• Tidak ada hasil yang ditemukan

ojk pertegas kebijakan konsolidasi perbankan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "ojk pertegas kebijakan konsolidasi perbankan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

SP 57/DHMS/OJK/XI/2019019 SIARAN PERS

OJK PERTEGAS KEBIJAKAN KONSOLIDASI PERBANKAN

Jakarta, 7 November 2019. Otoritas Jasa Keuangan akan mempertegas kebijakan konsolidasi perbankan untuk mendorong industri perbankan menjadi lebih efisien, berdaya saing dan kontributif bagi perekonomian nasional dalam waktu yang cepat.

Konsolidasi perbankan merupakan salah satu upaya mendorong industri perbankan mencapai level yang lebih efisien menuju skala ekonomi yang lebih tinggi dan sudah dilakukan sejak tahun 2004.

Konsolidasi Perbankan juga sudah menjadi tuntutan stakeholder guna menjawab berbagai tantangan kondisi perekonomian global, dinamika struktur perbankan nasional, serta upaya-upaya penanganan bank bermasalah.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana dalam pidato penutupan Indonesia Banking Expo 2019 yang digelar Perbanas di Jakarta, Rabu petang.

Menurutnya, konsolidasi perbankan akan melahirkan bank-bank yang mampu menghadapi tantangan dan tuntutan inovasi produk dan layanan berbasis teknologi sehingga memiliki kemampuan adaptasi lebih besar. Selain itu, konsolidasi perbankan juga mendorong bank nasional tidak hanya tangguh di lingkup domestik, namun juga kompetitif di lingkup regional dan global.

Untuk mempersiapkan konsolidasi perbankan ini, OJK selaku regulator tengah melakukan kaji ulang terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dan akan menyesuaikan peraturan yang diperlukan sesuai tujuan untuk mewujudkan struktur Perbankan Nasional yang tangguh, efektif, berdaya saing dan berkotribusi.

Kebijakan konsolidasi perbankan nantinya tidak hanya diarahkan melalui skema penggabungan, peleburan, atau integrasi antarbank, namun juga akan diperluas melalui pengambilalihan yang diikuti dengan pembentukan kelompok usaha bank tanpa adanya kewajiban penggabungan.

Pengambilalihan yang diikuti dengan pembentukan kelompok usaha bank tersebut dimaksudkan agar bank-bank kecil tetap mendapat ruang dan diperkuat melalui sinergi dalam kelompok usaha bank besar.

Dalam kesempatan Indonesia Banking Expo 2019, Perbanas memberikan rekomendasi mengenai Layanan Keuangan di Nusantara kepada Pemerintah untuk pengembangan industri keuangan di Tanah Air. Rekomendasi tersebut menjadi masukan yang akan dipertimbangkan untuk memperkuat daya tahan industri perbankan terhadap dampak perekonomian global dan mendorong agar industri perbankan mendukung pengembangan sektor prioritas sebagai sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia.

***

(2)

Informasi lebih lanjut:

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Manajemen Strategis Anto Prabowo Telp. 021.29600000 Email: [email protected]

Referensi

Dokumen terkait

Dengan melihat kebijakan kepemilikan asing yang meluas dan dikawatirkan mem- bahayakan perbankan nasional, maka Bank Indonesia pada tahap berikutnya menerbitkan kebijakan

MISI 2 : MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DAERAH MELALUI DAYA DUKUNG SEKTOR INDUSTRI, PERDAGANGAN DAN JASA.. AGENDA 2 : CILEGON

Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) berharap bisa mendorong bunga kredit perbankan turun pada tahun 2017 ini serta merumuskan berbagai

Dengan melihat kebijakan kepemilikan asing yang meluas dan dikawatirkan mem- bahayakan perbankan nasional, maka Bank Indonesia pada tahap berikutnya menerbitkan kebijakan

Undang-Undang Otoritas Jasa Keuangan mengatur pembagian kewenangan dalam tugas pengawasan khususnya di bidang perbankan antara Otoritas Jasa Keuangan dengan Bank

LAMPIRAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 11 /POJK.03/2020 TENTANG STIMULUS PEREKONOMIAN NASIONAL SEBAGAI KEBIJAKAN COUNTERCYCLICAL DAMPAK PENYEBARAN CORONAVIRUS DISEASE 2019

5 • Kebijakan dan inisatif strategis untuk pengembangan jangka jangka jangka jangka panjang panjang panjang panjang industri perbankan syariah secara sistematis telah dijabarkan dalam

1 Penyusunan Rancangan POJK Sinergi Perbankan untuk Pengembangan Perbankan Syariah 2 Penyelenggaraan workshop kepada industri perbankan syariah Peningkatan ketersediaan produk dan