• Tidak ada hasil yang ditemukan

Natuna: Badan Pusat Statistik Kabupaten Natuna

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Natuna: Badan Pusat Statistik Kabupaten Natuna"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

60

DAFTAR REFERENSI

Buku

BPS Kabupaten Natuna. (2021). Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Natuna Menurut Lapangan Usaha (Gross Regional Domestic Product of Natuna Regency). Natuna: Badan Pusat Statistik Kabupaten Natuna.

Moleong, Lexy, J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi. Bandung: PT.

Remaja Rosdakarya.

Moleong, Lexy.J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remka. Bandung;

Mulyadi, Deddy. (2015). Study Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik. Bandung:

Alfabeta.

Nazir. (2004). Studi Kasus dalam Penelitian. Bogor : Ghalia Indonesia

Oktavera, Lia dkk. (2021). Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Natuna Menurut Lapangan Usaha (Gross Regional Domestic Product of Natuna Regency). Natuna: Badan Pusat Statistik Kabupaten Natuna.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Tindakan.

Bandung:ALFABETA,CV.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

ALFABETA, CV.

(2)

Yogyakarta : Penerbit Universitas Gadjah Mada

Jurnal dan Skripsi

Abdullah, S, Admin, M, P. (2005). Desentralisasi : Konsep, Teori dan Perdebatannya.

Jurnal Desentralisasi, 6(4), 57-72.

Alsyahrin, M, N. (2018). Kebijakan Poros Maritim Jokowi dan Sinergitas Strategi Ekonomi dan Keamanan Laut Indonesia. Indonesian Perspective, 3(1), 1-17.

Marwasta, D. (2016). Pendampingan Pengelolaan Wilayah Perbatasan di Indonesia:

Lesson Learned dari KKN-PPM UGM di Kawasan Perbatasan. Journal of Community Engagement, 1(2), 204-216.

Noor A. 2018. Pengelolaan Kawasan Perbatasan Dalam Pendekatan Kesejahteraan (Studi di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Perbatasan Kalimantan Barat-Malaysia). Tidak Diterbitkan. Fakultas Ilmu Administrasi. Universitas Brawijaya : Malang.

Priangani, A, Oktaviani, A, Budiana, M. (2018). Manajemen perbatasan di wilayah Indonesia Malaysia. Publikasi Ilmiah, 1(1), 146-156.

Pujayanti, A, (2016). Peran Daerah Dalam Diplomasi Ekonomi. Politica, 7(1), 78-101.

Smith, B.C, (1985) Decentralisation, The territorial Dimension of The State, London, Allen and Unwin

Suriwahyudi, (2021) Analis Transnational Organized Crimess (TOCs) Dalam

(3)

Pengembangan Ekpor Perikanan di Sentra Kelautan dan PerikananTerpadu (SKPT) Kabupaten Natuna 2018-2020

Villanueva, J, L, W, Kidokoro, T, Seta, F. (2021). A Governance Theory for Cross- Border Regions: Identifying Principles and Processes with Grounded Theory.

Journal of Borderlands Studies, 1-24.

Yudha, E, Dina, R. (2020). Pengembangan Potensi Wilayah Kawasan Perbatasan Negara Indonesia (Studi Kasus: Ranai-Natuna). Tataloka, 22(3), 366-378.

Internet

Batamnews. 2021. “Nelayan Natuna Merana Ditinggal Susi, Nasib SKPT Selat Lampa Kian Hampa” Nelayan Natuna Merana Ditinggal Susi, Nasib SKPT Selat Lampa Kian Hampa | kumparan.com, diakses pada 8 November 2022 pukul 21:52 Humas. 2017. “Presiden Jokowi Minta Pembangunan Infrastruktur Kepulauan Natuna

Segera Dimulai” https://setkab.go.id/presiden-jokowi-minta-pembangunan- infrastruktur-kepulauan-natua-segera-dimulai/, diakses pada 2 November 2022 pukul 12:53

Kemensetneg RI Humas. 2017. “Kunjungan Ke Natuna : Percepatan Pembangunan Ekonomi Wilayah Perbatasan, Beranda Terdepan Indonesia”

https://www.setneg.go.id/baca/index/kunjungan_ke_natuna_percepatan_pemban gunan_ekonomi_wilayah_perbatasan_beranda_terdepan_indonesia, diakses pada

(4)

Kompas.TV. 2020. “Pengakuan Nelayan Natuna Yang Sebut Kondisi Laut Natuna Tidak Aman” Pengakuan Nelayan Natuna Yang Sebut Kondisi Laut Natuna Tidak Aman (kompas.tv), diakses pada 12 November 2022 pukul 18:51

Marwahkepri. 2017. “Bandara Internasional Segera Hadir di Natuna”

https://marwahkepri.com/2017/07/31/bandara-internasional-segera-hadir-di- natuna/, diakses pada 8 Desember 2022 pukul 20:25

Marwahkepri. 2018. “Tiket Mahal Diduga Jadi Biang Kerok Minimnya Wisatawan”

https://marwahkepri.com/2018/06/26/tiket-mahal-diduga-jadi-biang-kerok- minimnya-wisatawan/, diakses pada 8 Desember 2022 pukul 21:09

Republika. 2017. “Pemprov Minta Natuna Dilalui Kapal Wisata Asing” Pemprov Minta Natuna Dilalui Kapal Wisata Asing | Republika Online, diakses pada 08 November 2022 pukul 21:20

Republikmerdeka. 2021. “Presiden Jokowi Ingin Pembangunan Ekonomi di Laut

Natuna Utara Digencarkan”

https://politik.rmol.id/read/2021/11/24/512757/presiden-jokowi-ingin-

pembangunan-ekonomi-di-laut-natuna-utara-digencarkan, diakses pada 4 November 2022 pukul 23:17

Thomas, Vincent Fabian. 2020. “Kekayaan Laut Natuna & Alasan Kenapa Cina Selalu Mengkalimnya”, https://tirto.id/kekayaan-laut-natuna-alasan-kenapa-cina-selalu-

(5)

mengklaimnya-erpk, diakses pada 16 April 2022 pukul 08.15

Wartakepri. 2018. “Heboh Bupati Natuna Promosi Wisata ke Luar Negeri, Ini Klarifikasi Sekda Wan Siswandi” Heboh Bupati Natuna Promosi Wisata ke Luar Negeri, Ini Klarifikasi Sekda Wan Siswandi – WartaKepri.co.id, diakses pada tanggal 10 November 2022 pukul 20:49

Wartakominfo. 2018. “Pemda Natuna Kedatangan Rombongan Kementerian Luar Negeri” Pemda Natuna Kedatangan Rombongan Kementerian Luar Negeri – PEMKAB NATUNA (natunakab.go.id), diakases pada 10 November 2022 pukul 20:59

Peraturan Perundang-Undangan

Peraturan Presiden Republik Indonesia No 16 Tahun 2017 Tentang Kebijakan Kelautan Indonesia

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 26 Tahun 2008 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional

Undang – Undang Republik Indonesia No 32 Tahun 2014 Tentang Kelautan Undang – Undang Republik Indonesia No 43 Tahun 2008 Tentang Kelautan

Undang – Undang Republik Indonesia No 53 Tahun 1999 Tentang Pembentukan Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kuantan

(6)

Dokumen

Dinas Pariwisata Kab. Natuna. (2021) RPJMD Dinas Pariwisata Kab. Natuna 2016- 2021

Dinas Perikanan Kab. Natuna. (2021) RPJMD Dinas Perikanan Kab. Natuna 2016- 2021

BP3D Kab. Natuna. (2021) RENSTRA BP3D Kab. Natuna 2016-2021 BPP Kab. Natuna. (2021). RENSTRA BPP Kab. Natuna 2016-2021.

Kabupaten Natuna (2021) LAKIP Kab. Natuna 2016-2021 Kabupaten Natuna. (2021) RPJMD Kab. Natuna 2016-2021.

(7)

Lampiran 1 Pedoman Wawancara

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN POTENSI WILAYAH PERBATASAN DI BIDANG EKONOMI KELAUTAN OLEH PEMERINTAH

KABUPATEN NATUNA (2017-2021) PEDOMAN WAWANCARA A. Karakteristik Informan

1. Nama :

2. Jenis Kelamin :

3. Jabatan :

4. Hari / Tanggal Wawancara :

B. Daftar Pertanyaan Dinas Perikanan Kabupaten Natuna

1. Definisi Natuna dilihat dari kepentingan kelautan dan perikanan?

2. Bagaimana potensi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Natuna?

3. Bagaimana upaya pengelolaan Potensi Ikan di Kabupaten Natuna?

4. Bagaimana upaya dinas dalam upaya pengembangan potensi ikan yang dimiliki Natuna oleh Dinas Perikanan Kabupaten Natuna sebagai upaya untuk peningkatan pengembangan potensi ekonomi kelautan di wilayah perbatasan Natuna?

5. Bagaimana upaya pengembangan sarana dan prasarana sebagai pendukung dalam pengembangan potensi ekonomi di Natuna?

6. Langkah apa yang dilakukan oleh dinas dalam aktivitas pengembangan ekonomi tersebut?

(8)

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN POTENSI WILAYAH PERBATASAN DI BIDANG EKONOMI KELAUTAN OLEH PEMERINTAH

KABUPATEN NATUNA (2017-2021) A. Karakteristik Informan

B. Daftar Pertanyaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Natuna 1. Definisi Natuna dilihat dari kepentingan pariwisata?

2. Bagaimana potensi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Natuna?

3. Bagaimana upaya pengelolaan tempat wisata di Kabupaten Natuna?

4. Bagaimana upaya dinas dalam upaya pengembangan objek wisata Natuna oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Natuna sebagai upaya untuk peningkatan daya tarik wisata?

5. Bagaimana upaya pengembangan sarana dan prasarana pariwisata sebagai pendukung dalam pengembangan potensi wisata?

6. Langkah apa yang dilakukan oleh dinas dalam aktivitas pengembangan pemasaran dan promosi pariwisata?

7. Kebijakan apa yang ditetapkan oleh dinas dalam rangka pengembangan sumber daya manusia sebagai upaya untuk mendukung untuk melakukan pemgelolaan tempat wisata?

8. Faktor internal dan sama eksternal apa yang menjadi penghambat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Natuna terhadap pengembangan objek wisata Natuna?

1. Nama :

2. Jenis Kelamin :

3. Jabatan :

4. Hari / Tanggal Wawancara :

(9)

Lanjutan lampiran 1

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN POTENSI WILAYAH PERBATASAN DI BIDANG EKONOMI KELAUTAN OLEH PEMERINTAH

KABUPATEN NATUNA (2017-2021) A. Karakteristik Informan

1. Nama :

2. Jenis Kelamin :

3. Jabatan :

4. Hari / Tanggal Wawancara :

B. Daftar Pertanyaan Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Natuna 1. Definisi Natuna dilihat dari kepentingan perbatasan?

2. Bagaimana upaya dalam pengembangan pengelolaan wilayah perbatasaan di Kabupaten Natuna?

3. Langkah apa yang dilakukan oleh Badan Pengelola Perbatasan dalam pengembangan wilayah perbatasan Kabupaten Natuna?

4. Kebijakan apa yang ditetapkan oleh BPP dalam rangka pengembangan di wilayah perbatasan Natuna?

5. Faktor pendukung internal dan sama eksternal apa yang menjadi dasar dalam upaya pengembangan wilayah perbatasan di Natuna?

6. Faktor internal dan eksternal apa yang menjadi penghambat BPP dalam pengembangan wilayah Natuna

(10)

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN POTENSI WILAYAH PERBATASAN DI BIDANG EKONOMI KELAUTAN OLEH PEMERINTAH

KABUPATEN NATUNA (2017-2021) A. Karakteristik Informan

1. Nama :

2. Jenis Kelamin :

3. Jabatan :

4. Hari / Tanggal Wawancara :

B. Daftar Pertanyaan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Natuna

1. Bagaimana upaya dalam pengembangan pengelolaan wilayah perbatasaan di Kabupaten Natuna?

2. Langkah apa yang dilakukan oleh BP3D dalam pengembangan wilayah perbatasan Kabupaten Natuna?

3. Kebijakan apa yang ditetapkan oleh BP3D dalam rangka pengembangan di wilayah perbatasan Natuna?

4. Faktor pendukung internal dan sama eksternal apa yang menjadi dasar dalam upaya pengembangan wilayah perbatasan di Natuna?

5. Faktor internal dan eksternal apa yang menjadi penghambat BP3D dalam pengembangan wilayah Natuna?

(11)

Lampiran 2 Surat Rekomendasi Penelitian Dari Fakultas

(12)
(13)

Lanjutan lampiran 2

(14)

Lanjutan Lampiran 2

(15)

Lampiran 3 Surat Keterangan Telah Melaksanakan Penelitian

(16)
(17)

Lanjutan Lampiran 3

(18)
(19)

Lanjutan 4 Surat Keputusan Penetapan Dosen Pembimbing

(20)
(21)

lanjutan Lampiran 4

(22)
(23)

Lampiran 5 Surat Keputusan Penetapan Dewan Penguji Usulan Penelitian

(24)
(25)

Lanjutan Lampiran 5

(26)
(27)

Lampiran 6 Dokumentasi

Wawancara dengan Bapak Wan Mansur, S.PI, M.SI sebagai Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemberdayaan Usaha Perikanan Budidaya di Dinas Perikanan

Kabupaten Natuna

Wawancara dengan bapak Drs. Marhafiz Luthi., Msc sebagai Kabid Pemasaran Pariwisata di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna

(28)

Wawancara dengan bapak Hikmatul Arif, SE sebagai Kepala Dinas Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Natuna

Wawancara dengan bapak Irfan Riadi, SE sebagai Kepala Jabatan Fungsional di Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Natuna

(29)

RIWAYAT HIDUP

Nama lengkap Masithah, lahir di Kelarik Kapuaten Natuna, Provinsi Kepulauan Raau pada tanggal 09 Agustus 2000.

Dilahirkan dari orang tua yang bernama Tiahat Dan Mat Nur dan sebagai anak bungsu dari enam bersaudara yaitu Burhanuddin, Efendi, Rumadi, Ishak dan Rahmad Hidayat. Riwayat pendidikan pertama kali yaitu, SDN (Sekolah Dasar Negeri) 002 Bunguran Utara, Natuna, Kepulauan Riau. Dilanjutkan dengan SMPN (Sekolah Menengah Pertama Negeri) 001 Bunguran Utara, Natuna, Kepulauan Riau. Kemudian SMAN (Sekolah Menengah Atas) 001 Bunguran Utara, Natuna, Kepulauan Riau. Pada tahun 2018 melanjutkan Sekolah ke Perguruan Tinggi Negeri di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dengan Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Dan lulus pada bulan Maret 2023. Selama menjadi mahasiswa pernah mengikuti organisasi Eksternal dan Internal Kampus. Pernah menjabat sebagai Anggota Devisi Soft Skill di Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HMHI), pernah menjabat sebagai Bendahara di Ikatan Pelajar Mahasiswa Bunguran Utara (IPMBU) dan juga pernah menjabat sebagai devisi Seni dan Budaya di Himpunan Mahasiswa Kabupaten Natuna (HMKN).

Referensi

Dokumen terkait

[4], in his book Law on State Administration, defines state administration that State Administration has 3 three meanings, namely: a as a state apparatus, government apparatus, or a