Makalah Laboratorium Fisika
"KIT OPTIK"
Dosen pengampu: M. Akip, S.H, M.Pd
Disusun oleh:
Nama : Widia Nuraini (A892220006) Prodi : S1 Pendidikan Fisika
Semester : 2
LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI (LLDIKTI) WILAYAH XI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN dan ILMU PENDIDIKAN MELAWI
STKIP Melawi Tahun 2023
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa atas rahmat dan hidayah-Nya, penyusun dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul "KIT Optik" dengan tepat waktu.
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah laboratorium fisika.
Selain itu, makalah ini bertujuan menambah wawasan tentang definisi KIT Optik dan komponen apa saja yang ada pada KIT Optik beserta langkah- langkah merakit atau merancang alat-alat KIT Optik yang disesuaikan dengan tema praktikum bagi para pembaca dan juga bagi penyusun.
Tidak lupa penyusun mengucapkan terima kasih kepada Ibu Erlin Evelin, M.
Pd selaku dosen pengampu mata kuliah laboratorium fisika yang telah turut memberikan kontribusi dalam penyusunan makalah ini. Tentunya tidak akan maksimal jika tidak mendapat kontribusi dari Ibu.
Penyusun juga menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang membangun diharapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Nanga Pinoh, 23 Maret 2023
Penyusun
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR... i
DAFTAR ISI... ii
BAB I PENDAHULUAN... 1
A. Latar belakang... 1
B. Rumusan masalah... 1
C. Tujuan penulisan... 1
BAB II PEMBAHASAN... 2
A. Definisi KIT Optik... 2
B. Fungsi dan Manfaat Komponen KIT Optik...3
C. Langkah-langkah Merangcang Komponen KIT Optik...9
BAB III PENUTUP... 10 A. Kesimpulan... 10
B. Saran...10
DAFTAR PUSTAKA...11
ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan di Era Globalisasi saat sekarang ini menyebabkan
terciptanya alat-alat yang memudahkan kegiatan manusia sebagai bukti yakni, adanya komponen alat praktikum contohnya KIT (Komponen Instrumen Terpadu). Keahlian para cendikiawan menemukan dan menciptakan karya karya baru yang beraneka ragam sesuai kebutuhan yang dapat dirasakan manfaatnya.
Proses praktikum tidak lepas dari teknologi dan media yang berhubungan dengan teori yang ingin dibuktikan. Baik dikehidupan sehari-hari maupun dibidang pendidikan. Dengan adanya media atau alat peraga memudahkan kita dalam melakukan kegiatan maupun proses pemahaman pada teori atau bahan kajian studi.
Pada bidang ilmu tertentu seperti ilmu fisika dalam pengaplikasiannya membutuhkan media agar dapat membuktikan suatu teori, bisa dengan melakukan eksperimen atau penelitian ke laboratorium.Biasanya dilaboratorium membutuhkan berbagai sarana dan prasarana untuk menunjang suatu kegiatan seperti praktikum.
B. Rumusan Masalah
1. Apa definisi KIT optik?
2. Apa fungsi dan manfaat dari komponen KIT optik serta apa saja komponen KIT optik?
3. Bagaimana langkah-langkah merancang KIT optik?
C. Tujuan
1. Agar mengetahui definisi KIT optik.
2. Agar mengetahui apa fungsi dan manfaat dari komponen KIT optik serta apa saja komponen KIT optik.
3. Agar mengetahui cara merancang KIT optik.
1
BAB II PEMBAHASAN
A. Definisi KIT Optik
Berdasarkan tafsiran (Webster New Colligate Dictionary 1953) dijelaskan bahwa KIT is a box, bag I wich such a kit is carried. Jadi, KIT merupakan sebuah kotak yang berisi seperangkat alat praktikum yang dapat memudahkan kita untuk membawanya kemanapun.
Berdasarkan kutipan (Ensyclopaedia Britannica, 2015) dijelaskan bahwasanya Optik adalah ilmu yang mempelajari tentang hal-hal yang berhubungan dengan sifat cahaya, karakteristik cahaya, hubungan cahaya (tindakan cahaya, serta tindakan atau fenomena cahaya, seperti pemantulan cahaya, pembiasan cahaya dan penguraian cahaya.
Jadi, KIT optik dapat didefinisikan sebagai seperangkat alat peraga yang membantu terlaksananya kegiatan praktikum untuk membuktikan teori mengenai pemantulan cahaya, pembiasan cahaya, dan penguraian cahaya (tindakan atau fenomena yang disebabkan oleh cahaya, serta sifat,
karakteristik dan hubungan cahaya (Identitas cahaya) yang disatukan dalam sebuah toolbox (kotak).
2
B. Fungsi dan Manfaat Komponen KIT Optik Bagian Bawah N
o
Nama Komponen
Gambar Manfaat Fungsi
1. Meja Optik Memudahkan untuk
mengamati hasil pembiasan cahaya kompatibel
Sebagai tempat diletakkannya lensa dan untuk untuk
mengamati hasil pembiasan cahaya
2. Rel Persisi Memudahkan untuk
menyesuaikan atau menggeser komponen optik sesuai jarak fokus
Sebagai dasar dipasangnya komponen- komponen optik
3. Kaki Rel Memudahkan untuk
memberikan celahagar dapat menggeser komponen optik lain pada rel.
Sebagai
penyangga atau dudukan rel persisi.
4. Lampu Cadangan
Memudahkan untuk menentukan indeks bias.
Sebagai sumber cahaya.
5. Penyambung Rel
memperpanjang rel persisi.
untuk
menyambungka n rel persisi.
6. Tumpukan Berpenjepit
Memudahkan untuk mendirikan atau menegakkan komponen optik.
Sebagai penyangga Lensa bertangkai, tempat lampu, pemegang slide diafragma, dan layar tembus cahaya.
Bagian Bawah
No Nama
Komponen
Gambar Manfaat Fungsi
9. Tempat Lampu Bertangkai
Memudahkan untuk menitik fokuskan lampu cadangan.
Sebagai tempat untuk meletakkan lampu cadangan dan menyambungkan lampu cadangan ke power supply 19
.
Balok Kaca Memudahkan cahaya
membias.
Untuk membiaskan cahaya
4
Bagian Atas
No Nama Komponen
Gambar Manfaat Fungsi
7. Bak Plastik Bujur Sangkar
Memudahkan untuk melihat perlambatan cahaya pada zat cair
Untuk menentukan indeks bias zat cair.
8. Bak Persegi Panjang
Memudahkan untuk melihat perlambatan cahaya pada zat cair
Untuk menentukan indeks bias zat cair.
10 .
Layar Tembus Cahaya
Memudahkan cahaya ditransmisikan (dihamburkan)
Untuk
mentransmisikan (menghamburkan) cahaya sehingga sesuatu yang ada dibalik cahaya (benda) tidak dapat dilihat dengan jelas.
11 .
Pemegang Slide Diafragma
Memudahkan memasang slide diafragma.
Untuk memasang slide Diafragma.
5
Bagian Atas
No Nama
Komponen
Gambar Manfaat Fungsi
12 .
Lensa Bertangkai
Memudahkan untuk membiaskan dan memantulkan cahaya sesuai dengan titik fokusnya
(cembung), 50 (cembung), 100 (cembung), 200 (cekung), - 100
Lensa 50,
membiaskan cahaya.
Lensa 100,
membiaskan cahaya.
Lensa 200,
membiaskan cahaya.
Lensa -100, memantulkan cahaya.
13 .
Lensa Bikonveks
Memudahkan untuk menghasilkan pembiasan cahaya.
Untuk Membiaskan cahaya.
14 .
Cermin Kombinasi
Memudahkan untuk memantulkan cahaya.
Untuk memantulkan cahaya.
15 .
Lensa Prisma Memudahkan untuk
menghasilkan warna dari hasil
menguraikan cahaya.
Untuk menguraikan cahaya polikromatik (banyak) dan
menguraikan warna cahaya.
6
Bagian Atas
No Nama
Komponen
Gambar Manfaat Fungsi
16. Lensa Bikonkaf
Memudahkan meluruskan atau membbelokkan cahaya.
Untuk
meluruskan atau membelokkan cahaya.
17. Pemegang Lilin
Memudahkan menegakkan lilin
Untuk menyangga atau
meneggakkan lilin.
18. Lensa Setengah Lingkaran
Memudahkan dalam
menghasilkan pembiasan cahaya.
Untuk
membiaskan cahaya.
20. Keping
Penutup
Memudahkan dalam mengcut pembiasan cahaya.
Untuk mengcut pembiasan cahaya.
21. Diafragma 1 celah
Memudahkan membentuk pemantulan cahaya menjadi 1 celah.
Untuk mencetak pemantulan cahaya.
22. Diafragma 4 lubang
Memudahkan dalam membagi pemantulan cahaya.
Untuk membagi cahaya yang dipantulkan menjadi 4.
23. Diafragma anak panah
Memudahkan untuk
menghasilkan bentuk anak panah dari pemantulan cahaya.
Untuk menyekat atau mencetak pemantulan cahaya.
Bagian Atas
No Nama Gambar Manfaat Fungsi
Komponen 24
.
Tray Memudahkan
memantulkan cahaya dan mencegah zat cair tumpah dan menyebar
keseluruh tempat.
Untuk
memantulkan cahaya atau sebagai media meletakkan bak plastik bujur sangkar atau bak persegi panjang agar zat cair tidak menyebar saat bak tergeser.
25 Diafragma 5 celah
Memudahkan dalam
membentuk atau menyekat
pemantulan cahaya.
Sebagai penyekat untuk mencetak pemantulan cahaya menjadi 5.
8
C. Langkah-langkah Merancang Komponen KIT Optik a. Sediakan komponen KIT Optik
b. Kemudian pada bagian samping bawah rel persisi dipasang kaki rel.
c. Kemudian pada bagian tengah bawah rel persisi dipasang penyambung rel d. Kemudian pada bagian atas rel dipasang tumpakan berpenjepit
e. Kemudian pada tumpakan berpenjepit ditancapkan lensa bertangkai (50, 100, 200, -100), pemegang Slide Diafragma, Layar Tembus Cahaya,
Tempat Lampu Bertangkai, dan pemegang lilin ( Sesuai yang dipraktikumkan)
f. Letakkan Meja Optik diatas rel persisi dan pada meja optik diletakkan balok kaca, lensa bikonveks, cermin kombinasi, lensa prisma, lensa bikonkaf, lensa setengah lingkaran. (Sesuai yang dipraktikumkan)
g. Pada pemegang Slide Diafragma dipasang diafragma 1 celah, diafragma 4 lubang, diafragma anak panah, diafragma 5 celah, dan keping Penutup.
h. Pada Tray diletakkan bak plastik bujur sangkar dan bak persegi panjang yang sudah diisi dengan zat cair.
i. Pada tempat lampu bertangkai dihubungkan dengan power Supply (catu daya)
Berikut komponen alat KIT Optik setelah dirangkai.
9
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan fungsi dan prinsip kerjanya dapat disimpulkan bahwa komponen KIT optik memerlukan perawatan/pemeliharaan yang intensif.
Seperti pemeliharaan terencana (dijadwalkan), pemeliharaan kolektif (koreksi), pemeliharaan Preventif (pencegah), dan pemeliharaan tidak
terencana (perbaikan). Berdasarkan pernyataan tersebut, peralatan KIT dalam laboratorium harus dirawat secara efisien agar tetap terjaga kualitasnya.
B. Saran
Penyusun berharap dengan adanya makalah ini, pembaca dapat
menggunakan dan memelihara KIT optik dengan baik dan benar. Penyusun juga menyarankan agar pembaca dapat mengkaji lebih lanjut mengenai tata cara penggunaan serta pemeliharaan KIT optik dengan menambah referensi bacaan sehingga dapat menambah wawasan dan lebih bermanfaat bagi pembaca.
10
Daftar Pustaka
https://InterdisciplinaryPhysics.com (Prof. Mikra, 15 Januari 2020)
https://InterdisciplinaryPhysics.com (Deviana Eka R. S, 15 Desember 2015) https://id.Scribd.com. Wahyuni Teresia Sijabat (21, November 2016)
https://www.studocu.com (Budi Legowo, 8 Mei 2009)
11