• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF Muttaqien Al - Maidin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF Muttaqien Al - Maidin"

Copied!
319
0
0

Teks penuh

Kami menyadari bahwa buku ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak yang telah memberikan pemikiran dan saran untuk penulisan buku ini. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat sehingga buku ini dapat sampai ke tangan para pembaca masa kini.

Fase pemikiran strategis

4 | Teori Dasar Ada pendekatan yang berbeda terhadap perencanaan strategis, namun umumnya melibatkan tiga langkah yang mencakup situasi, tujuan, dan jalur. Dalam proses pembuatan semua rencana, secara umum ada tiga tahapan yang harus diketahui dan diselesaikan oleh manajer perencanaan organisasi.

Fase perencanaan strategis

Dalam pendekatan ini perencanaan strategis dimulai dengan menilai situasi organisasi saat ini dan menjelaskan hal-hal yang menyebabkan terciptanya situasi tersebut, kemudian merumuskan kondisi (tujuan) ideal yang ingin dicapai dan merancang jalur-jalur yang akan diambil organisasi dalam rangka mencapai tujuan tersebut. untuk mencapai kondisi ideal tersebut.

Perencanaan Strategis

Oleh karena itu diperlukan suatu proses analisis, perumusan dan evaluasi terhadap strategi tersebut, yang kemudian disebut dengan perencanaan strategis. Perencanaan Strategis (Strategic Planning) merupakan alat manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk memproyeksikan kondisi di masa depan, sehingga rencana strategis merupakan pedoman yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk bekerja menuju 5 hingga 10 tahun ke depan.

Ciri Umum Perencanaan Strategis

Strategi, yaitu rencana yang mencakup kegiatan umum suatu organisasi, khususnya rencana interpretatif yang dibuat berdasarkan rencana pesaing.

Manfaat Perencanaan Strategis

Mereka yang berperan dalam melakukan perencanaan strategis pasti mempunyai pilihan yang berbeda-beda, mulai dari yang terbaik hingga yang terburuk. Dengan melakukan perencanaan strategis, Anda dapat mengantisipasi keputusan individu dari manajer, yang mungkin tidak memuaskan semua pihak.

Perencanaan Strategis Sektor Kesehatan

Kenyataannya organisasi pelayanan kesehatan sering kali menemui kendala karena tidak adanya perencanaan strategis, bahkan ada yang membuat rencana strategis namun tidak tepat sasaran dan pelaksanaannya tidak sesuai dengan tujuan organisasi. Terjadinya perubahan dunia yang sangat drastis dan penuh gejolak saat ini juga memerlukan pola pikir kepemimpinan yang baru dengan menerapkan perencanaan strategis yang tepat sasaran.

Manajemen Strategik

Perumusan Strategi

Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi persaingan akan mempengaruhi strategi yang harus diambil oleh rumah sakit/PKM. Misalnya, pendapatan Rumah Sakit/PKM dalam beberapa tahun terakhir berasal dari pasien yang menerimanya.

Diagram  dibawah  ini  menggambarkan  iklim  persaingan  dan  faktor-faktor  yang mempengaruhinya (Porter 1979)
Diagram dibawah ini menggambarkan iklim persaingan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (Porter 1979)

Pemikiran Strategis

Visi

Visi adalah sebuah teks yang mengungkapkan cita-cita suatu perusahaan, instalasi atau organisasi di masa depan. Pemimpin yang memberikan visi yang jelas, masuk akal, logis dan dapat diandalkan, hidup dengan nilai-nilai yang menginspirasi, memiliki sumber kekuatan inti.

Gambar 3.1 Nilai Organisasi TQM dalam rangka 7S oleh Mckinsey
Gambar 3.1 Nilai Organisasi TQM dalam rangka 7S oleh Mckinsey

Misi

Istilah "Misi" digunakan untuk merujuk pada pernyataan eksplisit atau pemahaman implisit tentang mengapa organisasi itu ada atau didirikan. Oleh karena itu, sangat penting bagi suatu organisasi untuk mendefinisikan misi organisasi.Misi membentuk kerangka kegiatan -. Yang dimaksud dengan tujuan organisasi adalah suatu kondisi atau kondisi yang ingin dicapai oleh suatu organisasi.

Gambar berikut memberikan kejelasan tentang hubungan yang dimaksud.
Gambar berikut memberikan kejelasan tentang hubungan yang dimaksud.

Strategis Hubungan Visi, Misi, Goal, Objective, Lingkungan dan Manajemen Strategi Manajemen Strategi

Strategi sebagai pandangan yang lebih modern adalah tindakan yang diambil saat ini untuk menjamin keberhasilan di masa depan. Namun Mintzberg tidak sependapat dengan adanya formalisasi rencana atau asumsi strategis yang mendorong kecerdasan manusia dan digantikan oleh kecerdasan buatan seperti sistem pakar dll. Tujuan umum, atau sering kali secara operasional disebut tujuan strategis, tidak dapat berjalan sampai tujuan tersebut diterjemahkan ke dalam tujuan spesifik yang lebih rinci oleh tingkatan manajemen, sehingga membentuk hierarki tujuan.

Gambar  berikut  menunjukkan  bahwa  setelah  misi  dasar  ditetapkan,  tujuan,strategi, program, kebijaksanaan dan rencana dapat ditetapkan
Gambar berikut menunjukkan bahwa setelah misi dasar ditetapkan, tujuan,strategi, program, kebijaksanaan dan rencana dapat ditetapkan

Kerangka Analisis Strategi

Proses Pengambilan Keputusan Strategis

Menurut Andrews, strategi korporasi adalah suatu strategi yang disusun dalam suatu bisnis, dimana perusahaan akan bersaing dengan mengubah kompetensi khasnya menjadi keunggulan kompetensi. Strategi pada tingkat unit bisnis yang dikenal dengan SBU (strategic business unit) merupakan strategi yang ditentukan pada tingkat divisi perusahaan. Dengan kewenangan yang ada, SBU dapat menentukan sendiri strategi yang akan diambil sepanjang tidak menyimpang dari tujuan dan strategi perusahaan.

Gambar 4.1  Kekuatan Persaingan Dalam Industri  (Menurut Michael E. Porter)
Gambar 4.1 Kekuatan Persaingan Dalam Industri (Menurut Michael E. Porter)

Strategi Fungsional

Singkatnya, dapat dikatakan bahwa di satu sisi perusahaan secara keseluruhan menjadi bagian dari sekelompok perusahaan yang bergerak dalam suatu usaha tertentu. Di sisi lain, tidak menutup kemungkinan perusahaan tersebut hanya merupakan bagian dari jaringan kerja sama sementara dengan perusahaan lain. Aktivitas terpenting dalam proses analisis adalah memahami seluruh informasi dalam suatu kasus, menganalisis situasi untuk mengetahui masalah apa yang sedang terjadi, dan memutuskan tindakan apa yang perlu segera dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Kerangka AnaIisis Kasus

109 | KERANGKA ANALISIS STRATEGIS Dengan menjawab seluruh pertanyaan di atas, kita dapat memahami secara menyeluruh perusahaan yang akan dianalisis, termasuk kondisi lingkungan eksternal serta kekuatan dan kelemahan yang dihadapi perusahaan. Selain itu misi, strategi, tujuan dan segala permasalahan yang ditemui dalam melakukan analisis adalah strategi berubah, pengelolaan sangat buruk, struktur organisasi tidak sesuai, perencanaan sangat tidak efektif, dan lain sebagainya. Namun berbagai model dan konsep yang akan dibahas secara rinci pada bab selanjutnya, yang dapat kita gunakan sebagai alat analisis, kita temukan analisis sistematisnya dengan menggunakan semua preferensi yang kita miliki, baik konsep maupun pengalaman.

Kerangka Perumusan Strategi yang Komprehensif

Fase pertama; Matriks EFE, IFE, dan CPM disebut tahap masukan (tahap ini merangkum informasi masukan dasar yang diperlukan untuk merumuskan strategi). Fase kedua, disebut fase pencocokan, berfokus pada menghasilkan strategi alternatif yang layak dengan menggabungkan faktor eksternal dan internal. Alat-alat ini mengandalkan informasi yang diperoleh dari tahap masukan untuk mencocokkan peluang dan ancaman eksternal dengan kekuatan dan kelemahan internal.

Analisis SWOT Sebagai Alat Formulasi Strategi

Dengan adanya timeline, kita dapat memonitor dan mengevaluasi tujuan dan program yang telah atau sedang kita laksanakan sebelum menyusun program baru pada tahun depan.

Gambar 4.4 Proses Pengambilan Keputusan Strategis
Gambar 4.4 Proses Pengambilan Keputusan Strategis

Analisis Perencanaan Strategi

TAHAP PENGUMPULAN DATA

TAHAP ANALISIS

PENGAMBILAN KEPUTUSAN Matrik perencanaan strategi kuantitatif

Gunakan kolom (5) untuk memberikan komentar atau catatan mengenai alasan faktor tertentu dipilih dan bagaimana skor tertimbang faktor tersebut dihitung. Gunakan kolom (5) untuk memberikan komentar atau catatan, mengapa faktor tertentu dipilih dan bagaimana skor tertimbang dihitung. Nilai agregat ini menunjukkan bagaimana suatu perusahaan tertentu merespons faktor-faktor strategis lainnya dalam kelompok industri yang sama.

IFAS

EFAS

130 | Analisis Perencanaan Strategis menunjukkan dengan jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. Merupakan strategi menggunakan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk menghindari atau mengatasi dampak ancaman eksternal. Strategi ini didasarkan pada aktivitas defensif dan berupaya meminimalkan kelemahan yang ada dan menghindari ancaman.

U.S SPRINT

Matrik General Elektrik

Teknik analisis ini sering disebut dengan matrik daya tarik kekuatan industri, dimana teknik ini menekankan pada kekuatan sumber daya potensial, tidak hanya menguasai pangsa pasar dan laju pertumbuhan saja, namun mencakup banyak faktor yang berkaitan dengan daya tarik pasar industri dan kekuatan usaha. Teknik analisis ini terdiri dari dua sumbu yaitu kekuatan perusahaan dan daya tarik industri. Selain itu, teknik ini dibagi menjadi sembilan kuadran, dimana posisi produk dalam matriks ditentukan oleh nilai yang diperoleh dengan menghitung faktor evaluasi daya tarik industri dan kekuatan bisnis. Model MGE memerlukan parameter faktor daya tarik industri dan faktor kekuatan bisnis. . satu.

Tabel 5.6 Tabel Penentuan Faktor Daya Tarik Industri  FAKTOR DAYA TARIK
Tabel 5.6 Tabel Penentuan Faktor Daya Tarik Industri FAKTOR DAYA TARIK

RETRENCHMENT Turn around

Strategi pertumbuhan yaitu pertumbuhan perusahaan itu sendiri (sel 1, 2) dan 5 atau upaya diversifikasi (sel 7 dan 8). Untuk memperoleh penjelasan lebih detail mengenai sembilan strategi yang terdapat pada sembilan sel matriks IE tersebut di atas. Dengan memasukkan banyak faktor, manajer dapat mengevaluasi alternatif strategis tertentu dari berbagai perspektif dan dengan demikian lebih mudah menentukan strategi mana yang akan dipilih.

Matrik Grand Strategi

Grand Strategy Matrix adalah alat analisis posisi yang didasarkan pada kombinasi dua dimensi pertumbuhan pasar dari BCG dan posisi kompetitif dari Competitive Profile Matrix (CPM). Permasalahan yang sering ditemui dalam penggunaan analisis SWOT adalah menentukan apa tujuan utama dari grand strategi tersebut. Perusahaan-perusahaan di Kuadran II harus secara serius mengevaluasi pendekatan mereka saat ini terhadap pasar.

Gambar  5.4  Penentuan Matrik Grand Strategy
Gambar 5.4 Penentuan Matrik Grand Strategy

Analisis SWOT

Lingkungan Internal dan Eksternal)

Analisis SWOT

Dalam hal ini Rumah Sakit/Puskesmas merupakan mikroorganisme yang dipengaruhi oleh kondisi makro. Sedangkan di tingkat rumah sakit, peluang tersebut selalu mencakup upaya melakukan merger dan akuisisi. Ancaman atau Threat merupakan faktor eksternal yang memungkinkan Rumah Sakit/PKM gagal dalam upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Analisis Eksternal

Kapabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam menggunakan sumber daya secara terpadu untuk mencapai tujuan akhir yang diinginkan (Lestari, 2011:48). Kapabilitas merupakan kombinasi sumber daya yang dimiliki perusahaan, baik yang berwujud maupun tidak berwujud. Sumber daya dan kapabilitas merupakan dua hal yang sangat diperlukan dalam penerapan strategi yang pada akhirnya menciptakan nilai yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi perusahaan.

Lingkungan Operasional

175 | ANALISIS SWOT Ciri menarik dari sebagian besar analisis SWOT adalah bahwa kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman terkadang merupakan gambaran cermin satu sama lain. Caranya adalah dengan memanfaatkan kekuatan dan kelemahan yang ada tanpa dirugikan oleh kelemahan dan ancaman yang terkait. Mereka juga tidak perlu terkejut ketika menemukan peluang dan ancaman internal serta kekuatan dan kelemahan eksternal.

Evaluasi

Hal ini merupakan suatu hal yang sangat menguntungkan bagi unit usaha karena dalam keadaan ini unit usaha mempunyai peluang dan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada. Unit bisnis menghadapi peluang pasar yang besar, namun di sisi lain menghadapi beberapa keterbatasan atau kelemahan internal. Dengan demikian, rekomendasi fokus strategi unit bisnis pada kondisi ini adalah mengubah strategi sebelumnya (turn-around), karena strategi lama mempunyai kelemahan sehingga sulit memanfaatkan peluang yang ada.

Kelemahan dan Keterbatasan Analisa SWOT

Unit bisnis direkomendasikan untuk menggunakan strategi run-away untuk perusahaan uni-produk, sedangkan untuk perusahaan multi-produk disarankan untuk menggunakan strategi turn-around. Para ahli strategi harus selalu menyadari strategi yang ditentukan berdasarkan kekuatan internal perusahaan. Analisis SWOT sangat tidak cocok digunakan sebagai alat untuk mengidentifikasi peluang baru dan meresponsnya.

Merangkai Sebuah Strategi

Strategi dapat diartikan sebagai sarana penggerak pendekatan organisasi dan manajemen yang digunakan untuk mencapai tujuan organisasi dan untuk mencapai misi organisasi. Strategi organisasi cenderung merupakan kombinasi dari implementasi masa lalu, pendekatan yang ada, dan tindakan baru yang akan diterapkan. Pada dasarnya, sebagian besar strategi organisasi umumnya terdiri dari pendekatan dan praktik masa lalu yang dianggap perlu untuk dilanjutkan.

Rencana-Rencana Strategi Dan Strategis

  • Menentukan Objektifitas

Perencanaan strategis organisasi pelayanan kesehatan dirancang untuk dijadikan acuan bagi organisasi dalam prosesnya. 185 | Analisis SWOT untuk mencapai visi dan misi organisasi yang pada dasarnya mencakup tiga proses utama yaitu analisis situasi, perumusan strategis, dan rencana implementasi yang kemudian dijabarkan dalam beberapa langkah untuk menyusun perencanaan strategis organisasi pelayanan kesehatan. Alasan penetapan tujuan adalah untuk mengubah misi organisasi menjadi tujuan kinerja yang lebih spesifik, dalam hal ini sesuatu yang dapat digunakan untuk mengukur kemajuan yang telah dicapai organisasi.

Isu-Isu Pengembangan 1. Benchmarking

Perubahan sumber pendanaan ini dibahas dalam konsep organisasi seperti Rumah Sakit/PKM yang memiliki berbagai faktor eksternal dan internal yang akan mempengaruhi kekuatan finansial dan gaya manajemennya. Dalam benchmarking sebenarnya merupakan suatu proses membandingkan perusahaan satu dengan perusahaan lainnya guna memperoleh informasi dan data mengenai aktivitas perusahaan beserta kelebihan dan kekurangan masing-masing perusahaan yang dibandingkan, sehingga diperoleh gambaran mengenai strategi bisnis yang akan diterapkan. dalam bisnis yang kita jalankan. Setiap perusahaan selalu berusaha mencapai diversifikasi dan keseimbangan portofolio produk yang ditawarkan.

Gambar

Diagram  dibawah  ini  menggambarkan  iklim  persaingan  dan  faktor-faktor  yang mempengaruhinya (Porter 1979)
Gambar 3.1 Nilai Organisasi TQM dalam rangka 7S oleh Mckinsey
Gambar berikut memberikan kejelasan tentang hubungan yang dimaksud.
Gambar 3.3 Model Rencana Strategi
+7

Referensi

Dokumen terkait