Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten (LKjIP) Bruno disusun sebagai bentuk pelaporan berkala mengenai kinerja instansi pemerintah dalam mencapai tujuan strategis lembaga tersebut. LKjIP digunakan sebagai sumber informasi untuk perbaikan berkelanjutan dan peningkatan kinerja, memuat keberhasilan/kegagalan pelaksanaan program, kegiatan, dan subkegiatan yang terukur terhadap target kinerja yang telah ditetapkan. Sebagian besar indikator kinerja utama yang telah ditetapkan sebelumnya tidak mencapai tujuan atau dapat dikatakan tidak berhasil.
Hanya terdapat satu program kegiatan yang mencapai target 100% yaitu Program Pelayanan Administrasi Perkantoran antara pagu anggaran dan realisasi keuangan. Kecamatan Bruno dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya berpedoman pada visi Bupati/Wakil Bupati Purworejo periode tahun yaitu: “PURWOREJO KOMPETITIF 2025”. Berdasarkan visi tersebut, telah direduksi menjadi beberapa misi. Dari ketujuh rumusan misi Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Kabupaten Purworejo periode tahun tersebut, terdapat misi yang ingin dicapai oleh Kecamatan Bruno sebagai berikut: Misi.
Dari misi di atas, kemudian direduksi menjadi tujuan yang ingin dicapai Kabupaten Bruno, yaitu: Meningkatkan mutu pelayanan publik. Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta pengelolaan sumber daya dan kebijakan yang dikelola oleh Kantor Kecamatan Bruno sudah cukup baik, namun belum semuanya mencapai target 100% Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota. 92% yang didalamnya terdapat sub kegiatan penyediaan jasa komunikasi sumber daya air dan ketenagalistrikan dengan kinerja 92% disebabkan oleh fluktuasi konsumsi listrik dan penganggaran kebutuhan puncak, kecuali untuk kegiatan pengelolaan Keuangan Peralatan Daerah pada sub kegiatan tersebut. aktivitas gaji dan tunjangan ASN Penyedia yaitu 91%.
- KEDUDUKAN
- TUGAS POKOK DAN FUNGSI
- STRUKTUR ORGANISASI KECAMATAN BRUNO
- ASPEK STRATEGIS ORGANISASI
Tugas Pengurus Daerah dalam penyelenggaraan urusan masyarakat adalah membentuk forum koordinasi pengelolaan di daerah dengan tujuan untuk mendukung kelancaran pengelolaan urusan masyarakat di tingkat kabupaten. Melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh satuan kerja baik pemerintah maupun swasta yang mempunyai program kerja dan kegiatan pemberdayaan lokal di wilayah kerja kecamatan; Melaporkan penyelesaian tugas pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja kabupaten kepada bupati dengan tembusan kepada satuan kerja perangkat daerah yang bertanggung jawab di bidang pemberdayaan masyarakat.
LKjIP Kabupaten Bruno Tahun 2021 Halaman 8 Republik Indonesia dan/atau Tentara Nasional Indonesia tentang program dan kegiatan pemeliharaan ketentraman dan ketertiban umum di wilayah kabupaten; Berkoordinasi dengan tokoh agama di wilayah kerja kecamatan untuk menciptakan ketenteraman dan ketertiban masyarakat di wilayah kecamatan; berkoordinasi dengan perangkat daerah yang tugas dan fungsinya di bidang pelaksanaan peraturan perundang-undangan;
Berkoordinasi dengan satuan kerja daerah yang tugas dan fungsinya di bidang penegakan hukum dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia; Berkoordinasi dengan perangkat daerah dan/atau badan vertikal yang tugas dan fungsinya di bidang pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan publik; LKjIP Kabupaten Bruno 2021 Halaman 9 Tugas camat dalam pembinaan dan pengawasan pelaksanaan kegiatan desa/kelurahan antara lain:
Bagian Pembangunan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis, serta pelatihan dan bimbingan di bidang pembangunan, yang meliputi: a. Melaksanakan koordinasi dalam pelaksanaan dan penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah yang meliputi koordinasi/sinergi dengan Perangkat Daerah yang tugas dan fungsinya di bidang pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia di wilayah kecamatan; Kabupaten Bruno dapat mengantisipasi dan mendukung permasalahan di atas dalam bentuk koordinasi, monitoring dan konsultasi evaluasi dengan instansi terkait dan pemangku kepentingan yang berperan.
Secara eksternal, Kecamatan Bruno mempunyai tugas dan fungsi dalam pelaksanaannya antara lain : Pendampingan, Pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat, adapun pelaksanaan tugas dan fungsi tersebut berdasarkan kajian Renstra melalui pendekatan pola integrasi dengan dinas dinas di lingkungan Kecamatan Bruno, diantaranya: Koordinator Daerah Bidang Pendidikan, Koordinator Dinas Sosial KBPPA Kecamatan Bruno, UPT Puskesmas, KUA, Polsek, dan Danramil, Pendamping UMKM, TKSK, PKH berperan aktif dan memaksimalkan sumber daya yang ada di Kecamatan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. dilaksanakan secara terpadu, dikoordinasikan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah untuk merumuskan kebijakan hingga merumuskan keluaran yang akan dilaksanakan. LKjIP Kabupaten Bruno Tahun 2021 Halaman 17 Analisis isu-isu strategis merupakan bagian penting dan sangat menentukan dalam proses penyusunan rencana pembangunan daerah untuk menyelesaikan tahapan-tahapan yang telah dilakukan sebelumnya. LKjIP Kabupaten Bruno Tahun 2021 Halaman 18 fokus pada satu orang saja (selain tugas pokok juga melaksanakan tugas pendampingan ke desa).
VISI DAN MISI
TUJUAN DAN SASARAN
LKjIP Kabupaten Bruno 2021 Halaman 20 Misinya adalah : “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik”. Untuk tahun anggaran 2021, Kabupaten Bruno akan melaksanakan kegiatan dan program yang direncanakan dalam Rencana Strategis. Berdasarkan renstra yang telah dilaksanakan pada tahun 2021, dapat dijelaskan rincian realisasi tujuan dan program beserta indikatornya.Pengukuran capaian kinerja Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo dilakukan secara periodik, bulanan, enam bulan dan setiap tahunnya. berdasarkan PERMENPAN dan RB Nomor 53 Tahun 2014 tentang petunjuk teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan tata cara penelaahan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, masing-masing membandingkan capaian aktual indikator kinerja dengan tujuan indikator kinerja program yang ditetapkan. dalam Perjanjian Kinerja Kabupaten Bruno Tahun 2021.
Capaian Kinerja OPD Kecamatan Bruno Tahun 2021 sampai dengan tanggal 31 Desember 2021 rata-rata realisasi anggaran sebesar 100% dan untuk realisasi fisik seluruhnya mencapai 100% dapat dilihat dari program sebagai berikut. Program Koordinasi Kedamaian dan Ketertiban Umum mencapai indikator Persentase Koordinasi Fasilitasi Kedamaian dan Ketertiban Umum dengan Hasil Fisik dan Finansial yaitu 100%. Program Pembinaan dan Pengawasan Pemerintahan Desa dengan Hasil Indikator: Cakupan Jumlah Desa/Kelurahan Maju, Hasil Penyelesaian Permasalahan di Bidang Kemasyarakatan, Hasil Penyelesaian Permasalahan Bidang Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat, Hasil Penyelesaian Permasalahan Pembangunan Sektor, Hasil dengan menyelesaikan permasalahan pada sektor pemberdayaan masyarakat dengan kinerja keuangan sebesar 97%.
Analisis capaian kinerja dari 5 (lima) program Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo Tahun 2021 adalah sebagai berikut. Program penyelenggaraan negara dan pelayanan publik Tabel 3.2. Tahun Kinerja Tahun Kinerja Tahun Realisasi Kinerja Akhir RPJMD Tahun 2021. Program yang kedua ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan pada sektor pemerintahan, oleh karena itu dilakukan koordinasi dan fasilitasi terkait dengan pemerintah untuk menunjang kinerja kabupaten Bruno... a ) Faktor mendukung kegagalan/keberhasilan pencapaian indikator program.
Program Pemberdayaan Desa dan Kelurahan Tabel 3.3. Tahun Kinerja Tahun Kinerja Tahun Kinerja Tahun Kinerja Realisasi Kinerja. Cakupan jumlah desa/kelurahan yang mencapai prestasi dalam penyelesaian permasalahan di bidang kemasyarakatan, bidang ketentraman dan ketertiban. Pelaksanaan kegiatan pada tahun 2021 terdiri dari 5 (lima) program dan 10 kegiatan dan 18 sub kegiatan dengan jumlah pagu sebesar Rp.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) dibuat untuk mewujudkan tanggung jawab pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta pengelolaan sumber daya dan pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepada Kantor Kecamatan Bruno Kabupaten Purworejo berdasarkan sistem akuntabilitas yang tepat. Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta pengelolaan sumber daya dan kebijakan yang dikelola oleh Kantor Kecamatan Bruno dapat dilihat pada faktor keberhasilan dan kegagalan yang diuraikan pada Bab III kaitannya dengan hasil evaluasi indikator kinerja yang ditunjukkan pada Gambar 1. pengukuran dan penilaian kinerja, evaluasi kinerja kegiatan, tujuan evaluasi kinerja. Dari hasil evaluasi kinerja kebijakan di Kantor Kecamatan Bruno tahun 2021 dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya cukup berhasil.
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2020
Capaian Kinerja Kecamatan Bruno
Program Dukungan Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota dengan indikator: Persentase cakupan pelayanan perkantoran, Persentase cakupan aparatur dan prasarana yang berfungsi dengan baik, Persentase capaian kinerja dan keuangan, Persentase ketersediaan data dasar pembangunan, capaian anggaran sebesar 92,00%, yaitu sedangkan sub kegiatan Memberikan gaji dan tunjangan kepada ASN kurang optimal karena adanya pegawai bebas, dan sub kegiatan Memberikan pelayanan komunikasi sumber daya air dan listrik kurang optimal karena adanya penghematan penggunaan listrik untuk fisik, pencapaiannya 100%; Program penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik dengan indikator : Persentase pencapaian penyelesaian permasalahan pelayanan pemerintahan dan PATEN dengan capaian finansial sebesar 97% karena kegiatan dengan rekening paruh waktu anggota dewan, tidak semua anggota dewan hadir pada setiap acara, melainkan fisik program tercapai 100% karena semuanya telah selesai. Perencanaan anggaran mendekati akurat dengan rancangan kegiatan yang dibuktikan dengan keberhasilan 100% hingga bulan Desember, artinya semua kebutuhan dapat terpenuhi hingga bulan Desember.
Untuk keuangan 92% Dengan rencana anggaran sebesar Rp dan realisasi anggaran sebesar Rp, realisasi anggaran kurang optimal karena untuk kegiatan yang menyediakan sumber daya komunikasi, informasi, air dan listrik. Kebutuhan anggaran Pemberian gaji dan tunjangan penyerapan anggaran ASN kurang maksimal karena ada jabatan yang sudah dianggarkan dan ada yang kosong. Secara umum pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi kegiatan pemerintah terlaksana dengan baik, kinerja program tercapai 100%, secara rencana anggaran sesuai dengan rancangan kegiatan, namun untuk penyerapan target anggaran kurang. . optimalnya, sasaran anggarannya Rp, sedangkan realisasinya Rp. Realisasi keuangan 96% karena ada kegiatan terkait ketua dewan dianggarkan tapi tidak terserap karena kenyataannya tidak semua dewan datang sesuai rencana.
Terdapat perubahan kegiatan dewan yang terkadang mengubah jadwal atau diumumkan secara tiba-tiba sehingga persiapannya tidak maksimal. Program ketiga ini bertujuan untuk memperkuat masyarakat desa dan kelurahan khususnya di wilayah Kecamatan Bruno sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat. a) Faktor pendukung kegagalan/keberhasilan pencapaian indikator program. Perencanaan anggaran sesuai dengan rancangan kegiatan, dibuktikan dengan tercapainya keberhasilan fisik dan finansial 100%.
Program ke 5 ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang baik dalam bidang pembangunan, kemasyarakatan, transportasi dan penguatan masyarakat di wilayah kabupaten a) Faktor pendukung kegagalan/keberhasilan pencapaian indikator program. Pemantauan desa terkait penanggulangan bencana alam, keamanan dan ketertiban masyarakat.
Realisasi Anggaran
SIMPULAN
RENCANA AKSI PENINGKATAN KINERJA