Tema MENGGENAL PENDIDIKAN INKLUSI DAN KEBUTUHAN
KHUSUS
PARENTING
NARA SUMBER :
INAYATTI. SUWANDI . M. Psi
RABU , 24 NOVEMBER 2024
Tempat /Tgl lahir : Tanjung karang, 02 M ei 1973 Alamat : Jl. Sakura desa 5 kedaton
Kalianda Lampung Selatan N o tlp H P/WA : WA 0812-85863203
Agama : ISLAM
Status :Janda anak 2 putra (M r,Sandisha. P & Rahmad
Arya Andisha)
Pendidikkan Formal
SDN 6 kampung sawah lama Bandar lampung (1981 – 1986) SMP ARJUNA Bandar Lampung (1986 – 1989)
SMA PERINTIS Bandar lampung (1989 – 1992)
Universitas Muhamadyah Bandar Lampung (1992 - 1997) Sempat cuti Universitas Marcu Buana DKI Jakarta ( 2003 – 2005)
Pengalaman
1. Staff Cipta Jaya Kontraktor Bandar Lampung (1992 – 1993)
2. Bank Danamon Sub. Analisis Bandar Lampug ( 1993 – 1996)
3. BISMATEK DKI JAKARTA (1997 - 2005)
4. Staff Grahita Indonesia Bandar Lampung ( 2006 - 2012)
5. Dosen Universitas Satu nusa + STIKOMINDO Bandar lampung ( 2008 – 2011) 6. Konselor di Cikal Harapan celengsih Bogor ( 2016 – 2019 ) 7. Pimpinan Bina Bangsa Cab. Lampung ( 2010 – Sampai
sekarang )
Tujuan Pendidikan Inklusif
1.Memenuhi hak asasi manusia untuk mendapatkan pendidikan yang setara.
2.Meningkatkan kepercayaan diri anak-anak, baik itu berkebutuhan khusus maupun tidak.
3.Menumbuhkan rasa toleransi terhadap perbedaan terhadap anak-anak.
4.Semua peserta didik dapat membaur menjadi satu sehingga tercipta interaksi aktif.
5.Bagi pendidik, para pendidik akan mendapatkan pengetahuan mengenai pembelajaran kepada siswa dengan latar belakang Indonesia.
6.Mampu memberikan pendidikan terhadap seluruh siswa dengan latar belakang yang berbeda.
7.Dapat mengembangkan gagasan baru agar bisa diaplikasikan ke lingkungan
masyarakat.
Prinsif
pembelajaran inklusif
prinsif Umum
Prinsif Khusus
Prinsip Umum
•Prinsip Konteks
Jadi melalui prinsip ini, para tenaga didik dapat menjelaskan materi sesuai dengan konteks yang ada di lingkungan sehari-hari siswa.
•Prinsip Motivasi
Para tenaga didik harus memberikan motivasi terhadap para siswa agar selalu termotivasi untuk mendapatkan pendidikan atau belajar.
•Prinsip Keterarahan
Tenaga didik juga harus bisa memberikan arahan agar tujuan dari pembelajaran dapat tepat sasaran.
•Prinsip Hubungan Sosial
Tenaga didik harus bisa membuat para siswa yang memiliki latar belakang berbeda supaya bisa berinteraksi secara aktif baik dengan sesama siswa maupun guru.
•Prinsip Pemecahan Masalah
Prinsip ini berarti tenaga didik juga harus bisa membuat para peserta didik mampu membuat solusi ketika mendapatkan masalah.
•Prinsip Individualisasi
Tenaga didik diharapkan bisa membuat para peserta didik dapat hidup mandiri.
•Prinsip Belajar Sambil Bekerja
Jadi tenaga didik bisa mengajak siswa untuk melakukan percobaan-percobaan supaya bisa menemukan hal-hal baru.
•Prinsip Menemukan
Tenaga didik dituntut untuk mendorong siswa supaya bisa terlibat aktif dalam hal mental, sosial, maupun emosional.
Prinsip Khusus
Prinsip khusus ini terkait dengan pelaksanaan pembelajaran yang menyesuaikan dengan kondisi anak berkebutuhan khusus seperti tunanetra, tunarungu, CIBI, tunagrahita, tunadaksa, serta tunalaras.
• Tunarungu
Prinsipnya adalah pendidikan inklusif dapat memperhatikan keterarahan suara dan wajah, serta keperagaan.
• Tunanetra
Prinsip yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah prinsip kekonkritan, pengalaman, dan belajar sambil praktek.
• CIBI
Dalam hal ini, prinsip yang diperhatikan mengenai akselerasi belajar dan pengayaan.
• Tunagrahita
Prinsip yang diperhatikan adalah prinsip kasih sayang, rehabilitasi, dan keperagaan.
• Tuna Daksa
Prinsip yang diperhatikan adalah pelayanan medis seperti terapi.
• Tunalaras
Prinsip yang diperhatikan adalah prinsip kebutuhan, kebebasan yang diarahkan, prinsip kekeluargaan,
prinsip setia kawan, serta prinsip disiplin.
Karakteristik Pendidikan Inklusif
1.Pendidikan inklusif harus ramah dan hangat sehingga dapat memberikan rasa nyaman terhadap para peserta didik yang memiliki perbedaan latar belakang atau kondisi.
2.Pendidik dan tenaga didik memiliki latar belakang serta kemampuan yang berbeda.
3.Dalam prakteknya, pendidikan inklusif semestinya memberlakukan tempat duduk yang bervariasi agar bisa saling membaur satu sama lain.
4.Materi dan metode pembelajaran dari pendidikan inklusif bervariasi agar lebih menarik dan menyenangkan.
5.Tenaga didik memiliki rencana harian yang akan digunakan untuk media pembelajaran.
6.Penilaian mengenai karya anak peserta pendidikan eksklusif dapat
dilakukan dalam kurun waktu tertentu.
• Inklusif
• Exklusif
Pendidikan
• ALB
• ABK
Kebutuhan
ALB adalah anak yang pada waktu dilakukan
pemeriksaan perkembangan mengalami keterlambatan 1—2 aspek perkembangan dari tingkat umur.
ABK adalah anak yang mengalami keterlambatan lebih dari dua aspek perkembangan dan lebih dari satu tingkat umur atau anak yang mengalami penyimpangan.
Inklusif yaitu memahami sesuatu sudut pandang orang atau kelompok lain
Eksklusif merupakan sikap yang lebih mengutamakan sudut pandang diri sendiri, sehingga membuat orang
tersebut akan sulit menemukan teman dalam lingkungan
bermasyarakat
12 hal yang perlu diperhatikan dalam upaya mengoptimalkan tumbuh kembang anak:
1. Imunisasi
2. Pemberian ASI
3. Makanan pelengkap selain ASI
4. Micronutrients/ zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah kecil 5. Kebersihan
6. Treated bednets/ pencegahan gigitan seranga 7. Asupan makanan dan minuman
8. Perawatan di rumah
9. Care-seeking/ kunjungan kepada pasien
10. Adherence/ tidak patuhan dalam minum obat
11. Stimulation / rangsangan ini yang banyak permasalahan
12. Antenatal care/ periksaan kehamilan
Peran orang tua dalam tumbuh kembang anak khusus
Keluarga/ orangtua berfungsi untuk memastikan bahwa anaknya sehat dan aman, memberikan sarana dan
prasana untuk mengembangkan kemampuan sebagai bekal di kehidupan sosial, serta sebagai media dalam menanamkan nilai sosial dan budaya sedini mungkin.
Orangtua memberikan kasih sayang, penerimaan,
penghargaan, pengakuan, dan arahan kepada anaknya.
Ciri
Minim kontak mata
Speech Delay
Kesulitan kosentrasi / perhatian Tantrum
Masalah motoric halus &
kasar Intraksi
social
Membutuhkan stimulasi pada anak
1.Autistic Disorder
Sering juga disebut dengan mindblindness dimana anak yang mengidap j enis penyakit autis ini tidak memiliki kemampuan memahami permasalahan dari sudut pandang orang lain.
2.Asperger Syndrome
Tidak seperti autistic disorder, asperger syndrome lebih bisa berinteraksi dengan orang lain dan tidak memiliki masalah dalam keterlambatan berbahasa
3.Childhood Disintegrative Disorder
Sebuah kondisi dimana anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik, bahasa dan fungsi sosialnya
4.Pervasive Developmental Disorder (Not Otherwise Specified)
Biasanya syndrome ini menjadi hasil diagnosa terakhir ketika ada
tambahan dari gejala-gejala yang dialami anak salah satunya adalah
interaksi dengan teman-teman imajinatif anak
Peran orang tua dalam tumbuh kembang anak khusus
Keluarga/ orangtua berfungsi untuk memastikan bahwa anaknya sehat dan aman, memberikan sarana dan
prasana untuk mengembangkan kemampuan sebagai bekal di kehidupan sosial, serta sebagai media dalam menanamkan nilai sosial dan budaya sedini mungkin.
Orangtua memberikan kasih sayang, penerimaan,
penghargaan, pengakuan, dan arahan kepada anaknya.
Jenis terapi
Fisik
Kognitiq perilaku
Wicara
Okupasi
Bermain Sensorik
integritas Applied
Behavior Analisis
(ABA) Menunggang
kuda Intervensi pengembang
hubungan an Perhatian
Sensorik ingrasi &
related
Terapi wicara diperlukan bila anak kesulitan dalam menghasilkan suara atau mengucapkan suku kata tertentu secara jelas, sehingga orang lain sering kali tidak mengerti apa yang dikatakannya. Anak yang mengalami gangguan ini biasanya akan merasa tidak nyaman atau kesakitan saat dia berbicara.
Terapi okupasi Alasannya adalah terapi ini bertujuan utuk membantu mereka agar bisa beraktivitas dengan lancar dan mandiri. Sebab dokter atau ahli
medis lainnya bisa langsung mendampingi mereka di tempat terapi.
Fisioterapi mampu membantu untuk meningkatkan gerakan, mengurangi rasa sakit dan kekakuan, mempercepat proses penyembuhan, dan meningkatkan kualitas hidup.
Terapi perilaku mengajarkan individu strategi penanganan baru untuk menghadapi situasi atau emosi yang sulit
Sensori integrasi mendukung perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak.
Pemberian terapi sensori integrasi akan mempengaruhi perhatian, koordinasi, partisipasi sosial, dan perilakunya sehingga ada perbaikan kualitas hidup di rumah, sekolah, dan komunitas yang lebih luas.
Mengapa anak berkebutuhan khusus perlu mendapatkan penanganan khusus?
ABK perlu penanganan dan perhatian khusus sebagai upaya menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar hidup serta tumbuh berkembang secara
optimal sesuai harkat dan martabat
kemanusiaan
Siang siang pergi kekota Jangan lupa beli alpukat
Sekian parenting kita
Semoga bisa bermanfaat