RINTISAN BISNIS DIGITAL SISTEM INFORMASI ABSENSI DAN PENGGAJIAN PEGAWAI (SIAPP)
Disusun Oleh:
1. ILHAM SANTOSO (11240069) 2. WILLIAM (11240193)
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
RINTISAN BISNIS DIGITAL UNIVERSITAS NUSA MANDIRI
2024
ii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya, kami dapat menyelesaikan makalah ini sebagai salah satu tugas dari mata kuliah Rintisan Bisnis Digital.
Tugas ini membahas mengenai "Rintisan Bisnis Digital Sistem Informasi Absensi Dan Penggajian Pegawai (SIAPP)" yang merupakan salah satu solusi dalam pengelolaan sumber daya manusia dalam sebuah instansi pemerintah.
Dalam era digital saat ini, penggunaan sistem informasi yang efisien dan efektif sangat dibutuhkan untuk mempermudah proses administrasi, termasuk dalam hal absensi dan penggajian.
Kami berharap melalui pembahasan ini, pembaca dapat memahami pentingnya sistem informasi dalam mendukung kinerja instansi pemerintah, serta bagaimana penerapan teknologi dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengelolaan data Pegawai.
Semoga makalah ini bermanfaat dan memberikan wawasan baru dalam pengembangan sistem informasi di bidang manajemen sumber daya manusia.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bimbingan dalam penyelesaian tugas ini.
Jakarta, 25 November 2024
Penulis
iii
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iii
DAFTAR. Gambar ... iv
DAFTAR TABEL ... vi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Visi dan Misi ... 2
BAB II PEMBAHASAN ... 3
2.1. Penjelasan Produk ... 3
2.2. Analisis Kompetitor ... 4
2.3. Strategis Pemasaran ... 5
2.4. Indikator Kinerja ... 5
2.5. Profile Tim ... 6
2.6. Rencana Anggaran Biaya (RAB) ... 6
BAB III PENUTUP... 9
3.1. Kesimpulan ... 9
3.2. Saran ... 9
LAMPIRAN ... 11
DAFTAR PUSTAKA ... 29
iv
DAFTAR GAMBAR
Halaman
2.1.3.1. Gambar Bussines Model Canvas ... 3
3.1.1. Gambar Tampilan Login Admin ... 11
3.1.2. Gambar Tampilan Dashboard ... 11
3.1.3. Gambar Menu Pegawai ... 12
3.1.4. Gambar Menu Tambah Pegawai ... 12
3.1.5. Gambar Menu Presensi ... 13
3.1.6. Gambar Menu Tambah Presensi ... 13
3.1.7. Gambar Menu Tambah Presensi Pilihan Status ... 14
3.1.8. Gambar Menu Rekap Presensi ... 14
3.1.9. Gambar Menu Payroll ... 15
3.1.10. Gambar Menu Payroll Pilihan Tambah... 15
3.1.11. Gambar Menu Payroll Pilihan Tambah Single ... 16
3.1.12. Gambar Menu Payroll Pilihan Tambah Generate ... 16
3.1.13. Gambar Menu Jam Kerja ... 17
3.1.14. Gambar Menu Tambah Jam Kerja ... 17
3.1.15. Gambar Menu Shift ... 18
3.1.16. Gambar Menu Tambah Shift ... 18
3.1.17. Gambar Menu Jadwal Shift ... 19
3.1.18. Gambar Menu Tambah Jadwal Shift... 19
3.1.19. Gambar Menu Tambah Jadwal Shift Pilihan Shift ... 20
3.1.20. Gambar Menu Jabatan... 20
3.1.21. Gambar Menu Tambah Jabatan ... 21
3.1.22. Gambar Menu Hari Libur... 21
3.1.23. Gambar Menu Tambah Hari Libur ... 22
3.1.24. Gambar Menu Jaminan Kesehatan... 22
3.1.25. Gambar Menu Tambah Jaminan Kesehatan ... 23
3.1.26. Gambar Menu User ... 23
3.1.27. Gambar Menu Tambah User ... 24
v
3.1.28. Gambar Menu Tambah User Pilihan Role ... 24
3.2.1. Gambar Tampilan Login User ... 25
3.2.2. Gambar Tampilan Dashboard ... 25
3.2.3. Gambar Menu Absen ... 26
3.2.4. Gambar Menu Histori Absen ... 26
3.2.5. Gambar Menu Payroll ... 27
3.2.6. Gambar Menu Profile ... 27
3.2.7. Gambar Tampilan Menu Isi Profile ... 28
3.2.8. Gambar Tampilan Change Password ... 28
vi
DAFTAR TABEL
Halaman 2.6.2.1. Pengembangan awal aplikasi ... 6 2.6.2.2. Implementasi Sistem ... 7 2.6.2.3. Pemeliharaan dan Pengembangan Lanjutan... 9
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Dalam instansi pemerintahan, disiplin waktu pegawai dan penggajian pegawai merupakan aspek penting yang perlu dikelola dengan baik, saat ini masih terdapat beberapa Instansi Pemerintah yang masih melakukan absensi dan perhitungan gaji pegawai yang dilakukan secara manual dengan melakukan tanda tangan kehadiran untuk absensi dan melakukan perhitungan gaji menggunakan aplikasi microsoft excel hal tersebut menyebabkan berbagai masalah, seperti kesalahan data absensi dan keterlambatan pembayaran gaji karena membutuhkan proses yang panjang.
(Zulnalis, 2021) membuat skema perancangan database (basis data) untuk Sistem Informasi Penggajian, sangat membantu bagian pengembangan perangkat lunak dalam membuat Sistem Informasi Penggajian dan memudahkan bagian keuangan dalam mengelola data penggajian dan dengan mudah mendapat informasi yang dibutuhkan.
Sistem Informsi Absensi dan Penggajian Pegawai (SIAPP) adalah aplikasi berbasis website yang dirancang khusus Untuk Instansi Pemerintah, aplikasi ini memungkinkan pegawai pada Instansi Pemerintah untuk melakukan absensi secara realtime melalui perangkat mobile. Dengan SIAPP pegawai dapat dengan mudah melihat rekapan absensi mereka, sementara bendahara instansi dapat melakukan pelaporan absensi dan perhitungan gaji pegawai dengan efisien sesuai dengan slogan yang dimiliki yaitu “Cepat dan Akurat”.
Dengan fitur-fitur seperti absensi secara online dan pelaporan otomatis, diharapkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data dapat meningkat, sehingga dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya manusia pada Instansi Pemerintah.
2 1.2. VISI DAN MISI
VISI
Menjadi solusi terdepan dalam manajemen absensi dan penggajian di instansi pemerintah, dengan fokus pada kecepatan, akurasi, dan kemudahan penggunaan.
MISI
1. Meningkatkan efisiensi administrasi di instansi pemerintah melalui teknologi.
2. Menyediakan layanan yang transparan dan dapat diandalkan bagi pegawai dan pengelola keuangan.
3. Mengembangkan fitur-fitur inovatif yang memenuhi kebutuhan pengguna.
1.3. TUJUAN
1. Mengoptimalkan proses penggajian untuk mengurangi kesalahan dan keterlambatan pembayaran.
2. Meningkatkan efisensi dan efektivitas pegawai dalam melakukan absensi dan bendahara dalam melakukan perhitungan gaji pegawai.
3. Memberikan kemudahakan pimpinan perusahaan/instansi dalam mengambil keputusan dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia.
3
BAB II PEMBAHASAN
2.1. PENJELASAN PRODUK 2.6.1. Deskripsi Produk
Sistem Informasi Absensi dan Penggajian Pegawai (SIAPP) adalah aplikasi berbasis website yang dibuat khusus untuk Instansi Pemerintah, yang membutuhkan solusi praktis untuk manajemen absensi dan penggajian sesuai dengan slogan yang dimiliki Cepat dan Akurat.
2.6.2. Solusi yang ditawarkan
Dengan Sistem Informasi Absensi dan Penggajian Pegawai (SIAPP), instansi pemerintah dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan akurasi dalam pengelolaan absensi dan gaji pegawai secara realtime.
2.6.3. BUSINESS MODEL CANVAS
2.1.3.1. . Gambar Bussines Model Canvas
4 2.6.4. Nilai Unik
Terdapat beberapa nilai unik dari aplikasi ini antara lain :
1. User Friendly, aplikasi ini mudah digunakan oleh semua kalangan pegawai;
2. Menggunakan teknologi terkini, sehingga aplikasi mudah terjamin keamananya.
3. Perhitungan data yang akurat, sehingga memudahkan bendahara dalam melakukan perhitungan gaji pegawai.
4. Terdapat radius untuk melakukan absensi, sehingga pegawai hanya bisa melakukan absen di wilayah kantor.
2.2. ANALISIS KOMPETITOR 2.2.1. Perbedaan
1. Absensi Real-time: Pegawai dapat melakukan absensi secara langsung melalui ponsel mereka, memungkinkan pengawasan kehadiran yang lebih baik.
2. Rekapan Absen: Setiap pegawai dapat melihat rekapan absensi mereka sendiri, memberikan transparansi dan akuntabilitas.
3. Pelaporan untuk Bendahara: Bendahara instansi dalam melakukan pelaporan absensi pegawai, sehingga proses administrasi menjadi lebih cepat.
4. Perhitungan Gaji: SIAPP juga dilengkapi dengan fitur untuk menghitung gaji pegawai secara otomatis berdasarkan data absensi, mengurangi kemungkinan kesalahan manual.
2.2.2. Potensi Persaingan
Potensi persaingan terhadap aplikasi untuk melakukan absen dan perhitungan gaji pegawai cukup tinggi, karena Software House yang lain melihat peluang yang sama terhadap latar belakang dibuatnya aplikasi ini. Namun, dengan inovasi layanan dan fokus
5
pada kualitas berdasarkan masukan dari pegawai secara langsung, sehingga aplikasi ini berpotensi menarik pelanggan dalam hal ini Instansi Pemerintah.
2.3. STRATEGI PEMASARAN 2.3.1. Pemasaran Digital
a. Menggunakan media sosial Instagram (siapp.7) untuk promosi dan interaksi dengan pelanggan.
b. Menggunakan iklan berbayar di platform digital untuk menjangkau lebih banyak audiens.
2.3.2. Promosi Langsung
a. Mengunjungi Instansi Pemerintah yang menjadi tujuan secara langsung untuk melakukan penawaran kerjasama.
b. Menyediakan diskon dan penawaran khusus bagi pelanggan pertama kali.
2.4. INDIKATOR KINERJA
2.4.1. Indikator Kinerja Utama (KPI)
1. Efektivitas Pengelolaan Absensi Online.
2. Efisiensi Pemrosesan Data Penggajian.
3. Ketersediaan dan Akurasi Data.
4. Kemudahan Penggunaan Sistem.
5. Keamanan Sistem.
2.4.2. Proyeksi Perkembangan
a. Proyeksi perkembangan aplikasi 6 Bulan Mendatang:
1. Meningkatkan sosialisasi penggunaan aplikasi untuk mencapai 100% partisipasi.
2. Penyempurnaan fitur absensi real-time.
6
b. Proyeksi perkembangan aplikasi 1-3 tahun mendatang:
1. Implementasi teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk analisis pola absensi dan prediksi gaji.
2. Migrasi sistem ke cloud infrastructure untuk meningkatkan kecepatan dan ketersediaan data.
2.5. PROFILE TIM
2.5.1. Perkenalan Tim 1. Ilham Santoso.
2. William.
2.5.2. Keahlian dan Pengalaman
Tim memiliki latar belakang dalam manajemen, pemasaran, dan teknis yang kuat, serta pengalaman dalam menjalankan proyek bisnis ini.
2.6. RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) 2.6.1. Penjelasan Dana Pengembangan
1. Pengembangan awal aplikasi.
2. Implementasi Sistem.
3. Pemeliharaan dan Pengembangan Lanjutan.
2.6.2. Rencana Anggaran
1. Pengembangan Awal Aplikasi.
Komponen Rincian Biaya
Analisis Kebutuhan Sistem Diskusi kebutuhan, desain alur kerja
5.000.000
Pengembangan Frontend Antarmuka pengguna (UI/UX) 10.000.000 Pengembangan Backend Database, logika bisnis, API 15.000.000 Integrasi dan Testing Uji coba fitur, debugging, dan
revisi
5.000.000
Dokumentasi Sistem Manual pengguna, panduan admin
2.500.000
Total Biaya 37.500.000
2.6.2.1 Pengembangan Awal Aplikasi
7 2. Implementasi Sistem.
Komponen Rincian Biaya
Hosting dan Domain Server aplikasi (1 tahun) dan domain
2.000.000
Pelatihan Pengguna Pelatihan admin dan pengguna (PPNPN)
3.000.000
Pengadaan Perangkat Pendukung
Komputer/laptop untuk admin (opsional)
10.000.000
Total Biaya 15.000.000
2.6.2.2. Implementasi Sistem
3. Pemeliharaan dan Pengembangan Lanjutan.
Komponen Rincian Biaya
Pemeliharaan Sistem Tahunan
Backup data, monitoring, perbaikan bug
5.000.000
Pengembangan Fitur Tambahan
Penambahan fitur sesuai kebutuhan
10.000.000
Support Teknis Dukungan teknis selama 1 tahun
3.000.000
Total Biaya 18.000.000
2.6.2.3. Pemeliharaan dan Pengembangan Lanjutan
Sehingga total anggaran yang dibutuhkan adalah Rp. 70.500.000
8
BAB III PENUTUP
3.1. KESIMPULAN
Presensi kehadiran pegawai yang masih menggunakan media kertas sangat tidak efisien dan berisiko menyebabkan kesalahan pencatatan.
Sementara itu, pengelolaan gaji PPNPN menggunakan aplikasi Microsoft Excel juga tidak optimal dan rentan terhadap kesalahan dan membutuhkan waktu lebih lama dalam perhitunganya. Untuk mengatasi masalah tersebut diperluakanya sistem informasi yang mengintegrasikan antara absensi dan penggajian. Aplikasi SIAPP akan memenuhi segala permasalahan tersebut, dengan aplikasi SIAPP akan meningkatkan efisiensi, akurasi, transparansi, serta mendukung kedisiplinan pegawai.
Sistem ini akan memberikan kemudahan dalam proses absensi, penghitungan gaji yang otomatis dan akurat, serta mempermudah pembuatan laporan. Selain itu, sistem ini dapat meningkatkan kedisiplinan pegawai melalui absensi digital yang terpantau secara real- time.
3.2. SARAN
1. Sebaiknya penerapan sistem informasi absensi dan penggajian berbasis website dilakukan secara bertahap, dimulai dengan uji coba di beberapa bagian tertentu untuk mengevaluasi efektivitas dan mengidentifikasi potensi masalah teknis.
2. Penting untuk mengadakan pelatihan bagi seluruh pegawai PPNPN dan pengelola kepegawaian agar mereka dapat memanfaatkan sistem dengan maksimal. Pelatihan ini juga akan meminimalkan potensi kesalahan saat pengoperasian sistem.
3. Sistem yang diterapkan harus dimonitor secara berkala dan diperbaharui untuk memastikan tetap berfungsi dengan baik.
9
Pemeliharaan sistem yang berkelanjutan akan menjamin kinerja sistem tetap optimal dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
4. Setelah implementasi, dilakukan evaluasi secara berkala untuk menilai sejauh mana sistem memberikan dampak positif terhadap efisiensi pengelolaan absensi dan penggajian. Peningkatan sistem juga perlu dilakukan berdasarkan umpan balik dari pengguna.
10
LAMPIRAN
1. Tampilan Admin
Gambar 3.1.1 Tampilan Login Admin
Gambar 3.1.2 Tampilan Dashboard
11
Gambar 3.1.3 Menu Pegawai
Gambar 3.1.4 Menu Tambah Pegawai
12
Gambar 3.1.5 Menu Presensi
Gambar 3.1.6 Menu Tambah Presensi
13
Gambar 3.1.7 Menu Tambah Presensi Pilihan Status
Gambar 3.1.8 Menu Rekap Presensi
14
Gambar 3.1.9 Menu Payroll
Gambar 3.1.10 Menu Payroll Pilihan Tambah
15
Gambar 3.1.11 Menu Payroll Pilihan Tambah Single
Gambar 3.1.12 Menu Payroll Pilihan Tambah Generate
16
Gambar 3.1.13 Menu Jam Kerja
Gambar 3.1.14 Menu Tambah Jam Kerja
17
Gambar 3.1.15 Menu Shift
Gambar 3.1.16 Menu Tambah Shift
18
Gambar 3.1.17 Menu Jadwal Shift
Gambar 3.1.18 Menu Tambah Jadwal Shift
19
Gambar 3.1.19 Menu Tambah Jadwal Shift Pilihan Shift
Gambar 3.1.20 Menu Jabatan
20
Gambar 3.1.21 Menu Tambah Jabatan
Gambar 3.1.22 Menu Hari Libur
21
Gambar 3.1.23 Menu Tambah Hari Libur
Gambar 3.1.24 Menu Jaminan Kesehatan
22
Gambar 3.1.25 Menu Tambah Jaminan Kesehatan
Gambar 3.1.26 Menu User
23
Gambar 3.1.27 Menu Tambah User
Gambar 3.1.28 Menu Tambah User Pilihan Role
24 2. Tampilan User
Gambar 3.2.1 Tampilan Login User
Gambar 3.2.2 Tampilan Dashboard
25
Gambar 3.2.3 Menu Absen
Gambar 3.2.4 Menu Histori Absen
26
Gambar 3.2.5 Menu Payroll
Gambar 3.2.6 Menu Profile
27
Gambar 3.2.7 Tampilan Menu Isi Profile
Gambar 3.2.8 Tampilan Change Password
28
DAFTAR PUSTAKA
Azizah, Nur, Muhamad Fitra Syawall, and Deddy Chandra Fikriansyah.
"Sistem Informasi Absensi Pegawai Pada Sma Negeri 15 Tangerang Berbasis Web." Insan Pembangunan Sistem Informasi dan Komputer
(IPSIKOM) 4.2 (2016).
https://ipsikom.unipem.ac.id/index.php/ipsikom/article/view/51
Direktur Jenderal Perbendaharaan. (2016). Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-31/PB/2016 tentang Tata Cara Pembayaran Penghasilan Bagi Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Yang Dibebankan Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Zulnalis. (2021). Sitem Informasi Penggajian Karyawan (Studi Kasus : PT.
Arus Global Security Service Jakarta) Zulnalis. Sistem Informasi STMIK Antar Bangsa, 5(2), 206–212.