KAPITALISME.
Yang menang adalah yang paling pintar mengatur duit. Sama seperti permainan monopoli Tujuan dari kapitalisme persaingan bebas akan menghasilkan inovasi
Tapi, bagi yang terlahit miskin, akan lebih sulit naik status sosial
SOSIALISME.
Sama kayak kamu dan teman-teman kamu patungan beli rokok. Semua dapat jatah yang sama Tidak peduli siapa yang lapar banget ataupun siapa yang lagi diet
Dalam skala negara. Sosialis terdengar adil, pemerintah mengatur produksi dan distribusi barang
Tapi, orang nggak jadi punya semangat kerja, karena hasilnya akan sama
KOMUNISME
Komunisme ini sosialis versi ekstrem
Kamu tidak hanya patungan beli rokok. Tapi kamu juga patungan beli alat pembuat rokok, kamu juga ynag membuat. Hasilnya juga kamu pada dibagi sama rata
Terdengar adil ya ? tapi prakteknya justru melahirkan pemimpin yang terlalu berkuasa, dan terhalangnya kebebasan individu
FASISME
Ada satu kelompok yang bilang kalau martabaknya terbaik. Paling enak Yang tidak setuju berarti penghianat
Fasisme itu idiologi yang mementingkan negara di atas segalanya, dipimpin oleh diktator yang kuat. Mereka sering bilang kelompok meraka yang paling hebat dan harus berkuasa atas yang lain
FEMINISME
Feminisme itu memastikan, setelah makan martabak. Yang cuci piring bukan hanya cewek Gerakan yang memperjuangkan kesetaraan gender dalam semua aspek kehidupan, mulai dari pekerjaan, pendidikan, sampai hak-hak dasar
NASIONALISME
Nasionalis menganggap martabak daerah dia paling mantap. Daerah lain tidak enak Nasionalisme adalah idiologi yang menekankan pentingnya identitas nasional dan kepentingan negara sendiri, kadang sampai mengorbankan kerja sama internasional
LIBERALISME
Lakukan apapun yang kamu mau. Mau martabak rasa jeruk silakan. Asalkan jangan ganggu yang lain
Mereka menekankan kebebasan individu, baik dalam hal ekonomi maupun hak-hak sipil Mereka percaya pemerintah seharusnya punya peran terbatas dan individu harus punya kebebasan untuk mengejar kepentingan mereka sendiri.
Itu merupakan beberapa idiologi yang setidaknya paling umum diucapkan di khalayak publik.
Sayangnya banyak yang salah artikan seperti, komunis atau atheis. Atau kapitalis itu jahat, dan sebagainya