• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ontologi ilmu politik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Ontologi ilmu politik"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Oleh :

Rudi Salam Sinaga, S.Sos. M.Si Dosen Pengajar & Ketua Prodi

Ilmu Pemerintahan UMA

(Sumber : diolah dari berbagai sumber)

[email protected] 081376883177/www.rudisalams.wordpress.com/

www.rudisalamsinaga.blog.uma.ac.id 1

PERKENALAN PROFIL RINGKAS

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 2

Nama : Rudi Salam Sinaga Usia 30 Tahun Menikah; 1 Anak S1 : Ilmu Politik/Fisip Usu S2 : Magister Ilmu Politik/UNDIP

Sedang S3 di Universitas Diponegoro

Karya Buku : Pemasaran Politik; teori dan aplikasi 2011. Pengantar Ilmu Politik 2013, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa 2013, Pedoman teknis pengelolaan Jurnal & E-

jurnal 2013,) Editor /Penyunting Buku : 5 Buku

Untuk Mahasiswa

1. Keterlambatan di tolelir 15 Menit (Namun dalam keadaan hujan dan situasi yang tidak memungkinkan spt lembur kerja keterlambatan di tolelir 30 Menit)

2. Dalam kelas dilarang berkomunikasi satu sama lain terkecuali pada kegiatan berdiskusi (dilarang melakukan aktivitas komunikasi HP)

3.Kehadiran tatap muka di tolerir sebanyak 4 kali, atau bila lebih dapat memberikan alasan rasional (cnth : sakit-surat dokter, tugas: surat tugas dll)

4. Tugas kuliah dihimbau agar tidak kopi paste/ciplakan 5. Silahkan bertanya secara tertip dan sopan di dalam kelas 5. Berpakaian Sopan

Untuk Dosen

1. Dilarang merokok dalam kelas

2. Keterlambatan ditolerir 15 Menit (Namun dalam keadaan hujan dan situasi yang tidak memungkinkan keterlambatan di tolelir 30 Menit , dosen akan menginformasikan kepada ketua kelas)

3. Tidak bersikap diskriminatif di dalam kelas atau dalam pemberian nilai

4. Berpakaian sopan

[email protected] 081376883177 3

Oleh :

Rudi Salam Sinaga, S.Sos. M.Si Dosen Pengajar & Ketua Prodi

Ilmu Pemerintahan UMA

4 [email protected] 081376883177/www.rudisalams.wordpress.com/

www.rudisalamsinaga.blog.uma.ac.id

(2)

 Ilmu politik merupakan salah satu ilmu tertua dari berbagai cabang ilmu yang ada.

Mengapa demikian ?

 Bila merujuk dari defenisi para ahli diberbagai literatur yang menyimpulkan bahwa ilmu politik berkaitan dengan hal-hal mempengaruhi, kekuasaan, mengatur, konflik, memimpin dan dipimpin maka kita dapat mengingat sejarah tentang hal tersebut di masa Firaun dan masa para Nabi. Dengan demikian ilmu politik tepat untuk disimpulkan sebagai salah satu ilmu tertua.

[email protected] 5 [email protected]

081376883177/274FF248(BB) 6

 Dalam kehidupan modern (bernegara) tidak ada manusia yang tidak terlepas dari kegiatan politik

 Artinya, terlibat atau tidak seorang manusia dalam kegiatan politik seperti pemilu akan tetap ada sesorang yang akan dilantik pada jabatan politik

 Artinya juga, disaat anda tertidur, proses pembahasan sebuah RUU menjadi UU akan tetap berjalan.

 Namun bila terlibat secara aktif dalam politik setidaknya anda dapat mempengaruhi kebijakan-kebijakan yang sedang dalam proses politik

 PERHATIKAN GAMBAR-GAMBAR BERIKUT DIBAWAH INI

APA YANG ANDA PIKIRKAN TENTANG GAMBAR INI?

APA KAITAN GAMBAR INI DENGAN PROSES POLITIK?

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 7 [email protected]

081376883177/274FF248(BB) 8

APA YANG ANDA PIKIRKAN TENTANG GAMBAR INI?

APA KAITAN GAMBAR INI DENGAN PROSES POLITIK?

(3)

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 9

APA YANG ANDA PIKIRKAN TENTANG GAMBAR INI?

APA KAITAN GAMBAR INI DENGAN PROSES POLITIK?

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 10

APA YANG ANDA PIKIRKAN TENTANG GAMBAR INI?

APA KAITAN GAMBAR INI DENGAN PROSES POLITIK?

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 11

APA YANG ANDA PIKIRKAN TENTANG GAMBAR INI?

APA KAITAN GAMBAR INI DENGAN PROSES POLITIK?

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 12

APA YANG ANDA PIKIRKAN TENTANG GAMBAR INI?

APA KAITAN GAMBAR INI DENGAN PROSES POLITIK?

(4)

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 13

Kerangka Pikir

 Ontologi adalah Makna hakiki dari mempelajari ilmu pengetahuan

 Epistemologi adalah cara-cara/ pendekatan yg terdapat dalam ilmu pengetahuan

 Aksiologis adalah kegunaan/manfaat dari ilmu pengetahuan

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 14

ILMU Mengerti, bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain 1. Ontologi

2.

Epistemologi 3. Aksiologi

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 15

Defenisi Ilmu Politik

 Miriam Budiardjo, Ilmu Politik adalah ilmu yang mempelajari politik atau kepolitikan

 Politik adalah sebuah usaha seseorang atau kelompok orang untuk mempertahankan kekuasaan atau merebut kekuasaan secara konstitusi atau inkonstitusi

 Dalam arti sederhana, Politik adalah suatu usaha seseorang atau lebih untuk mempengaruhi seseorang atau lebih sesuai dengan keinginannya

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 16

(5)

 Pemerintah mengatur masyarakat melalui pajak, berlalu lintas, bersekolah, hingga urusan perpakiran

 Kewenangan pemerintah untuk mengatur dan memaksa terlihat dari adanya sangsi serta denda apabila tidak menaati

 Secara perorangan, kita sebagai warga bisa melakukan protes apabila aturan tersebut tidak dijalankan dengan semestinya (Unjuk Rasa)

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 18

Pendekatan utama Tekanan perhatian Bidang kajian

Filsafat politik

Paham kelembagaan

Paham tingkahlaku

Paham kemajemukan

Paham struktural

Paham perkembangan

Analisa logika, asas-asas masyarakat yang baik, dasar moral dari wewenang.

Analisa hukum dan sejarah, metode-metode deskriptif dan perbandingan, teori kelompok kepentingan.

Metode eksperimental, analisa psikologi, teori proses belajar, teori pengambilan keputusan dan organisasi.

Teori partisipasi, metode empiris, teori koalisi, tingkahlaku, maksimalisasi.

Teori pertukaran, analisa peran, analisa kelas, analisa marxis, fungsionalis, linguistik.

Teori-teori transisi, pertumbuhan, sebab-sebab inovasi, ketidakmantapan, rezim-rezim politik.

Sejarah ide dan filsafat politik.

Politik Amerika, perbandingan dan internasional, partai, konstitusi.

Pendapat umum, pemberian suara, koalisi, tindakan kekerasan, ideologi.

Partai politik, sistem pemilihan, tingkahlaku legislatif, pemerintahan nasional, kekuasaan komunitas.

Kelas dan elit, perubahan dan revolusi ideologi dan kedudukan sosial, stabilitas dan integrasi.

Wilayah-wilayah sedang

berkembang, Revolusi kolonialisme, dan imperialisme, bangsa-bangsa baru, nasionalisme.

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 19

Teori- Teori Masyarakat

Kekuasaan

Pengambil Keputusan

Values Public

Policy Negara

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 20

Teori-Teori Masyarakat (Kelompok Penekan, Kelompok Kepentingan)

Kekuasaan (Legislatif, Eksekutif, Yudikatif)

Pengambil Keputusan (Eksekutif, Legislatif, Yudikatif) Values

(Penilaian, Persepsi mengenai baik atau tidak baik) Public Policy

(Undang-Undang, ,Kumpulan Keputusan Legal)

Negara (Sistem Pemerintahan)

(6)

Kekuasaan Legislatif Kekuasaan Yudikatif

Montesqiu (1689-1755 M)

Kekuasaan Eksekutif

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 22

 Kekuasaan yang bersifat mengatur, atau menentukan peraturan;

 Kekuasaan yang bersifat melaksanakan peraturan; dan

 Kekuasaan yang bersifat mengawasi pelaksanaan peraturan tersebut

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 24

(7)

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 25 [email protected]

081376883177/274FF248(BB) 26

Komunikasi Politik adalah komunikasi yang melibatkan pesan-pesan politik dan aktor-aktor politik, atau berkaitan

dengan kekuasaan, pemerintahan, dan kebijakan pemerintah. Dengan pengertian ini, sebagai sebuah ilmu terapan, komunikasi politik bukanlah hal yang baru. Komunikasi politik juga bisa dipahami sebagai komunikasi antara "yang memerintah" dan "yang diperintah

Komunikasi penting untuk : Mencapai tujuan dengan bentuk-

bentuk komunikasi yang berbeda seperti :

LISAN, TULISAN, TINDAKAN, SIMBOL

Dengan memanfaatkan media sederhana dan teknologi canggih

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 28

(8)

 KOMUNIKASI ANTAR PERIBADI

 KOMUNIKASI MASSA

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 29 [email protected]

081376883177/274FF248(BB) 30

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 31 [email protected]

081376883177/274FF248(BB) 32

(9)

 KOMUNIKASI POLITIK AMAT PENTING TERUTAMA UNTUK MEWUJUDKAN (MENG- GOLKAN) KEBIJAKAN

 BERTUJUAN MERAIH DUKUNGAN PUBLIK

 MENJELASKAN KONDISI REALITAS

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 33

 DI NEGARA DEMOKRASI :

 KOMUNIKASI BERPADU POLITIK ATAU

SEBALIKNYA. MENJANJIKAN PROSPEK PEKERJAAN YANG LAYAK UNTUK MENOPANG KEHIDUPAN

[email protected]

081376883177/274FF248(BB) 34

Referensi

Dokumen terkait

Coastal Tasman Area Policy Rural 1 Rural 2 Rural 3 Rural Residential Waimea Inlet Mapua Others Policy 7.3.3.1 Policy 7.3.3.2 Policy 7.3.3.3 Policy 7.3.3.6 Policy

Furthermore, the ILO classifies sexual harassment actions into five categories, namely: 1 physical harassment, including unwelcome touching in a sexual manner such as kissing, patting,