Guidelines
For Auditing Management Systems
For ISO 9001:2015 And IATF 16949:2016
Base on 19011:2018
Tue, 23-August-2022
08:00 wib
Introduction Of Trainer
TOYO GUSTAMAN
• QC/QA Dept. Assistant Manager Of PT. Vuteq Indonesia
• Lead Auditor Internal Of PT Vuteq Indonesia
JOB EXPERIENCE :
1997 – 1998 1 Years Attendant Crew at PT Sanggar Mustika Padma
2001 – 2004 3 Years Quality Control Of Kansai Kouryu Co.Ltd - Japan
2004 – 2009 5 Years Production Dept. Of PT Vuteq Indonesia
2009 – 2012 3 Years QMR ISO 9001:2008 Of PT Vuteq Indonesia
2012 – 2015 3 Years QMR ISO/TS 16949:2009 Of PT Vuteq Indonesia
2017 – 2018 1 Year QMR IATF 16949:2016 Of PT Vuteq Indonesia
2009 – 2022 10 Years QC/QA Dept. Supervisor Of PT Vuteq Indonesia
2015 – Lead Auditor Internal Of PT Vuteq Indonesia
2015 – Trainer For Trainer Of PT Vuteq Indonesia
2023 – Assistant Manager Of PT Vuteq Indonesia
TRAINING EXPERIENCE FOR TRACEABILITY KNOWLEDGE :
1. 2010 Certified Basic Industry Management 2. 2010 Certified Power of Leadership
3. 2010 Certified Practical Problem Solving 4. 2010 Certified Standardization and Kaizen 5. 2012 Certified Lean Six Sigma
6. 2012 Certiified Awareness QMS ISO 9001:2008 7. 2012 Certified Awareness IQA ISO/TS 16949:2009
8. 2012 Certified Core Tools SPC, MSA, FMEA, APQP & PPAP 9. 2013 Certified Train For Trainner
10. 2013 Certified QMR : Lead and Sustain QMS Program 11. 2013 Certified Proffesional Document Controller
12. 2014 IRCA Certified QMS Auditor/Lead Auditor [ Based ISO 9001:2008 ] 13. 2016 Certified Awareness and Interpretation QMS ISO 9001:2015
14. 2016 Certified QMS Internal Auditor [ ISO 9001:2015 ]
15. 2016 SMMT Certified QMS Auditor/Lead Auditor [ based ISO/TS 16949:2009 ] 16. 2017 Certified Awarenes and Interpretation of EMS 14001:2015
17. 2017 Certified Interpretation IATF 16949:2016
18. 2017 Certified QMS Internal Auditor [ IATF 16949:2016 ]
19. 2017 Certified Improvement Quality Through Calibration and Measurement System Analysis 20. 2018 Certified Measurement System Analysis [ Base on AIAG Ref. Manual 4th Edition ]
21. 2018 Certified Statistical Process Control [ Base on AIAG Ref. Manual 2nd Edition ] 22. 2018 Certified Total Productive Maintenance
23. 2022 Certified Lean Management 5S 24. 2023 Certified Shop Floor Management
25. 2023 Certified FMEA 5th Version Base On AIAG –VDA Requirement
Introduction Of Trainer
TRAINING EXPERIENCE FOR TRACEABILITY KNOWLEDGE :
Guidelines For Auditing Management Systems
For ISO 9001:2015 Base On ISO 19011:2018
Seminar Objectives
Tujuan Training Internal Audit :
1. Untuk memeriksa apakah sistem manajemen mutu memenuhi persayaratan customer dengan tujuan meningkatkan kepuasan customer
2. Untuk memverifikasi kesesuaian sistem dengan persyaratan ISO 9001:2015
3. Untuk memverifikasi penerapan sistem manajemen mutu dalam pelaksanaan proses bisnis di seluruh lapisan organisasi
4. Untuk mengeveluasi efektifitas dari sistem manajemen mutu dalam rangka memenuhi persyaratan mutu dan pencapaian perencanaan manajemen
5. Untuk mengidentifikasi kesesuaian ( conformity ) dan ketidaksesuaian ( non conformity ) terhadap persyaratan sistem manajemen mutu
6. Untuk Mengidentifikasi peluang peningkatan ( improvement opportunity ) dan perbaikan yang diperlukan
Seminar Objectives
Sasaran Training Internal Audit :
1. Setelah training ini peserta diharapkan dapat :
2. Mengerti dan memahami persiapan yang harus dimiliki oleh seorang internal system auditor
3. Membuat Rencana internal audit 4. Melaksanakan internal audit
5. Membuat laporan audit
6. Melakukan follow up terhadap hasil internal audit
• Suatu Standar Internasional Yang Merupakan Pedoman Yang Spesifik Untuk Melakukan Audit :
- Quality Management System
- Environmental Management System
• Digunakan untuk melakukan audit ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015
• Standar ini juga dapat diaplikasikan dalam melakukan audit system lain seperti OHSAS ( k3 )
Introducing Of ISO 19011:2018
[ Guidelines For Auditing Management Systems ]
Perubahan Utama
( ISO 19011:2011 ke ISO 19011:2018 )
• Penambahan pendekatan berbasis risiko dalam prinsip audit
• Perluasan panduan mengelola program audit termasuk risiko program audit
• Perluasan panduan melaksanakan audit khususnya bagian perencanaan audit
• Perluasan persyaratan kompetensi umum auditor
• Penyesuaian terminologi untuk mencerminkan pendekatan “proses” dan bukan
“objek” (hal)
• Penghapusan Annex A yang mengandung persyaratan kompetensi untuk audit disiplin sistem manajemen yg spesifik
• Perluasan Annex B (kini menjadi Annex A) untuk memberikan panduan tentang konsep audit (baru), seperti konteks organisasi, kepemimpinan dan komitmen, audit virtual, ketaatan dan rantai pasok
Daftar Isi ISO 19011:2018
1. Scope
2. Normative references 3. Terms and definitions 4. Principles of auditing
5. Managing an audit programme 6. Conducting an audit
7. Competence and evaluation of auditors
Ruang Lingkup
Mencakup panduan audit system manajemen, termasuk aktivitas dalam mengelola program audit, auditor dan tim audit.
Panduan ini dapat diimplementasikan pada seluruh organisasi dalam
merencanakan dan melaksanakan audit internal/eksternal untuk
system manajemen
Terminologi
Sistem manajemen
Serangkaian elemen yg saling terkait & berinteraksi dari organisasi untuk menetapkan kebijakan & sasaran serta proses untuk mencapai sasaran
Bukti audit (audit evidence)
Rekaman, pernyataan fakta atau informasi lain yg relevan dengan kriteria audit & dapat diverifikasi
Bukti objektif (objective evidence)
Data yg mendukung keberadaan atau kebenaran sesuatu
Terminologi
Persyaratan
Kebutuhan & harapan yg dinyatakan, umumnya kewajiban
Proses
Serangkaian kegiatan yg saling berkaitan atau berinteraksi yang menggunakan masukan utk memberikan hasil yg diinginkan
Kinerja
Hasil yg terukur
Efektivitas
Sejauh mana kegiatan yg direncanakan direalisasikan dan hasil yang direncanakan tercapai
Terminologi
Audit Kombinasi (combined audit)
Audit yg dilaksanakan bersama terhadap satu auditee untuk dua atau lebih sistem manajemen
Audit Bersama (joint audit)
Rekaman, pernyataan, fakta atau informasi lain yg relevan dengan Audit yg dilaksanakan terhadap satu auditee oleh dua atau lebih organisasi / pihak pelaksana audit
Prinsip-Prinsip Audit
Audit Dicirikan Dengan Ketergantungan Pada Sejumlah Prinsip.
Prinsip-prinsip Ini Harus Membantu Menjadikan Audit Alat Yang Efektif Dan Dapat Diandalkan Dalam Mendukung Kebijakan Dan Kontrol Manajemen, Dengan Memberikan Informasi Di Mana Organisasi Dapat Bertindak Untuk Meningkatkan Kinerjanya.
Ketaatan Pada Prinsip-prinsip Ini Adalah Prasyarat Untuk Memberikan Kesimpulan Audit Yang Relevan Dan Memadai Dan Untuk Memungkinkan Auditor, Bekerja Secara Independen Satu Sama Lain, Untuk Mencapai Kesimpulan Yang Sama Dalam Keadaan Yang Sama.
Pedoman Yang Diberikan Dalam Klausul 5 Sampai 7 Didasarkan Pada Enam Prinsip Yang Diuraikan Di Bawah Ini.
Prinsip-Prinsip Audit
Ethical Conduct :
[ Prilaku Etis ]
Dapat Dipercaya, Punya Integritas, Dapat Menjaga Kerahasiaan Dan Berpendirian Adalah Penting Dalam Pelaksanaan Audit
Fair Presentation :
[ Penyajian Yang Fair ]
Kewajiban Untuk Melaporkan Secara Benar Dan Akurat Terhadap Temuan Audit,
Kesimpulan Hasil Audit Dan Laporan Audit, Serta Hambatan Yang Ditemukan Selama Audit
Prinsip-Prinsip Audit
Due Professional Care :
[ Kecermatan Profesional ]
Kesungguhan Dan Ketepatan Penilaian Dalam Audit ( Memiliki Kompetensi Adalah Hal Yang Sangat Penting )
Independence :
[ Mandiri ]
Auditor Tidak Terkait Dengan Kegiatan Yang Diaudit Dan Bebas Dari Keberpihakan Dan Konflik Kepentingan
Prinsip-Prinsip Audit
Evidence Based Approach :
[ Pendekatan Berdasarkan Fakta ]
Metode Yang Rasional Untuk Mencapai Kesimpulan Audit Yang Dapat Dipercaya Dan Terjaga Konsistensinya Melalui Proses Yang Sistematis
Risk Based Approach :
[ Pendekatan berdasarkan resiko ]
Merupakan salah satu pendekatan audit yang dalam praktiknya mulai digunakan dewasa ini menggantikan pendekatan-pendekatan audit yang lainnya. Standar dari risk-based approach, salah satunya diatur dalam ISA 315 mengenai "identifying and assessing the risks of material misstatement through understanding the entity and its
environment" dan statement of auditing standards no. 104-111
Pengelolaan Program Audit
Program audit (cl. 3.3) :
Pengaturan satu atau lebih audit yg direncanakan dalam suatu “ kerangka waktu tertentu” & mengarah pada suatu “tujuan tertentu”
Program audit sebaiknya mencakup informasi dan identifikasi sumberdaya utk melaksanakan audit dengan efektif dan efisien dalam kerangka waktu yg ditetapkan
Pengelolaan Program Audit
INFORMASI PROGRAM AUDIT SEBAIKNYA MENCAKUP :
Tujuan program audit
Risiko & peluang terkait program audit & tindakan utk menanganinya
Lingkup (keluasan, batasan, lokasi) utk setiap audit dalam program audit
Jadual (jumlah/durasi/frekuensi) setiap audit
Tipe audit, seperti audit internal atau eksternal
Kriteria audit
Metode audit
Kriteria memilih anggota tim
Informasi terdokumentasi yg relevan
Pengelolaan Program Audit
Pengelolaan Program Audit
MENETAPKAN DAN MENGEVALUASI RESIKO DAN PELUANG PROGRAM AUDIT (CL.5.3)
Resiko
terkait program audit :• Perencanaan
• Sumberdaya
• Pemilihan tim audit
• Komunikasi
• Penerapan
• Pengendalian informasi terdokumentasi
• Pemantauan, tinjauan dan peningkatan program audit
• Ketersediaan & kerjasama auditi & ketersediaan bukti yg dicuplik
Pengelolaan Program Audit
MENETAPKAN DAN MENGEVALUASI RESIKO DAN PELUANG PROGRAM AUDIT (CL.5.3)
Peluang
terkait program audit :• Memungkinkan audit multiple dilaksanakan pada single visit
• Meminimisasi waktu & jarak perjalanan ke lokasi audit
• Mencocokkan tingkat kompetensi tim audit dgn tingkat kompetensi yg dibutuhkan untuk mencapai tujuan audit
• Menyelaraskan waktu audit dgn ketersediaan key staff auditee
Pengelolaan Program Audit
KOMPETENSI INDIVIDU PENGELOLA PROGRAM AUDIT
Pengelola program audit sebaiknya memiliki pengetahuan tentang:
• Prinsip audit, metode dan proses
• Standar sistem manajemen dan standar lain
• Informasi auditee dan konteksnya (isu internal/eksternal) Pihak berkepentingan & kebutuhan & harapan, kegiatan bisnis, produk, jasa, proses auditee)
• Persyaratan peraturan & persyaratan lain yg terkait dengan
kegiatan bisnis auditee
Pengelolaan Program Audit
IMPLEMENTASI PROGRAM AUDIT (CL. 5.5)
Penetapan tujuan, lingkup dan kriteria audit (cl. 5.5.2)
Tujuan audit dapat mencakup :
• Menentukan kesesuaian sistem manajemen yang diaudit atau bagian sistem manajemen terhadap kriteria audit
• Mengevaluasi kapabilitas system manajemen utk membantu organisasi dalam memenuhi persyaratan hukum & persyaratan lain yg menjadi komitmen organisasi
• Mengevaluasi efektivitas sistem manajemen dlm memenuhi hasil yang diharapkan
• Mengidentifikasi peluang potensi peningkatan sistem manajemen
• Mengevaluasi kesesuaian & kecukupan sistem manajemen terhadap arahan konteks
& strategi dari auditee
• Mengevaluasi kapabilitas sistem manajemen dlm menetapkan dan mencapai tujuan &
menangani dgn efektif risiko & peluang pada perubahan konteks, termasuk penerapan dari tindakan terkait
Pengelolaan Program Audit
IMPLEMENTASI PROGRAM AUDIT (CL. 5.5)
Memilih & Menetapkan metode audit (Cl. 5.5.3)
Metode pelaksanaan audit dapat dilakukan :
On site
Remote
Kombinasi
Sebaiknya mempertimbangkan risiko & peluang terkait
Bila joint-audit, pengelola program audit sebaiknya menyepakati metode audit
Pengelolaan Program Audit
Pemilihan tim audit (Cl. 5.5.4)
Untuk memastikan keseluruhan kompetensi tim audit, sebaiknya dilaksanakan :
• identifikasi kompetensi yg dibutuhkan utk mencapai tujuan audit
• Memilih anggota tim audit yg memenuhi kebutuhan kompetensi tim audit.
Ukuran & komposisi tim audit, mempertimbangkan :
• Kompetensi keseluruhan tim audit yg dibutuhkan utk mencapai tujuan audit dgn mempertimbangkan lingkup & kriteria audit
• Kompleksitas audit
• Jenis audit, apakah audit gabungan atau audit bersama (joint audit)
• Metode audit yg digunakan
• Memastikan objektivitas dan ketidakberpihakan untuk menghindari konflik kepentingan
• Kemampuan anggota tim audit bekerja dan berinteraksi efektif
• Isu internal/eksternal
• Tipe & kompleksitas dari proses yg diaudit
Pengelolaan Program Audit
Pemberian tanggung jawab kepada Ketua tim audit (Cl. 5.5.5)
Pengelola program audit sebaiknya memberikan tanggungjawab pelaksanaan audit kepada ketua tim audit dalam waktu yg cukup untuk memastikan ketua tim dapat menyusun rencana audit yg efektif
Pengelolaan Program Audit
Pengelola program audit sebaiknya memastikan kegiatan berikut dilaksanakan :
• Evaluasi pencapaian tujuan dari setiap audit
• Tinjauan & persetujuan laporan audit terkait pemenuhan tujuan & lingkup audit
• Tinjauan efektivitas tindakan yg dilakukan dalam menangani temuan audit
• Distribusi laporan audit kepada pihak berkepentingan
• Penetapan perlunya dilakukan tindaklanjut audit
Pengelolaan Program Audit
Mengelola & memelihara rekaman program audit
• Rekaman audit sebaiknya dipastikan dikelola & dipelihara untuk memperagakan penerapan program audit
• Sebaiknya tersedia proses untuk memastikan keamanan dan kerahasiaan informasi terkait rekaman audit
Pemantauan Program Audit
Evaluasi program audit dilakukan untuk memastikan :
Apakah jadwal audit telah dilaksanakan & tujuan program audit telah tercapai
Kinerja anggota tim audit
Kemampuan tim audit menerapkan rencana audit
Umpan balik dari klien, auditee, tenaga ahli & pihak berkepentingan
Kecukupan informasi terdokumentasi dalam proses audit keseluruhan
Pemantauan Program Audit
PROSES PERSIAPAN DAN PERENCANAAN AUDIT
1. Memulai audit :
• Kontak awal dengan auditee
• Penentuan kelayakan audit
2. Persiapan audit :
• Tinjauan awal informasi terdokumentasi
3. Perencanaan audit :
• Pendekatan berlandaskan risk
• Rencana audit
• Penugasan tim audit
Pemantauan Program Audit
PELAKSANAAN AUDIT
Perencanaan audit – pendekatan berbasis risiko:
Perencanaan audit mempertimbangkan risiko dari kegiatan audit pada proses auditee dan memberikan dasar utk perjanjian antara klien audit, tim audit dan auditee ttg pelaksanaan audit
Kerincian rencana audit mencerminkan lingkup & kompleksitas audit, serta risiko tidak tercapainya tujuan audit
Dalam merencanakan audit, ketua tim sebaiknya mempertimbangkan : a. Komposisi tim audit dan kompetensi tim
b. Teknik sampling yg tepat
c. Peluang utk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan audit d. Risiko mencapai tujuan audit dari perencanaan audit yg tdk efektif e. Risiko terhadap auditee dari pelaksanaan audit
Pemantauan Program Audit
PELAKSANAAN AUDIT
Perencanaan audit – pendekatan berbasis risiko :
Risiko terhadap auditee dapat terjadi dari kehadiran anggota tim yg berpengaruh negatif pada pengaturan auditee ttg K3, lingkungan, mutu dan produk serta jasa (misal kontaminasi pada fasilitas ruangan yg bersih)
Untuk audit kombinasi, perhatian khusus diberikan pada interaksi antara proses operasional dan persaingan setiap tujuan dan prioritas dari SM yg berbeda
Pemantauan Program Audit
SAMPLING
Sampling untuk masing2 program audit (sertifikasi awal, survailen, re-sertifikasi, audit khusus)
Sampling terkait dengan lingkup
Siklus sertifikasi
Multisite dan standar baru
Pemantauan Program Audit
Audit Plan, sebaiknya mencakup :
• Audit objectives
• Audit scope
• Audit criteria and any refrence documented information
• The locations, dates, expected time and duration of audit
• The need for audit team to familiarize with auditee’s facilities
• The audit methode to be used
• The roles and responsibilities of audit team members (guide/observer)
• Allocation of appropriate resources based upon consideration the risk and opportunities related to the activites that are to be audited
Pemantauan Program Audit
Perencanaan audit :
• Skala dan isi dari rencana audit dapat berbeda, misalnya antara audit awal, survailen, audit ulang, serta antara audit internal dan eksternal
• Perencanaan audit harus cukup fleksibel untuk memungkinkan perubahan yg dapat menjadi penting saat kegiatan audit berlangsung
Pemantauan Program Audit
PELAKSANAAN AUDIT LAPANGAN (CL. 6.4)
OPENING AUDIT
PENGUMPULAN &
VERIFIKASI BUKTI AUDIT
EVALUASI TEMUAN CLOSING MEETING
Pemantauan Program Audit
Tujuan pertemuan pembukaan :
Mengkonfirmasi kesepakatan rencana audit
Memperkenalkan tim audit dan peran masing masing
Memastikan seluruh kegiatan audit yg direncanakan dapat dilaksanakan
PERTEMUAN PEMBUKAAN
Pertemuan Pembukaan
Dipimpin oleh ketua tim audit, dihadiri oleh manajemen auditee dan tim audit :
• Memperkenalkan anggota tim audit & perannya (termasuk bila ada observer dan pemandu)
• Mengkonfirmasikan tujuan, lingkup, kriteria audit
• Mengkonfirmasi jadwal audit termasuk waktu pertemuan penutupan
• Menjelaskan metode dan prosedur audit serta teknik sampling
• Menjelaskan metode audit utk mengelola risiko yg timbul akibat kehadiran tim audit
• Mengkonfirmasi saluran komunikasi
• Mengkonfirmasi bahasa yg digunakan selama audit
• Mengkonfirmasi bahwa selama audit, auditee akan selalu diberi informasi
• Memastikan surmberdaya dan fasilitas yg dibutuhkan tersedia
• Memastikan kerahasiaan & keamanan informasi
• Mengkonfirmasi prosedur K3, kedaruratan dan keamanan tim
• Memastikan ketersediaan dan peran pemandu, observe, intrepreter
• Metode pelaporan audit dan kategori temuan
Pertemuan Pembukaan
Pemilihan metode audit yang digunakan salah satunya tergantung pada lokasi audit dilakukan
Lokasi adalah tempat di mana informasi yg diperlukan utk kegiatan audit tertentu tersedia utk tim audit , dapat berupa lokasi fisik dan virtual
Untuk audit terhadap akses informasi, audit sangat penting mengetahui
“dimana, kapan & bagaimana “ informasi dapat diakses
AUDIT KETERSEDIAAN DAN AKSES INFORMASI
(CL.6.4.5)
Pertemuan Pembukaan
MENGKAJI INFORMASI TERDOKUMENTASI (CL.6.4.6)
Informasi terdokumentasi auditee dikaji untuk :
• Menetapkan kesesuaian sistem terhadap kriteria audit , sepanjang terdokumentasi
• Mengumpulkan informasi untuk mendukung kegiatan audit
• Bila informasi terdokumentasi tidak tersedia dalam kerangka waktu yg diterapkan dalam rencana audit, ketua tim menginformasikan hal tsb kepada auditee
Pertemuan Pembukaan
PROSES PENGUMPULAN DAN VERIFIKASI DATA
Source of Information
Sumber informasi
Collecting by Means of appropriate sampling
Pengumpulan dengan cara pengambilan sampel yang sesuai
Audit evidence
Bukti audit
Evaluating against audit criteria
Mengevaluasi terhadap kriteria audit
Audit findings Temuan audit Reviewing
Tinjauan Audit conclusions
Kesimpulan audit
Pertemuan Pembukaan
Asesor/auditor harus menghormati sistem manajemen yang dipunyai oleh auditee
Asesmen/audit adalah untuk "menilai kesesuaian", bukan "mencari kesalahan“
Kesesuaian terhadap persyaratan (standar, regulasi, persyaratan client, sistem manajemen dll)
Tidak boleh memaksakan mengikuti kebiasaan yang ada pada tempat asesor / auditor bekerja atau kebiasaan yang dirasa lebih baik
Menyarankan bagaimana memenuhi standar
Mempersyaratkan yang melebihi standar
Mencari bukti kesesuaian terhadap standar
Merekam kesesuaian dan ketidaksesuaian
Memutuskan apakah bukti-bukti memenuhi standar
Berpikiran terbuka dan adil
CARA PANDANG ASESOR/AUDITOR
Audit Finding
Hasil “penilaian dan evaluasi” terhadap bukti bukti audit yg terkumpul setelah membandingkan dengan kriteria audit
OBJECTIVE • Didukung oleh bukti yg cukup dan terverifikasi
BEBAS BIAS • Tidak ada faktor yang mempengaruhi
RELEVAN • Handal, memadai dan terkait dengan ketidaksesuaian
KETIDAKSESUAIAN dapat diklasifikasikan berdasarkan konteks organisasi dan risikonya.
Klasifikasi dapat berupa kuantitatif dan kualitatif (major, minor)
Audit Finding
Tim audit harus berunding sebelum rapat penutupan untuk :
• Evaluasi temuan audit & informasi lain yg relevan
• Menyepakati kesimpulan audit dengan mempertimbangkan ketidakpastian dalam proses audit
• Menyiapkan rekomendasi, bila dipersyaratkan dalam rencana audit
• Mendiskusikan tindak lanjut audit, bila sesuai
PENETAPAN KESIMPULAN AUDIT (CL. 6.4.9)
Audit Finding
Isu yang yang dapat dicakup, antara lain :
• Kesesuaian dengan kriteria audit
• Efektivitas implementasi, pemeliharaan dan penyempurnaan sistem manajemen
• Pencapaian tujuan audit, cakupan lingkup dan pemenuhan kriteria audit
• Temuan yg mirip pada area audit yang berbeda, atau dari audit bersama/audit sebelumnya dengan tujuan mengidentifikasi trend
KESIMPULAN AUDIT
Audit Finding
Dipimpin oleh ketua tim, dihadiri oleh anggota tim audit, wakil manajemen auditee, PIC fungsi/proses yg diaudit, klien audit, pihak yg berkepentingan
Agenda utama memaparkan temuan audit dan kesimpulan audit
Derajat kerincian pertemuan penutupan mempertimbangkan keefektifan sistem manajemen dalam mencapai tujuan, termasuk pertimbangan “konteks, risiko dan peluang”
Terbiasanya auditee dengan proses audit juga harus dipertimbangkan selama pertemuan penutupan utk memastikan tingkat kerincian yang benar kepada peserta pertemuan
PERTEMUAN PENUTUPAN
Audit Finding
Pemaparan ketua tim audit tentang :
• Proses audit, termasuk kendala/hambatan, jika ada
• Bukti audit dikumpulkan berdasarkan sampling
• Situasi yg dijumpai selama audit yg dapat mengurangi tingkat kepercayaan kesimpulan audit
• Metode pelaporan
• Bagaimana temuan audit ditindaklanjuti berdasarkan proses yg disepakati
• Konsekuensi yg mungkin timbul dari tidak ditanganinya dgn baik temuan audit
• Hasil temuan audit dan kesimpulan audit
• Kegiatan pasca audit (CAPA, batas waktu penyelesaian)
• Proses penanganan keluhan dan banding
AGENDA PERTEMUAN PENUTUPAN
Audit Finding
• Perbedaan pendapat terhadap temuan atau kesimpulan audit antara tim audit sebaiknya didiskusikan dan jika mungkin diselesaikan. Jika tidak dapat diselesaikan, hal ini harus direkam
• Jika ditentukan dalam tujuan audit, peluang untuk saran peningkatan (OFI) dapat dipaparkan, namun rekomendasi ini sifatnya tidak mengikat
PERTEMUAN PENUTUPAN
Audit Finding
• Tujuan audit
• Lingkup audit (khususnya organisasi auditee dan fungsi/proses yg diaudit)
• Identifikasi klien audit
• Identifikasi tim audit dan peserta auditee dalam audit
• Tanggal dan lokasi kegiatan audit
• Kriteria audit
• Temuan audit dan bukti terkait
• Kesimpulan audit
• Pernyataan mengenai derajat pemenuhan kriteria audit
• Perbedaan opini yg belum terselesaikan antara tim dan auditee
• Risiko bahwa bukti audit yg diuji tidak mewakili karena audit didasarkan atau pencuplikan
PELAPORAN AUDIT (CL.6.5)
Audit Finding
PENULISAN TEMUAN AUDIT
Cara diperoleh, akurat, reliable
Lokasi/fungsi/proses spesifik; berdasarkan peran & tanggung jawab
Acuan spesifik, disesuaikan terhadap fakta
FAKTA
LOKASI
KRITERI A
Audit Finding
Diterbitkan pada periode waktu yg telah disepakati
Laporan harus “bertanggal, ditinjau dan disetujui” sesuai program audit
Laporan audit didistribusikan kepada pihak pihak berkepentingan yang telah ditetapkan dalam program audit atau rencana audit
Saat distribusi laporan audit, dipertimbangkan langkah yg tepat untuk memastikan kerahasiaan laporan
DISTRIBUSI LAPORAN AUDIT
Audit Finding
KOMPETENSI DAN EVALUASI AUDITOR (CL.7)
Menetapkan Kompetensi
Personel
Kriteria Evaluasi
Metode Evaluasi
Melakukan Evaluasi Pemeliharaan
dan Peningkatan Kompetensi
Audit Finding
Mempertimbangkan pengetahuan & ketrampilan terkait :
• Ukuran, sifat, kompleksitas, produk, jasa & proses auditee
• Metode audit
• Disiplin sistem manajemen yg diaudit
• Kompleksitas & proses sistem manajemen yg diaudit
• Jenis & keluasan program audit
• Ketidakpastian dalam mencapai sasaran audit
• Persyaratan lain, seperti yg dikenakan oleh klien audit atau pihak terkait yg relevan lainnya, jika diperlukan
MENETAPKAN KOMPETENSI AUDITOR
Audit Finding
• Etis
• Terbuka
• Diplomatis
• Suka memperhatikan
• Cepat mengerti
• Luwes
• Tangguh
• Tegas
PERILAKU PERSONEL AUDITOR
• Percaya diri
• Tegas
• Percaya Diri
• Ulet
• Terbuka untuk Peningkatan
• Peka terhadap budaya
• kolaboratif
Audit Finding
• Pengetahuan & ketrampilan umum sistem manajemen
• Pengetahuan & ketrampilan spesifik
• Pengetahuan & ketrampilan tambahan yg dibutuhkan untuk memimpin tim audit (leadership)
PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN AUDITOR
Audit Finding
Pengetahuan dan ketrampilan umum sistem manajemen :
Prinsip, proses dan metode audit
Standar sistem manajemen dan dokumen acuan
Organisasi dan konteksnya
Persyaratan hukum & kontraktual dan persyaratan lain yg berlaku untuk auditee
PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN AUDITOR
Audit Finding
DISIPLIN DAN KOMPETENSI SECTOR SPESIFIK
Kompetensi kolektif tim audit untuk tipe audit system manajemen dan sector tertentu, mencakup :
• Prinsip & persyaratan sistem manajemen serta penerapannya
• Dasar dasar disiplin & sector, terkait standar sistem manajemen auditee
• Aplikasi disiplin & metode sector spesifik, teknis, proses & praktik untuk memungkinkan tim audit menilai kesesuaian dalam lingkup audit, menghasilkan temuan & kesimpulan audit yg memadai
• Prinsip, metode & teknik yg relevan dgn disiplin & sector, sehingga auditor dapat menetapkan & mengevaluasi risiko & peluang yg berkaitan dgn tujuan audit
Audit Finding
• Merencanakan Audit & Menetapkan Penugasan Audit Sesuai Dgn Kompetensi Spesifik Individu Anggota Tim Audit
• Mendiskusikan Isu Strategic Dengan Manajemen Puncak Auditee Untuk Menentukan Apakah Organisasi Telah Mempertimbangkan Isu Strategic Dalam Mengevaluasi Risiko Dan Peluang
• Mengembangkan & Memelihara Hubungan Kerja Kolaboratif Di Antara Tim Audit
• Mengelola Proses Audit
• Mewakili Tim Audit Dalam Berkomunikasi Dgn Personel Pengelola Program Audit, Klien Audit Dan Auditee
• Memimpin Tim Audit Untuk Mencapai Kesimpulan Audit
• Menyiapkan & Menyelesaikan Laporan Audit
KOMPETENSI KETUA TIM AUDIT
Audit Finding
• Pendidikan
• Pengalaman kerja
• Pelatihan auditor
• Pengalaman audit
PENCAPAIAN KOMPETENSI AUDITOR
Audit Finding
Kualitatif :
• Mampu memperagakan perilaku personil, pengetahuan atau kinerja ketrampilan pada pelatihan atau di tempat kerja
PENETAPAN KRITERIA EVALUASI AUDITOR
Kuantitatif :
• Lama pengalaman kerja
• Lama pendidikan
• Waktu (jumlah jam) pelatihan
• Jumlah audit
Audit Finding
Evaluasi auditor sebaiknya dilakukan dgn menggunakan 2 atau lebih metode :
Tinjauan rekaman
Umpan balik
wawancara
Observasi (witness)
pengujian
Tinjauan post audit
METODE EVALUASI AUDITOR
Audit Finding
Ketua tim audit dan auditor seharusnya meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan, melalui :
Berpartisipasi dalam audit sistem manajemen Continual professional development :
pengalaman kerja, training, seminar, konferensi, belajar mandiri, coaching Kegiatan Continual professional improvement, seharusnya
memperhitungkan :
Perubahan kebutuhan individu & tanggungjawab organisasi untuk melaksanakan audit
Pengembangan praktik audit termasuk penggunaan teknologi standar yg relevan
Perubahan dalam sector atau disiplin
PEMELIHARAAN DAN PENINGKATAN
KOMPETENSI AUDITOR
THANK YOU
Guidelines For Auditing Management Systems FOR ISO 9001;2015
Seminar Date : June 12, 2025