• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATERI KULIAH PSIKOLOGI KLINIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "MATERI KULIAH PSIKOLOGI KLINIS"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

MATERI KULIAH PSIKOLOGI KLINIS

OLEH : MAWADDAH NASUTION. M.PSI, psikolog

(2)

PREVENSI

APA ITU PREVENSI..

.. ?????

(3)

Prevensi  suatu usaha pencegahan yg dilakukan untuk mengantisipasi suatu permasalahan maupun gangguan yg dialami oleh seseorang, baik masalah psikologis, perilaku dan emosional.

Dalam hal ini tugas para klinisi  mengkategorisasikan dan

mengonseptualisasikan berbagai kesulitan, merekomendasikan dan memfasilitasi

intervensi mengevaluasi efektivitas intervensi yg dipilih

(4)

Kok harus peduli sich dgn prevensi

...???

(5)

NIMH (National Institute of Mental Health) menemukan bhw  kira-kira 20%-30% org dewasa dan 10%-15% anak-anak dan remaja akan mengalami

Masalah psikologis, Masalah perilaku Masalah emosional

Yg keseluruhannya berdampak negatif pada fungsi keseharian mereka, sampai pada

tingkatan yg membuat mereka memenuhi kriteria utk berbagai gangguan klinis.

(6)

Prevensi berhubungan dengan psikologi

komunitas, dan mrpkn jantung dari psikologi komunitas itu sendiri

Psi.Komunitas  menggeluti aspek-aspek

psikologis dari berbagai sistem sosial, dan memiliki beberapa prinsip antara lain:

Mencari interaksi diantara karakteristik individual dan aspek2 ekonomi, kultural, sosial dan fisik

lingkungan.

Melangsungkan kegiatan intervensi di lingkungan tinggal, bekerja, sekolah dan masyarakat.

Kegiatan intervensi dan prevensi diarahkan pada perubahan yg berorientasi pada masing2

individu.

(7)

Program intervensi ditargetkan pd : Kesulitan yg terkait mslh psikologis Kemampuan anak

Pengatasan masalah Pencegahan berulang

Prevensi melibatkan prosedur biologis, psikologis, dan sosiologis melalui 3 cara:

1. Prevensi Primer  mengurangi insiden gangguan mental dgn segala jenisnya

2. Prevensi Sekunder  melalui deteksi dini dan penemuan khusus, mengurangi durasi atau meringankan gangguan yg sdh mulai terjadi

Klasifikasi Program

Intervensi

(8)

3. Prevensi Tersier  dsbt jg rehabilitasi,

mengurangi dari gangguan2 yg sdh berkembang dan mencegah timbulnya kembali gangguan.

2 proses kunci yg sangat penting bagi program2 prevensi adalah:

1. Faktor resiko  lebih ke arah perkembangan

berbagai gangguan mental, kesulitan psikologis, kesulitan emosional dan masalah perilaku. Cth:

faktor biologis (pengaruh masa pranatal

menggunakan alkohol, obat2an atau tembakau oleh ibu slm masa kehamilannya)

2. Faktor protektif  lbh dianggapp sebagai faktor yg memberikan kontribusi terhadap

perkembangan kompetensi individu.

(9)

Cth : parenting yg efektif dapat

memfasilitasi perkembangan kompetensi sosial. Anak-anak yg diasuh oleh ortu dgn cara yg tegas, konsisten dan hangat 

cenderung memiliki tingkat kompetensi sosial yg tinggi.

Hal yg terkait langsung dgn perkembangan kompetensi sosial adlh perkembangan

hubungan sebaya yg sehat.

Perkembangan hub. sebaya yg positif di masa kanak2 awal  memprediksi

hub.sebaya yg positif, kesehatan mental yg scr umum lbh baik,dan harga diri yg lbh

tinggi dimasa mendatang (Masten dan Coatsworth, 1995).

(10)

Selain itu penggunaan parenting yg efektif

 menyediakan peluang bagi anak utk meraih sukses, dpt menghindarkan anak dari kegagalan akademis atau bebagai kesulitan kesehatan mental yg terkait dengan perkembangan.

Cth Program Prevensi Universal

Agresi, pengelolaan diri, kompetensi akademis, prestasi akademis dan

pencegahan gangguan TL mrpkn target umum intervensi prevensi.

(11)

Cth Intervensi Prevensi Selektif

Biasanya difokuskan pd anak-anak dr ortu dgn psikopatologi, anak-anak yg pernah mengalami trauma, anak yg ortunya

berpisah/bercerai.

Cth Intervensi Prevensi Tindakan

Tipe ini dirancang utk orang2 yg “brdsrkn hasil pemeriksaan ditemukan adanya

sebuah faktor resiko, kondisi atau

abnormalitas, yg mengindikasikan bahwa mereka beresiko tinggi utk kelak

mengembangkan psikopatologi.

(12)

Digunakan utk anak2 yg memperlihatkan agresi, gangguan TL dan berbagai kesulitan yg menginternal dgn tingkat rendah atau

subklinis.

Pelatihan ini melibatkan  keterampilan mengatasi masalah sosial, pengembangan keterampilan sosial dan keterampilan

mengelola diri, yg diberikan dlm setting kelompok yg melibatkan teman2 sebaya.

(13)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Abstract Coleridge: The Gothic as a Means to Instruction Keywords: Coleridge, Gothic, instruction, “The Rime of the Ancient Mariner”, “Christabel”, late eighteenth- and nineteenth