• Tidak ada hasil yang ditemukan

METLIT SEPTIAN

N/A
N/A
putri nurul fitri

Academic year: 2025

Membagikan "METLIT SEPTIAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL PENELITIAN

“TINJAUAN YURIDIS KASUS TENTANG BALAP LIAR YANG TERJADI DI DAERAH INDRAMAYU”

Disusun oleh:

Septian Ihza C N (742010121180) Mata kuliah:

Metode Penelitian Dan Ilmu Hukum Dosen Pengampu:

Syamsul Bahri Siregar S.H, M.H Fakultas Hukum

Universitas Wiralodra

 Jl. Ir. H Juanda KM. 03, Karanganyar, Indramayu, Karanganyar, Kec. Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45213

(2)

DAFTADR ISI...ii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar belakang... 2

B. Identifikasi masalah... 2

C. Tujuan penelitian...2

D. Kegunaan penelitian...2

E. Kerangka pemeikiran... BAB II PEMBAHASAN...3

A. Demokrasi Indonesia periode reformasi...3

B. Masa reformasi...3

C. Sistem pemerintah pada masa reformasi...4

BAB III PENUTUP... 9

A. Kesimpulan... 9

B. Saran... 10 DAFTAR PUSTAKA

(3)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Apapun alesannya, kegiatan balap liar sangat membahayakan para pelakunya dan orang-orang lain karena kegiatan tersebut dilakukan dijalan umum, pelaku balap liat juga sangat tidak memperdulikan pengguna jalan lain. Bahkan tidak jarang mereka juga menutup jalan secara sepihak untuk digunakan sebagai area balap. Ketika memacu sepeda motornya, seringkali mereka melakukannya dengan posisi tubuh berbahaya. Seperti: kepala menghadap kedepan, kaki diluruskan diatas jok sepeda motor yang dikendarainya, tangan kiri memegang perseneling dan tangan kanan memegang gas agar sepeda motor dapat melaju dengan kencang.

Dalam kegiatannya pelaku balap liar tidak dilengkapi dengan alat pengaman sebagai pelindung. Menurut mereka, balap liar sebagai ajang untuk memicu adrenalin, melatih keberanian dalam mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dan motor yang digunakan adalah hasil dari modifikasi. Balap liar juga sebagai ajang untuk taruhan, selain itu juga sebagai alternatif bagi para pembalap untuk menunjukan keahlian dari motor buatan bengkel masing-masing.

“Bikin resah, 7 remaja di indramayu langsung diamankan polisi, hendak balap liar dan perang sarung”. Aksi meresahkan kembali dilakukan oleh para remaja di kabupaten indramayu. Sejumlah remaja diketahui hendak melakukan balap liar, beruntung kejadian tersebut cepat diketahui polisi, sebanyak 4 orang remaja pun berhasil diamankan. Selain itu, polisi juga mengamankan 3 remaja lainnya yang diketahui hendak perang sarung. Total ada sebanyak 7 remaja yang berhasil diamankan “benar, minggu dini hari pukul 02.00 wib, tim respon cepat polres indramayu mengamankan 7”, ujar kapolres indramayu AKBP M Fahri Siregar melalui kasubsi PIDM humas polres indramayu, ipda Tasim, senin (27/03/2023). Ipda

(4)

tasim menyampaikan, ketujuh remaja tersebut diamankan dilokasi berbeda, masing-masing dijalan murahnara dan desa babadan dikecamatan sindang, kabupaten indramayu. Dari tangan para remaja itu polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni empat unit sepda motor yang menggunakan knalpot bising dan tidak dilengkapi surat-surat. Polisi juga memberikan imbauan kepada mereka untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya. Mengingat, mayoritas dari mereka masih merupakan pelajar. Selain melanggar hukum, kegiatan tersebut meresahkan masyarakat dan dapat merugikan masyarakat lain.1

Tampaknya balap liar tidak mengenal waktu dan tempat. “Datangi mapolsek karangampel, delapan orang remaja buat surat pernyataan untuk tidak melakukan balap liar”.

Delapan oarang remaja yang melakukan balap liar, dijalan raya desa mundu, kecamatan karangampel, pada hari selasa 15 juni 2021 mendatangi mapolsek karangampel jajaran polsek indramayu. Sekelompok remaja tersebut mendatangi mapolsek karangampel dalam rangka membuat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi melakukan perbuatan balap liar. Kapolsek karangampel, kompol heriyadi melalui paur humas polres indramayu, ipda agus setiawan membenarkan hal tersebut. “Aksi sekelompok balap liar terjadi pada hari sabtu 12 juni 2021, pada saat anggota unit reskrim polsek karangampel melaksanakan kegiatan patroli C3 dijalan raya desa mundu mendapati anak-anak yang sedang melakukan aksi balap liar” katanya.

Kemudian, unit reskrim polsek karangampel berusaha untuk mengamankan nak-anak tersebut, namun delapan orang yang diduga pelaku balap liar dan berhasil melarikan diri hanya berhasil mengamankan satu unit kendaraan bermotor yang selanjutnya dibawa ke mapolsek karangampel. “Hari ini, kami mengundang para remaja tersebut, alhamdulillah mereka mendatangi mako polsek” ujarnya. “Mereka diberikan arahan dan pembinaan agar tidak mengulanginya lagi, karena hal tersebut selain membahayakan diri sendiri juga meresahkan masyarakat sekitar dan pengguna jalan lainnya” tambahnya. Setelah membuat pernyataan, kedelapan remaja tersebut dibolehkan pulang kerumahnya masing-masing. Ujar ipda agus setiawan.2

Kegiatan balap liar ini dapat ditemuin dimana saja. Dari kota-kota kecil hingga kota- kota besar, dilingkungan kaya hingga lingkungan miskin. Salah satu faktornya adalah karena semakin banyaknya bengkel yang memfasilitasi para pembalap. Balap liar juga sering dijadikan sebagai ajang untuk taruhan oleh sebagian dari mereka yang menggelutinya. Jumlah uang yang dijadikan sebagai taruhan tersebut cukup berpariasi, mulai dari ratusan ribu hingga bahkan sampai jutaan rupiah. Kegiatan taruhan tersebut biasanya terjadi karena ada tantangan dari kelompok motor yang lain.

Para pelaku balap liar dapat dijerat Pasal 12 UU 38/2004 yang bunyinya sebagai berikut:

1. Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan fungsi jalan didalam ruang manfaat jalan.

2. Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan didalam ruang milik jalan.

3. Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan didalam ruang pengawasan jalan.

Jerat pidana balap liar jika dilakukan secara sengaja, berlaku ketentuan pidana berikut:

1. Setiap orang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan didalam ruang manfaat jalan, dipidana penjara paling lama 18 bulan atau denda paling banyak Rp1,5 miliar (pasal 63 ayat (1) UU 38 Tahun 2004 tentang jalan).

1 Bikin Resah, 7 Remaja di Indramayu Langsung Diamankan Polisi, Hendak Balapan Liar dan Perang Sarung -

Tribunjabar.id (tribunnews.com)

2 https://www.tribratanewspolresindramayu.com/2021/06/datangi-mapolsek-karangampel-delapan.html

(5)

2. Setiap orang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan didalam ruang milik jalan, dipidana penjara paling lama 9 bulan atau denda paling banayak Rp500 juta (pasal 63 ayat (2) UU 38/2004).

3. Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan didalam ruang pengawasan jalan, dipidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp200 juta (pasal 63 ayat (3) UU 38/2004).

Sedangkan jika dilakukan karena kelalaiannya, berlaku ketentuan pidana:

1. Setiap orang yang karena kelalaianya mengakibatkan terganggunya fungsi jalan didalam ruang manfaat jalan, dipidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp300 juta (pasal 64 ayat (1) UU 38/2004)

2. Setiap orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan terganggunya fungsi jalan didalam ruang milik jalan, dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp200 juta (pasal 64 ayat (2) UU 38/2004).

3. Setiap orang yang karena kelalaiannya mengakibatkan terganggunya fungsi jalan didalam ruang pengawasan jalan, dipidana kurungan paling lama 12 hari atau denda paling banyak Rp120 juta (pasal 64 ayat (3) UU 38/2004).3

Seringkali ditemukan dijalan raya pada malam hari anak-anak muda melakukan balap liar menggunakan mobil maupun motor. Hal ini membuat pengguna jalan lainnya merasa terganggu dan juga membahayakan diri sendiri dan orang orang lain. balap liar sendiri dilarang oleh undang-undang tepatnya pasal 115 angka b UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU 22/2009”) yang menyatakan “pengemudi kendaraan bermotor di jalan dilarang berbalapan dengan kendaraan bermotor lain”. Jika melanggar hal tersebut dapat dikenakan pidana yang ditegaskan dalam pasal 297 UU 22/2009 yang menyatakan bahwa

“setiap orang mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan dijalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 115 huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp3 juta.4

Selama masih dalam perkembangan masa remaja, seringkali dihadapkan pada suatu proses yang bertujuan untuk menemukan jati diri, membuktikan eksistensi serta menjadi individu yang independen. Namun, mereka terkadang mengalami kesalahan dalam melakukan sesuatu tindakan pengalihan untuk mereduksi apa yang menjadi keinginan, kebutuhan maupun ketegangan mereka. Hingga pada akhirnya, untuk menunjukkan eksistensi diri mereka serta harga diri, tidak jarang mereka melakukan tindakan pelanggaran bahkan kriminalitas.

Tindakan yang menjurus ke arah pelanggaran tersebut bermacam-macam jenisnya.

Tindakan yang dilakukan tidak jarang bisa membahayakan diri mereka sendiri maupun orang lain. hal ini yang disebut sebagai perilaku destruktif. Disebut sebagai perilaku destruktif karena sifatnya yang dapat mengancam dan merusak atau bahkan menghancurkan. Dalam hal ini, remaja yang melakukan pola-pola perilaku tersebut biasanya melakukan sebuah kegiatan atau tindakan yang dapat membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain dengan tujuan untuk mencapai apa yang menjadi keinginan mereka atau sebagai bentuk penyampaian maksudnya.

Salah satu kegiatan yang dapat dikategorikan sebagai kegiatan yang bersifat destruktif adalah balap liar. Balap liar dianggap sebuah bentuk perilaku destruktif karena dalam pelaksanaannya tidak ada perhatian akan aspek-aspek keamanan standar yang sudah ditentukan oleh lembaga yang berwenang IMI (Ikatan Motor Indonesia). Seringkali kita temui pelaku balap liar melakukan kegiatan tanpa menggunakan helm, body safety yang sesuai, sarung tangan dan sepatu, kondisi motor yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan karena menghilangkan

3 https://www.hukumonline.com/klinik/a/sanksi-pidana-balap-lari-liar-di-jalanan-lt5f64a44137951/#_ftn10

4 https://dntlawyers.com/balapan-liar-di-jalan-dapat-dikenakan-sanksi-pidana/#:~:text=Balapan%20liar

%20sendiri%20dilarang%20oleh,berbalapan%20dengan%20kendaraan%20bermotor%20lain.%E2%80%9D

(6)

kelengkapan-kelengkapannya semacam lampu, spion atau mesin yang sudah di tune up atau di bore up, juga lokasi yang digunakan seringkali adalah jalan raya umum yang padat dengan lalu lalang kendaraan ataupun orang-orang.

Perilaku destruktif dapat dipicu oleh berbagai macam hal dan sebab. Mulai dari faktor ekonomi, ingin mecari perhatian, sebagai bentuk pelampiasan ataupun hal-hal lainnya yang pada akhirnya membentuk perilaku destruktif dalam diri seseorang.

Pada kenyataannya, remaja yang melakukan kegiatan balap liar yang dihadapkan pada masalah yang tidak sedikit, bahkan resiko yang dihadapi pun sangatlah besar, mulai urusan dengan polisi, kecelakaan yang mengakibatkan cacat, sampai-sampai nyawa bisa melayang.

Disamping membahayakan diri sendiri juga membahayakan orang lain karena kegiatan balap liar tersebut dilakukan di jalanan umum. Para pelaku balap liar ini menyadari bahwasannya kegiatan yang dilakukan oleh mereka sangat membahayakan akan tetapi mereka tidak pernah memikirkannya. Selain itu, dalam pandangan masyarakat, balap liar tentu bukanlah hal yang bisa dipandang sebagai sebuah kegiatan yang positif, karena berbagai macam aspek negatif yang ditimbulkannya tersebut, mulai dari masalah keamanan pengendara, keamanan orang lain serta pelanggaran hukum yang disebabkannya.

Dari latar belakang yang diatas tersebut, kebanyakan para pelaku balap liar sudah menyadari bahwa kegiatan yang dilakukan sangatlah membahayakan bagi dirinya sendiri dan orang lain. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk mengambil judul “TINJAUAN YURIDIS KASUS TENTANG BALAP LIAR YANG TERJADI DI DAERAH INDRAMAYU”.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang permasalahan diatas, maka peneliti memfokuskan pada indentifikasi penelitian sebagai berikut:

1. Faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi munculnya remaja balap liar di daerah indramayu?

2. Bagaimana cara mengatasi agar tindakan remaja balap liar di daerah indramayu bisa terkontrol kedalam tindakan yang lebih positif?

3. Bagaimana cara agar pelaku balap liar di daerah indramayu bisa jera dengan tindakannya?

C. Tinjauan Penelitian

Berdasarkan identifikasi masalah diatas, maka peneliti memiliki tujuan yang hendak dicapai yakni sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui faktor-faktor yang melatar belakangi munculnya remaja balap liar di daerah indramayu.

2. Untuk mengetahui cara agar tindakan remaja balap liar di daerah indramayu bisa terkontrol kedalam tinddakan yang lebih positif.

3. Untuk mengetahui akibat apa yang dihasilkan dari kegiatan balap liar di daerah indramayu.

D. Kegunaan Penelitian

(7)

Berdasarkan permasalahan yang menjadi fokus kajian penelitian ini dan tujuan yang ingin dicapai maka diharapkan penelitian ini dapat memberikan kegunaan sebagai berikut:

1. Kegunaan teoris, yakni diharapkan dapat menambah dan memperdalam ilmu pengetahuan dan wawasan yang lebih mendalam tentang hukum lalu lintas dan angkutan jalan.

2. Kegunaan praktis, yakni:

a. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi pemikiran dan menambah kepustakaan hukum khususnya dalam bidang hukum lalu lintas dan angkutan jalan, agar menyadari masyarakat bahwa makin maraknya balap liar bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum saja tapi juga peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anaknya agar tidak terjerumus kedalam balap liar.

b. Untuk memenuhi persyaratan guna mencapai gelar Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Wiralodra Indramayu.

E. Kerangka Pemikiran

Balap liar adalah suatu bentuk balapan kendaraan bermotor yang digelar di sebuah jalan raya tanpa izin dari pihak berwenang. Balap liar umunya diikuti oleh beberapa kelompok pemilik kendaraan, seperti mobil atau sepeda motor yang telah dimodifikasi dan dilaksanakan di waktu-waktu tertentu, seperti pada saat dini hari saat lalulintas kendaraan mulai sepi. Balap liar termasuk kegiatan yang dikategorikan sebuah kejahatan.5

Selain menimbulkan kegaduhan karena suara bising dari kendaraan yang sedang balapan ataupun menimbulkan kemacetan karena ruas jalan ditutup oleh penyelenggara balapan, balap liar juga dapat memicu kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa baik dari para pembalap maupun dari pada penonton balap liar tersebut. Di indonesia, seorang yang melakukan balapan liar akan dikenakan pidana seperti yang ditulis dalam kitab pasal 115 undang- undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan mengatur sebagai berikut:

a. Mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi yang diperbolehkan sebagaimana dimaksud dalam pasal 21; dan/atau.

b. Balapan dengan kendaraan bermotor lain. Pengendara kendaraan bermotor yang berbalapan di jalan dipidana dengan pidana kurungan paliang lama satu tahun atau denda paling banyak Rp3 juta.

Jika balap liar tersebut menimbulkan kegaduhan, maka dapat juga dijerat dengan pidana berdasarkan pasal 503 angka 1 kitab undang-undang pidana (KUHP) berbunyi “Dengan hukuman kurungan selama-lamanya tiga hari atau denda sebanyak-banyaknya Rp225 barang siapa membuat riuh atau ingar, sehingga pada malam hari orang tidur dapat terganggu”. Pada intinya sudah tertulis peraturan perundang-undangan sudah secara jelas melarang pengemudi kendaraan bermotor balapan dengan kendaraan bermotor lainnya.6

Kenakalan generasi muda tentu masih ada banyak sekali macamnya, akan tetapi balap liar tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena memang ada banyak sekali akibat yang ditimbulkan dari aksi balap liar ini, salah satu contohnya membuat resah warga masyarakat yang berada didalam lingkungan atau lintasan balap liar tersebut. Selain itu, tentu ada banyak penyebab kenapa balap liar ini bisa muncul dalam berbagai macam kenakalan generasi muda, salah satu contohnya adalah jarangnya keberadaan fasilitas untuk bisa melakukan balapan. Mungkin karena keberadaan fasilitas yang begitu jarang, sehingga para generasi muda yang berminat dalam bidang balap secara terpaksa dan penuh kenekatan

5 Balap liar - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

6 Sanksi Bagi yang Melakukan Balapan Liar - Klinik Hukumonline

(8)

melampiaskannya dengan cara balapan liar. Tapi dari permasalahan ini ada suatau ide yang muncul terkait bagaimana melenyapkan aktivitas balapan liar ini. Yaitu dengan cara membuat komunitas balap liar sendiri, yang mana jika sudah ada komunitas maka biasanya dalam komunitas tersebut bisa memunculkan ide-ide baru untuk bisa melampiaskan para anggota melakukan balapan secara aman. Dengan ide untuk mengurangi aksi balapan liar ini sudah menjadi hal yang biasa atau tidak, tetapi dari berbagai berita diacara televisi dan berbagai jenis media lainnya, bahwa biasanya balapan yang resmi hanya bisa dilakukan oleh klub-klub tertentu yang telah memiliki nama yang besar untuk mengikuti balapan. Tetapi bukankah kebanyakan masyarakat atau generasi muda indonesia masih terbatas akan akses untuk mengikuti balapan, oleh karena itu dari adanya komunitas balapan resmi ini diharapkan bisa membuat akses mereka sendiri. Seperti misalnya mereka bisa menyewa atau mungkin membuat lintasan sebagai arena balapan resmi untuk mereka gunakan secara bersama-sama. Bukankah itu lebih baik daripada setiap generasi muda saling berpacu dengan kecepatan tinggi di jalan umum untuk mendapatkan posisi pertama dalam balapan liar, tetapi berbagai akibat yang ditimbulkan justru mengancam mereka. Jadi rasanya diperlukan sistem dari anggota oleh anggota untuk angota. Sebenarnya balap liar itu bisa dihilangkan, asalkan dari para pelaku balap liar itu sendiri serta semua yang terkait mau berupaya dan mendukung untuk menghilangkannya, tapi kalau dari para pelaku balap liar itu sendiri tidak mau peduli dengan apa yang sedang mereka lakukan, bagaimana bisa aktivitas balapan liar itu bisa hilang. Dengan menciptakan komunitas balapan resmi diharapkan bisa melahirkan generasi-generasi baru untuk aktivitas yang mereka lakukan itu. Sehingga antara anggota komunitas yang satu dengan yang lainnya bisa saling bekerja sama dan saling mendukung demi masa depan yang jauh lebih baik.7

7 Solusi Mengatasi Balap Liar - Welcome to my Blog Guys..!!! (weebly.com)

Referensi

Dokumen terkait

(2) Wajib retribusi pelayanan pengujian kendaraan bermotor adalah orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan retribusi diwajibkan untuk melakukan

(1) Untuk memperoleh Surat Ijin Mengemudi Kendaraan Tidak Bermotor (SIMKTB) pemohon / pengemudi Kendaraan Tidak Bermotor umum harus mengajukan permohonan kepada

Setiap pengemudi kendaraan bermotor pada saat menjalankan / mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tidak diijinkan melebihi kecepatan maksimum sebagaimana yang

(2) Wajib Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor adalah orang pribadi atau Badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan Retribusi diwajibkan untuk

Seperti halnya dalam praktek sering terjadi bahwa seorang pengemudi kendaraan bermotor yang melakukan perbuatan melanggar hukum, terutama pengemudi kendaraan umum bukanlah

Seperti halnya dalam praktek sering terjadi bahwa seorang pengemudi kendaraan bermotor yang melakukan perbuatan melanggar hukum, terutama pengemudi kendaraan umum

21 (2) Wajib retribusi pengujian kendaraan bermotor adalah orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan retribusi diwajibkan untuk

Wajib Retribusi adalah orang pribadi atau badan yang memiliki dan atau menguasai Kendaraan Bermotor yang menurut Peraturan Perundang-undangan diwajibkan untuk melakukan