...11
B. Saran ...11
DAFTAR PUSTAKA ...12
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan diwajibkan memiliki berbagai sarana dan prasarana untuk menunjang kualitas kegiatan pembelajaran contohnya laboratorium fisika.
Pada laboratorium fisika terdapat seperangkat alat praktikum yang salah satunya adalah Komponen Instrumen Terpadu (KIT). Salah satunya pada saat membuktikan teori mengenai hal-hal yang berkaitan dengan mekanika, keberadaan alat-alat peraga mekanika (KIT Mekanika) sangat diperlukan untuk menunjang kualitas pemahaman dalam membuktikan suatu kajian teori yang dipelajari.
KIT Mekanika sering digunakan untuk mendemonstrasikan atau mempraktekkan kajian teori yang diajarkan. Tetapi pada kenyataannya masih ada yang belum mengetahui bahkan belum mengenal KIT mekanika. Umumnya KIT mekanika digunakan dengan didasari pengetahuan yang cukup untuk merancang dan menggunakan alat-alat tersebut secara benar dan efektif.
Karena belum tertunjangnya kelengkapan sarana dan prasarana tentang KIT maka sering terjadi ketikdaktahuan pada saat praktikum pada jenjang pendidikan tinggi. Dan tidak tertanamnya sifat merawat dan memelihara serta menjaga yang menyebabkan kerusakan dan kehilangan dari sarana dan prasana yang sudah tersedia dan tertunjang. Oleh karena itu sifat merawat, memelihara, dan menjaga ditanamkan dari jenjang pendidikan sebelumnya, akan tetapi banyak yang tidak patuh atau perduli saat diajarkan menanamkan sifat tersebut. Oleh karena itu diajarkannya dengan diberikannya contoh demonstrasi sifat tersebut.
B. Rumusan Masalah
1. Apa definisi KIT Mekanika?
2. Apa fungsi dan manfaat serta apa saja komponen KIT Mekanika?
3. Bagaimana cara merancang komponen KIT Mekanika?
C. Tujuan
1. Agar mengetahui definisi KIT Mekanika.
2. Agar mengetahui fungsi dan manfaat serta komponen KIT Mekanika.
3. Agar Mengetahui cara merancang komponen KIT Mekanika.
1
BAB II PEMBAHASAN
A. Definisi KIT Mekanika
Berdasarkan tafsiran (Webster New Colligate Dictionary 1953) dijelaskan bahwa KIT is a box, bag I wich such a kit is carried. Jadi, KIT merupakan sebuah kotak yang berisi seperangkat alat praktikum yang dapat memudahkan kita untuk membawanya kemanapun.
Istilah mekanika sangat erat hubungannya dengan mesin. Dalam sebuah media literatur (“Mekanika') menjelaskan bahwa:
a. (Mechanics)"seseorang yang ahli di bidang mesin"
b. (Mechanics(serapan bahasa Belanda))"ilmu khusus yang mempelajari fungsi dan pelaksanaan mesin, yakni alat atau benda yang berupa mesin".
c. (Mechanicus dari Bahasa Latin dan Mechanikos dari bahasa Yunani)"Ilmu pengetahuan yang mempelajari gerakan suatu benda serta efek gaya dalam gerakan".
Jadi, KIT mekanika dapat didefinisikan sebagai seperangkat alat peraga yang berhubungan dengan mesin dan gerak yang disatukan dalam sebuah toolbox atau kotak. KIT mekanika biasanya digunakan pada saat kegiatan praktikum fisika, seperti, pengukuran, massa, panjang, diameter, kecepatan dan percepatan. (Wahyuni Teresia Sijabat, Desember 21, 2006)
B. Komponen KIT Mekanika
Berikut tabel komponen-komponen yang terdapat pada KIT Mekanika yang terdiri dari dua bagian, yakni bagian bawah dan bagian atas. (My Small World, 2016)
Bagian Bawah N
o
Nama Komponen
Gambar dan Satuan
Manfaat Fungsi
1.
Dasar Statif
Memudahkan pada saat menegakkan batang statif.
Sebagai dasar
penumpu atau penegak batang statif.
2. Kaki Statif Menyeimbangkan
batang statif agar tidak
tumbang saat
melakukan praktikum.
Sebagai penyangga alat statif agar posisinya seimbang.
3. Batang Pengait
Memudahkan dalam mengaitkan beban yang akan digantung.
Sebagai pengait beban saat dirakit dengan katrol dan komponen lainnya.
4. Balok Gesekan
Memudahkan dalam praktikum mencari gaya gesek pada zat Pat.
Sebagai alat untuk melakukan praktikum gaya gesek.
5. Pegas Spiral Memudahkan pada
saat mengontrol tegangan beban.
Untuk meredam
getaran atau tekanan yang disebabkan oleh beban dan untuk mengontrol tegangan.
3
Bagian Bawah
N o
Nama Komponen
Gambar dan satuan
Manfaat Fungsi
6. Pengetik Waktu
Memudahkan untuk mengetahui waktu dan jarak tempuh saat praktikum
Untuk mengukur selang waktu dan jarak tempuh kereta Dinamika yang dipasang pita perekam waktu.
7. Tali Nilon Memudahkan pada
saat menggantung beban dengan cara diikat.
Untuk
menggantungkan beban,neraca pegas, dan pegas spiral.
8. Katrol Dia 50mm
Memudahkan
kegiatan seperti mengangkat dan menurunkan beban
Untuk mengangkat atau menarik beban.
9. Penyangga Penjepit
Memudahkan pada saat memasang neraca pegas pada batang statif.
Sebagai penahan neraca pegas.
10 .
Kubus Materi Memudahkan pada
saat kegiatan pembuktian teori kerapatan berbagai jenis zat padat.
Sebagai untuk membuktikan teori kerapatan (massa jenis) yang diterapkan pada berbagai jenis zat padat.
Komponen satuan 12. Barang Statif
Pendek
Memudahkan pada saat praktikum yang membutuhkan tiang
Sebagai tiang Penyangga yang dipasang pada dasar statif secara horizontal.
13. Batang Statif Panjang
Memudahkan menyeimbangkan alat statif pada saat praktikum.
Sebagai tiang Penyangga yang dipasang pada dasar statif secara vertikal.
14. Pita Perekam Waktu
Memudahkan untuk mengetahui
kecepatan kereta diamika
Sebagai alat ketik untuk mengetik kecepatan kereta Dinamika.
15. Balok Pendukung
Memudahkan saat menyambung alat statif agar tidak terlepas
Sebagai
penyambung alat statif.
16. Balok Alumunium
Memudahkan dalam mencari massa jenis
Sebagai objek kegiatan praktikum untuk menentukan massa jenis zat padat teratur.
5
Bagian Atas
No Nama Kompone n
Gambar dan satuan
Manfaat Fungsi
17 .
Kereta Dinamika Bermotor
Memudahkan dalam mencari kecepatan pada saat praktikum.
Sebagai alat untuk menghasilkan kecepatan dari zat
pada saat
praktikum GLB dan GLBB.
18 .
Kereta Dinamika
Memudahkan dalam mencari kecepatan pada saat praktikum.
Sebagai alat untuk menghasilkan kecepatan dari zat
pada saat
praktikum GLB dan GLBB.
19
. Bahan
Pemberat 50 Gr
Bahan Pemberat 25 Gr
Memudahkan dalam mencari massa zat.
Sebagai beban (massa zat).
Bagian Atas No Nama
Komponen
Gambar dan satuan
Manfaat Fungsi
22 .
Jangka Sorong
Memudahkan dalam mengukur zat yang tidak bisa diukur lebarnya.
Sebagai alat untuk mengukur
diameter luar dan diameter dalam suatu zat padat.
23 .
Steker Perangkai
Memudahkan untuk memasang
beban pada
kereta dinamika.
Sebagai media untuk memasang beban pada kereta dinamika
24 .
Steker Poros Memudahkan
mengetahui letak poros pada ruas dan alat statif lainnya.
Sebagai poros tuas
atau batang
pemutar dan lain- lain.
25 .
Neraca Pegas 1,5 N
Memudahkan dalam mencari tegangan gaya pada pegas yang disebabkan oleh beban.
Sebagai alat untuk mengukur
tegangan atau tekanan gaya yang disebabkan oleh zat.
26 .
Neraca Pegas 3,0 N
Memudahkan dalam mencari tegangan gaya pada pegas yang disebabkan oleh beban.
Sebagai alat untuk mengukur
tegangan atau tekanan gaya yang disebabkan oleh zat.
27 .
Stopwatch Memudahkan
dalam ketelitian mengetahui
waktu saat
praktikum.
Sebagai alat untuk mengukur waktu saat melakukan praktikum yang mewajibkan
ketelitian sampai tingkat detik.
Bagian atas
No Nama Komponen
Gambar dan satuan
Manfaat Fungsi
28 .
Katrol Dia 100mm
Memudahkan
berbagai kegiatan seperti mengangkat dan menurunkan beban
Untuk mengangkat atau menarik beban.
29 .
Penunjuk Pasang
Memudahkan
mengetahui posisi atau arah awal serta akhir dari kereta dinamika.
Sebagai alat penunjuk posisi awal, intermedia, dan posisi akhir
pada saat
praktikum menggunakan kereta Dinamika.
30 .
Tuas Memudahkan usaha
dengan cara
mengandalkan gaya kuasa
Sebagai
pengungkit suatu
zat dan
menghasilkan gaya yang besar dari pada gaya yang dikeluarkan.
31 .
Bidang Miring
Memudahkan
kereta dinamika melintas tanpa adanya gangguan.
Berfungsi sebagai
rell kereta
Dinamika dan kereta Dinamika Bermotor.
1. Merangkai Alat Statif
Berikut langkah-langkah merangkai alat Statif (My Small World, 2016) a. Sediakan dasar Statif sebagai penumpu batang statif yang berfungsi
sebagai tiang.
b. Selanjutnya pasang batang statif panjang secara vertikal pada lubang bagian tengah dasar statif, kemudian pasang batang statif pendek pada lubang bagian samping dasar statif secara horizontal.
c. Selanjutnya pasang kaki statif pada bagian ujung batang statif pendek yang berfungsi untuk menyeimbangkan.
d. Selanjutnya pasang balok pendukung pada batang statif panjang e. Selanjutnya pasang penyangga penjepit pada balok pendukung
kemudian gantungkan neraca pegas atau pegas spiral pada penyangga penjepit.
f. Setelah neraca pegas atau pegas spiral digantungkan pada penyangga penjepit kemudian gantungkan beban pemberat 50 Gr atau beban pemberat 25 Gr pada neraca pegas. Seperti pada gambar dibawah ini.
2. Merakit Alat Untuk Praktikum GLB dan GLBB (dipercepat) dan GLBB (diperlambat)
Berikut Langkah-langkah merakit alat:
1. GLB
a. Sediakan bidang miring kemudian pada ujungnya dipasang balok pendukung agar kereta Dinamika tidak lepas dari bidang miring, dan pada ujung lainnya dipasang pengetik waktu yang sudah dihubungkan dengan power supplay
b. Kemudian letakkan kereta Dinamika Bermotor diatas bidang miring.
c. Kemudian sisipkan pita perekam waktu pada pengetik waktu dan pada kereta Dinamika Bermotor. Berikut gambar alat setelah dirakit.
Kemudian sisipkan pita perekam waktu pada pengetik waktu dan pada kereta Dinamika Bermotor. Berikut gambar alat setelah dirakit.
2. GLBB (dipercepat)
a. Sediakan bidang miring kemudian pada ujungnya dipasang balok pendukung agar kereta Dinamika tidak lepas dari bidang miring, dan pada ujung lainnya dipasang pengetik waktu yang sebelumnya sudah dihubungkan dengan power supplay, serta pada bagian kanan bawah bidang miring diletakkan balok bertingkat (sehingga arah kereta dinamika meluncur kebawah).
b. Kemudian Letakkan kereta dinamika diatas bidang miring
c. Kemudian sisipkan pita perekam waktu pada pengetik waktu dan pada kereta Dinamika. Berikut gambar alat setelah dirakit.
3. GLBB (diperlambat)
a. Sediakan bidang miring kemudian pada ujungnya dipasang balok pendukung agar kereta Dinamika tidak lepas dari bidang miring, dan pada ujung lainnya dipasang pengetik waktu yang sebelumnya sudah dihubungkan dengan power supplay, serta pada bagian kiri bawah bidang miring dilettakan balok bertingkat ( sehingga arah kereta dinamika menanjak ke atas)
b. Kemudian Letakkan kereta Dinamika diatas bidang miring
c. Kemudian sisipkan pita perekam waktu pada pengetik waktu dan pada kereta Dinamika. Berikut gambar alat setelah dirakit.
A. Kesimpulan
Berdasarkan fungsi dan prinsip kerjanya dapat disimpulkan bahwa komponen KIT mekanika memerlukan perawatan/pemeliharaan yang intensif. Seperti KIT mekanika yang bahan bakunya terbuat dari logam, seperti micrometer sekrup, jangka sorong, pegas spiral dan neraca pegas. Hendro(2012) mengungkapkan bahwa:
Peralatan yang terbuat dari bahan baku logam mudah mengalami perkaratan.
Untuk menghindari terjadinya perkaratan itu maka peralatan harus disimpan di tempat yang bertemperatur tinggi (378 C) dan lingkungan kering. Jika perlu gunakan bahan silikon sebagai penyerap air. Sebelum disimpan peralatan harus bebas dan kotoran, debu ataupun air yang melekat kemudian diolesi dengan minyak oli, minyak rem atau paraffin cair. Sedangkan peralatan KIT yang tidak terbuat dari besi atau logam dapat dirawat dengan cara membersihkan alat dari debu serta menyimpannya di tempat yang kering.
Berdasarkan pernyataan tersebut, peralatan KIT dalam laboratorium harus dirawat secara efisien agar tetap terjaga kualitasnya.
B. Saran
Penyusun berharap dengan adanya makalah ini, pembaca dapat menggunakan dan memelihara KIT mekanika dengan baik dan benar. Penyusun juga menyarankan agar pembaca dapat mengkaji lebih lanjut mengenai tata cara penggunaan serta pemeliharaan KIT mekanika dengan menambah referensi bacaan sehingga dapat menambah wawasan dan lebih bermanfaat bagi pembaca.
11
DAFTAR PUSTAKA
http:// placetoyou.blogspot.com (My Small World, 2016) https://berkas.uhn.ac.id (Pudak scientific, Edisi 2007)
https://id.scribd.com (Wahyuni Teresia Sijabat, Desember 21, 2006)
https://thinksphysics.com (Maret 21, 2020), (Al Irsyad, Irmawati Amir, Muhammad Rizal Fahlepy (MRF), Novelita Tabita).
https://www.studocu.com (Wahyu UNTARA, 2020) https://siplah. pesonaedu.id (2016)