• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode pengeringan

N/A
N/A
Zawiyah 20TPB1003

Academic year: 2024

Membagikan "Metode pengeringan"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

presented by:

ZAWIYAH

2421121003

(2)

Metode Pengeringan

Metode pengeringan dilakukan sebagai metode pengawetan yang tepat khususnya jika tidak tersedia ruang penyimpanan dingin atau terdapat kendala terbatasnya kapasitas penyimpanan. Hal ini karena proses pengeringan akan membuat bahan mengalami susut massa dan susut volum, dengan demikian produk kering hanya membutuhkan ruang penyimpanan yang relatif lebih kecil.

(3)

Thynk

Unlimited

Cabinet Dryer

Cabinet Dryer merupakan alat pengering berbentuk kabinet atau almari yang menggunakan udara panas dalam ruangan tertutup (chamber). Cabinet Dryer juga sering disebut “Tray Dryer” yang mana dikelompokkan sebagai alat pengering konveksi udara yang biasanya dipakai untuk produksi kecil dan bahan yang berkontakkan langsung dengan udara panas. Cabinet Dryer biasanya digunakan untuk bahan berbentuk padat dan butiran.

(4)

Thynk

Unlimited

CABINET DRYER

Ada 2 macam tipe Cabinet Dryer yaitu Vacuum Dryer dan Tray Dryer

(5)

Komponen

Cabinet Dryer

Tray Boiler

Tray disesuaikan dengan kapasitas

jumlah, berat dan

ukuran produk pangan.

Tray berfungsi sebagai wadah biji dalam proses

pengeringan, yang disusun bertingkat.

Boiler berfungsi sebagai pemanas udara atau pengering udara dan penghembus udara kering yang akan digunakan dalam pengeringan. Boiler memiliki

medium pemanas berupa steam. Kualitas steam yang digunakan adalah 90%, agar dapat mengeringkan udara

secara optimal yang dapat memenuhi kebutuhan panas

udara kering dalam pengeringan.

Heater

Bagian yang

memeberikan panas kedalam cabinet dryer,

berupa dua baris api yag bersumber dari gas

diluar alat

(6)

Komponen

Cabinet Dryer

Fentilasi Pengontrol Suhu

Merupakan lubang untuk mengeluarkan uap air, letaknya berada

diatas cabinet dryer

berupa pipa menghadap ke atas.

Berfungsi untuk mengontrol suhu

berupa putaran dengan skala suhu yang telah

ditentukan dan

terdapat display untuk melihat besar suhu

yang ada dalam cabinet dryer

Blower

Merupakan alat untuk meratakan panas.

Berupa kipas yang

dapat meratakan panas didalam cabinet dryer

(7)

Mekanisme Pengeringan

Bahan diletakkan pada tray (rak)

Disaat bersamaan udara dari lingkungan dilewatkan heater coils untuk dinaikkan suhunya (60-80'C)

Selanjutnya udara panas didistribusikan

dengan kipas (fan) dan kontak secara konveksi dengan pangan

Proses pengeringan berlangsung pada rentang 2-10 jam (tergantung pada

karakteristik pangan dan suhu pengeringan)

(8)

Thynk

Unlimited

Bahan Pangan

Sebagai produk yang dikeringkan menggunakan Cabinet Dryer yaitu

jagung, salah satu produk yang banyak dijumpai di masyarakat dan juga

merupakan salah satu sumber kalori yang tinggi sehingga banyak

dikonsumsi. Setelah dipanen, umumnya kadar air yang dikandung jagung

adalah sekitar 35-40 %. Menurut

Standar Nasional Indonesia, jika kadar air dari jagung tersebut diturunkan

menjadi 17 %, maka proses

perkembangan mikroorganisme akan melambat dan pembusukan akan tertunda atau bahkan terhenti untuk

beberapa lama. A

(9)

Thynk

Unlimited

Mutu Hasil Pengeringan

Selama proses pengeringan, perubahan mutu pangan sangat sulit untuk dipertahankan. Khususnya bahan pangan yang sensitif panas. Perubahan mutu yang diinginkan selama proses pengeringan yaitu:

Berkurangnya kadar air sesuai target pengeringan

Penurunan aktivitas mikroorganisme, enzim dan reaksi non-enzimatis

Stabilitas pangan meningkat Umur simpan lebih lama

Pengurangan zat gizi, sifat fisik dan atribut sensori sesedikit mungkin

(10)

Thynk

Unlimited

Mutu Hasil Pengeringan

Mutu produk yang dikeringkan dengan Cabinet Dryer dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti:

Kadar air akhir: kadar air sangat penting, karena jika terlalu tinggi produk akan lebih renta terhadap pertumbuhan mikroorganisme dan pembusukan. Pada jagung kadar akhir yang diinginkan yaitu 17%

1.

Perubahan warna: warna bahan bisa berubah selama pengeringan karena paparan panas, oksidasi atau reaksi kmia sperti pencoklatan enzimatik atau non enzimatik

2.

Perubahan tekstur: tekstur bahan tergantung pada kelembaban bahan

3.

(11)

Thynk

Unlimited

Kesetimbangan Massa dan Energi

Prinsip dasar dari kesetimbangan massa dan energi yaitu massa dan energi yang masuk harus sama atau seimbang dengan dengan massa dan enrgi yang keluar. Hukum kekelam massa menyatakan bahwa massa tidak dapat diciptakan atau dibentuk maupun dihilangkan.

Pada proses pengeringan terjadi perpindahan panas bahan didalam sistem. Panas pada pengeringan digunakan untuk menaikkan suhu medium pengering, suhu bahan dan menguapkan air dari bahan. Dalam hal ini maka akan berlaku kesetimbangan massa dan energi untuk memperkirakan kadar air akhir produk pangan atau memperkirakan massa produk kering.

09

(12)

Thynk

Unlimited

Kesetimbangan Massa dan Energi

Diketahui: Kadar air awal jagung 40% dengan berat jagung basah 3 kg, jagung dikeringkan menggunakan cabinet dryer sampai dengan kadar air sesuai Standar Nasional Indonesia yaitu 17%. Cari kesetimbangan massa dan kesetimbangan energi (jika diketahui panas laten 2260 kJ/kg dan kapasitas panas jenis 1.005 kJ/kg. K).

09

(13)

Thynk

Unlimited

(14)

Thynk

Unlimited

(15)

Thank You!

Thynk

Unlimited

Referensi

Dokumen terkait

Menyatakan bahwa karya ilmiah / skripsi yang berjudul, “PENGARUH SUHU SUHU DAN LAMA PENGERINGAN DENGAN MENGGUNAKAN CABINET DRYER TERHADAP KADAR AIR, PROTEIN DAN LEMAK PADA

Andaliman yang dikeringkan dengan metode oven merupakan hasil kedua terbaik setelah pengeringan dengan menggunakan freeze dryer , dilihat dari skoring parameter rendemen,

Dari gambar 2 dan 4 terlihat bahwa nilai kecepatan pengeringan microwave dryer cenderung lebih kecil dibanding dengan kecepatan pengeringan oven pada kadar air yang sama, maka

Hal ini ditunjukkan dengan penurunan kadar air bahan, dengan kadar air awal sebesar 90,42 % menjadi 24,19 % produk setelah dikeringkan selama 7 jam pengeringan, karena

Meskipun terdapat perbedaan laju pengeringan yang nyata antara kedua teknik pengeringan, namun kadar air kesetimbangan yang dicapai untuk ketiga daun aromatik yang

Perbandingan pengeringan menggunakan dryer dan dengan menggunakan sinar matahari,hasil dari praktikum menunjukkan bahwa singkong yang dikeringkan dengan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode pengeringan yaitu cabinet dryer dan sinar matahari berpengaruh terhadap kadar air, kadar abu dan kadar lemak tepung ikan

Pada pengeringan ini waktu pengeringanya lebih lama dibandingkan pengeringan pertama, hal ini dikarenakan bahan yang dikeringkan lebih tebal sehingga kadar air bahanya lebih