• Tidak ada hasil yang ditemukan

Oleh: RAHMAT AL AMIN - NIM: 18.0211.023

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Oleh: RAHMAT AL AMIN - NIM: 18.0211.023"

Copied!
128
0
0

Teks penuh

Judul : Efektivitas Pemanfaatan Balai Latihan Kerja Teknologi Informasi (BLK TI) Untuk Meningkatkan Keterampilan Teknologi Informasi Santri Ponpes DDI Kaballangan Pinrang. Tesis ini membahas tentang efektivitas pemanfaatan balai pelatihan kerja teknologi informasi (BLK TI) untuk meningkatkan keterampilan teknologi informasi santri Pondok Pesantren DDI Kaballangan Pinrang.

Fokus Penelitian dan Deskripsi Fokus

Mengingat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebudayaan saat ini dan masa depan, maka pendidikan pesantren tidak bisa mengabaikan pendidikan teknologi informasi (TI), khususnya dalam menumbuhkan sikap teknologi Islami (Islamic technology behavior) dan kecerdasan teknologi (technological Intelligence) agar santri mempunyai motivasi. , inisiatif dan kreativitas untuk memahami teknologi.

Rumusan Masalah

Dan sebagai dokumentasi dan kontribusi terkait penyelesaian permasalahan dalam dunia pendidikan khususnya dalam meningkatkan keterampilan peserta didik di bidang teknologi, informasi dan komunikasi.

Definisi Operasional dan Ruang Lingkup Penelitian

Pembahasan ruang lingkup penelitian ini bertujuan agar penelitian ini lebih mendalam, spesifik dan menghindari adanya persepsi-persepsi baru dalam penelitian ini.

Garis Besar Isi Tesis

Penggunaan media power point tentunya juga akan melatih daya ingat siswa karena terdapat penggunaan warna pada slide power point. Besar kecilnya minat belajar seseorang dapat dilihat dari tingginya konsentrasi siswa dalam belajar. Siswa akan menerima pembelajaran yang diberikan guru dengan senang hati dan tentunya akan sangat antusias untuk bertanya tentang materi yang belum mereka pahami, menjawab pertanyaan yang diberikan guru dan mengerjakan soal yang diberikan guru.

Daya tarik bagi siswa muncul ketika materi, cara penyajian dan penyampaiannya unik dan menawarkan sesuatu yang menyenangkan dan berbeda bagi siswa sehingga dapat meningkatkan daya serapnya. Pembelajaran berbasis media berbasis TIK juga menerapkan pembelajaran individual, dimana pembelajaran dapat memberikan keleluasaan atau kebebasan kepada siswa dalam menggunakan atau menggunakan waktu dan program pembelajaran yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. Sistem pembelajaran ini menekankan agar siswa dapat belajar dengan baik dan menyelesaikan konten pembelajaran tepat waktu, namun bagi yang kurang mampu maka akan terlambat dalam mengerjakan dan memahami konten pada media pembelajaran berbasis ICT.

Hal ini dikarenakan sistem pembelajaran difasilitasi dengan pembelajaran berbasis media berbasis ICT, dimana alur pembelajaran berbasis media berbasis ICT bergantung pada kemampuan siswa itu sendiri, sehingga harus mampu mengolahnya dan memahaminya dengan baik. Jika pembelajaran media berbasis ICT bersifat individual, maka pembelajaran ini menuntut siswa untuk belajar secara mandiri dan guru hanya berperan sebagai fasilitator dan mediator. Dalam melaksanakan pembelajaran berbasis media berbasis ICT diharapkan seluruh siswa mampu menuntaskan seluruh pengalaman belajar yang dikemas dalam program pembelajaran berbasis media berbasis ICT, baik berupa pemahaman materi maupun pelaksanaan. latihan atau tugas penilaian yang harus dilakukan dengan baik dan benar.

Jika siswa melakukan kesalahan saat mengerjakan soal latihan, media berbasis ICT akan memberikan feedback bahwa jawaban yang diberikan salah. Jadi siswa harus kembali pada materi yang belum mereka pahami sampai mereka memahaminya dengan baik.

Kerangka Teoritis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang memberikan gambaran secara faktual dan sistematis mengenai rangsangan dan peristiwa mengenai faktor, ciri-ciri dan hubungan antar fenomena yang hanya mempunyai landasan saja. 73 Penelitian ini menyajikan data deskriptif berupa data tertulis atau lisan dari informan dan perilaku yang ingin diamati, karena peneliti bertujuan untuk memberikan gambaran yang lengkap dan mendalam tentang subjek yang diteliti. Penelitian deskriptif dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis fakta dan ciri-ciri subjek atau objek yang diteliti secara tepat untuk memperoleh berbagai permasalahan yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan perilaku manusia. 74 Metode kualitatif mengutamakan observasi, wawancara, dokumentasi, 75 dan mempunyai banyak fungsi, antara lain: sarana menyajikan pandangan subjek yang diteliti, menyajikan gambaran menyeluruh serupa dengan apa yang dialami pembaca.

75 Noeng Muhajir, Metodologi Penelitian Kualitatif, Pendekatan Positivis, Fenomenologis dan Realisme Metafisik pada Kajian Tekstual dan Penelitian Keagamaan (Yogyakarta: Rake Seraju, 2015), hal.

Paradigma Penelitian

Waktu dan Lokasi Penelitian

Sumber Data

Data sekunder merupakan data pendukung data primer yaitu data yang diperoleh dari literatur seperti buku, majalah, dokumen dan referensi.

Instrumen Penelitian

Observasi partisipatif digunakan untuk mengetahui proses pembelajaran di BLK IT Pondok Pesantren DDI Kaballangan Pineang. Peneliti harus mempunyai kepekaan teoretis untuk menafsirkan semua dokumen tersebut agar tidak sekadar menjadi barang yang tidak ada artinya. Selain itu juga digunakan dalam penelitian untuk mencari bukti sejarah, landasan hukum dan peraturan yang berlaku sebelumnya.

Teknik Pengumpulan data

Dokumentasi terdiri dari dua jenis, yaitu pedoman dokumentasi yang memuat garis besar atau kategori yang akan dicari datanya, dan checklist yang memuat daftar variabel yang datanya akan dikumpulkan. Setelah melakukan observasi, wawancara, kegiatan dokumentasi, peneliti mengedit, menganalisis dan menginterpretasikan data untuk memahami isi yang terkandung dalam informasi, untuk mendeskripsikan data dari hasil penelitian ini, dengan menggunakan teknik analisis kualitatif, baik data tersebut diperoleh dari perpustakaan. sumber atau dari sumber lapangan.

Tahapan Pengumpulan Data

Pada pedoman dokumentasi, peneliti cukup menuliskan tanda centang pada kolom gejala, sedangkan pada checklist peneliti memberikan skor pada setiap gejala yang terjadi. Teknik ini disebut analisis isi, setelah data dianalisis dan diinterpretasikan, penulis merumuskan beberapa kesimpulan dan saran terkait penelitian ini. Setelah menerima masukan dan koreksi dari dosen pembimbing, peneliti melakukan perbaikan terhadap pedoman wawancara dan mempersiapkan diri untuk melakukan wawancara.

Tahap persiapan selanjutnya adalah peneliti membuat pedoman observasi yang disusun berdasarkan hasil observasi perilaku subjek pada saat wawancara dan observasi lingkungan atau setting wawancara, serta pengaruhnya terhadap perilaku subjek dan pencatatan langsung. . dilakukan ketika peneliti melakukan observasi. Setelah subjek menyetujui untuk diwawancarai, peneliti membuat kesepakatan dengan subjek mengenai waktu dan tempat untuk melakukan wawancara. Peneliti membuat kesepakatan dengan subjek mengenai waktu dan tempat melakukan wawancara berdasarkan pedoman yang telah dibuat.

Setelah data terkumpul, peneliti melakukan analisis data dan interpretasi data sesuai langkah-langkah yang diuraikan pada bagian metode analisis data di akhir bab ini, melalui tahapan identifikasi data, reduksi data, analisis data, verifikasi data.

Teknik Pengolahan dan Analisis Data

Teknik Pengujian keabsahan data

  • Kemampuan Teknologi Informasi Santri Pondok Pesantren DDI Kaballangan Pinrang
  • Efektifitas Pendidikan BLK TI dalam meningkatkan kemampuan TI santri Pondok Pesantren DDI Kaballangan Pinrang

84Syahrir Hatib, (Kepala BLK TI DDI Kaballangan Pinrang), Wawancara, di ruang BLK TI Pinrang, 11 Januari 2021. Pengelolaan BLK TI DDI Kaballangan Pinrang dikelola secara profesional, sesuai visi dan misinya, oleh pengelolaan Balai Pelatihan Teknologi Informasi ( BLK TI) DDI Kaballangan Pinrang dikelola oleh tenaga kerja yang berkualitas, profesional dan memiliki sumber daya manusia yang sesuai dengan bidangnya. 85Syamsu Rijal, (Kepala BLK TI DDI Kaballangan Pinrang), Wawancara, di ruang BLK TI Pinrang, 13 Januari 2021.

86Syahrir Hatib, (Pimpinan BLK TI DDI Kaballangan Pinrang), Wawancara, di Ruang BLK TI Pinrang, 11 Januari 2021. Haq Sultan, (Pelatih dan Instruktur BLK TI DDI Kaballangan Pinrang), Wawancara, di Ruang BLK TI Pinrang, 11 Januari 2021. 88Andi Patiroy, (Instruktur BLK TI DDI Kaballangan Pinrang), Wawancara, di ruang BLK TI Pinrang, 11 Januari 2021.

89Ibrahim Makka, (Pengajar Ponpes DDI Kaballangan Pinrang), Wawancara, di ruang BLK TI Pinrang, 12 Januari 2021. 91 Siti Fatimah, (Pengajar BLK TI DDI Kaballangan Pinrang), Wawancara, di ruang BLK TI Pinrang, 14 Januari 2021. 92Agussalim, (Santri BLK TI DDI Kaballangan Pinrang), Wawancara, di ruang BLK TI Pinrang, 14 Januari 2021.

Pembahasan Hasil Penelitian

Visi yang ditempuh BLK TI DDI Kabllangan Pinrang adalah menghasilkan peserta didik yang berkualitas, profesional, produktif dan kompeten di bidang teknologi informasi melalui pelatihan-pelatihan yang mendukung perluasan kesempatan kerja, peningkatan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja. Balai Latihan Teknologi Informasi (BLK TI) Pondok Pesantren DDI Kaballangan Pinrang dalam kegiatan operasionalnya didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai dan memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Pendirian Balai Pelatihan Ketenagakerjaan Teknologi Informasi (BLK TI) bertujuan untuk mendidik/melatih dan mempersiapkan peserta didik yang profesional di bidang teknologi dan informasi, sehingga diharapkan lulusan Balai Pelatihan Ketenagakerjaan (BLK TI) dapat dengan mudah memasuki dunia kerja. pasar tenaga kerja yang ada, khususnya di bidang teknologi.

Untuk menunjang profesionalisme pelatih/instruktur pada Balai Latihan Kerja Teknologi Informasi (BLK TI) DDI Kaballangan Pinrang, telah dilaksanakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi instruktur sesuai dengan. Dengan meningkatkan kualitas profesionalisme para instruktur tersebut, diharapkan terselenggaranya pelatihan di lulusan Balai Latihan Kerja Teknologi Informasi (BLK TI) DDI Kaballangan Pinrang ini nantinya mampu memenuhi kebutuhan pelajar dan mahasiswi yang ada di masa depan. mahasiswa atau mampu membuka usaha mandiri (wirausaha) berdasarkan bidang keahliannya. Sebagai seorang guru, instruktur Balai Latihan Kerja Teknologi Informasi (BLK TI) DDI Kaballangan Pinrang menggunakan metode pengajaran yang bervariasi dalam proses belajar mengajar, tergantung materi yang akan disampaikan.

Dengan memperhatikan program pendidikan Balai Latihan Kerja Teknologi Informasi (BLK TI) DDI Kaballangan Pinrang dapat memberikan gambaran bahwa keberadaan BLK IT memang sangat cocok untuk menciptakan/mencetak tenaga kerja terampil sesuai dengan perkembangan yang ada di Pinrang. kawasan dan sekitarnya. Pendidikan Balai Latihan Kerja Teknologi Informasi (BLK TI) DDI Kaballangan Pinrang didirikan pada tahun 2019, bertujuan untuk mendidik/melatih dan melatih mahasiswa dan mahasiswi ahli di bidang Teknologi dan Informasi, sehingga diharapkan lulusan Praktek Kerja Lapangan Balai Besar (BLK TI) dapat dengan mudah memasarkan karya yang ada khususnya di bidang teknologi informasi. Pendidikan IT BLK dalam meningkatkan kemampuan IT santri Pondok Pesantren DDI Kaballangan, dengan memperhatikan program pendidikan Balai Latihan Kerja Teknologi Informasi (BLK TI) DDI Kaballangan Pinrang, dapat memberikan gambaran bahwa keberadaan IT BLK benar-benar ada. sangat cocok dan efektif untuk /.

Implikasi Penelitian

IDENTITAS DIRI

RIWAYAT PENDIDIKAN a. SDN Inpres 2005

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BLK ITS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TEKNOLOGI INFORMASI SISWA PESANTREN MANAHILIL ULUM DDI KABALLANGAN PINRANG. Apakah pengelola dan guru di BLK IT DDI Kaballangan Pinrang terlatih dalam bidang teknologi dan informasi? Seberapa efektifkah pendidikan BLK IT dalam meningkatkan keterampilan teknologi informasi santri Pondok Pesantren DDI Kaballangan.

Seberapa puaskah program di BLK TI dalam meningkatkan keterampilan teknologi informasi siswa DDI Kaballangan Pinrang. Bagaimana mencapai tujuan keseluruhan pelatihan IT BLK dalam meningkatkan keterampilan IT siswa DDI Kaballangan Pinrang.

Referensi

Dokumen terkait

Manfaat Teoritis Peneliti mengharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat positif untuk para pengelola atau pemilik UMKM dalam proses mengambil keputusan penggunaan software