• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN CAHAYA DAN ALAT OPTIK

N/A
N/A
Novita Rosalina Lumban Gaol

Academic year: 2025

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN CAHAYA DAN ALAT OPTIK"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP-11)

Sekolah : SMP MGMP IPA KAB. BARRU

Mata Pelajaran : IPA Kelas/Semester : VIII/Dua

Materi Pokok : Cahaya dan Alat Optik Alokasi Waktu : 6 x pertemuan (14 jp)

A. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

2. Menunjukkan perilaku jujur, bertanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, peduli, dan dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaanya.

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, procedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.12 Menganalisis

sifat-sifat cahaya, pembentukan bayangan pada bidang datar dan lengkung serta penerapannya untuk menjelaskan proses

penglihatan manusia, mata serangga, dan prinsip kerja alat optik.

3.12.1 Menjelaskan sifat-sifat cahaya 3.12.2 Menyelidiki arah rambat cahaya.

3.12.3 Menyelidiki pembiasan cahaya

3.12.4 Menghitung besar sudut pantul dari suatu sinar datang

3.12.5 Menjelaskan sifat cahaya merupakan gelombang elektromagnetik.

3.12.6 Menjelaskan pembentukan bayangan pada cermin datar dan cermin lengkung.

3.12.7 Menghitung banyaknya bayangan yang dibentuk oleh dua cermin bersudut.

3.12.8 Menggambar pembentukan bayangan pada cermin datar

3.12.9 Menggambar pembentukan bayangan pada cermin lengkung

3.12.10 Mengaanalisis keterkaitan antara titik fokus, jarak benda, dan jarak bayangan pada cermin cekung.

3.12.11 Mengukur jarak fokus cermin cekung.

3.12.12 Menghitung jarak bayangan benda pada cermin cembung.

(2)

C. Tujuan Pembelajaran 1. Pertemuan pertama

Setelah melakukan percobaan peserta didik dapat : a. Menjelaskan sifat-sifat cahaya

b. Menyelidiki arah rambat cahaya.

c. Menyelidiki pembiasan cahaya

d. Menghitung besar sudut pantul dari suatu sinar datang e. Menjelaskan sifat cahaya merupakan gelombang

elektromagnetik.

2. Pertemuan kedua

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.12.13 Menjelaskan letak bayangan melalui

persamaan umum cermin.

3.12.14 Menggambar pembentukan bayangan pada lensa.

3.12.15 Menganalisis keterkaitan antara titik fokus, jarak benda, dan jarak bayangan pada lensa cembung.

3.12.16 Mengukur jarak fokus lensa cembung.

3.12.17 Menghitung kekuatan lensa

3.12.18 Menjelaskan letak bayangan melalui persamaan umum lensa.

3.12.19 Menyelidiki pembentukan bayangan pada mata manusia.

3.12.20 Menyebutkan struktur dan fungsi bagian mata.

3.12.21 Menyelidiki perubahan diameter pupil 3.12.22 Menganalisis penyebab perubahan

diameter pupil.

3.12.23 Mengaitkan perubahan diameter pupil dengan fungsi pupil

3.12.24 Menjelaskan gangguan pada mata 3.12.25 Menjelaskan mekanisme penglihatan

pada serangga.

3.12.26 Menyelidiki pembentukan bayangan pada kamera obscura.

3.12.27 Menjelaskan pembentukan bayangan pada kamera, lup, mikroskop, dan teleskop.

4.12 Menyajikan hasil percobaan tentang

pembentukan bayangan pada cermin dan lensa.

4.12.1 Menyusun poster hasil penyelidikan pembentukan bayangan pada cermin cekung dan lensa cembung.

4.12.2 Mempresentasikan poster tentang pembentukan bayangan pada cermin cekung dan lensa cembung.

(3)

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat :

a. Menjelaskan pembentukan bayangan pada cermin datar dan cermin lengkung.

b. Menghitung banyaknya bayangan yang dibentuk oleh dua cermin bersudut.

c. Menggambar pembentukan bayangan pada cermin datar d. Menggambar pembentukan bayangan pada cermin lengkung e. Menganalisis keterkaitan antara titik fokus, jarak benda, dan

jarak bayangan pada cermin cekung.

f. Mengukur jarak fokus cermin cekung.

g. Menghitung jarak bayangan benda pada cermin cembung h. Menjelaskan letak bayangan melalui persamaan umum cermin.

3. Pertemuan ketiga

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat :

a. Menggambar pembentukan bayangan pada lensa.

b. Menganalisis keterkaitan antara titik fokus, jarak benda, dan jarak bayangan pada lensa cembung.

c. Mengukur jarak fokus lensa cembung.

d. Menghitung kekuatan lensa.

e. Menjelaskan letak bayangan melalui persamaan umum lensa.

4. Pertemuan keempat

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat :

a. Menyelidiki pembentukan bayangan pada mata manusia.

b. Menyebutkan struktur dan fungsi bagian mata.

c. Menyelidiki perubahan diameter pupil.

d. Menganalisis penyebab perubahan diameter pupil.

e. Mengaitkan perubahan diameter pupil dengan fungsi pupil.

f. Menjelaskan gangguan pada mata.

g. Menjelaskan mekanisme penglihatan pada serangga.

5. Pertemuan kelima

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat :

a. Menyelidiki pembentukan bayangan pada kamera obscura.

b. Menjelaskan pembentukan bayangan pada kamera, lup, mikroskop, dan teleskop.

6. Pertemuan keenam

Setalah mengikuti serangkaian pembelajaran peserta didik dapat mengerjakan soal-soal ulangan harian

(4)

Fokus penguatan karakter:

Kejujuran, percaya diri, tanggung jawab, gotong royong, dan kedisiplinan D. Materi Pembelajaran

1. Materi pembelajaran reguler

a. Cahaya memiliki sifat-sifat khusus. Cahaya dapat merambat lurus, dipantulkan, dibiaskan, dan merupakan gelombang elektromagnetik

b. Cahaya dapat dipantulkan pada cermin datar, cermin cekung, dan cermin cembung.

c. Cahaya dapat dibiaskan pada lensa cekung dan lensa cembung d. Pembentukan bayangan pada cermin dan lensa menggunakan

sinar-sinar istimewa

e. Pembentukan bayangan pada mata manusia merupakan bentuk pemanfaatan alat optic dalam kehidupan sehari-hari.

f. Bagian mata yang banyak berperan pada proses pembentukan bayangan benda adalah kornea, iris, lensa, dan retina.

g. Gangguan pada lensa mata dapat menyebabkan sesorang menderita miopi, hipermetropi, buta warna, presbiopi, dan astigmatisme.

h. Mata serangga disebut juga mata majemuk atau mata faset yang terdiri atas beberapa omatidia. Otomatidia berfungsi sebagai reseptor penglihatan yang terpisah. Gabungan seluruh respon dari omatidia merupakan bayangan mosaik.

i. Jenis alat optic dalam kehidupan sehari-hari adalah kamera, lup, mikroskop, teropong, dan teleskop.

2. Materi pembelajaran pengayaan Mata faset serangga

Arthropoda (misalnya serangga, crustacean) mempunyai mata yang berbeda dengan vertebrata, mata arthropoda disebut juga mata majemuk karena mata mereka terdiri dari unit berulang, omatidia, masing-masing yang berfungsi sebagai reseptor visual yang terpisah. Setiap omatidia terdiri dari lensa tunggal (permukaan depan yang membentuk satu faset), crystalline cone (Kristal kerucut transparan), sel-sel visual yang peka cahaya diatur dalam popla radial seperti bagian dari jeruk dan sel pigmen yang memisahkan omatidium satu dengan lainnya.

Sel-sel pigmen bertugas untuk memastikan bahwa cahaya yang masuk ke dalam omatidium parallel terhadap lintasan panjang untuk mencapai sel-sel visual dan memicu saraf. Jadi setiap omatidium hanya menunjuk pada satu area dalam ruang dan memberikan kontribusi. Kontribusi informasi tentang satu area kecil bidang pandang tersebut. Mungkin ada ribuan omatidia di mata majemuk yang tersebar di sebagian besar permukaan mata serangga.

(5)

Gabungan dari semua penglihatan mereka berupa gambar mozaik atau pola titik titik terang dan gelap yang lebih seperti ilustrasi halftone di surat kabar atau majalah. Semakin halus pola titik maka akan semakin baik pula kualitas gambarnya . mata belalang tersusun dari omatidium yang lebih sedikit jumlahnya dari pada lebah madu dan capung serta menghasilkan gambar yang lebih kasar.

Lebah madu dan capung memiliki lebih banyak omatidium yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan membedakan lebih detail namun demikian kemampuan mata lebah madu lebih rendah dibandingkan dengan mata vertebrata dalam membedakan objek secara detail yaitu hanya 1/60 dari mata manusia. Misalnya mata manusia dapat membedakan dua benda pada jarak 60 kaki (18 m) serangga hanya membedakan dua benda pada jarak hanya satu kaki (0,3 m)

E. Pendekatan/Metode Pembelajaran Pendekatan saintifik

Model Problem Based Learning

F. Media dan Bahan

1 set Kit Praktikum Cahaya dan alat optik G. Sumber Belajar

1. Buku siswa kelas VIII Semester II Edisi Revisi 2017 hal. 165 – 263.

2. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar untuk kelas VIII hal.

275 – 319.

3. www. Wikipedia.com

4. LKPD Cahaya dan alat optic

H. Langkah-langkah Pembelajaran

1. Pertemuan Pertama: 3 jp (120 menit) a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

(6)

1) Guru membuka pelajaran dengan berdoa dan memberikan salam serta mengondisikan suasana belajar yang

menyenangkan.

2) Guru memeriksa kehadiran peserta didik dan mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari

sebelumnya, yaitu tentang getaran dan gelombang dengan mengajukan pertanyaan kepada peserta didik.

3) Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai, yaitu tentang sifat-sifat cahaya, arah rambat cahaya, pembiasan dan menghitung sudut sinar datang dan sudut sinar

pantul, dan cahaya merupakan gelombang elektromagnetik.

4) Guru meminta peserta didik untuk menutup mata beberapa saat kemudian membuka mata kembali dan meminta peserta didik menceritakan apa yang dirasakan dan mengapa pensil dalam segelas air kelihatan patah atau bengkok?

5) Guru menunjukkan manfaat mempelajari materi sifat-sifat cahaya dalam kehidupan sehari-hari,

6) Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu melalui percobaan untuk menyelidiki sifat-sifat cahaya yang dilakukan secara berkelompok kemudian dipresentasikan dan akan

dilakukan penilaian dengan kuis.

7) Guru menyampaikan lingkup penilaian pengetahuan dan keterampilan dan teknik penilaian yang akan digunakan, yaitu uraian dan unjuk kerja.

b. Kegiatan Inti (90 menit)

Mengamati

Peserta didik mengamati sifat-sifat cahaya dengan melakukan Aktivitas 11.1 tentang perambatan cahaya, Aktivitas 11.2 tentang pembiasan, dan menghitung sudut datang dan sudut pantul pada sebuah cermin dan seberkas cahaya dari senter (Critic and Collaboration).

Menanya

Peserta didik merumuskan pertanyaan tentang hal-hal yang belum diketahui terkait dengan sifat-sifat cahaya (Critical, Communication).

Mengumpulkan Data/informasi

- Peserta didik mengumpulkan data/informasi berupa data dari percobaan pada aktivitas 11.1 dan aktivitas 11.2.

- Peserta didik membaca buku siswa halaman 165 - 175 tentang sifat-sifat cahaya. (Creative and Collaboration)

Menalar/ mengasosiasi

Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengolah informasi dari hasil pengamatan percobaan kemudian mengolah data percobaan ke dalam tabel atau peta

(7)

konsep dan membuat kesimpulan (Creative and Collaboration).

Mengkomunikasikan

Peserta didik mempresentasikan hasil kesimpulan kelompoknya di depan kelas (Communication)

c. Kegiatan Penutup (20 menit)

 Guru memfasilitasi peserta didik membuat butir-butir simpulan mengenai sifat-sifat cahaya.(Creative and Collaboration).

 Guru bersama-sama peserta didik melakukan refelksi dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan kegiatan pembelajaran (yaitu kegiatan mengamati berkas sinar datang dan sinar pantul pada peritiwa pemantulan sinar merumuskan pertanyaan, mengumpulkan informasi melalui literasi buku kemudian menjawab pertanyaan dengan informasi yang diperoleh, dan mengomunikasikan jawaban dengan diskusi kelas

 Guru guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran dengan cara diskusi dan tanya jawab.(Communication)

 Guru menyampaikan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan berikutnya, yaitu pembentukan bayangan pada cermin datar dan cermin lengkung.

 Guru menutup pelajaran dan mengingatkan peserta didik untuk mereview pembelajaran yang telah dipelajari di rumah.

2. Pertemuan Kedua: 2 JP (80 menit) a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

1) Guru membuka pelajaran dengan berdoa dan memberikan salam serta mengondisikan suasana belajar yang

menyenangkan.

2) Guru memeriksa kehadiran peserta didik dan mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, yaitu tentang sifat-sifat cahaya dengan mengajukan

pertanyaan kepada peserta didik.

3) Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai, yaitu tentang pembentukan bayangan pada cermin datar dan cermin lengkung.

4) Guru menanyakan ke peserta didik tentang kebiasaan bercermin dan perlatan apa saja yang memanfaatkan cermin, serta apa saja kegunaan cermin.

5) Guru menyampaikan mempelajari manfaat tentang pembentukan bayangan pada cermin datar dan cermin lengkung.

(8)

6) Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu melalui percobaan untuk menyelidiki pembentukan bayangan pada cermin datar dan cermin lengkung.

7) Guru menyampaikan lingkup penilaian pengetahuan dan keterampilan dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (60 menit)

Mengamati

Peserta didik mengamati pembentukan bayangan pada cermin datar dan cermin lengkung dengan melakukan Aktivitas 11.3 dan Aktivitas 11.4 (Critic and Collaboration).

Menanya

- Peserta didik merumuskan pertanyaan tentang hal-hal yang belum diketahui terkait dengan pembentukan bayangan oleh cermin datar dan cermin lengkung (Critical, Communication).

- Mengumpulkan informasi berupa data dari percobaan pada aktivitas 11.3 tentang pembentukan bayangan pada cermin datar

Mengumpulkan Data/informasi

- Peserta didik membaca buku siswa tentang pembentukan bayangan pada cermin datar dan cermin lengkung

- Peserta didik bekerja dan belajar dalam kelompok dan menyampaikan di depan kelas.

- Peserta didik mengidentifikasi unsur-unsur yang terdapat pada cermin cembung dan cermin cekung.

(Critic)

- Peserta didik melakukan aktivitas 11.4 tentang pembentukan bayangan oleh cermin cekung (Colaboration).

Menalar/mengasosiasi

- Peserta didik menganalisis hubungan antara jarak benda, jarak banyangan, dan titik focus (Critic, Colaboration).

- Peserta didik mengajukan pertanyaan terkait dengan percobaan yang telah dilakukan dan hasil diskusi untuk menentukan perpotongan sinar-sinar istimewa sehingga terbentuk bayangan pada cermin cekung.

- Peserta didik mempelajari dengan mengerjakan contoh soal yang ada pada buku siswa, dengan menekankan penggunaan tanda negatif pada besar titik fokus pada cermin cembung dan tanda positif pada cermin cekung.

- Pada materi pembentukan bayangan pada cermin lengkung perlu ditekankan sifat bayangan yang

(9)

dibentuk sangat dipengaruhi oleh letak benda terhadap cermin lengkung.

Mengkomunikasikan

Peserta didik mempresentasikan hasil kesimpulan kelompoknya di depan kelas (Communication)

c. Kegiatan Penutup (10 menit)

 Guru memfasilitasi peserta didik membuat butir-butir simpulan mengenai pembentukan bayangan pada cermin datar dan cermin lengkung.(Creative Thinking and Collaboration).

 Guru bersama-sama peserta didik melakukan refleksi dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan kegiatan pembelajaran melalui kegiatan percobaan dan literasi buku.

 Guru guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran dengan cara diskusi dan tanya jawab.(Communication)

 Guru menyampaikan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan berikutnya, yaitu pembentukan bayangan pada lensa.

 Guru menutup pelajaran dan mengingatkan peserta didik untuk mereview pembelajaran yang telah dipelajari di rumah.

3. Pertemuan Ketiga: 3 JP (120 menit) a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

1) Guru membuka pelajaran dengan berdoa dan memberikan salam serta mengondisikan suasana belajar yang

menyenangkan.

2) Guru memeriksa kehadiran peserta didik dan mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, yaitu tentang pembentukan bayangan pada cermin datar dan cermin lengkung. dengan mengajukan pertanyaan kepada peserta didik.

3) Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai, yaitu tentang pembentukan bayangan pada lensa.

4) Guru menanyakan ke peserta didik apakah mereka pernah menggunakan lup dan mikroskop?

5) Guru menyampaikan mempelajari manfaat tentang pembentukan bayangan pada lensa.

6) Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu melalui percobaan untuk menyelidiki pembentukan bayangan pada lensa.

(10)

7) Guru menyampaikan lingkup penilaian pengetahuan dan keterampilan dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (90 menit)

Mengamati

Peserta didik mengamati pembentukan bayangan pada lensa dengan melakukan Aktivitas 11.5 Pembentukan bayangan pada lensa cembung (Critical Thinking and Collaboration).

Menanya

- Peserta didik merumuskan pertanyaan tentang hal-hal yang belum diketahui terkait dengan pembentukan bayangan oleh lensa.

Mengumpulkan Data/informasi

- Mengumpulkan informasi berupa data dari percobaan pada aktivitas 11.5 tentang pembentukan bayangan pada lensa cembung (Creative dan Collaboration).

- Peserta didik membaca buku siswa tentang pembentukan bayangan pada lensa pada buku siswa hal. 191-197.

- Peserta didik bekerja dan belajar dalam kelompok dan menyampaikan hasilnya di depan kelas.

- Peserta didik mengidentifikasi unsur-unsur yang terdapat pada lensa. (Critical Thinking)

- Peserta didik melakukan aktivitas 11.5 tentang pembentukan bayangan oleh lensa cembung (Creative dan Collaboration)..

- Peserta didik menganalisis hubungan antara jarak benda, jarak banyangan , dan titik focus (Creative dan Collaboration).

- Peserta didik mengajukan pertanyaan terkait dengan percobaan yang telah dilakukan dan hasil diskusi untuk menentukan perpotongan sinar-sinar istimewa sehingga terbentuk bayangan pada lensa cembung dan lensa cekung (Critical Thinking).

Menalar/mengasosiasi

- Peserta didik mempelajari dengan mengerjakan contoh soal yang ada pada buku siswa, dengan menekankan penggunaan tanda negatif pada besar titik fokus pada lensa cekung dan tanda positif pada lensa cembung.

- Pada materi pembentukan bayangan pada lensa perlu ditekankan sifat bayangan yang dibentuk sangat dipengaruhi oleh letak benda sesuai dengan Dalil Esbach yaitu pada lensa cekung, benda yang terletak di depan lensa akan selalu menghasilkan bayangan maya, tegak, dan diperkecil.

(11)

- Peserta didik menganalisis kekuatan lensa dalam mengumpulkan atau menyebarkan sinar secara matematis

Mengkomunikasikan

Peserta didik mempresentasikan hasil kesimpulan kelompoknya di depan kelas (Communication)

c. Kegiatan Penutup (10 menit)

 Guru memfasilitasi peserta didik membuat butir-butir simpulan mengenai pembentukan bayangan pada lensa.

(Creative Thinking and Collaboration).

 Guru bersama-sama peserta didik melakukan refleksi dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan kegiatan pembelajaran melalui kegiatan percobaan dan literasi buku.

 Guru guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran dengan cara diskusi dan tanya jawab.(Communication)

 Guru menyampaikan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan berikutnya, yaitu pembentukan bayangan pada lensa.

 Guru menutup pelajaran dan mengingatkan peserta didik untuk mereview pembelajaran yang telah dipelajari di rumah.

4. Pertemuan Keempat : 2 JP (80 menit) a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

1) Guru membuka pelajaran dengan berdoa dan memberikan salam serta mengondisikan suasana belajar yang

menyenangkan.

2) Guru memeriksa kehadiran peserta didik dan mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, yaitu pembentukan bayangan pada lensa dengan

mengajukan pertanyaan kepada peserta didik.

3) Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai, yaitu tentang indra penglihatan pada manusia dan hewan.

4) Guru menanyakan ke peserta didik tentang keadaan mata pada saat tertutup rapat kemudian membuka mata dan melihat benda-benda di sekitar kita. Apa yang dirasakan?

Dan menuliskannya pada buku catatan.

5) Guru menyampaikan mempelajari manfaat tentang

bagaimana mata dapat melihat dan proses pembentukan bayangan pada mata.

6) Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu melalui percobaan untuk menyelidiki pembentukan bayangan pada mata melalui aktivitas 11.6 dan aktivitas 11.7

(12)

7) Guru menyampaikan lingkup penilaian pengetahuan dan keterampilan dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (60 menit)

Mengamati

Peserta didik mempelajari proses yang terjadi pada mata sehingga mata dapat melihat benda melalui aktivitas 11.6 dan aktivitas 11.7 (Critic and Collaboration).

Menanya

- Peserta didik merumuskan pertanyaan tentang hal-hal yang belum diketahui terkait dengan proses sehingga mata dapat melihat benda, bagian-bagian mata dan pengaruh intensitas cahaya terhadap diameter iris dan pupil.

Mengumpulkan Data/informasi

- Mengumpulkan informasi berupa data dari percobaan pada aktivitas 11.6 dan aktivitas 11.7

- Peserta didik membaca buku siswa tentang proses melihat pada buku siswa pada halaman 198-211.

- Peserta didik bekerja dan belajar dalam kelompok kemudian menyampaikan hasilnya di depan kelas.

- Peserta didik mengerjakan “Ayo kita pikirkan” tentang penglihatan yang kabur sesaat ketika kita berpindah dari ruangan yang terang menuju ruangan yang gelap atau sebaliknya. (Critical Thinking)

Menalar/mengasosiasi

- Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan gangguan dan kelainan pada mata manusia serta tentang struktur dan cara kerja mata serangga melalui presentasi di depan kelas melalui poster.

- Peserta didik mengembangkan pengetahuannya dengan bimbingan guru sehingga dapat berinkuiri lebih baik.

Mengkomunikasikan

Peserta didik mempresentasikan hasil kesimpulan kelompoknya di depan kelas (Communication)

c. Kegiatan Penutup (10 menit)

 Guru memfasilitasi peserta didik membuat kesimpulan mengenai indra penglihatan pada manusia dan hewan.

(Creative Thinking and Collaboration).

 Guru bersama-sama peserta didik melakukan refleksi dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan kegiatan pembelajaran melalui kegiatan percobaan dan literasi buku.

(13)

 Guru guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran dengan cara diskusi dan tanya jawab.(Communication)

 Guru menyampaikan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan berikutnya, yaitu alat optik dalam kehidupan sehari-hari.

 Guru menutup pelajaran dan mengingatkan peserta didik untuk mereview pembelajaran yang telah dipelajari di rumah.

5. Pertemuan Kelima: 3 JP (120 menit) a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

1) Guru membuka pelajaran dengan berdoa dan memberikan salam serta mengondisikan suasana belajar yang

menyenangkan.

2) Guru memeriksa kehadiran peserta didik dan mengecek penguasaan kompetensi yang sudah dipelajari sebelumnya, yaitu tentang indra penglihatan manusia dan hewan

dengan mengajukan pertanyaan kepada peserta didik.

3) Guru menyampaikan tujuan yang akan dicapai, yaitu tentang alat optik dalam kehidupan sehari-hari.

4) Guru menanyakan ke peserta didik tentang alat-alat optik apa saja yang pernah mereka jumpai?

5) Guru menyampaikan mempelajari manfaat tentang materi tersebut dengan membaca fitur “Ayo kita Pelajari”

6) Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu melalui percobaan untuk memahami prinsip kerja beberapa alat optik.

7) Guru menyampaikan lingkup penilaian pengetahuan dan keterampilan dan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (60 menit)

Mengamati

Peserta didik memahami prinsip kerja kamera melalui Aktivitas 11.8 membuat kamera obscura (Critical Thinking and Collaboration).

Menanya

- Peserta didik merumuskan pertanyaan tentang hal-hal yang belum diketahui terkait dengan prinsip kerja kamera dan alat-alat optic lainnya. (Critical Thinking)

 Mengumpulkan data

- Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan dengan membaca buku siswa tentang alat-alat optik pada halaman 212-220 dan buku lainnya (Creative and Collaboration).

Menalar/mengasosiasi

- Peserta didik bekerja dan belajar dalam kelompok dan menyampaikan masing-masing tugasnya dalam diskusi kelas.

(14)

- Peserta didik mengajukan pertanyaan terkait prinsip kerja alat-alat optic dalam kehidupan sehari-hari (communication).

Mengkomunikasikan

Peserta didik mempresentasikan hasil kesimpulan kelompoknya di depan kelas (Communication)

c. Kegiatan Penutup (10 menit)

 Guru memfasilitasi peserta didik membuat kesimpulan.

(Creative Thinking and Collaboration).

 Guru bersama-sama peserta didik melakukan refleksi dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan kegiatan pembelajaran melalui kegiatan percobaan dan literasi buku.

 Guru guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran dengan cara diskusi dan tanya jawab.(Communication)

 Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya akan dilakukan ulangan harian.

I. Penilaian

1. Teknik penilaian a. Sikap sosial

No Teknik Bentuk

Instrumen

Contoh Butir Instrumen

Waktu

Pelaksanaan Keterangan 1 Observasi Jurnal Trlampir Saat

pembelajara n

berlangsung

Penilaian untuk dan pencapaian pembelajara n

(assessment for and of learning) 2 Penilaian

diri Saat

pembelajara n usai

minimal satu

Penilaian sebagai pembelajara n

(15)

No Teknik Bentuk Instrumen

Contoh Butir Instrumen

Waktu

Pelaksanaan Keterangan kali dalam

satu semester.

(assessment as learning) 3 Penilaian

antar teman

Setelah pembelajara n usai

minimal satu kali dalam satu

semester.

Penilaian sebagai pembelajara n

(assessment as learning) Catatan:Jurnal dipergunakan untuk mencatat perilaku luar biasa (positif atau negatif) siswa.

Contoh Instrumen:

No Nama Catatan perilaku Butir +/

- Ttd RTL

1 2 3 4

b. Pengetahuan No

. Teknik Bentuk

Instrumen

Contoh Butir Instrumen

Waktu Pelaksanaa

n Keterangan

1 Lisan Pertanyaan (lisan) dengan jawaban terbuka

Mengapa pensil dalam gelas kelihatan patah atau bengkok

Saat

pembelajar an

berlangsun g

Penilaian untuk pembelajar an

(assessmen

t for

learning) 2 Penugasan Pertanyaan

tugas tertulis tentang prinsip kerja alat-alat optic

Uraikan prinsip kerja kaca pembesar, mikroskop dan

teleskop

penutup pembelajar an kelima

Penilaian untuk pembelajar an

(assessmen

t for

learning) dan sebagai

(16)

No

. Teknik Bentuk

Instrumen

Contoh Butir Instrumen

Waktu Pelaksanaa

n Keterangan

pembelajar an

(assessmen

t as

learning) 3 Tertulis Pertanyaan

dan/atau tugas tertulis berbentuk esei,

Lampiran Setelah pembelajar an usai

Penilaian pencapaian pembelajar an

(assessmen

t of

learning) c. Keterampilan

No Teknik Bentuk

Instrumen

Contoh Butir Instrumen

Waktu Pelaksanaa

n

Keterangan

1 Praktik Tugas

(keterampilan )

Lihat Lampiran ...

Saat

pembelajar an

berlangsun g dan/atau setelah usai

Penilaian untuk, sebagai, dan/atau pencapaian pembelajar an

(assessmen t for, as,

and of

learning)

2 Produk Tugas

(keterampilan )

Lihat Lampiran ...

Saat

pembelajar an

berlangsun g dan/atau setelah usai

Penilaian untuk, sebagai, dan/atau pencapaian pembelajar an

(assessmen t for, as,

and of

learning) 3 Proyek Tugas besar Lihat

Lampiran ...

Selama atau usai pembelajar an

berlangsun g

Penilaian untuk, sebagai, dan/atau pencapaian pembelajar an

(assessmen t for, as,

and of

(17)

No Teknik Bentuk Instrumen

Contoh Butir Instrumen

Waktu Pelaksanaa

n

Keterangan

learning) 4 Portofolio Sampel

produk

terbaik dari tugas atau proyek

Saat

pembelajar an usai

Penilaian untuk pembelajar

an dan

sebagai data untuk penulisan deskripsi pencapaian keterampila n

2. Pembelajaran Remedial

Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis penilaian melalui kegiatan pembelajaran remedial, dengan kriteria:

• pembelajaran ulang, jika >50% peserta didik belum mencapai ketuntasan.

• bimbingan perorangan, jika <20% peserta didik belum mencapai ketuntasan.

• pemanfaatan tutor sebaya, jika 20% - 50% peserta didik belum mencapai ketuntasan.

3. Pembelajaran Pengayaan

Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan berupa tugas uraian tentang cahaya dan alat optik.

Barru, 27 Januari 2018

Ket. MGMP Guru Mata

Pelajaran

Ttd Anngota MGMP

NA.MGMP NA.MGMP

(18)

LKPD-01

Kelompok : Anggota :

a.

b.

c.

d.

(19)

Kesimpulan ………

……….

……….

……….

……….

LKPD – 02

Kelompok : Anggota :

a.

b.

c.

d.

(20)

Kesimpulan ………

……….

……….

……….

……….

LKPD – 03

Kelompok : Anggota :

a.

b.

c.

d.

(21)

Kesimpulan ………

……….

……….

……….

……….

LKPD – 04

Kelompok : Anggota :

a.

b.

c.

d.

(22)

(23)

Kesimpulan ………

……….

……….

……….

……….

LKPD – 05

(24)

Kelompok : Anggota :

a.

b.

c.

d.

(25)

Kesimpulan ………

……….

……….

……….

……….

LKPD – 06

Kelompok :

(26)

Anggota : a.

b.

c.

d.

Kesimpulan ………

……….

……….

……….

LKPD – 07

Kelompok :

(27)

Anggota : a.

b.

c.

d.

Kesimpulan ………

……….

……….

……….

……….

LKPD – 08

Kelompok : Anggota :

(28)

a.

b.

c.

d.

Kesimpulan ………

……….

……….

……….

……….

Kisi-kisi Pencapaian Kompetensi Cahaya dan Alat Optik

(29)

Instrumen Penilaian Pengetahuan

(30)

Rubrik Penilaian Pengetahuan

No Jawaban Skor

1 10

2

10

3

10

4

10

(31)

5

30

6

10

7

10

Skor Maksimal 90

(32)

Instrumen Penilaian Keterampilan N

o Aspek yang dinilai Penilaian

1 2 3

1 Merumuskan Pertanyaan/ masalah.

2 Melakukan Pengamatan 3 Menafsirkan Data

4 Mengomunikasikan

Rubrik Penilaian Keterampilan Aspek yang

dinilai

Penilaian

1 2 3

Merumuskan Pertanyaan/

masalah.

Masalah tidak dirumuskan

Perumusan masalah diperoelh dengan bantuan guru

Perumusan masalah dilakukan secara mandiri (individu atau kelompok)

Melakukan Pengamatan

Pengamatan tidak cermat

Pengamatan cermat tetapi mengandung interpretasi (tafsiran terhadap pengamatan)

Pengamatan cermat dan bebas interpretasi

Menafsirkan Data

Tidak melakukan

penafsiran data

Melakukan analisis data, namun tidak melakukan upaya mengaitkan antarvariabel

Melakukan analisis dan mencoba mengaitkan antarvariabel yang

diselidiki (atau

bentuk lain, misalnya mengklasifika si)

Mengomunikasik

an Dilakukan

secara lisan

Lisan dan tertulis, namun tidak dipadukan

Memadukan hasil tertulis sebagai bagian dari

penyajian secara lisan

(33)

Penilaian Kinerja Melakukan Proyek

No Tahap/Indikator Hasil Penilaian

1 2 3

1 Perencanaan

Ketelitian dalam perencanaan 2 Perancangan/desain

3 Fungsional projek 4 Sumber

5 Waktu pengumpulan

Jumlah skor yang diperoleh

Rubrik Penilaian Kinerja Melakukan Proyek Aspek yang

dinilai

Penilaian

1 2 3

Perencanaan Ketelitian

dalam perencanaan

Perencanaan tidak

maksimal

Perencanaan ada, tidak kompak

Ada perencanaan dan kompak dalam klp.

Perancangan/

desain Tidak rapih,

tidak kokoh Kurang rapih,

kokoh Rapih dan kokoh

Fungsional

projek Tidak

berfungsi Kurang fungsional Generator berfungsi

Sumber Hanya satu sumber rujukan

Ada dua sumber

rujukan Lebih dari 2

sumber rujukan Waktu

pengumpulan

Lebih dari 3 hari deadline

Kurang dari 3 hari

deadline Tepat waktu

(34)

Referensi

Dokumen terkait

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mata Pelajaran   :  IPA SMK / MAK Kelas/Semester  :  XI / 4 Alokasi Waktu       

Alat-alat optik merupakan salah satu pokok bahasan mata pelajaran fisika di kelas VIII semester II.Pokok bahasan alat-alat optik merupakan suatu materi yang sangat

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP Sekolah : UPT SMP Negei 5 Airpura Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial IPS Kelas/Semester : VIII / Ganjil Tema : Pengaruh Interaksi Sosial

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI semester genap dengan topik teks

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran matematika kelas 2 semester 2 dengan topik hewan di

Lampiran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Matematika kelas VIII semester 1 dengan materi Koordinat

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Bahasa Arab kelas X semester 1 dengan topik ُتاَناَيَبْلا َُةّيِصْخّشلا (kosakata seputar

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran IPA kelas VI semester 1 tahun ajaran 2023/2024 dengan topik Listrik Sederhana yang mengintegrasikan Profil Pelajar Pancasila dan Pembelajaran Sosial dan Emosional