PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Bagaimana manajemen humas (HUMAS) dalam mendorong perilaku siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016-2017. Bagaimana manajemen Humas (HUMAS) dalam pengembangan kuratif/rehabilitatif perilaku siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo pada tahun ajaran.
Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui Manajemen Humas (HUMAS) dalam mendorong perilaku represif siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017. Untuk mengetahui Manajemen Humas (HUMAS) dalam pengembangan kuratif/rehabilitatif perilaku siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017.
Manfaat Penelitian
Secara keseluruhan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen Humas (HUMAS) dalam mendorong perilaku siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017. Pelajari lebih lanjut tentang Manajemen Humas (HUMAS) dalam mengembangkan perilaku preventif siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017.
Definisi Istilah
Menurut Soekantos, tingkah laku adalah suatu tindakan atau perbuatan yang dilakukan dan dilakukan, terutama ketika seseorang bersentuhan dengan orang lain. Jadi yang dimaksud dengan pembinaan perilaku peserta didik adalah upaya, tindakan dan kegiatan yang dilakukan oleh lembaga yang secara efisien dan efektif mengatur tindakan yang dilakukan dan dilakukan, terutama ketika peserta didik bersentuhan dengan orang lain.
Sistematika Pembahasan
Bagaimana Manajemen Humas (HUMAS) mendorong perilaku preventif di kalangan siswa di SMA Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016-2017 Bagaimana Manajemen Humas (HUMAS) mendorong perilaku represif di kalangan siswa di SMA Islam As Siddiqi Situbondo, akademik tahun 2016-2017.
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Kajian Teori
- Manajemen Hubungan Masyarakat
Penelitian mencoba mengangkat permasalahan tersebut dengan menentukan judul “Manajemen Hubungan Masyarakat (HUMAS) dalam Perkembangan Perilaku Siswa di SMA Islam As Siddiqi Situbondo pada tahun ajaran. Struktur organisasi SMA Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran tahun ajaran dapat dilihat sebagai berikut: Data guru (pengajar) di SMA Islam As Siddiqi Situbondo dapat dilihat pada tabel berikut:.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen hubungan masyarakat dalam pembinaan perilaku preventif telah dilaksanakan di SMPI As Siddiqi Situbondo, yaitu a) perencanaan pembinaan. Manajemen Humas (PR) dalam pengembangan perilaku preventif siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017 yaitu perencanaan yang dituangkan dalam program kerja Humas terlampir, yang dilaksanakan di sekolah dan pesantren. Manajemen Humas (Humas) untuk mendorong perilaku opresif siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo pada tahun ajaran, yaitu perencanaan yang tercantum dalam program kerja Humas sebagaimana terlampir, yang pelaksanaannya adalah memberikan peringatan kepada siswa yang bermasalah, menghubungi orang tua/.
Bagaimana manajemen hubungan masyarakat (HUMAS) dalam mendorong perilaku kuratif/rehabilitatif siswa di SMA Islam As Siddiqi Situbondo tahun ajaran 2016-2017.
Penelitian Pendekatan Dan Jenis Penelitian
Lokasi Penelitian
Jumlah siswa SMP Islam As Siddiqi Situbondo dalam 4 tahun terakhir dapat dilihat pada tabel dibawah ini :. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen PR pengembangan perilaku secara represif telah dilakukan di SMPI As Siddiqi Situbondo dengan perencanaan pengembangan represif dalam program kerja PR yaitu membangun hubungan kerjasama dengan masyarakat (orang tua). ) untuk membangun kepribadian siswa. Pengelolaan hubungan masyarakat dalam pengembangan perilaku preventif telah dilakukan di SMPI As Siddiqi Situbondo yaitu a) perencanaan pengembangan preventif salah satunya dengan mengadakan upacara dengan mengundang pihak luar yaitu setiap 2 minggu sekali dan sosialisasi.
Manajemen Humas (PR) dalam pengembangan perilaku siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017 dilaksanakan dengan pembinaan yang bersifat preventif, represif dan kuratif, perencanaan yang dituangkan dalam hasil terlampir dari program kehumasan yang dilaksanakan. di sekolah dan pesantren dengan membuat santri – santri nyaman untuk belajar dan mengajak orang tua untuk memantau santrinya. Manajemen Humas (Humas) dalam pembinaan perilaku kuratif atau rehabilitatif siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo pada tahun ajaran yaitu perencanaan yang dituangkan dalam program kehumasan terlampir, yang pelaksanaannya menjadikan pondok pesantren sebagai tempat yang baik bagi rehabilitasi, dan mengundang orang tua untuk memantau siswa.
Subyek Penelitian
Tehnik Pengumpulan Data
Analisis Data
Keabsahan Data
Dari hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan, secara umum dapat disimpulkan bahwa Manajemen Humas (PR) dalam pembinaan perilaku siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo tahun ajaran 2016/2017 dilakukan dengan preventif, pembinaan supresif dan kuratif, perencanaan sebagaimana tertuang dalam hasil. Program kehumasan yang terlampir dilaksanakan di sekolah dan pondok pesantren dengan memberikan kenyamanan bagi siswa untuk belajar dan mengajak orang tua untuk memantau siswa. Manajemen Humas (Humas) dalam pengembangan perilaku preventif siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017 yaitu perencanaan yang tertuang dalam lampiran program kehumasan yang dilakukan di sekolah dan pondok pesantren dengan membuat siswa nyaman untuk melakukan hal tersebut. belajar dan berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dan positif di sekolah. Manajemen Humas (Humas) dalam pembinaan perilaku opresif siswa di SMP Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017 yaitu perencanaan yang tertuang dalam program kehumasan sebagaimana terlampir, yang pelaksanaannya memberikan peringatan kepada siswa yang mempunyai permasalahan, pemanggilan orang tua/kunjungan rumah, skorsing dan pengembalian kepada orang tua.
Pengelolaan humas (humas) dalam pembinaan perilaku peserta didik secara kuratif atau rehabilitatif di SMP Islam As Siddiqi Situbondo Tahun Pelajaran 2016/2017 yaitu perencanaan yang tertera pada program kerja humas terlampir, yang pelaksanaannya menjadikan Pondok pesantren merupakan tempat yang baik untuk rehabilitasi, dan orang tua diundang untuk mendampingi para santri. Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan atau pengetahuan yang signifikan mengenai manajemen humas dalam mendorong perilaku siswa di SMA As Siddiqi Situbondo tahun ajaran 2016/2017 khususnya dalam hal keterlibatan masyarakat dan sekolah. Bagi sekolah, SMA Islam As Siddiqi Situbondo menjadi sumber informasi dan koreksi bagaimana pengelolaan humas (PR) dalam pengembangan peserta didik di SMA Islam As Siddiqi Situbondo tahun ajaran 2016-2017.
Masyarakat khususnya orang tua siswa dan masyarakat sekitar SMP Islam As Siddiqi Situbondo dapat mencari dan mengkomunikasikan informasi untuk memantau langsung anaknya di lingkungan pendidikan dan membantu membimbing anaknya di lingkungan keluarga. Judul Penelitian : “Manajemen Hubungan Masyarakat (HUMAS) Dalam Peningkatan Mutu Madrasah Tsanawiyah Negeri III Kabupaten Tanggul Jember Tahun Pelajaran 2012/2013”. Maka untuk penelitian ini sampel diambil dari bagian-bagian objek yang dianggap mewakili keseluruhan lembaga pendidikan SMP Islam As Siddiqi Situbondo pada tahun ajaran yang dijadikan objek penelitian.
Tahap- Tahap Penelitian
Dari temuan di atas dapat disimpulkan bahwa pengelolaan hubungan masyarakat dalam pembinaan perilaku preventif telah dilaksanakan di SMPI As Siddiqi Situbondo yaitu dengan merencanakan pembinaan preventif yang salah satunya mengadakan upacara dengan mengundang pihak luar yaitu setiap dua minggu sekali. dan sosialisasi. Menyelenggarakan pembinaan atau rehabilitasi perilaku kuratif pada bidang kehumasan, kesiswaan, yayasan, bimbingan konseling, guru kelas, wali siswa, masyarakat dan guru. Manajemen Humas (HUMAS) dalam membina perilaku preventif peserta didik pada dasarnya merupakan upaya lembaga pendidikan untuk mencegah munculnya perilaku menyimpang.
Manajemen hubungan masyarakat dalam pengembangan perilaku secara represif dilakukan di SMPI As Siddiqi Situbondo yaitu a) merencanakan pembinaan represif dalam program kerja kehumasan yaitu membangun hubungan kerjasama dengan masyarakat (orang tua) agar siswa dapat berkembang. kepribadian... b) pelaksanaan pembinaan represif yaitu menunjuk siswa bermasalah, memanggil orang tua/ . kunjungan rumah, skorsing dan pengembalian ke orang tua. Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa di SMPI As Siddiqi Situbondo, manajemen humas dilaksanakan dalam pengembangan perilaku represif, yaitu a) merencanakan pembangunan represif dalam program kerja humas yaitu membangun hubungan kerjasama dengan masyarakat ( orang tua) dengan tujuan pengembangan pribadi siswa... b) pelaksanaan pembinaan represif yaitu memperingatkan siswa yang mempunyai masalah, pemanggilan orang tua/kunjungan rumah, skorsing dan pengembalian kepada orang tua.
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Penyajian Data Dan Analisis
Kerja sama tersebut dapat berupa sumbangan gagasan dan hal-hal lain yang mendukung pengembangan perilaku di sekolah. Wawancara selanjutnya yang dilakukan dengan Humas mengungkapkan data bahwa pelaksanaan pengembangan perilaku preventif juga dilakukan dengan mengundang pihak eksternal atau masyarakat dan. Penting untuk mengembangkan perilaku preventif siswa agar siswa tidak berperilaku buruk karena lebih baik mencegah terjadinya kenakalan daripada menghukum siswa yang berperilaku tidak baik.
Pembinaan perilaku kuratif atau rehabilitasi bagi anak-anak nakal yang menurut kami sudah terlalu jauh, kami lebih memilih untuk tidak sekolah agar tidak merugikan orang lain. Melakukan pembinaan perilaku kuratif atau rehabilitasi yang diawasi guru bagi siswa yang mengalami kesulitan, menjadikan pondok pesantren sebagai tempat yang baik untuk rehabilitasi, dan mengajak orang tua untuk memantau siswa atau berpartisipasi.
Pembahasan Temuan
Manajemen kehumasan dalam pembinaan perilaku kuratif atau rehabilitatif telah dilakukan di SMPI As Siddiqy Situbondo yaitu a) perencanaan pembinaan perilaku kuratif atau rehabilitatif. hanya kerjasama dengan pihak luar untuk kegiatan ekstrakurikuler dan lingkungan keagamaan yang diperkuat dengan program kerja terlampir b). Pelaksanaan pembinaan atau rehabilitasi perilaku bersifat kuratif dengan cara guru memantau siswa yang bermasalah, menjadikan pondok pesantren sebagai tempat yang baik untuk rehabilitasi, dan mengajak orang tua untuk memantau siswa atau bekerjasama dengan wali siswa. Mendirikan klinik psikologi untuk meringankan dan menyelesaikan konflik emosional dan gangguan psikologis lainnya SMPI As Siddiqi mempunyai kerjasama dengan sebuah yayasan yang melakukan pengembangan atau rehabilitasi perilaku kuratif di lingkungan pesantren.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen Humas dalam pembinaan perilaku kuratif atau rehabilitatif telah dilaksanakan di SMPI As Siddiqy Situbondo, yaitu a) perencanaan pembinaan perilaku kuratif atau rehabilitatif yang salah satunya adalah kerjasama dengan pihak luar untuk kegiatan ekstrakurikuler. dan lingkungan keagamaan diperkuat dengan karya yang menyertainya.b). Setelah melakukan analisa dari berbagai aspek, dan setelah mengetahui kesimpulan dari hasil skripsi ini, maka ada beberapa saran yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam melakukan perbaikan Manajemen Public Relations (PR) dalam mengembangkan perilaku mahasiswa agar lebih membaik.
KESIMPULAN DAN SARAN
Saran- Saran
Kegiatan pengembangan perilaku di sekolah diharapkan lebih diperhatikan dengan cara memantau dan melengkapi sarana dan prasarana ekstrakurikuler di sekolah, sehingga dapat membantu siswa memperoleh rasa percaya diri, memiliki pola pikir yang kuat dan menjadikan siswa ramah terhadap semua orang. Berkoordinasi dengan bidang kesiswaan, bimbingan dan konseling, yayasan dan kepala sekolah untuk mengembangkan perilaku siswa. Diharapkan agar lebih meningkatkan prestasinya dan peka terhadap permasalahan yang dihadapi siswa di SMPI As Siddiqi Situbondo, baik dalam hal kenakalan siswa maupun melatih siswa untuk memperbaikinya.
Manajemen Humas (HUMAS) dalam meningkatkan mutu Madrasah Tsanawiyah Negeri III Tanggul Kabupaten Jember Tahun Pelajaran. Wordpress.Com Manajemen-Hubungan-Komunitas-Dalam-Pendidikan/. Bagaimana mendekatkan sekolah dengan orang tua dan masyarakat setempat.