• Tidak ada hasil yang ditemukan

(MTS) MIFTAHUL HUDA Desa Kosgoro, Kabupaten Musi Rawas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan " (MTS) MIFTAHUL HUDA Desa Kosgoro, Kabupaten Musi Rawas"

Copied!
111
0
0

Teks penuh

Edi Ansyah, M.Pd selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris yang telah memberikan semangat dan motivasi kepada saya dalam menyelesaikan studi. Bapak Ediansyah, M.Pd selaku Pembimbing I telah memberikan petunjuk, bimbingan dan koreksi sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Peneliti membatasi masalah hanya pada dampak penggunaan media poster dan media audiovisual terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran Aqidah Akhlak dengan materi adab makan dan minum di MTS Miftahul Huda. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui bagaimana pemanfaatan media poster berupa gambar yang telah peneliti buat dan akan dijelaskan peneliti kepada siswa dan juga media audiovisual berupa video power point terhadap hasil belajar. siswa.

Rumusan Masalah

Tujuan Masalah

Manfaat Penelitian

Bagi para pendidik guru dapat dijadikan masukan dalam penggunaan media poster dan media audiovisual untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Sebagai bahan pemikiran dan pertimbangan bagi orang tua siswa dan komite sekolah agar secara aktif mendukung penggunaan poster dan media audiovisual pada semua mata pelajaran.

Sistematika Penulisan

  • Pengertian Media Pembelajaran
  • Fungsi dan Manfaat Penggunaan Media
  • Klasifikasi Media Pembelajaran
  • Jenis-Jenis Media Pembelajaran
  • Pemilihan Media Pembelajaran

Dalam arti sempit, media pembelajaran hanya mencakup media yang dapat digunakan secara efektif dalam suatu proses pendidikan yang direncanakan. Menurut Ega Rima Wati, ada beberapa jenis media pembelajaran dalam proses pembelajaran, antara lain sebagai berikut: 23.

Media Poster

  • Pengertian Media Poster
  • Kelebihan dan Kekurangan Media Poster

Dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya, media poster tentu bukanlah media poster yang paling sempurna, namun merupakan alat pengajaran yang efektif. Setiap guru harus mengetahui cara penggunaan media poster dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, sehingga memerlukan perhatian khusus.

Media Audio Visual

  • Pengertian Media Audio-Visual
  • Karakteristik Media Audio Visual
  • Jenis-Jenis Media Udio Visual
  • Fungsi dan Manfaat Media Audio Visual
  • Kelebihan dan Kekurangan Media Audio Visual

Teknologi audiovisual adalah sarana memproduksi atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin mekanik dan elektronik, untuk menyajikan pesan audiovisual Ciri-ciri utama teknologi audiovisual: 34. Proyektor overhead merupakan alat bantu audiovisual yang sangat sering digunakan dalam berbagai program pendidikan orang dewasa.39 Beberapa pendidik merencanakan seluruh program pengajaran mereka menggunakan transparansi atau proyektor overhead. Seorang ahli di bidang audio-visual mengatakan “meningkatnya perhatian luas terhadap penggunaan instrumen audio-visual telah mendorong banyak penyelidikan ilmiah mengenai tempat dan nilai alat bantu audio-visual dalam pendidikan.

Media audiovisual akan bermanfaat apabila yang menggunakannya mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang lebih memadai dalam menggunakannya.

Hasil Belajar

  • Pengertian Hasil Belajar
  • Macam-Macam Hasil Belajar
  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar

Pemahaman konsep yaitu untuk mengukur hasil belajar siswa berupa pemahaman konsep, guru dapat melakukan evaluasi produk. Dan diketahui bahwa hasil belajar siswa erat kaitannya dengan tujuan pembelajaran (pembelajaran) yang dirancang guru sebelum melaksanakan proses belajar mengajar. Berhasil atau tidaknya seseorang dalam belajar disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi tercapainya hasil belajar, yaitu faktor yang berasal dari dalam diri siswa yang belajar (faktor internal) dan faktor yang berasal dari luar siswa yang sedang belajar (faktor eksternal). ).faktor). faktor).

55Dana Ratifi Suwardi, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa Kompetensi Inti Ayat Jurnal Regulasi Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bae Kudus, No.2 (2012): hal.

Akidah Akhlak

  • Pengertian Akidah Akhlak
  • Tujuan Pembelajaran Akidah Akhlak

Dan menurut Imam Al-Ghazali, dalam kitabnya “Ihya Ulumuddin”, beliau menyatakan bahwa akhlak adalah sifat-sifat yang tertanam dalam jiwa dan dapat menyebabkan segala perbuatan dengan mudah dan tanpa susah payah, tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. Menurut Amin dalam bukunya “Al-Akhlak” akhlak adalah ilmu yang menentukan ukuran seluruh perbuatan manusia, baik dan buruk, benar atau salah, benar atau salah. Sedangkan Abdul Karim Zaidan menyatakan bahwa akhlak adalah nilai-nilai dan sifat-sifat yang tertanam dalam jiwa agar seseorang dapat menilai baik dan buruknya perbuatan kemudian memutuskan apakah akan melakukan atau tidak melakukan tindakan tersebut.61.

Namun yang dimaksud dengan mata pelajaran aqidah moral adalah sub mata pelajaran pada jenjang pendidikan dasar yang membahas tentang ajaran agama Islam dan memberikan bimbingan kepada peserta didik agar dapat diajarkan.

Penelitian Yang Relevan

Ibadah yang dimaksud di sini adalah melakukan segala perbuatan dengan niat beribadah kepada Allah dan ibadah tersebut merupakan wujud ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya. Yang terpenting, seluruh aktivitas manusia di muka bumi ini dilandasi oleh ajaran Islam, karena diyakini ajaran tersebut mengajarkan kebenaran dan membawa keselamatan dunia dan akhirat. kategori “sedang” yaitu dengan nilai rata-rata sebesar 82,13. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan media visual (poster) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Alat Peredaran Darah dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SD Negeri 56 Kota Bengkulu. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan baik karena aktivitas siswa maupun guru.

Dimana pada kemampuan awal (pretest) hasil belajar tercapai dengan rata-rata 55 dan persentase ketuntasan 42%, untuk itu peneliti melaksanakan siklus I hasil yang diperoleh dengan nilai rata-rata 64 dan persentase ketuntasan sebesar 57%, kemudian pada saat melaksanakan siklus II terjadi peningkatan dengan nilai rata-rata 75 dan ketuntasan belajar sebesar 88%.

Kerangka Berpikir

Ahmad Maulana Intaha, Yudha Munajat Saputra & Mulyana, Jurnal 2020, dengan judul skripsi “Penggunaan media visual dalam meningkatkan hasil belajar IPA 56 siswa sekolah dasar negeri di Kota Bengkulu”. Hal ini terlihat dari tingkat persentase ketuntasan dan hasil aktivitas siswa yang meningkat setiap siklusnya. Dengan adanya model pembelajaran menggunakan poster dan media audio visual, guru dapat mengetahui sejauh mana pengetahuan atau pemahaman siswa dalam mempelajari keyakinan moral dengan materi adab makan dan minum.

Dengan perlakuan yang sama dari kedua kelas tersebut diharapkan hasil belajar aspek kognitif siswa dari kelas eksperimen dan kelas kontrol menjadi lebih baik.

Hipotesis

Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu media poster dan audiovisual, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa. Objek penelitian ini adalah poster dan media audiovisual, dan subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII MTS Miftahul Huda Kosgoro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak sebelum dan sesudah penggunaan media poster dan audiovisual.

Untuk tujuan perbandingan, penelitian ini menggunakan dua kelas, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen.

Waktu dan Tempat Penelitian

Populasi dan Sampel 1. Populasi[

Dan teknik pengambilan sampelnya menggunakan purposive sampling, teknik pengambilan sampel seperti ini umumnya digunakan oleh media.

Alat Pengumpulan Data

Instrumen Pengumpulan Data 1. Validitas

Hasil uji validitas diujikan kepada 46 responden penelitian yang berbeda di Madrasah Miftahul Huda Tsanawiyah (MTS). Uji validitas terendah terdapat pada item P1 dengan nilai r hitung sebesar 0,303 dan tertinggi pada item P8 dengan nilai r hitung sebesar 0,644. Diketahui seluruh item pertanyaan yang digunakan dalam penelitian ini valid karena nilai r hitung > r tabel (hasil terlampir).

Dari hasil uji reliabilitas diketahui bahwa seluruh nilai dari hasil variabel menghasilkan nilai Cronbrach’s alpha sebesar 0,863, sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh instrumen dalam penelitian ini reliabel atau dapat dipercaya.

Teknik Analisis Data 1. Uji Prasyarat

  • Sejarah Singkat Berdirinya MTs Miftahul Huda
  • Deskripsi Lokasi Penelitian
  • Daftar Nama Guru dan Staf Administrasi MTs Miftahul Huda Tabel 4.1 Daftar Nama Guru dan Staf Administrasi MTs Miftahul Huda
  • Sarana dan Prasarana MTs Miftahul Huda

MTs Miftahul Huda Kosgoro berdiri sejak tahun 2000, dimana lokasi MTs Miftahul Huda berada di Desa Kosgoro Kecamatan. Pada awal berdirinya MTs Miftahul Huda masih bersifat mandiri dan dikelola sendiri oleh Bapak Abdul Rochim. Selanjutnya, setelah MTs Miftahul Huda diresmikan oleh kantor Kemenag Musi Rawas, para MTs secara rutin memberikan laporan tertulis kepada Kemenag Musi Rawas mengenai kegiatan pembelajaran, pendanaan, dan lain-lain. terkait dengan proses administrasi di MTs Miftahul Huda.

Daftar nama guru dan tenaga tata usaha MTs Miftahul Huda Tabel 4.1 Daftar nama guru dan tenaga tata usaha MTs Miftahul Huda Tabel 4.1 Daftar nama guru dan tenaga tata usaha MTs Miftahul Huda Kosgoro.

Tabel 4.2 Data Sarana dan Prasarana MTs Miftahul Huda
Tabel 4.2 Data Sarana dan Prasarana MTs Miftahul Huda

Hasil Penelitian

Dari tabel diatas terlihat bahwa kemampuan awal siswa kelas VIIA sebelum menggunakan media poster pada saat proses belajar mengajar rata-rata 60,83. Berdasarkan tabel hasil tes kelas VIIA dapat dijelaskan bahwa dari 24 siswa memperoleh hasil 78,54 dengan ketuntasan belajar 100%. Dari tabel diatas terlihat bahwa kemampuan awal siswa kelas VIIB sebelum menggunakan media audiovisual pada saat proses belajar mengajar rata-rata 60,22.

Berdasarkan tabel hasil tes kelas VIIA dapat dijelaskan bahwa dari 24 siswa memperoleh hasil 78,54 dengan ketuntasan belajar 100%.

Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Nilai Tes Kelas VIIA
Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Nilai Tes Kelas VIIA

Hasil Penelitian 1. Uji Prasyarat

  • Uji Hipotesis

Karena thitung > ttabel atau p-value < 0,05 maka dikatakan terdapat perbedaan rata-rata antara hasil belajar siswa (pretest) dengan hasil belajar siswa (posttest) yang menggunakan media poster. 2). Deviasi) sebesar 6,810 untuk hasil belajar siswa (pretest), sedangkan nilai rata-rata (Mean) sebesar 79,32 dan nilai Standar Deviasi (Std. Karena t-hitung > t-tabel atau p-value < 0,05 maka dikatakan ada merupakan selisih rata-rata antara hasil belajar siswa (pretest) dengan hasil belajar siswa (posttest) dengan menggunakan media audiovisual 3).T-Test.

Deviasi) sebesar 3,451 untuk hasil belajar siswa dengan menggunakan media poster, sedangkan nilai rata-rata (mean) sebesar 79,32, nilai standar deviasi (Std.

Tabel  diatas  menggambarkan  hasil  uji  beda  rata-rata  antara  hasil belajar siswa (pretest) dan hasil belajar siswa (posttest)  menggunakan media poster dengan menggunakan Uji Paired  Samples  t-Test  (t)
Tabel diatas menggambarkan hasil uji beda rata-rata antara hasil belajar siswa (pretest) dan hasil belajar siswa (posttest) menggunakan media poster dengan menggunakan Uji Paired Samples t-Test (t)

Pembahasan

Penggunaan media poster dalam mengajarkan keyakinan moral siswa sangat membantu siswa dalam merangsang pemahaman siswa. Siswa lebih menyukai pembelajaran keyakinan moral dengan menggunakan media poster karena akan memudahkan dalam memahami penjelasan yang diberikan guru. Oleh karena itu penggunaan media poster dalam mengajarkan keyakinan moral dapat dikatakan berhasil.

Apabila tidak menggunakan media poster dan media audiovisual maka nilai hasil belajar akan menurun sebesar -36993.51.

PENUTUP

Saran

Dalam hal ini media poster dan media audiovisual yang dibuat oleh sekolah hendaknya sesuai dengan ciri dan ciri media poster dan media audiovisual, sehingga dapat lebih bersifat langsung dan lugas. Pendidik harus membimbing dan memberi contoh kepada peserta didiknya dalam hal berperilaku baik khususnya tata krama makan dan minum yang sesuai dengan ajaran Aqidah Akhlak melalui dorongan, bimbingan, bimbingan dan keteladanan. Bagi siswa agar lebih meningkatkan itikad baiknya terhadap teman atau guru di sekolah.

Penutup

Kita sebagai orang beriman hendaknya memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan makan dan minum yang dilakukan dan diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Aturan tata krama makan dan minum yang diamalkan dan diajarkan Nabi Muhammad SAW adalah sebagai berikut. Guru menjelaskan materi adab makan dan minum berdasarkan materi yang ada di buku dan didukung dengan poster, sedangkan siswa memperhatikan penjelasan guru.

Dengan dorongan guru, siswa bertanya tentang tata krama makan dan minum melalui poster yang dibuat oleh guru. Guru menjawab pertanyaan siswa tentang tata krama makan dan minum melalui poster yang dibuat oleh guru. Guru menekankan agar siswa selalu menerapkan tata krama yang baik saat makan dan minum.

Gambar

Tabel 3.1 Kelas VII, VIII, dan IX MTs Miftahul Huda
Tabel 3.2Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIIA dan VIIB
Tabel 4.2 Data Sarana dan Prasarana MTs Miftahul Huda
Tabel 4.3 Nilai Pre Tes dan Post Tes Kelas VIIA
+7

Referensi

Dokumen terkait

Arini Rahyuwati,

Number: 16 Authors: Sri Mulyaningsih, Nur Widi A.A.T Heriyadi, Desi Kiswiranti and Muchlis - Title: Design of Education-Based Natural Tourism at Giriloyo-WukirsariVillage, Imogiri