• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANAJEMEN PENGELOLAAN BANTUAN BERAS MISKIN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "MANAJEMEN PENGELOLAAN BANTUAN BERAS MISKIN"

Copied!
109
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat buruknya pengelolaan padi di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

  • Manajemen
  • Unsur-Unsur Manajemen
  • Beras Miskin
  • Kerangka Pikir
  • Definisi Operasional

Wawasan lain yang dikemukakan Wijaya (1988:49) adalah ‘perencanaan adalah langkah-langkah yang akan dilakukan agar tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan cepat, efektif dan efisien. Dengan demikian, perencanaan adalah proses menentukan langkah atau kegiatan yang akan dilakukan dengan menggunakan kegiatan pengelolaan Raskin untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Pengorganisasian bertujuan agar setiap unit sadar akan kedudukan, fungsi, wewenang dan tanggung jawabnya, namun bersatu dalam wadah bersama untuk bekerja sama mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Sejak tahun 2006, sasaran penerima Raskin berubah menjadi rumah tangga miskin (RTM), (BPS berdasarkan PSE-05, pendataan ekonomi rumah tangga tahun 2005). Intinya, pemerintah harus memberikan perhatian yang sangat serius, terutama pelayanan yang efektif dan maksimal dalam hal efektivitas pelayanan Raskin di Desa Karelayu yang menyasar rumah tangga miskin (RTM) sebagai penerima Raskin. Penerima Raskin yang ditetapkan pemerintah adalah rumah tangga miskin (RTM) yang ditetapkan berdasarkan indikator Badan Pusat Statistik.

Pengorganisasian adalah proses pembagian kerja dan wewenang di antara staf miskin program Beras sesuai dengan kemampuannya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Pengawasan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh penyelenggara Program Beras Miskin dalam rangka pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan Program Beras Miskin guna menjamin bahwa kegiatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan petunjuk prosedur yang telah ditetapkan.

Gambar 2.1  Bagan Kerangka Pikir
Gambar 2.1 Bagan Kerangka Pikir

METODE PENELITIAN

Jenis dan Tipe Penelitian

Sumber Data

Untuk mengumpulkan data primer yang berkaitan dengan penelitian ini diperoleh secara langsung melalui responden dan informasi. Informasi tersebut ditentukan secara sengaja, artinya informasi tersebut ditentukan dengan mempertimbangkan kemungkinan tersedianya informasi yang berkaitan dengan masalah dan tujuan penelitian. Yang mengetahui banyak pelaksanaan Program Beras Rakyat Miskin di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto selaku Kepala Pemerintahan dan Kepala Desa;

Informan Penelitian

Teknik Pengumpulan Data

Dalam melakukan wawancara, peneliti berpedoman pada kisi-kisi konsep manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, bimbingan dan pengelolaan, pemberian motivasi dan pengawasan. Dokumentasi sebagai metode pelengkap untuk memperoleh data yang lebih akurat meliputi pengumpulan data tertulis yang berisi informasi tentang kondisi atau fenomena yang diperlukan dalam penelitian terkait pengelolaan program beras jelek.

Teknik Analisis Data

Setelah data-data yang diperoleh peneliti di lapangan diseleksi dan dipilah-pilah sesuai dengan pokok permasalahan yang menjadi fokus permasalahan yang ingin diteliti, maka penelitian menyajikan datanya karena penelitian ini bersifat kualitatif maka penyajian datanya pun bersifat kualitatif. digunakan dalam bentuk narasi, yaitu setiap fenomena yang terjadi atau ditemukan oleh peneliti dianalisis dan memberikan wawasan terhadap fenomena tersebut, sehingga memberikan wawasan kepada peneliti terhadap fenomena yang terjadi. dilakukan oleh peneliti, peneliti merencanakan tindakan selanjutnya apa yang akan diambil berdasarkan signifikansi fenomena tersebut; Setelah menyajikan data dalam bentuk naratif berdasarkan makna fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan langka, maka penelitian menarik kesimpulan awal yang bersifat sementara mengenai data yang diperoleh, yang masih akan dicari bukti-bukti yang mendukung kesimpulan yang diambil. dilakukan pengundian apabila tidak ditemukan bukti-bukti yang mendukung kesimpulan, maka yang diambil akan berubah;

Teknik Keabsahan Data

Perencanaan Program Beras Miskin (Raskin) di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Tahun 2014 dijelaskan oleh Bupati Tamalatea. Menurut Staf Kesos, pelaksana program Raskin ada di tingkat Kabupaten Jeneponto hingga tingkat Desa Karelayu. Keputusan diambil apabila terjadi keterlambatan pembayaran Raskin di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto.

Menurut Camat Tamalatea, jika terjadi keterlambatan pembayaran Raskin di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, hal tersebut terjadi. Sedangkan menurut kepala desa, jika terjadi keterlambatan pembayaran Raskin di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, hal tersebut. Menurut Camat Tamalatea, apa yang telah dilakukan pemangku kepentingan di kecamatan tersebut untuk mensukseskan program Raskin di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto pada tahun 2014.

Untuk menjawab rumusan masalah yang diajukan penulis dalam penelitian ini yaitu bagaimana pengelolaan program beras miskin (Raskin) di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Tahun 2014. Dimanakah pengelolaan Program Raskin di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto tidak berjalan sesuai harapan pada tahun 2014. Raskin di Desa Karelayu dirangkum di tingkat Kecamatan Tamalatea dan dilaporkan kepada tim koordinasi Raskin Kabupaten Jeneponto yaitu bagian tata usaha perekonomian sekretariat daerah Kabupaten Jeneponto.

Implementasi Program Raskin di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. a) Pembayaran dari HPB Raskin RTS-PM kepada Pelaksana Distribusi Raskin yaitu Desa Karelayu dilakukan secara tunai. Pengelolaan Program Beras Miskin (Raskin) di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto pada tahun 2014 belum berjalan sebagaimana diharapkan karena penyaluran Raskin di Desa Karelayu pada tahun 2014 terlambat. Faktor pendukung dilaksanakannya Program Beras Miskin (Raskin) di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Tahun 2014 adalah.

Faktor-faktor penghambat Program Beras Miskin (Raskin) di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Tahun 2014 adalah sebagai berikut. Peraturan pelaksanaan Program Raskin di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto harus benar-benar dilaksanakan oleh perangkat Desa Karelayu. Metode deskriptif kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan atau mendeskripsikan data faktual yang diperoleh dalam pengelolaan padi miskin di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto.

Yang mengetahui banyak pelaksanaan program beras miskin di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto selaku Kepala Desa. Penetapan Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Adapun pelaksanaan Program Beras Miskin (Raskin) di Desa Karelayu Fakor yang menghambat Program Beras Miskin (Raskin) di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto pada tahun 2014 adalah sebagai berikut.

Tabel 4 Informan Penelitian
Tabel 4 Informan Penelitian

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

Pembahasan

Batas atas Raskin Desa Karelayu ditetapkan oleh Tim Koordinasi Raskin Kabupaten Jeneponto yaitu Bagian Tata Usaha Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Jeneponto dengan surat keputusan Bupati Jeneponto. Apabila batas Raskin di Desa Karelayu tidak dapat diserap hingga tanggal 31 Desember 2014, maka sisa batas tersebut tidak dapat disalurkan pada tahun 2014. Penyelenggaraan program Raskin di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. a) RTM Layak Raskin di Karelay. Desa adalah RTM yang terdaftar di BPS sebagai RTS di desa/desa.

Raskin yang tidak membayar tunai. f) Apabila HPB Raskin belum disetor pada jadwal pendistribusian berikutnya, maka Tim Koordinasi Raskin Kabupaten Jeneponto yaitu bagian Tata Usaha Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Jeneponto akan menagihnya ke Desa Karelayu. Pasalnya, pembayaran Beras Masyarakat Miskin dari Rumah Tangga Penerima Manfaat (RTS-PM) ke Desa Karelayu sempat tertunda. Faktor ekonomi Masyarakat Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTS-PM) di Desa Karelayu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto masih rendah dan RTS-PM berasal dari kalangan bawah.

Diharapkan perangkat Desa Karelayu dapat meningkatkan kinerjanya dalam mengelola Program Beras Miskin di wilayah kerjanya sehingga permasalahan pada Program Raskin dapat segera teratasi sehingga RTS-PM Desa Karelayu dapat menerima Beras Miskin secara rutin setiap bulannya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah pengelola beras jelek sebagai pengelola program beras jelek yaitu manajer program, sekretaris program dan bendahara program beras jelek, pengambil kebijakan di sektor publik seperti camat, kepala desa. dan pengelola program serta anggota masyarakat miskin program rumah tangga miskin di Desa Karelayu, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Pembayaran HPB Raskin dari RTS-PM kepada Pelaksana Penyalur Raskin yaitu Desa Karelayu dilakukan secara tunai.

Pembayaran HPB Raskin dari Desa Karelayu kepada Satker Raskin dilakukan setelah diterimanya HPB Raskin dari RTS-PM. Uang Raskin HPB yang diterima Desa Karelayu dari RTS-PM segera diserahkan ke Sub Bagian I melalui rekening HPB Bulog. PM yang tidak dapat membayar secara tunai dapat membayar secara angsuran dengan jaminan tertulis dengan menggunakan model MJ Desa Karelayu yang diketahui oleh Camat Tamalatea dan dilampirkan pada daftar nama RTS-PM.

Diharapkan kepada aparatur Desa Karelayu untuk meningkatkan kinerjanya mengenai pelaksanaan Program Beras Miskin di wilayah kerjanya, sehingga permasalahan pada Program Raskin dapat segera teratasi, sehingga RTS-PM Desa Karelayu dapat menyediakan Beras Miskin Secara Reguler. setiap bulan diterima.

KESIMPULAN DAN SARAN

Gambar

Gambar 2.1  Bagan Kerangka Pikir
Tabel 4 Informan Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

4.1087 Ilmy Amiqoh Ilmu Administrasi Publik 4.1088 Dikhla Rif`A Ilmu Administrasi Publik 2.39 4.1089 Elfananda Istiqlalia Ilmu Administrasi Publik 4.1090 Hamida Condrowati Jayadi