MODUL AJAR FASE D (KELAS IX)
AL-QUR’AN HADITS
FATIMAH AZ ZAHRA 2107015003
MTsN 12 Jakarta
KOMPONEN INFORMASI UMUM
a. Identitas:
Nama Penyusun : Fatimah Az Zahra
Satuan Pendidikan : MTsN 12 Jakarta
Tahun Pelajaran : 2023-2024
Mata Pelajaran : Al-Qur’an Hadits
Kelas/Fase : IX (sembilan) / D
Alokasi Waktu : 8 JP/Semester (2 JP/Minggu)
b. Kompetensi Awal : Diperoleh dari tes diagnostic sebelum pembelajaran c. Profil Pelajar
Pancasila dan PP RA :
Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong.
Mandiri
taaddub, tawazun, tathawwur wa ibtikar, qudwah, dan syura.
d. Sarana dan
Prasarana : Papan tulis, spidol, LCD, Infocus, Al-Qur’an, LKPD, e -book, buku pendam ping, media sosial WA dll
e. Model
Pembelajaran : Contextual Teaching and Learning (Inquiry) 1. KOMPONEN INTI
a. Tujuan Pembelajaran
9.2.1 Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi agar terbiasa membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar.
9.2.2 Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi agar terbiasa membac a Al-Qur`an dengan baik dan benar.
9.2.3 Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi agar terbiasa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
9.2.4 Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim mutsaqqal harfi agar terbiasa membac a Al-Qur`an dengan baik dan benar.
b. Pemahaman Bermakna:
Hukum bacaan mad merupakan salah satu pembahsan ilmu tajwid yang harus dipahami oleh s etiap pembaca Al-Qur’an.
Kesalahan panjang/pendek dalam membaca Al-Qur’an dapat merubah arti atau maknanya.
c. Pertanyaan Pemantik:
Berapa jumlah hukum mad dan apa macam-macam hukum mad?
Mengapa mempelajari hukum bacaan Al-Qur’an menjadi sangat penting?
d. LANGKAH/KEGIATAN PEMBELAJARAN:
Pertemuan: 1 (2 JP) Tujuan Pembelajaran:
9.2.1 Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi agar terbiasa membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar.
Indikator ketercapaian
1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian hukum bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi.
2. Peserta didik dapat mengidentifikasi hukum bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi.
3. Peserta didik dapat mendeskripsikan cara membaca hukum bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi.
4. Peserta didik dapat menganalisis hukum bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi.
Persiapan Pembelajaran
• Persiapan dasar:
1. Guru memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia 2. Guru menyiapkan rubric penilaian
3. Guru menyiapkan alat penilaian
4. Guru memastikan bahwa ruang kelas sudah bersih, aman dan nyaman 5. Guru menyiapkan bahan tayang dan multimedia pembelajaran interaktif 6. Guru mempersiapkan lembar kerja siswa.
Materi
Al-Qur’an adalah Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.. melalui Jibril As. untuk dijadikan pedoman hidup umat manusia. Membaca al-Qur’an merupakan salah satu ibadah utama yang sangat besar pahalanya, sebagaimana dijelaskan dalam Hadits berikut:
HهِJلَّلا HبِاPتَHكِ SنْHمِ اVفًSرْPحَ PأَPرْPقَ SنْPمِ « -ملَّسو هِيلَّع هِلَّلا ىلَّص - HهِJلَّلا dلُوdسPرَ PلُاPقَ dلُوdقُPيَ هِنع هِلَّلا ىضرَ lدٍوdعُSسْPمِ PنْSبْ HهِJلَّلا HدِSبْPع SنْPع sفٌSرْPحَ sميHمِPو sفٌSرْPحَ sمٌ PلَاPو sفٌSرْPحَ sفٌHلPأَ SنْHكِPلPو sفٌSرْPحَ ملا dلُوdقَPأَ لَا اPهَHلاPثَSمِPأَ Hرْ SشْPعُHبْ dةُPنPسْPحَSلاPو sةُPنPسْPحَ HهِHبْ dهِPلَّPفً..
Abdullah bin Mas’ud ra. berkata: Rasulullah Saw.. bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya, dan aku tidak mengatakan ملا satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).
Sebagai sebuah ibadah, membaca al-Qur’an haruslah sesuai ketentuan yang disebut “ilmu Tajwid”. Tajwid secara bahasa berasal dari kata jawwada, yujawwidu, tajwiidan artinya membaguskan atau menjadikan bagus, dapat pula diartikan sebagai "al-ityaanu biljayyidi"
"segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan".
Tujuan mempelajari Ilmu Tajwid adalah agar dapat membaca ayat-ayat al-Qur’an secara benar sesuai dengan yang diajarkan oleh Nabi Saw.., sehingga dapat memelihara lisan dari kesalahan-kesalahan ketika membacanya. Hukum mempelajari ilmu Tajwid sebagai disiplin ilmu adalah fardhu kifayah, namun hukum membaca al-Qur’an dengan memakai aturan Tajwid adalah fardhu 'ain. Syeikh Ibnul Jazari menjelaskan: "Membaca al-Qur’an dengan Tajwid, hukumnya wajib. Siapa saja yang membaca al-Qur’an tanpa memakai Tajwid, hukumnya dosa. Karena sesungguhnya Allah menurunkan al-Qur’an dengan Tajwidnya.
Demikianlah yang sampai kepada kita dari-Nya".
Mari kita mengawali belajar dan mengamalkan Tajwid dengan niat yang baik karena Allah Swt.. sehingga kita mendapatkan manfaat dan pahalanya. Materi pelajaran diawali dengan mad lazim mukhaffaf kilmi.
MAD LAZIM MUKHAFFAF KILMI
Gambar 1. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX Pengertian Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi
Menurut bahasa mad artinya panjang, lazim artinya pasti, wajib atau harus, mukhaffaf artinya diring ankan, sedangkan kilmi berasal dari kata kalimah yang artinya kata. Jadi menurut istilah pengertian mad lazim mukhaffaf kilmi adalah bacaan pada kalimat yang pasti dibaca panjang dan diringankan.
Panjang mad lazim mukhaffaf kilmi yaitu 3 alif atau 6 harakat/ketukan.
Hukum bacaan disebut mad lazim mukhaffaf kilmi adalah apabila ada Mad Thobi’i bertemu denga n huruf yang berharakat sukun ( -S ) yang tidak terletak diakhir kata. Cara membaca Mad lazim mukha ffaf kilmi dibaca dengan panjang yaitu 3 alif atau 6 harakat / katukan seperti panjang mad lazim muts aqqal kilmi.
Contoh Bacaan Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi 1. Surat Yunus ayat 51
PنَSوdلَّHجِSعُPتَSسْPتَ HهِHبْ SمdتَSنdكِ SدِPقَPو PنْSلا 2. Surat Yunus ayat 91
PنْSيَHدِHسْSفْdمُSلا PنْHمِ PتَSنdكِPو dلُSبْPقَ PتَSيPصَPع SدِPقَPو PنْŠ‹ـٰٔSلاٰۤ
Bacaan : PنْŠ‹ـٰٔSلاٰۤ
Mad lazim mukhaffaf kilmi dengan mad lazim mutsaqqal kilmi memiliki perbedaan yang terletak pa da hukum tajwidnya dan harakat setelah mad thobi’i.
Referensi:https://www.lafalquran.com/mad-lazim-mukhaffaf-kilmi Kegiatan Inti
Pertemuan 1 Pendahuluan
1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik untuk berdoa bersama-sam a, tadarus Al-Qur’an, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, kerapian, sert a posisi tempat duduk peserta didik.
2. Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan materi pelajaran, m elakukan apersepsi, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan kegiatan yang akan dilakukan, serta lingkup dan teknik penilaiannya.
Langkah-langkah pembelajaran
1. Guru memaparkan materi pembelajaran tentang hukum bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi
2. Setelah menyimak materi, peserta didik membaca bahan bacaan yang ada pada buku paket untuk mendemonstrasikan membaca Al-Qur’an yang mengandung hukum ba caan mad lazim mukhaffaf kilmi.
3. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi terkait materi hari ini.
4. Peserta didik membuat resume dari hasil diskusi yang mereka dapatkan.
5. Guru dan peserta didik melakukan tadarrus bersama Penutup
Guru dan peserta didik memberikan refleksi dari kegiatan pembelajaran hari ini.
Guru memberikan ulasan secara umum terkait dengan proses pembelajaran dan hasil disku si.
Mengadakan tanya jawab tentang materi hari ini.
Guru menyampaikan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.
Guru menutup pembelajaran dengan berdoa dan membaca doa kafaratul majelis bersama-s ama
Pertemuan 2 (2JP) Tujuan Pembelajaran:
9.2.2 Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi agar terbiasa me mbaca Al-Qur`an dengan baik dan benar.
Indikator ketercapaian
1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian hukum bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi.
2. Peserta didik dapat mengidentifikasi hukum bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi.
3. Peserta didik dapat mendeskripsikan cara membaca hukum bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi.
4. Peserta didik dapat menganalisis hukum bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi.
Persiapan Pembelajaran
• Persiapan dasar:
1. Guru memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia 2. Guru menyiapkan rubric penilaian
3. Guru menyiapkan alat penilaian
4. Guru memastikan bahwa ruang kelas sudah bersih, aman dan nyaman 5. Guru menyiapkan bahan tayang dan multimedia pembelajaran interaktif 6. Guru mempersiapkan lembar kerja siswa.
Materi
Gambar 2. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX MAD LAZIM MUTSAQQAL KILMI
Pengertian Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi ( ى:مِ<لْ:كِ <لْ@قَّBثَDمُ <مْ:زِ Bلَا<دْBمُ )
Mad artinya panjang, lazim yang artinya pasti, dan mutsaqqal artinya diberatkan sedangkan kilmi yaitu berasal dari kata kalimah yang artinya kata. Jadi yang dinamakan mad lazim mutsaqqal kilmi menurut istilah adalah bacaan yang dibaca panjang dan diberatkan pada satu kalimat. Panjang mad lazim mutsaqqal kilmi adalah 3 alif atau 6 harakat/ketukan.
Hukum Bacaan Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi ( ى:مِ<لْ:كِ <لْ@قَّBثَDمُ <مْ:زِ Bلَا<دْBمُ )
Hukum bacaan disebut mad lazim mutsaqqal kilmi adalah apabila ada Mad Thobi’i bertemu dengan huruf yang bertasydid yaitu didalam satu kalimat.
Cara membaca hukum mad lazim mutsaqqal kilmi adalah harus dibaca panjang terlebih dahulu yaitu 3 alif atau 6 harakat / ketukan, kemudian disambung dengan ditasydidkan dan tetap memperhatikan huruf rangkap yang ditandai dengan tasydid setelah
mad.
Gambar 3. Referensi :https://www.lafalquran.com/mad-lazim-mutsaqqal-kilmi/
Contoh Hukum Bacaan Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi dalam Al Quran 1. Surat Al Fatihah ayat 7
PلَاPو SمHهَSيPلَّPع HبِSوdضُSغْPمُSلا HرْSيPغَ
Bنَ<يْLلِّ @ضَّلِّااۤ
2. Surat Ad Dhuha ayat 7
PكَPدِPجَPوPو Pلَا Bضَاۤ
ŠدِPهَPفً
ىۖ3. Surat Ar Rahman ayat 39
PلَاJو sسٌSنْHا Hبْ Pذَ SنْPع dلُ–ـٰٔSسْdيَ Jلَا lذٍHئِPمِSوPيPفًهٖٓ نْۢ
Bجَ
نٌّۚ اۤ
4. Surat An Naml ayat 82
SمdهَPل اPنSجَPرْSخْPا SمHهَSيPلَّPع dلُSوPقُSلا PعَPقَPو اPذَHاPو Sةً@بَّ Bدَاۤ
HضِSرَP Sلَاا Pنْœمِ
5. Surat Al Haqqah ayat 1
Jقَ PحَSلPا ةُۙ اٰۤ
Kegiatan Inti Pertemuan 2 Pendahuluan:
Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik untuk berdoa bersama- sama, tadarus Al-Qur’an, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, k erapian, serta posisi tempat duduk peserta didik.
Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan materi pelajar an, melakukan apersepsi, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan kegiat an yang akan dilakukan, serta lingkup dan teknik penilaiannya.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
1. Guru memaparkan materi pembelajaran tentang hukum bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi
2. Setelah menyimak materi, peserta didik membaca bahan bacaan yang ada pada buku paket untuk mendemonstrasikan membaca Al-Qur’an yang mengandung hukum bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi.
3. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi terkait materi hari ini.
4. Peserta didik membuat resume dari hasil diskusi yang mereka dapatkan.
5. Guru dan peserta didik melakukan tadarrus bersama guna mempraktekkan hukum bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi.
Penutup
•
Guru dan peserta didik memberikan refleksi dari kegiatan pembelajaran hari ini.•
Guru memberikan ulasan secara umum terkait dengan proses pembelajaran dan hasil disku si.•
Mengadakan tanya jawab tentang materi hari ini.•
Guru menyampaikan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.•
Guru menutup pembelajaran dengan berdoa dan membaca doa kafaratul majelis bersama- samaPertemuan: 3 (2 JP) Tujuan Pembelajaran:
9.2.3 Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi agar terbiasa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Indikator ketercapaian
1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi 2. Peserta didik dapat mengidentifikasi hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi
3. Peserta didik dapat mendeskripsikan cara membaca hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi.
4. Peserta didik dapat menganalisis hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi.
Persiapan Pembelajaran
• Persiapan dasar:
1. Guru memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia 2. Guru menyiapkan rubric penilaian
3. Guru menyiapkan alat penilaian
4. Guru memastikan bahwa ruang kelas sudah bersih, aman dan nyaman 5. Guru menyiapkan bahan tayang dan multimedia pembelajaran interaktif 6. Guru mempersiapkan lembar kerja siswa.
Materi
Mad Lazim Mukhaffaf Harfi
Gambar 4. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX Pengertian Mad Lazim Mukhaffaf Harfi
Mad Lazim Mukhaffaf Harfi merupakan bagian dari 13 cabang hukum Mad Far’i ini terjadi pada huruf-huruf hijaiyah tunggal di awal surah-surah di dalam kitab Al-Qur’an Al Karim. Dan ini hanya dibaca dengan menyebutkan nama-nama huruf hijaiyah-nya saja.
Lazim berarti harus / wajib
Harfi berarti huruf; mad ini terjadi sebab huruf hijaiyah [ bukanlah pada kata/kalimat]
Mukhaffaf berarti ringan di dalam cara mengucapkannya
Cara Membaca Mad Lazim Mukhaffaf Harfi
Hukum Mad Lazim Mukhaffaf Harfi yaitu suatu hukum tajwid yang dikhususkan untuk kombinasi dari 14 huruf yang berada di 13 ‘Ayat pembuka’, pada 29 Surah di dalam kitab suci Al-Qur’an.
1(satu) huruf hijaiyah yaitu Alif ( ا ), dibaca dengan 1 harakat [setengah alif]
5 (lima) buah Huruf hijaiyah ‘haya thahara‘, yaitu hijaiyah Ha [ ح ], huruf hijaiyah Ya [ ي ], huruf hijiayah Tha [ ط ], huruf hijaiyah Ha’ [ ه ], dan huruf hijaiyah Ra [ ر ] di baca dengan panjang 2 harakat [ satu alif]
8 (delapan) Huruf hijaiyah ‘shadqafnun sama lam kaf ‘ain ‘, yaitu huruf hijaiyah shad ( ص ), huruf hijaiyah qaf ( ق ) , huruf hijaiyah nun ( ن ), huruf hijaiyah sin ( س ), huruf hijaiyah mim ( مْ ), huruf hijaiyah lam ( ل ), huruf hijaiyah kaf ( ك ), huruf hijaiyah ‘ain ( ع ), dibaca dengan panjang 6 harakat [3 alif]. Cara membacanya dengan mendengung [Idgham], kecuali huruf hijaiyah ‘Ain pada surat Maryam dan huruf hijaiyah Mim yang bertasydid (Ghunnah Musyaddadah).
Mad ini lebih dikenal orang dengan nama Muqatta’at ( تاعُطقُمِ), yang artinya diperpendek atau disingkat. Dan ini juga dikenal dengan nama fawatih ( حتَاوفً) yang artinya, hal ini disebabkan karena jadi ayat pembuka pada beberapa surah Al Qur’an.
Arti ataupun makna sesungguhnya dari “ayat-ayat pembuka” tersebut [khususnya bagi sebagian besar umat Islam] merupakan rahasia Allah SWT.
Referensi: https://kumparan.com/berita-hari-ini/mad-lazim-mukhaffaf-harfi-pengertian-dan- contoh-bacaannya-1upXlI3BL61/full
KEUTAMAAN MEMPELAJARI AL-QUR'AN
Rasulullah Saw. memberikan motivasi yang besar kepada kita untuk menjadi muslim yang terbaik, yaitu dengan belajar dan mengajarkan al-Qur'an.
هاورَ .dهِPمُJلَّPعPو PنَآSرْdقُSلا PمJلَّPعُPتَ SنْPمِ SمdكِdرْSيPخْ PلُاPقَ PمJلَّPسPو HهِSيPلَّPع dهِلَّلا ىJلَّPص œيِّHبْJنلا SنْPع dهِSنPع dهِJلَّلا PيِّHضPرَ PنَاPمُSثَdع SنْPع يرَاخبْلا.
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya." (HR Bukhari).
Mempelajari al-Qur'an adalah belajar membaca al-Qur'an dengan tajwidnya, agar dapat membacanya secara tartil dan benar. Firman Allah Swt...
) : لُمِزمُلا) لايHتَSرْPتَ PنَآSرْdقُSلا HلُœتَPرَPو 4
(
"Dan bacalah al-Qur'an dengan tartil."
Mengajarkan al-Qur'an adalah mengajari orang lain cara membaca al-Qur'an yang benar berdasarkan ilmu tajwid. Namun sebelum mengajarkan kepada orang lain semestinya kita harus belajar terlebih dahulu. Allah dan Rasul-Nya sangat menyukai seorang muslim yang pandai membaca al-Qur'an. Rasulullah Saw. bersabda,
HنَاPرْSجَPأَ dهِPل sقٌاPشَ HهِSيPلَّPع PوdهُPو HهِيHفً dعَPتَSعُPتَPنPيَPو PنَآSرْdقُSلا dأَPرْSقُPيَ يHذٍJلاPو HةِPرَPرْPبْSلا HمٌاPرْHكِSلا HةِPرْPفْJسْلا PعَPمِ HنَآSرْdقُSلاHبْ dرْHهُاPمُSلا (ةُشْئاع نْع ملَّسْمِ هاورَ)
"Orang yang pandai membaca Al-Qur'an, dia bersama para malaikat yang mulia dan patuh. Sedangkan orang yang membaca al-Qur'an dengan terbata-bata dan berat melafalkannya, ia mendapat dua pahala." (Muslim: No. 1329).
Ilmu Tajwid memiliki kedudukan yang sangat tinggi karena berkaitan langsung dengan Kitab suci yang paling mulia.
Kegiatan Inti Pertemuan 3 Pendahuluan:
Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak peserta didik untuk berdoa bersama- sama, tadarus Al-Qur’an, memperhatikan kesiapan peserta didik, memeriksa kehadiran, k erapian, serta posisi tempat duduk peserta didik.
Guru memberikan motivasi dan mengajukan pertanyaan yang terkait dengan materi pelajar an, melakukan apersepsi, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran, dan kegiat an yang akan dilakukan, serta lingkup dan teknik penilaiannya.
Langkah-Langkah Pembelajaran:
1. Guru memaparkan materi pembelajaran tentang hukum bacaan Mad Lazim Mukhaffaf Harfi.
2. Guru mempraktikkan cara membaca hukum bacaan Mad Lazim Mukhaffaf Harfi.
3. Setelah menyimak materi, peserta didik membaca bahan bacaan yang ada pada buku paket untuk mendemonstrasikan membaca Al-Qur’an yang mengandung hukum bacaan Mad Lazim Mukhaffaf Harfi.
4. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi terkait materi hari ini dan mencari contoh hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi dalam Al-Qur’an.
5. Peserta didik membuat resume dari hasil diskusi yang mereka dapatkan.
6. Guru dan peserta didik melakukan tadarrus bersama guna mempraktekkan hukum bacaan Mad Lazim Mukhaffaf Harfi.
Penutup
•
Guru dan peserta didik memberikan refleksi dari kegiatan pembelajaran hari ini.•
Guru memberikan ulasan secara umum terkait dengan proses pembelajaran dan hasil disku si.•
Mengadakan tanya jawab tentang materi hari ini.•
Guru menyampaikan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.•
Guru menutup pembelajaran dengan berdoa dan membaca doa kafaratul majelis bersama- samaPertemuan: 4 (2 JP) Tujuan Pembelajaran:
9.2.4 Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim mutsaqqal harfi agar terbiasa membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar.
Indikator ketercapaian
1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian hukum bacaan mad lazim mutsaqqal harfi
2. Peserta didik dapat mengidentifikasi hukum bacaan mad lazim mutsaqqal harfi 3. Peserta didik dapat mendeskripsikan cara membaca hukum bacaan mad lazim
mutsaqqal harfi.
4. Peserta didik dapat menganalisis hukum bacaan mad lazim mutsaqqal harfi.
Persiapan Pembelajaran
• Persiapan dasar:
1.
Guru memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia2.
Guru menyiapkan rubric penilaian3.
Guru menyiapkan alat penilaian4.
Guru memastikan bahwa ruang kelas sudah bersih, aman dan nyaman5.
Guru menyiapkan bahan tayang dan multimedia pembelajaran interaktif6.
Guru mempersiapkan lembar kerja siswa.Materi
Mad Lazim Mutsaqqal Harfi
Gambar 5. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX
Pengertian Mad Lazim Mutsaqqal Harfi
Mad Lazim Mutsaqqal Harfi adalah mad yang terdapat pada huruf-huruf fawatihus suwar yang serin g ditemukan di awal surat-surat Al-Qur’an. Huruf-huruf tersebut bertemu dengan tasydid sehingga wajib dibaca 6 harakat atau 3 alif dan diidghamkan.
Dikutip dari buku Panduan Tahsin Tilawah Alquran dan Ilmu Tajwid oleh Agus Salim, dkk., huruf fawatihus suwar berjumlah 14, yakni ه ح ي ص نَ لُ ا كَ ع مٌ س قٌ رَ ط. Apabila digabung menjadi ةُحَيصَنلا كعُمُس قٌرْط.
Huruf-huruf ini dikenal dengan huruf mabni sukun dan cara membacanya dengan mengeja huruf tersebut. Contohnnya bisa dilihat pada awal surat Al Baqarah di mana terdapat lafal ملا. Cara membacanya bukan alama, melainkan dieja masing-masing hurufnya, yakni menjadi alif lam mim.
Selain dieja, terdapat tiga catatan pengecualian dalam membaca huruf fawatihus suwar, yakni:
Pada huruf Alif (ا), cara membacanya tidak panjang, melainkan dibaca secara gamblang.
Pada huruf Ain (ع), sebagaimana disepakati banyak ulama, ayat Alquran yang berawalan huruf tersebut dibaca dengan memanjangkan 2 sampai 6 harakat.
Pada huruf kha, tha, haa, yaa, ra (رَ ـٰٔهُ ط ي ح) hanya dibaca dengan dua ketukan.
Ciri Ciri Mad Lazim Mutsaqqal Harfi
Marzuki dalam bukunya Dasar-Dasar Ilmu Tajwid menyebutkan, ciri-ciri hukum Mad Lazim Mutsaqqal Harfi, yaitu:
Hukum bacaan ini selalu berada di awal surat.
Adanya huruf dengan mad yang bertemu tasydid.
Hanya berlaku pada surat-surat yang diawali huruf fawatihus suwar, seperti surat Al Baqarah, surat Maryam, Qaaf, Yunus, Al A’raf, dan sebagainya.
Contoh Bacaan Mad Lazim Mutsaqqal Harfi
Dikutip dari buku Metode Pengajaran Alquran dan Seni Baca Alquran dengan Ilmu Tajwid oleh Nur'aini, berikut contoh bacaan hukum Mad Lazim Mutsaqqal Harfi:
Surat Maryam Ayat 1
ŠيŠهَ
اٰۤ اٰۤ اٰۤ
Cara membaca ayat di atas bukan dengan melafalkan 'Kaahaayaa’aasoo', melainkan dengan cara mengeja, yakni 'Kaaaf haa yaa aiin shood'.
Surat Al A’raf Ayat 1
اٰۤ اٰۤ اٰۤا Contoh selanjutnya terdapat pada surat Al Araf ayat 1 Cara membacanya adalah 'Alif Lamm mim shood'.
Asy Syu’ara’ Ayat 1
¹ºم¹سْŠط Sedangkan pada surat Asy Su’ara ayat 1, cara membacanya adalah 'Thoo siiin miiimm'.
Surat Ar Ra’d Ayat 1
رٰۗ اٰۤ اٰۤا Hampir sama dengan contoh bacaan Mad Lazim Mutsaqal Harfi pada surat Al A’raf, cara membaca lafal Surat Ar Ra’d Ayat 1 adalah 'Aliif lammiimm ro'.
Surat Yunus Ayat 1
Šرْ ااٰۤ
Sama seperti bacaan sebelumnya, lafal surat yunus ayat 1 dibaca dengan dieja, yakni 'Alif lam roo'.
Referensi:https://kumparan.com/berita-hari-ini/mad-lazim-mutsaqqal-harfi-pengertian-ciri- ciri-dan-contoh-bacaannya
Refleksi
Refleksi untuk Peserta Didik
No Pernyataan Ya Tidak
1 Saya bersemangat mengikuti pembelajaran ini?
2 Saya memahami tentang ketentuan hukum bacaan, mad la zim mukhaffaf kilmi, mad lazim mutsaqqal kilmi, mad lazim mukhaffaf harfi, dan mad lazim mutsaqqal harfi ?
3 Saya bisa menunjukkan contoh hukum bacaan, mad lazim mukhaffaf kilmi, mad lazim mutsaqqal kilmi, mad lazim mu khaffaf harfi, dan mad lazim mutsaqqal harfi?
4 Saat membaca Al-Qur’an, saya dapat melafalkan hukum b acaan, mad lazim mukhaffaf kilmi, mad lazim mutsaqqal kil mi, mad lazim mukhaffaf harfi, dan mad lazim mutsaqqal ha rfi dengan benar?
5 Saya semakin senang membaca Al-Qur’an karena bacaan saya semakin baik dari sebelumnya?
Catatan:
1. Apabila semua jawaban YA, SELAMAT, SUKSES!
2. Apabila terdapat jawaban TIDAK, PERLU INSTROPEKSI
3. Apabila jawaban TIDAK lebih dari separuh jumlah pernyataan, harus MENGULANG (remidial)
Refleksi untuk Guru
No Pernyataan Ya Tidak
1 Apakah semua peserta didik terlibat aktif dalam pembelajar an ini?
2 Apakah ada kesulitan yang dialami peserta didik?
3 Apakah semua peserta didik sudah dapat melampaui tujuan pembelajaran?
4 Sudahkan tumbuh sikap yang mencerminkan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatal lil ‘alamin?
5 Apa Langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki pro ses belajar?
6 Apakah peserta didik nampak mengikuti pembelajaran den gan gembira dan antusias?
Guru menyimpulkan Hasil Refleksi di pertemuan ini untuk menentukan apakah akan lanjut ke pert emuan berikutnya atau perlu adanya pengulangan pembelajaran.
Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran) Pertemuan 1
Gambar 6. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX
Gambar 7 . Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX Pertemuan 2
Gambar 8. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX
Gambar 9. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX
Gambar 10. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX Pertemuan 3
Gambar 11. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX Pertemuan 4
Gambar 12. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX Rubrik:
Score Deskriptor
4 Jika peserta didik menunjukkan keterangan Sangat Fasih
3 Jika peserta didik menunjukkan keterangan Fasih
2 Jika peserta didik menunjukkan keterangan Cukup Fasih 1 Jika peserta didik menunjukkan keterangan Kurang
Fasih
Score ini bisa dikonversi menjadi puluhan dengan cara : (score/2) x 10 = Nilai Daftar Cek:
No. Nama Peserta Didik
Keterangan
Score Nilai Sanga
t Fasih
Fasih Cukup Fasih
Kuran g Fasih
1. Sabrina Nur
Anggraeni
4 80
2. Veni Indriani 3 60
Saputri
3. Nazila Kurnia
Rahmah
2 40
4. Den Ayu Sekarsari 1 20
Dst.
b. Pengayaan dan Remedial:
Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang menguasai materi ini dengan sangat baik, berupa kegia tan tambahan terkait dengan topik kajian, dan diberikan kesempatan untuk memahami materi pada ba b berikutnya.
Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum menguasai materi dengan baik, yaitu dengan cara memberikan pengulangan materi dasar serta materi spesifik yang kurang dikuasai oleh peseta didik me lalui pendampingan personal atau kelompok.
c. Glosarium
Mad : Memanjangkan suara huruf yang wajib dipanjangkan Jawwada, yujawwidu, tajwiidan : Membaguskan atau menjadikan bagus Al-ityaanu biljayyidi : Segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan
Lazim : Pasti, wajib atau harus
Mukhaffaf : Diringankan
Mutsaqqal : Diberatkan
Harfi : Huruf
2. LAMPIRAN:
a. Lembar Kerja Peserta Didik [Terlampir]
b. Kisi-kisi Soal [Terlampir]
c. Soal Sumatif [Terlampir]
Daftar Pustaka
Direktorat KSKK Masrasah, Direktorat Jendral Pendididkan Agama Islam, KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA 2019/Buku Siswa Al-Qur’an Hadits Kelas IX Madrasah Tsanawiyah.
https://quran.kemenag.go.id/
https://www.lafalquran.com/mad-lazim-mukhaffaf-kilmi
https://www.lafalquran.com/mad-lazim-mutsaqqal-kilmi/
https://kumparan.com/berita-hari-ini/mad-lazim-mukhaffaf-harfi-pengertian-dan-contoh-bacaa nnya-1upXlI3BL61/full
https://kumparan.com/berita-hari-ini/mad-lazim-mutsaqqal-harfi-pengertian-ciri-ciri-dan- contoh-bacaannya
https://mtsn2demak.sch.id/?p=471
Jakarta, 12 Juli 2024 Mata Pelajaran,
Fatimah Az Zahra, S.Pd, M.Pd Nim. 2107015003
Lampiran
a. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pertemuan 1
Tes Tulis :
Nama :
No. Absen :
Kelas :
TP : Memahami dan menganalisis hukum bacaan, mad lazim mukhaffaf kilmi, mad lazim mutsaqqal kilmi, mad lazim mukhaffaf harfi, dan mad lazim mutsaqqal harfi agar terbiasa membaca A l-Qur`an dengan baik dan benar.
Gambar 13. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX Pertemuan 2
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Nama Kelompok :
Anggota :
Kelas :
TP : Memahami dan menganalisis hukum bacaan, mad lazim mukhaffaf kilmi, m ad lazim mutsaqqal kilmi, mad lazim mukhaffaf harfi, dan mad lazim m utsaqqal harfi agar terbiasa membaca Al-Qur`an dengan baik dan benar.
Gambar 14. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX Pertemuan 3
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Tes Tulis :
Nama :
No. Absen :
Kelas :
TP : Memahami dan menganalisis hukum bacaan, mad lazim mukhaffaf kilmi, mad lazim mutsaqqal kilmi, mad lazim mukhaffaf harfi, dan mad lazim mutsaqqal harfi agar terbiasa membaca A l-Qur`an dengan baik dan benar.
Gambar 15. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX Pertemuan 4
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Tes Tulis :
Nama :
No. Absen :
Kelas :
TP : Memahami dan menganalisis hukum bacaan, mad lazim mukhaffaf kilmi, mad lazim mutsaqqal kilmi, mad lazim mukhaffaf harfi, dan mad lazim mutsaqqal harfi agar terbiasa membaca A l-Qur`an dengan baik dan benar.
Gambar 16. Referensi: buku siswa Al-Quran Hadits Kelas IX b. Kisi-Kisi Asesmen Sumatif
Mata Pelajaran : Al-Qur’an HAdits Fase/Elemen : D/Ilmu Tajwid Kelas/Semester : 9/Genap
Penyusun : Fatimah Az Zahra Tujuan
Pembelajaran Elemen/
Materi Indikator Soal
Level kognit
if
Bentu
k Soal Kunci Jawaban
Memahami dan Disajikan
pertanyaan, L1 Essay Mad artinya
panjang, lazim yang
menganalisis hu kum bacaanma d lazim mukhaff af kilmi agar terb iasa membaca A l-Qur`an dengan baik dan benar.
Ilmu Tajwid
siswa dapat menjelaskan p engertian huku m bacaan mad lazim mutsaqq al kilmi dan bag aimana cara m embacanya
artinya pasti, dan mutsaqqal artinya diberatkan
sedangkan kilmi yaitu berasal dari kata kalimah yang artinya kata. Jadi yang dinamakan mad lazim mutsaqqal kilmi menurut istilah adalah bacaan yang dibaca panjang dan diberatkan pada satu kalimat.
Panjang mad lazim mutsaqqal kilmi adalah 3 alif atau 6 harakat/ketukan.
Cara membaca hukum mad lazim mutsaqqal kilmi adalah harus dibaca panjang terlebih dahulu yaitu 3 alif atau 6 harakat / ketukan, kemudian disambung dengan ditasydidkan dan tetap
memperhatikan huruf rangkap yang ditandai dengan tasydid setelah mad.
Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim muts aqqal kilmi agar terbiasa memba ca Al-Qur`an de ngan baik dan b enar
Ilmu Tajwid
Diberikan pertanyaan, siswa dapat menuliskan du a contoh hukum bacaan mad lazim muk haffaf kilmi
L1 Essay
Contoh bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi:
1. Surat Yunus ayat 51
HهِHبْ SمdتَSنdكِ SدِPقَPو PنْSلا PنَSوdلَّHجِSعُPتَSسْPتَ
2. Surat Yunus ayat 91
dلُSبْPقَ PتَSيPصَPع SدِPقَPو PنْŠ‹ـٰٔSلاٰۤ
PنْSيَHدِHسْSفْdمُSلا PنْHمِ PتَSنdكِPو Memahami dan
menganalisis hukum bacaan mad lazim mukhaffaf harfi agar terbiasa membaca Al- Qur’an dengan baik dan benar.
Ilmu Tajwid Siswa disuruh menyebutkan ciri-ciri yang di miliki oleh mad lazim mukhaffa f harfi dan men jelaskan bagai mana carame mbacanya
L1 Essay Ciri-ciri mad lazim mu khaffaf harfi:
Terdiri dari 3 huruf, Huruf tengah mati, Berada di awal surat, Tidak diidghamkan, Panjang Mad Lazim Mukhaffaf Harfi yaitu 1 alif atau 2
harakat/ketukan.
Cara Membaca Mad Lazim Mukhaffaf Harfi
Hukum Mad Lazim Mukhaffaf Harfi yaitu suatu hukum tajwid yang dikhususkan
untuk kombinasi dari 14 huruf yang berada di 13 ‘Ayat pembuka’, pada 29 Surah di dalam kitab suci Al-Qur’an.
1(satu) huruf hijaiyah yaitu Alif ( ا ), dibaca dengan 1 harakat [setengah alif]
5 (lima) buah Huruf hijaiyah ‘haya thahara‘, yaitu hijaiyah Ha [ ح ], huruf hijaiyah Ya [ ي ], huruf hijiayah Tha [ ط ], huruf hijaiyah Ha’ [ ه ], dan huruf hijaiyah Ra [ ر ] dibaca dengan panjang 2 harakat [ satu alif]
8 (delapan) Huruf hijaiyah
‘shadqafnun sama lam kaf ‘ain ‘, yaitu huruf hijaiyah shad ( ص ), huruf hijaiyah qaf ( ق ) , huruf hijaiyah nun ( ن ), huruf hijaiyah sin ( س ), huruf hijaiyah mim ( مْ ), huruf hijaiyah lam ( ل ), huruf hijaiyah kaf ( ك ), huruf hijaiyah
‘ain ( ع ), dibaca dengan panjang 6 harakat [3 alif]. Cara membacanya dengan mendengung [Idgham], kecuali huruf hijaiyah ‘Ain pada surat Maryam dan huruf hijaiyah Mim yang
bertasydid (Ghunnah Musyaddadah).
Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim muts aqqal harfi agar t erbiasa membac a Al-Qur`an den gan baik dan be nar.
Ilmu Tajwid Siswa disuruh menjelaskan p engertian mad l azim mutsaqqa l harfi dan menyebutkan ciri-cirinya
L1 Essay Mad Lazim Mutsaqqal Harfi adalah mad yang terdapat pada huruf-h uruf fawatihus suwar y ang sering ditemukan di awal surat-surat Al- Qur’an. Huruf-huruf t ersebut bertemu deng an tasydid sehingga w ajib dibaca 6 harakat a
tau 3 alif dan diidgha mkan.
Ciri Ciri Mad Lazim Mutsaqqal Harfi Marzuki dalam bukunya Dasar- Dasar Ilmu Tajwid menyebutkan, ciri- ciri hukum Mad Lazim Mutsaqqal Harfi, yaitu:
Hukum bacaan ini selalu berada di awal surat.
Adanya huruf dengan mad yang bertemu tasydid.
Hanya berlaku pada surat-surat yang diawali huruf fawatihus suwar, seperti surat Al Baqarah, surat Maryam, Qaaf, Yunus, Al A’raf, dan sebagainya.
Memahami dan menganalisis hukum bacaan mad lazim muts aqqal harfi agar t erbiasa membac a Al-Qur`an den gan baik dan be nar.
Ilmu Tajwid
Siswa dapat menuliskan dua contoh hukum
bacaan mad la zim mutsaqqal harfi
L1 Essay
Contoh bacaan hukum Mad Lazim Mutsaqqal Harfi:
Surat Maryam Ayat 1
ŠيŠهَ
اٰۤ اٰۤ اٰۤ
Cara membaca ayat di atas bukan
dengan melafalkan 'Kaahaayaa’aasoo', melainkan dengan cara mengeja, yakni 'Kaaaf haa yaa aiin shood'.
Surat Al A’raf Ayat 1 اٰۤ اٰۤ اٰۤا Contoh selanjutnya terdapat pada surat Al Araf ayat 1 Cara membacanya adalah 'Alif Lamm mim shood'.
c. PENILAIAN/ASESMEN (Sumatif):
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang benar!
1) Jelaskan pengertian hukum bacaan mad lazim mutsaqqal kilmi dan bagaimana cara membacanya?
2) Tuliskan dua contoh hukum bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi!
3) Sebutkanlah ciri-ciri yang dimiliki oleh mad lazim mukhaffaf harfi dan jelaskan bagaimana cara me mbacanya!
4) Jelaskan pengertian mad lazim mutsaqqal harfi dan sebutkan ciri-cirinya!
5) Tuliskan dua contoh hukum bacaan mad lazim mutsaqqal harfi!
Kunci Jawaban
1. Mad artinya panjang, lazim yang artinya pasti, dan mutsaqqal artinya diberatkan sedangkan kilmi yaitu berasal dari kata kalimah yang artinya kata. Jadi yang dinamakan mad lazim mutsaqqal kilmi menurut istilah adalah bacaan yang dibaca panjang dan diberatkan pada satu kalimat. Panjang mad lazim mutsaqqal kilmi adalah 3 alif atau 6 harakat/ketukan.
Cara membaca hukum mad lazim mutsaqqal kilmi adalah harus dibaca panjang terlebih dahulu yaitu 3 alif atau 6 harakat / ketukan, kemudian disambung dengan ditasydidkan dan tetap memperhatikan huruf rangkap yang ditandai dengan tasydid setelah mad.
2. Contoh bacaan mad lazim mukhaffaf kilmi:
1. Surat Yunus ayat 51
PنَSوdلَّHجِSعُPتَSسْPتَ HهِHبْ SمdتَSنdكِ SدِPقَPو PنْSلا
2. Surat Yunus ayat 91
PنْSيَHدِHسْSفْdمُSلا PنْHمِ PتَSنdكِPو dلُSبْPقَ PتَSيPصَPع SدِPقَPو PنْŠ‹ـٰٔSلاٰۤ
3. Ciri-ciri mad lazim mukhaffaf harfi:
Terdiri dari 3 huruf, Huruf tengah mati, Berada di awal surat, Tidak diidghamkan, Panjang Mad Lazim Mukhaffaf Harfi yaitu 1 alif atau 2 harakat/ketukan.
Cara Membaca Mad Lazim Mukhaffaf Harfi
Hukum Mad Lazim Mukhaffaf Harfi yaitu suatu hukum tajwid yang dikhususkan untuk kombinasi dari 14 huruf yang berada di 13 ‘Ayat pembuka’, pada 29 Surah di dalam kitab suci Al-Qur’an.
1(satu) huruf hijaiyah yaitu Alif ( ا ), dibaca dengan 1 harakat [setengah alif]
5 (lima) buah Huruf hijaiyah ‘haya thahara‘, yaitu hijaiyah Ha [ ح ], huruf hijaiyah Ya [ ي ], huruf hijiayah Tha [ ط ], huruf hijaiyah Ha’ [ ه ], dan huruf hijaiyah Ra [ ر ] dibaca dengan panjang 2 harakat [ satu alif]
8 (delapan) Huruf hijaiyah ‘shadqafnun sama lam kaf ‘ain ‘, yaitu huruf hijaiyah shad ( ص ), huruf hijaiyah qaf ( ق ) , huruf hijaiyah nun ( ن ), huruf hijaiyah sin ( س ), huruf hijaiyah mim ( مْ ), huruf hijaiyah lam ( ل ), huruf hijaiyah kaf ( ك ), huruf hijaiyah ‘ain ( ع ), dibaca dengan panjang 6 harakat [3 alif]. Cara membacanya dengan mendengung [Idgham], kecuali huruf hijaiyah ‘Ain pada surat Maryam dan huruf hijaiyah Mim yang bertasydid (Ghunnah Musyaddadah).
4. Mad Lazim Mutsaqqal Harfi adalah mad yang terdapat pada huruf-huruf fawatihus suwar yang sering di temukan di awal surat-surat Al-Qur’an. Huruf-huruf tersebut bertemu dengan tasydid sehingga wajib d ibaca 6 harakat atau 3 alif dan diidghamkan.
Ciri Ciri Mad Lazim Mutsaqqal Harfi
Marzuki dalam bukunya Dasar-Dasar Ilmu Tajwid menyebutkan, ciri-ciri hukum Mad Lazim Mutsaqqal Harfi, yaitu:
•
Hukum bacaan ini selalu berada di awal surat.•
Adanya huruf dengan mad yang bertemu tasydid.•
Hanya berlaku pada surat-surat yang diawali huruf fawatihus suwar, seperti surat Al Baqarah, surat Maryam, Qaaf, Yunus, Al A’raf, dan sebagainya.5. Contoh bacaan hukum Mad Lazim Mutsaqqal Harfi: Surat Maryam Ayat 1
ŠيŠهَ
اٰۤ اٰۤ اٰۤ
Cara membaca ayat di atas bukan dengan melafalkan 'Kaahaayaa’aasoo', melainkan dengan cara mengeja, yakni 'Kaaaf haa yaa aiin shood'.
Surat Al A’raf Ayat 1
اٰۤ اٰۤ اٰۤا Contoh selanjutnya terdapat pada surat Al Araf ayat 1 Cara membacanya adalah 'Alif Lamm mim shood'.
Nilai Tanda Tangan Guru
Pedoman Penskoran
No Jawaban Skor
1 1-4
2 1-4
3 1-4
4 1-4
5 1-4
Skor maksimal 20
Nilai = Skor yang diperoleh x 5 Max 100