• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara merupakan kebun binatang ramah keluarga yang menawarkan koleksi hewan, taman bermain anak, dan kolam renang. Namun seperti terlihat pada Tabel 1.3, jumlah kunjungan ke Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara mengalami fluktuasi jumlah kunjungan. Menurut beberapa wisatawan yang berkunjung ke Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara, gambaran destinasi yang dimiliki Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara kurang tepat.

Sebagai organisasi wirausaha di bidang pariwisata, Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara berharap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dari pengunjung terus meningkat setiap tahunnya. Jika minat pengunjung menurun, berarti keuntungan yang diperoleh Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara juga mengalami penurunan. Dengan demikian, Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara tidak akan mengurangi keuntungan meskipun biaya yang dikeluarkan tidak sedikit sehingga dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan.

Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang muncul di Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara adalah berkaitan dengan minat pengunjung untuk berkunjung kembali. Apakah terdapat pengaruh citra destinasi dan pengalaman wisata terhadap nilai yang dirasakan pengunjung Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara. Apakah terdapat pengaruh citra destinasi terhadap niat berkunjung kembali melalui persepsi nilai pada pengunjung Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara.

Adakah pengaruh pengalaman wisata terhadap niat berkunjung melalui persepsi nilai pengunjung Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara?

Tabel 1. 3 Pertumbuhan Jumlah Pengunjung Serulingmas Banjarnegara  Interactive Zoo Tahun 2018 – 2021
Tabel 1. 3 Pertumbuhan Jumlah Pengunjung Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo Tahun 2018 – 2021

Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui pengaruh citra destinasi dan pengalaman wisata terhadap nilai yang dirasakan pengunjung Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara. Untuk mengetahui pengaruh citra destinasi terhadap niat berkunjung kembali melalui nilai yang dirasakan pengunjung Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara. Untuk mengetahui pengaruh pengalaman wisata terhadap niat berkunjung kembali melalui nilai yang dirasakan pengunjung Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara.

Kegunaan Penelitian

Penelitian yang dilakukan diharapkan dapat menambah pengetahuan, wawasan dan pemahaman serta keterampilan peneliti untuk kritis dalam melihat dan memecahkan permasalahan terkait rendahnya minat wisatawan kembali. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara atau sebagai masukan data dan bahan pertimbangan serta informasi tambahan bagi pengelola untuk mengevaluasi dan mengambil kebijakan untuk meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung kembali. Diharapkan hasil penelitian yang dilakukan dapat memberikan bantuan mental bagi penelitian-penelitian lain yang sejenis dan dapat dijadikan informasi bagi siapapun yang memerlukannya.

Kerangka Teori .1 Perilaku Konsumen

  • Revisit intention
  • Tourist experience
  • Perceived value
  • Hubungan Antar Variabel
    • Pengaruh Destination Image terhadap Perceived Value
    • Pengaruh Tourist Experience terhadap Perceived Value
    • Pengaruh Perceived Value terhadap Revisit Intention
    • Pengaruh Destination Image terhadap Revisit Intention
    • Pengaruh Tourist Experience terhadap Revisit Intention
  • Penelitian Terdahulu

Pengertian niat membeli kembali adalah penilaian individu terhadap pembelian kembali produk atau jasa perusahaan yang sama mengingat situasi atau kondisi saat ini (Hellier et al., 2003). Cole dan Scott (2004) dalam Stylos et al., (2016) mengartikan niat kembali sebagai keinginan untuk mengunjungi objek wisata yang sama untuk kedua kalinya dalam jangka waktu tertentu. Pengertian niat kembali menurut Chang et al., (2014) adalah evaluasi subjektif individu terhadap suatu perilaku atau aktivitas tertentu di masa depan yang dapat dijadikan sebagai sikap yang akan dilakukan di masa depan.

Huang dan Hsu (2009) mengemukakan bahwa niat kunjungan kembali adalah kesediaan wisatawan untuk kembali ke destinasi wisata yang sama. Menurut Ragb dkk (2020), citra destinasi merupakan suatu konstruk yang mencakup kesan, keyakinan, ide, harapan, dan perasaan yang dikumpulkan secara massal terhadap suatu objek wisata, diperoleh dari berbagai sumber informasi dan dibentuk oleh sosio-demografis. dan karakteristik psikologis wisatawan. Pengalaman wisatawan, juga disebut sebagai pengalaman konsumen, adalah pengalaman yang diperoleh konsumen, secara langsung atau tidak langsung terkait dengan proses layanan, bisnis, fasilitas, dan bagaimana konsumen berinteraksi dengan bisnis dan dengan konsumen lainnya (Walter et al., 2010).

Rageh et al., (2013) berpendapat bahwa pengalaman wisatawan merupakan pengalaman yang berupa akumulasi fenomena psikologis, yang meliputi ekspektasi sebelum melakukan perjalanan, persepsi selama perjalanan, dan kenangan selama perjalanan. Nilai yang dirasakan konsumen menggambarkan opini atau evaluasi mental konsumen terhadap nilai produk atau layanan yang tersedia bagi mereka (Raoolimanesh et al., 2016). menerima, memilih, mengatur dan menafsirkan informasi berdasarkan pengalaman destinasi untuk menciptakan gambaran bermakna tentang nilai pengalaman di destinasi tersebut (Kim et al., 2015). Hal ini didukung oleh penelitian Ranjabrian dan Pool (2015) dan Waheed dan Hassan (2016) dan Yang et al. (2016), yang menemukan hubungan signifikan antara nilai yang dirasakan dan niat mengunjungi kembali.

Seperti pada penelitian yang dilakukan oleh Dongfeng (2013) dan Kim (2017) menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara citra destinasi dengan niat berkunjung. Hal ini sejalan dengan temuan penelitian yang dilakukan oleh (Fadiryana & Chan, 2020) yang menghasilkan pengalaman pelanggan berpengaruh positif terhadap niat berkunjung kembali. Hubungan Citra Destinasi, Nilai yang Dirasakan, Kepuasan dan Loyalitas Wisatawan: Kasus Mauritius (Ramseook-Munhurrun et al., 2015).

Pengaruh citra destinasi dan pengalaman wisatawan terhadap niat berkunjung kembali yang dimediasi oleh nilai yang dirasakan pada destinasi wisata halal di Kota Banda Aceh (Fadiryana & Chan, 2020). Pengalaman nilai yang dirasakan dan kepuasan dengan masa tinggal di kuil: teori pengalaman ekonomi (Song et al., 2015). Pengaruh citra destinasi dan pengalaman wisatawan terhadap niat berkunjung kembali yang dimediasi oleh nilai yang dirasakan pada destinasi wisata halal di Kota Banda Aceh (Fadiryana & Chan, 2020) b.

Perceived value on tourists' satisfaction and revisit intention: A study on hotels in the Maldives (Waheed et al., 2016). Effects of destination image on revisit intention: The mediating role of satisfaction and word of mouth (Empirical evidence in Ho Chi Minh City, Vietnam). (Phi et al., 2021) b.

Tabel 1. 4 Penelitian Terdahulu
Tabel 1. 4 Penelitian Terdahulu

Hipotesis

Baloglu dan McCleary (1999) mendefinisikan citra destinasi sebagai keyakinan atau pengetahuan dan perasaan yang dimiliki seseorang terhadap suatu destinasi wisata. Niat berkunjung kembali merupakan kesediaan wisatawan untuk kembali ke destinasi wisata yang sama (Huang dan Hsu, 2009).

Definisi Operasional

Pengalaman wisatawan berarti memahami wisatawan ketika ingin, melakukan dan setelah mengunjungi Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara. Minat berkunjung kembali adalah keinginan untuk mengunjungi tempat wisata yang sama yaitu kunjungan berulang ke Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara. Pada perception value yang diukur adalah tingkat penilaian konsumen terhadap keputusan berkunjung ke Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara.

Menurut saya Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi dan memiliki reputasi yang baik sebagai tempat wisata. Menurut saya, ada kemungkinan untuk kembali berkunjung ke Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara (Sweeney dan Soutar, 2001).

Tabel 1. 5 Matriks Konsep
Tabel 1. 5 Matriks Konsep

Metode Penelitian .1 Tipe Penelitian

  • Populasi dan Sampel .1 Populasi
    • Sampel
  • Teknik Pengambilan Sampel
  • Jenis dan Sumber Data .1 Jenis Data
    • Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Skala Pengukuran
    • Uji Validitas
    • Uji Reliabilitas
    • Koefisien Korelasi
    • Koefisien Determinasi
    • Uji Regresi Linier Sederhana
    • Uji Regresi Berganda
    • Uji Sobel

Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan populasi adalah rata-rata jumlah pengunjung Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara dari tahun 2018-2021 yang berjumlah 170.708 orang. Berdasarkan rumus Slovin maka sampel yang akan disurvei dalam penelitian ini adalah 100 orang dari seluruh populasi wisatawan yang pernah berkunjung ke Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan cara memberikan kuesioner kepada responden yang pernah berkunjung ke Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara.

Jenis data yang digunakan adalah penilaian pengunjung Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara mengenai tingkat minat pengunjung, citra destinasi, pengalaman berkunjung dan pelayanan. Data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari pengunjung Kebun Binatang Interaktif Serulingmas Banjarnegara dan data sekunder merupakan data yang diperoleh dari perusahaan yang berkaitan dengan gambaran umum perusahaan tersebut. Studi kepustakaan merupakan suatu teknik pengumpulan data dari berbagai literatur yang berkaitan dengan masalah yang diteliti, yang mampu mendukung dan melengkapi data yang diperlukan dan berguna dalam penyusunan penelitian ini.

Data yang digunakan berupa jurnal dan artikel serta buku yang berkaitan dengan variabel yaitu citra destinasi, pengalaman wisatawan, nilai yang dirasakan dan niat berkunjung. Berupa kajian terhadap beberapa data dengan cara mengajukan pertanyaan secara langsung kepada pengunjung Kebun Binatang Interaktif Banjarnegara Serulingma. Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang terhadap fenomena sosial (Sugiyono, 2017).

Jika indikator tersebut valid berarti indikator tersebut dapat digunakan untuk mengukur variabel penelitian, begitu pula sebaliknya. Variabel dalam penelitian ini adalah citra destinasi dengan 2 indikator, pengalaman wisatawan dengan 6 indikator, nilai yang dirasakan dengan 4 indikator dan niat berkunjung dengan 4 indikator. Koefisien korelasi merupakan teknik analisis data yang digunakan untuk merepresentasikan tingkat hubungan antar variabel terkait.

Koefisien determinasi merupakan uji yang digunakan untuk mengetahui seberapa baik kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen. Uji regresi linier sederhana merupakan uji yang digunakan untuk menguji sifat hubungan sebab akibat antara variabel bebas dan variabel terikat berdasarkan hubungan fungsional (Sugiyono, 2017). Uji regresi linier sederhana bertujuan untuk mengetahui apakah kenaikan dan penurunan variabel independen akan mempengaruhi kenaikan dan penurunan variabel dependen.

Sugiyono (2017) mengartikan uji regresi berganda sebagai “ujian yang digunakan peneliti ketika peneliti bermaksud meramalkan bagaimana keadaan variabel terikat berfluktuasi apabila dua atau lebih variabel bebas sebagai prediktor dimanipulasi atau nilainya bertambah atau berkurang”. Uji F merupakan model uji statistik yang digunakan untuk mengukur sejauh mana pengaruh variabel independen secara simultan terhadap variabel dependen.

Tabel 1. 6 Skala Likert  Skor/Bobot      Keterangan
Tabel 1. 6 Skala Likert Skor/Bobot Keterangan

Gambar

Tabel 1. 1  Peringkat Indeks Daya Saing Pariwisata Indonesia  Peringkat Indeks Daya Saing Pariwisata Indonesia
Gambar 1. 1 Grafik Jumlah Kunjungan Wisatawan Jawa Tengah  Sumber: Disporapar Provinsi Jawa Tengah, 2021
Tabel 1. 2 Jumlah Wisatawan Berdasarkan Kabupaten Kota Di Jawa  Tengah Tahun 2021
Tabel 1. 3 Pertumbuhan Jumlah Pengunjung Serulingmas Banjarnegara  Interactive Zoo Tahun 2018 – 2021
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uraian-uraian tersebut serta teori-teori yang mendasar, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Return on Assets (ROA), Return on

Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang judul: Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VI pada Materi Operasi

Berdasarkan latar uraian yang telah dikemukakan diatas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul : “ Penerapan Metode Pembelajaran Probing

Berkaitan dengan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk mengangkat mengenai hal tersebut di dalam penelitian dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran

Atas dasar inilah penulis tertarik ingin meneliti lebih dalam mengenai permasalahan di atas dengan judul penelitian “Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Terhadap

Berdasarkan uraian dan permasalahan diatas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Penerapan Pendekatan Pembelajaran Saintifik Terhadap Hasil

Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik untuk meninjau dan meneliti lebih jauh mengenai kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh humas PAMA Tanjung Enim melalui

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian mengenai strategi pemasaran produk Kosmetika Muslimah Zoya di PT Zoya Fashion Industry