1
LAPORAN AKHIR IPTEKS BAGI MASYARAKAT
FASILITATOR PADA KEGIATAN PENGUATAN KAPASITAS SDM PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) KEMENTERIAN SOSIAL RI
Oleh :
Supriyanto (0421047607)
TANGERANG SELATAN Januari, 2021
2
HALAMAN PENGESAHAN PROGRAM IPTEK BAGI MASYARAKAT
1. Judul IbM : Fasilitator Pada Kegiatan Penguatan Kapasitas
SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI
2. Nama Mitra Program IbM (1) : Direktorat Jaminan Sosial Keluarga (JSK) Kementerian Sosial RI
3. Ketua Tim Pengusul
a. Nama : Supriyanto
b. NIDN : 0421047607
c. Jabatan/Golongan : -
d. Program Studi : Psikologi
e. Perguruan Tinggi : Universitas Pembangunan Jaya f. Bidang Keahlian : Psikologi Sosial, Psikologi Komunitas g. Alamat Kantor/Telp/Faks/Surel : Jl. Cendrawasih Raya Blok B7/P Bintaro Jaya
Sawah : Baru Ciputat Tangerang Selatan 15143 4. Anggota Tim Pengusul
a. Jumlah Anggota :
b. Nama Anggota I/bidang keahlian :
5 Lokasi Kegiatan/Mitra
a. Wilayah Mitra : Salemba
b. Kabupaten/Kota : Jakarta Pusat
c. Propinsi : DKI Jakarta
d. Jarak PT ke lokasi mitra (KM) : 30 km
6. Luaran yang Dihasilkan : Kegiatan Pelatihan
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : -
8. Biaya Penelitian Keseluruhan : Rp -
- Diusulkan LPPM : Rp.-
- Sumber lain : Rp. 0
Mengetahui, Tangerang Selatan, 6 Januari 2021
Dekan Fakultas Humaniora dan Bisnis Ketua Tim Pengusul
Dr. Hendy Tannady, S.T. M.T. MM. MBA Supriyanto, S.Psi. M.Si.
NIP/NIK 08.0719.018 NIP/NIK 08.0714.003
Menyetujui, Kepala LPPM UPJ
Dr. Edi Purwanto, SE. MM.
NIP/NIK 08.0720.014
3
IDENTITAS DAN URAIAN UMUM
1. Judul Pengabdian kepada Masyarakat : Fasilitator Pada Kegiatan Penguatan Kapasitas SDM
Program Keluarga Harapan (PKH), Kementerian Sosial RI
2. Tim Pelaksana
No Nama Jabatan Bidang Keahlian Instansi Asal Alokasi
Waktu (jam/minggu) 1 Supriyanto Ketua Psikologi Sosial,
Psikologi Komunitas, Psikologi Lingkungan
Prodi Psikologi UPJ 3
3. Objek (khalayak sasaran) Pengabdian kepada Masyarakat: Koordinator Kabupaten/Kota dan Staf Pendamping Masyarakat yang terlibata dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH), Kementerian Sosial RI.
4. Masa Pelaksanaan
Mulai : bulan November tahun 2020 Berakhir : bulan November tahun 2020
5. Usulan Biaya LPPM Tahun ke-1 : Rp. 0
6. Lokasi Pengabdian kepada Masyarakat : online training
7. Mitra yang terlibat: Koordinator dan Staf Program Keluarga Harapan (PKH), Kementerian Sosial RI
8. Permasalahan yang ditemukan dan solusi yang ditawarkan: Program Keluarga Harapan (PKH) telah diimplementasikan oleh Kementerian Sosial RI selama 13 tahun. Salah satu aspek yang perlu ditingkatkan untuk menyukseskan program ini yaitu kapasitas dan kualitas dari SDM nya. Oleh karena itu Direktorat Jaminan Sosial Keluarga (JSK), Kementerian Sosial RI berinisiatif membuat kegiatan pelatihan bagi Koordinator Kabupaten/Kota dan Staf Pendamping Masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas kerja SDM yang terlibat dalam PKH melalui penyampaian materi tentang motivasi diri dan tim kerja serta memberikan dukungan sosial.
9. Kontribusi mendasar pada khalayak sasaran: Memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai bagaimana mengidentifikasi dan memperkuat motivasi pribadi dan tim kerja.
10.
11. Jurnal ilmiah yang menjadi sasaran: -
12. Rencana luaran: Peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan tentang cara mengidentifikasi dan memperkuat motivasi pribadi dan tim kerja.
4 DAFTAR ISI
Halaman Pengesahan ………... 2
Identitas dan Uraian Umum ………... 3
Daftar Isi ………... 4
Ringkasan ………... 5
Bab 1. Pendahuluan ………... 6
Bab 2. Target dan Luaran ………. 8
Bab 3. Metode Pelaksanaan ………... 9
Bab 4. Kelayakan Perguruan Tinggi ………... 10
Bab 5. Hasil Dan Pembahasan ………... 12
Bab 6. Rencana Tahapan Berikutnya ………... 16
Bab 7. Kesimpulan Dan Saran ………... 17
Lampiran A: Surat Tugas …... 18
Lampiran B: Materi Presentasi (PPT) ……….. 19
Lampiran C: Foto Kegiatan ………. 21
5
RINGKASAN
Program Keluarga Harapan (PKH) telah diimplementaasikan oleh Direktorat Jaminan Sosial Keluarga (JSK), Kementerian Sosial RI selama 13 tahun. Program ini dikembangkan oleh Kementerian Sosial RI dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga mereka dapat keluar dari kemiskinan. Untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM yang terlibat dalam pelaksanaan PKH, Direktorat Jaminan Sosial Keluarga (JSK), Kementerian Sosial RI mengembangkan program pelatihan bagi Koordinator Kabupaten/Kota dan Staf Pendamping Masyarakat.
Secara lebih umum, tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk memperkuat kapasitas dalam perencanaan pendampingan, memotivasi diri dan tim kerja, wawasan kewirausahaan mikro, dan fasilitasi jejaring, dalam konteks pencapaian tujuan PKH untuk pengentasan kemiskinan.
Berdasarkan latar belakang dan kebutuhan di atas, Direktorat Jaminan Sosial Keluarga (JSK), Kementerian Sosial RI mengajukan permohonan kepada Supriyanto, S.Psi M.Si untuk memfasilitasi salah satu sesi pengembangan kapasitas bagi SDM yang terlibat dalam Program Keluarga Harapan (PKH).
6 BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Program Keluarga Harapan (PKH) telah diimplementaasikan oleh Direktorat Jaminan Sosial Keluarga (JSK), Kementerian Sosial RI selama 13 tahun. Program ini dikembangkan oleh Kementerian Sosial RI dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga mereka dapat keluar dari kemiskinan. Dalam konteks ini, selain skema bantuan tunai bersyarat dalam PKH, pendampingan memegang peran kunci untuk memastikan efektivitas skema bantuan PKH untuk mendorong KPM memanfaatkannya secara optimal dalam rangka peningkatan kesejahteraan.
Untuk memperkuat pengetahuan dan kompetensi koordinator dan para staf yang terlibat dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) ini, maka Direktorat Jaminan Sosial Keluarga (JSK), Kementerian Sosial RI akan mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) PKH, dalam rangka memperkuat efektivitas pendampingan sosial PKH ini kepada KPM. Secara lebih umum, tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk memperkuat kapasitas dalam perencanaan pendampingan, memotivasi diri dan tim kerja, wawasan kewirausahaan mikro, dan fasilitasi jejaring, dalam konteks pencapaian tujuan PKH untuk pengentasan kemiskinan.
Pada kegiatan pelatihan ini, terdapat 2 kelompok SDM yang akan menjadi peserta, yaitu:
Koordinator Kabupaten/Kota dan Staf Pendamping KPM. Tujuan khusus pelatihan bagi Koordinator Kabupaten/Kota PKH yaitu agar mereka dapat: 1) Mengelola tim dan merencanakan kegiatan pendampingan di wilayah kerjanya (kemampuan manajerial), 2) Memotivasi diri dan tim kerja dalam cakupan tanggung jawabnya, dan 3)Memanfaatkan jejaring untuk memperkuat pendampingan KPM menuju kesejahteraan, terutama namun tidak terbatas dalam bidang kewirausahaan mikro. Sementara manfaat pelatihan bagi staf pendamping yaitu: 1) Dapat membuat perencanaan pendampingan di wilayah kerjanya, 2) Mampu memotivasi diri dan KPM dampingannya, 3) Memahami tantangan dalam pengelolaan kewirausahaan mikro, dan 4) Dapat memfasilitasi jejaring bagi peningkatan
7
kesejahteraan KPM, dalam konteks pencapaian tujuan PKH. Dengan berdasarkan latar belakang dan kebutuhan di atas, Direktorat Jaminan Sosial Keluarga (JSK), Kementerian Sosial mengajukan permohonan kepada Supriyanto, S.Psi M.Si untuk memfasilitasi salah satu sesi pengembangan kapasitas bagi SDM yang terlibat dalam Program Keluarga Harapan (PKH).
1.2 Tujuan Kegiatan
Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas dan meningkatkan pemahaman staf Program Keluarga Harapan (PKH) tentang cara dan strategi dalam mengidentifikasi dan memperkuat motivasi pribadi dan tim kerja.
1.3Lokasi Kegiatan
Mengingat pandemi Covid-19 masih terus berlangsung, maka kegiatan pelatihan ini tidak dilakukan secara tatap muka, namun dilaksanakan secara daring (online) menggunakan aplikasi Zoom.
8 BAB II
TARGET dan LUARAN
Pada kegiatan peningkatan kapasitas untuk Koordinator Kabupaten/Kota dan Staf Pendamping KPM ini, terdapat sejumlah target dan luaran yang hendak dicapai. Target dan luaran ini disesuaikan dengan permintaan dari Direktorat Jaminan Sosial Keluarga (JSK), sebagai pelaksana dan pengelola Program Keluarga Harapan (PKH). Tabel berikut menunjukkan target dan luaran dari kegiatan Pengabdian Masyarakat.
No Jenis Luaran Indikator Capaian
1 Peserta mampu memahami konsep tentang motivasi.
Peserta dapat memahami dengan baik konsep tentang motivasi.
2 Peserta pelatihan mampu mengidentifikasi dan mempraktikkan sumber-sumber yang menjadi motivasi bagi diri sendiri dan tim kerja.
Teridentifikasinya sumber-sumber motivasi kerja bagi diri sendiri dan tim kerja.
3 Peserta mampu memahami konsep tentang dukungan sosial sebagai salah satu sumber motivasi kepada tim kerja.
Peserta dapat memahami dengan baik konsep tentang motivasi.
4 Peserta pelatihan mampu mengidentifikasi dan mempraktikkan dukungan sosial sebagai sumber motivasi bagi diri sendiri dan tim kerja.
Teridentifikasinya jenis-jenis dukungan sosial yang dapat menjadi sumber motivasi kerja bagi diri sendiri dan tim kerja.
9 BAB III
METODE PELAKSANAAN
Kegiatan pelatihan untuk Staf SDM Program Keluarga Harapan (PKH) ini dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi Zoom. Pelaksanaan pelatihan dibagi ke dalam 2 sesi dengan topik yang berbeda. Tabel berikut menunjukkan sesi kegiatan pelatihan dan metode pembelajaran secara lebih detil.
No Agenda Kegiatan Waktu Metode Pelatihan
1 Pembukaan & Perkenalan 5 menit 2 Pemaparan Materi – Segmen I
Konsep motivasi
30 menit Ceramah
3 Tugas & Diskusi Kelompok 45 menit Tugas kelompok, praktik dan diskusi 4 Pembahasan & Tanya Jawab 25 menit Diskusi & tanya jawab
5 Istirahat 15 menit
6 Pemaparan Materi – Segmen II Dukungan sosial
15 menit Ceramah
7 Tugas & Diskusi Kelompok 45 menit Tugas kelompok, praktik dan diskusi 8 Pembahasan & Tanya Jawab 25 menit Diskusi & tanya jawab 9 Kesimpulan & Penutup 10 menit Ceramah
Total 215 menit
10 BAB IV
KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI
Program Studi Psikologi Universitas Pembangunan Jaya (PSI UPJ) berdiri berdasarkan Surat Keputusan Pendirian Program Studi Nomor 38/D/0/2011 tertanggal 25 Februari 2011. PSI UPJ merupakan satu dari 10 (sepuluh) Program Studi (Prodi) yang ada di bawah naungan Universitas Pembangunan Jaya (UPJ). Kesepuluh Prodi tersebut dibagi ke dalam 2 (dua) fakultas. PSI UPJ sendiri merupakan salah satu dari 4 (empat) Prodi yang berada di bawah Fakultas Humaniora dan Bisnis (FHB).
Program Studi Psikologi Universitas Pembangunan Jaya, di bawah naungan Fakultas Humaniora dan Bisnis, memiliki visi yaitu pada tahun 2035 menjadi Program Studi Psikologi yang unggul dalam bidang kajian urban lifestyle dan memajukan ilmu pengetahuan bidang psikologi perkotaan (urban psychology) juga membentuk Manusia Jaya sebagai pembelajar seumur hidup yang bermartabat, berwawasan luas, berdaya saing tinggi, peduli lingkungan dan pelopor kesejahteraan di Asia Tenggara; dengan tujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan asesmen psikologi, kemampuan pengukuran psikologis, kemampuan pemecahan masalah psikologis, kemampuan intervensi psikologis, kemampuan hubungan profesional dan interpersonal, kemampuan komunikasi, kemampuan riset, kemampuan publikasi, pengembangan diri dan karir, etika psikologi, literasi data dan literasi teknologi.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh staf pengajar Prodi Psikologi UPJ pada pelatihan SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI ini merupakan perwujudan dari fungsi Pengabdian Masyarakat. Tabel 1 berikut memuat pihak-pihak yang terlibat, termasuk uraian tugas dan kepakaran masing-masing dalam kegiatan, sehingga tujuan kegiatan dapat dicapai sesuai dengan rencana.
11
Tabel 1. Tim pengusul Pengabdian Masyarakat
No Pihak Tugas Kepakaran
1 Supriyanto, S.Psi., M.Si
• Membuat materi presentasi
• Memfasilitasi sesi workshop
• Menyampaikan materi kepada peserta
• Menjawab pertanyaan dan diskusi dengan peserta
• S2 Intervensi Sosial, Fakultas Psikologi UI
• Ketua Hibah Penelitian Fundamental P2M UPJ berjudul Analisis Kebutuhan Keluarga Urban dalam Memanfaatkan Lapangan Bermain guna Optimalisasi Pengasuhan Anak: Studi Kasus RPTRA Anggrek Bintaro (2016)
• Anggota Pengabdian Masyarakat Masyarakat Ipteks bagi Masyarakat P2M UPJ tentang Intervensi
Psikoedukasi Pengembangan Potensi Anak untuk Orang Tua Urban (2016).
• Narasumber tentang peran ayah muda dalam pengasuhan anak di keluarga urban
• Mengampu mata kuliah Psikologi Lingkungan, Psikologi Komunitas, Psikologi Sosial, Psikologi Lintas Budaya, Pelatihan bermitra dengan RPTRA Anggrek Bintaro.
12 BAB V
HASIL DAN PEMBAHASAN
Kegiatan pelatihan untuk Staf SDM Program Keluarga Harapan (PKH) ini dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi Zoom. Pelaksanaan pelatihan dibagi ke dalam 2 sesi dengan total waktu 215 menit. Proses dan hasil pelatihan dapat dilihat pada tabel berikut.
Sesi I Pembukaan dan Perkenalan
• Fasilitator memperkenalkan diri kepada semua peserta dengan menyebutkan nama, asal institusi dan pengalaman bekerja di komunitas.
• Fasilitator kemudian menjelaskan secara umum kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan serta mengungkapkan tata tertib dan harapan kepada peserta selama proses pelatihan.
Konsep Motivasi • Fasilitator membuka materi tentang motivasi dengan memberikan pertanyaan terbuka kepada semua peserta tentang perbedaan antara orang yang bermotivasi dan orang yang tidak bermotivasi. Fasilitator mencoba menggali secara detil contoh-contoh dari tingkah laku, pikiran dan perasaan orang yang bermotivasi dan yang kurang bermotivasi. Dari pertanyaan terbuka ini, fasilitator mendapatkan gambaran konkrit dari peserta tentang karakter orang yang bermotivasi dan tidak.
13
• Pada tahap berikutnya, memberikan materi lebih spesifik tentang motivasi, seperti pengertian/definisi motivasi, manfaat motivasi, fungsi dari motivasi, konsep motivasi dan sumber-sumber untuk mendapatkan motivasi.
• Sesi ini diakhiri dengan tanya jawab dan diskusi antara peserta dan fasilitator pelatihan.
Tugas Kelompok dan Praktik
Setelah menjelaskan tentang konsep dasar motivasi, fasilitator memberikan tugas kelompok dan praktik kepada peserta untuk mengidentifikasi dan menemukan sumber- sumber motivasi.
Fasilitator memberikan kertas kerja dimana setiap kelompok diberikan waktu 45 menit untuk melengkapi tabel. Beberapa aspek yang perlu digali dan diidentifikasi oleh peserta pelatihan antara lain: alasan menjadi koordinator dan staf pendamping pada PKH, aspek-aspek positif dan membanggakan saat terlibat dan bekerja dalam PKH, tujuan/target dari pekerjaan serta cara menentukan strategi dalam meraih target pekerjaan.
Diskusi Fasilitator memberikan kesempatan kepada 3 kelompok untuk mempresentasikan tugas kelompok dan hasil praktiknya dan kemudian membuat kesimpulan.
Istirahat
14 Sesi II Dukungan Sosial
(Social Support)
• Fasilitator membuka materi tentang dukungan sosial (social support) dengan memberikan pertanyaan terbuka kepada semua peserta tentang faktor-faktor apa saja yang membuat mereka kecewa, malas bekerja dan tidak mempunyai motivasi saat bekerja dalam PKH.
Berdasarkan respon dari peserta, dapat teridentifikasi 6 faktor utama yang membuat mereka kecewa dan kurang bermotivasi ketika terlibat dalam PKH, yaitu: lokasi program yang jauh dan terpencil, tugas/pekerjaan yang berat, karakteristik KPM yang sulit untuk diajak bekerja sama, pengelolaan program yang kurang efektif dan efisien, kurangnya dukungan dari institusi serta kurangnya penghargaan/respek dari masyarakat dan institusi.
• Fasilitator kemudian melanjutkan sesi dengan membahas tentang peranan dan fungsi dari Dukungan Sosial (social support).
Fasilitator juga menyampaikan materi tentang manfaat bila kita mendapatkan dukungan sosial di situasi yang sulit serta memberikan contoh berbagai jenis dari dukungan sosial yang bisa kita berikan kepada tim kerja agar mereka dapat bermotivasi kembali.
Tugas Kelompok dan Praktik
Setelah menjelaskan tentang konsep dasar dukungan sosial, fasilitator memberikan tugas kelompok dan praktik kepada peserta untuk
15
mengidentifikasi dan menemukan sumber- sumber dukungan sosial yang mereka perlukan selama bekerja di PKH.
Fasilitator memberikan kertas kerja dimana setiap kelompok diberikan waktu 45 menit untuk melengkapi tabel. Beberapa aspek yang perlu digali dan diidentifikasi oleh peserta pelatihan antara lain: jenis dukungan sosial yang bisa diberikan, aktivitas yang mampu dilakukan serta situasi dimana dukungan sosial akan dibutuhkan.
Diskusi Fasilitator memberikan kesempatan kepada 3 kelompok untuk mempresentasikan tugas kelompok dan hasil praktiknya dan kemudian membuat kesimpulan.
Penutup Sebelum sesi pelatihan motivasi ditutup, fasilitator membuka sesi diskusi dan mempersilahkan semua peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait tentang materi pelatihan.
Kegiatan pelatihan kemudian ditutup dengan kesimpulan.
16 BAB VI
RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA
Diharapkan setelah kegiatan workshop ini selesai dilakukan, setiap peserta pelatihan (baik koordinator kabupaten/kota atau pendamping masyarakat) mampu mengidentifikasi, menemukan dan memperkuat motivasi kerja pada diri sendiri dan kepada tim kerja. Selain itu, peserta pelatihan juga diharapkan mampu mengidentifikasi dan mempraktekkan jenis- jenis dukungan sosial (social support) yang bisa menjadi motivator dalam menjalani pekerjaan sehari-hari, baik kepada diri sendiri maupun kepada tim kerja.
17 BAB VII
KESIMPULAN DAN SARAN
Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu bagian dari sesi penguatan kapasitas bagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat dalam Program Keluarga Harapan (PKH), Kementerian Sosial RI . Output dari kegiatan pelatihan ini dapat dicapai dengan baik sesuai dengan perencanaan, yaitu: 1) Peserta pelatihan mampu memahami dan mengidentifikasi sumber-sumber dan faktor-faktor yang membuat motivasi bekerja mereka meningkat , 2) Peserta pelatihan mampu memahami dan mengidentifikasi sumber-sumber dan jenis dukungan sosial (social support) yang dapat membantu mereka meningkatkan motivasi pribadi dan tim kerja saat menghadapi situasi yang sulit di lapangan.
Kegiatan pengabdian masyarakat sebagai konsultan atau fasilitator pelatihan pada institusi- insitusi eksternal disarankan untuk terus dilaksanakan oleh Prodi Psikologi UPJ mengingat kegiatan yang positif ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi berbagai pihak, baik bagi staf sendiri, program studi, fakultas, UPJ, lembaga yang mengundang maupun bagi masyarakat luas.
18 LAMPIRAN Lampiran A: Surat Tugas
19 Lampiran B: Materi Presentasi (PPT)
20
21 Lampiran C: Foto Kegiatan
22