• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF SKRIPSI - metrouniv.ac.id

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "PDF SKRIPSI - metrouniv.ac.id"

Copied!
92
0
0

Teks penuh

TINJAUAN HUKUM BISNIS SYARIAH TENTANG JASA PERIKANAN IKAN. Studi kasus di Desa Srikaton, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terkait jasa penangkapan ikan di Desa Srikaton Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Keunggulan dari penelitian ini adalah secara teoritis penelitian ini dapat melengkapi pengetahuan secara keseluruhan, khususnya tentang penangkapan ikan dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Secara praktis diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumbangsih bagi semua pihak yang berkepentingan untuk mengetahui dan memahami kajian hukum dagang syariah terkait dengan jasa penangkapan ikan di Desa Srikaton Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah.

Kampung Perikanan Adipuro yang mampu menampung sekitar 30 nelayan ini terletak di Desa Srikaton, Desa Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Rumusan masalah penelitian adalah: Bagaimanakah revisi hukum ekonomi syariah untuk jasa penangkapan ikan di Desa Srikaton Desa Adipuro Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana revisi Undang-Undang Ekonomi Syariah untuk jasa penangkapan ikan di Desa Srikaton Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah.

Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan dan masukan kepada masyarakat khususnya para pengusaha tambak dan nelayan di desa Srikaton agar praktik yang dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dagang syariah. Praktek dinas penangkapan ikan dengan penangkapan ikan di Desa Srikaton Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Implementasi praktisnya masyarakat atau nelayan yang ingin melaut di tambak yang ada di Desa Srikaton Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah bisa langsung datang ke tambak yang ada di Desa Srikaton.

Syarat memancing di desa Srikaton adalah memancing dimulai pada saat pemancing yang akan memancing harus membayar sebesar Rp 30.000 di awal atau saat akan berakhir. Terkait mekanisme pelaksanaan penangkapan ikan di Desa Srikaton, menurut Doni, harga atau tarif yang diberikan untuk menangkap ikan dalam sehari adalah sejumlah. Begitu pula dengan Bpk. Menurut Rudi, ia senang melaut di kampung nelayan Srikaton karena lebih dekat dan terjangkau untuk mengisi waktu liburnya.

Sistem yang digunakan dalam penangkapan ikan desa Srikaton menggunakan sistem hari dimana penangkapan ikan bersifat terbuka. Bagi nelayan yang akan menangkap ikan di desa Srikaton mancing cukup membayar sebesar Rp 30.000. di awal atau sebelum akhir penangkapan ikan. Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Untuk Jasa Penangkapan Ikan di Desa Srikaton Desa Adipuro Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah.

Dapat dipahami bahwa jasa penangkapan ikan yang terdapat di desa Srikaton merupakan hal yang mendukung terjadinya transaksi tersebut, seperti masalah ekonomi. Berdasarkan hal tersebut, dilihat dari subjek (pelaku) dalam melaksanakan perjanjian jasa penangkapan ikan dengan menangkap ikan di kota Srikaton penangkapan ikan adalah benar atau sah secara hukum.

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Pertanyaan Penelitian

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Penelitian Relevan

LANDASAN TEORI

Hukum Ekonomi Syariah

  • Pengertian Hukum Ekonomi Syariah
  • Prinsip-Prinsip Hukum Ekonomi Syariah
  • Asas-Asas dalam Hukum Ekonomi Syariah
  • Transaksi Terlarang dalam Hukum Ekonomi Syariah

Hukum ekonomi adalah keseluruhan aturan hukum yang mengatur dan mempengaruhi segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi dan kehidupan. Mahmud Syaltout, dalam bukunya Al-Islam aqiqah wa syariah, mendefinisikan syariah sebagai aturan yang diturunkan kepada manusia oleh Allah agar mereka dibimbing dalam hubungan Tuhan mereka satu sama lain, dengan lingkungan mereka dan dalam kehidupan mereka. kegiatan sistem ekonomi Hal ini menjadikan hukum ekonomi syariah sebagai pedoman atau pedoman bagi masyarakat Islam untuk menjalani kehidupan sistem ekonomi dan sistem hukum sosial, memberikan kepastian dalam keadaan yang tidak pasti, memberikan pedoman ketika mengambil keputusan dan tentunya berdasarkan nilai-nilai Islam.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa Hukum Ekonomi Syariah, yaitu aturan ekonomi Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits, berlaku sepanjang masa dan ada yang dapat berubah seiring berjalannya waktu. Hukum Ekonomi Syariah juga merupakan pedoman atau aturan bagi umat Islam dalam ekonomi menurut hukum Islam. Untuk memenuhi prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah, semua pihak yang terlibat dalam transaksi harus memiliki prinsip-prinsip tersebut.

Ijarah

  • Pengertian Ijarah
  • Dasar Hukum Ijarah
  • Rukun dan Syarat Ijarah
  • Macam-Macam Ijarah
  • Berakhirnya Ijarah
  • Ijarah Dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah

Akad al-ijarah juga tidak berlaku bagi pohon untuk memperoleh buahnya, karena buah itu sendiri bersifat materi, sedangkan akad al-ijarah hanya ditujukan untuk keuntungan. Demikian pula kambing tidak dapat dijadikan objek al-ijarah untuk mendapatkan susu atau bulunya, karena susu dan bulu kambing adalah bahannya. Konsep ijharat merupakan manifestasi dari keluasan hukum Islam untuk menghilangkan kesulitan hidup manusia.24 Oleh karena itu, para ulama fiqh menegaskan bahwa dasar hukum akad ijharat diperbolehkan dalam Al-Qur'an, Sunnah dan Ijma para ulama.

Walau bagaimanapun, ulama Hanafiyah dan Malikiyah berpendapat bahawa kedua-dua orang yang berakad tidak perlu mencapai umur baliq, tetapi anak yang sudah mumyyiz juga boleh mengikat kontrak al-ijarah. Tetapi, kata mereka, apabila anak mumayyiz membuat akad al-ijarah terhadap harta atau dirinya sendiri, akad tersebut hanya dianggap sah jika mendapat persetujuan walinya. Adapun masa bekerja atau masa sewa, diserahkan kepada setiap pihak yang melaksanakan akad ijarah.

35 Imam Mustofa, Fiqh Muamalah Moden, 90. . al-ijarah hanya berlaku apabila rumah tersebut boleh diterima dan diduduki oleh penyewa lain. Atas sebab ini, tidak dibenarkan membuat perjanjian pajakan untuk pokok yang akan digunakan oleh pemajak sebagai pengering, kerana pokok itu tidak dimaksudkan untuk pengering. h) Upah/sewa dalam kontrak al-ijarah mestilah jelas, khusus dan mempunyai nilai kewangan tertentu. Sekiranya objek yang disewa rosak, akad ijarah batal atau koyak dan tidak mengikat kedua-dua belah pihak.

Manakala menurut jumhur ulama, akad al-Ijarah tidak terbatal dengan kematian salah satu pihak yang berakad, kerana manfaat menurut mereka boleh diwarisi dan al-Ijarah sama dengan jual beli. yang mengikat kedua-dua pihak yang berkontrak. . e. Menurut ulama Hanafi, jika ada uzur di satu pihak, seperti rumah sewa yang dirampas oleh negara kerana hutang yang besar, maka akad al-ijarah tidak sah. Sebab yang boleh membatalkan akad al-ijarah menurut ulama Hanafiyah ialah salah satu pihak yang muflis dan memindahkan penyewa contohnya seseorang.

Namun menurut jumhur ulama, alasan yang boleh membatalkan akad al-ijarah hanyalah apabila hilangnya benda yang mengandungi kekurangan faedah yang dimaksudkan dalam akad, seperti kebakaran dan banjir.49.

METODOLOGI PENELITIAN

  • Jenis Dan Sifat Penelitian
  • Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Melalui pemikiran induktif, peneliti dapat melihat apa dampaknya terhadap pengelola tambak dan pemancing. Antusiasme warga Srikaton yang mengikuti lomba mancing sangat meriah kemudian Pak Solihin berpikir dari pada tambaknya yang tidak terpakai lebih baik di perbaiki dan di manfaatkan untuk tambak ikan dan alhamdulillah banyak nelayan yang datang tidak hanya Warga dari Srikaton, namun banyak nelayan dari luar desa Srikaton yang melaut. Fasilitas pengelola kolam hanyalah kolam ikan, area tempat duduk, dan kantin.

Pengelola bendungan dan pemancing sendiri tidak bisa mengetahui berapa jumlah ikan yang ada di kolam ikan tersebut, karena ikan di dalam kolam terkadang bertambah dan terkadang berkurang. Menurut Doni, sistem penangkapan ikan desa Srikaton menggunakan sistem harian, dengan membayar Rp 30.000, dia dapat menangkap ikan dari jam tersebut dan jika dia mendapatkan ikan, dia dapat langsung membawa pulang ikan tersebut tanpa menimbangnya lagi. Menurut Bpk. Ponidi, ia senang mancing di DPI desa Srikaton karena sistem mancingnya menggunakan sistem harian, hanya dengan membayar Rp 30.000.

Entitas (penulis) yang melakukan perjanjian penangkapan ikan di kampung nelayan Srikaton terdiri dari dua pihak yaitu pengelola tambak dan nelayan dimana pengelola disebut sebagai penyedia dan nelayan sebagai pengguna. Dalam melakukan pelayanan perikanan dengan melaut di Desa Nelayan Srikaton, rata-rata nelayan dan pengelola sudah mahir dalam penegakan hukum karena rata-rata nelayan yang menangkap ikan disini juga sudah dewasa. Juga kesepakatan yang terjadi di tambak desa Srikaton dilakukan atas kesepakatan kedua belah pihak, dimana tidak ada unsur kewajiban dan dilakukan atas dasar kesepakatan antara kedua subjek (penulis) yang melakukan keluar transaksi di desa nelayan Srikaton.

Dalam pelaksanaan jasa penangkapan ikan dengan cara mancing di tambak desa srikaton terdapat objek berupa tambak yang berisi ikan, jumlah objek dalam pemancingan ini tidak dapat ditentukan, karena ikan berada di dalam tambak, sehingga ukuran dan jumlahnya tidak dapat ditentukan. diketahui secara pasti, selain itu pihak pengelola juga tidak memberitahukan kepada pemancing berapa jumlah ikan yang ada di dalam tambak. Berdasarkan hal tersebut maka yang terjadi di desa Srikaton nelayan memenuhi beberapa syarat objek dalam perjanjian, namun mengenai syarat objek tersebut harus dapat dipastikan atau setidak-tidaknya dapat ditetapkan tidak terpenuhi, karena pada prakteknya penangkapan ikan jasa mancing di kota srikaton, ikan yang ada di kolam jadi tidak bisa diketahui secara pasti berapa berat ikan dan berapa banyak. Yang terjadi dalam praktek di tambak desa Srikaton adalah tidak ada unsur paksaan dari pengelola tambak kepada pemancing dalam menjalankan kesepakatan, karena pemancing bebas memilih apakah akan melaksanakan kesepakatan atau tidak sebesar Rp. 30.000 di muka pada awal perjanjian atau sebelum penangkapan ikan selesai.

Menurut praktek jasa penangkapan ikan dengan cara memancing yang dilakukan di desa nelayan Srikaton, ternyata pada prakteknya ikan yang menjadi objek transaksi masih berada di dalam kolam pemancingan, dan sesuai dengan kondisi subjek harus ditentukan atau setidaknya mungkin untuk menentukan bahwa tidak ada. Hukum ekonomi syariah tentang penyediaan jasa penangkapan ikan terpenuhi, tetapi tidak memiliki syarat yang terkait dengan objek barangnya, yaitu adanya produk perikanan yang bersifat spekulatif atau acak. Seharusnya pengelola tambak lebih memperhatikan sistem akad menurut syariat Islam dari pada umumnya berapa ikan yang ditangkap kemudian dibayar menurut timbangan.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pelaksanaan Praktek Jasa Pemancingan di Desa Srikaton Kel

Analisis Legislasi Ekonomi Islam Terhadap Pelayanan Penangkapan Ikan di Desa Srikaton Desa Adipuro Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Revisi undang-undang ekonomi syariah tentang jasa penangkapan ikan (di Desa Srikaton, Desa Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah).

Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Tentang Jasa Pemancingan di

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Referensi

Dokumen terkait

Permintaan pakan ikan air tawar di Kecamatan Lingsar di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu luas kolam/keramba yang digunakan oleh petani dalam membudidayakan ikan

Alat ini memiliki kondisi yang dapat terpenuhi yaitu GPS akan mengambil data pada satelit untuk mengetahui lokasi dimana kendaraan berada, apabila kunci kontak

Apakah anda biasa melakukan aktivitas fisik berat yang dilakukan terus menerus paling sedikit selama 10 menit tiap melakukannya.. Dalam 1 minggu biasanya berapa hari anda melakukan

Tingkat motivasi berusaha pembudidaya ikan dalam usaha pembenihan dalam kolam berada pada kategori motivasi sedang yaitu sebanyak 7 jiwa (58,33%), artinya pembudidaya

Hasil pemeriksaan residu logam berat pada ikan (ikan nila dan ikan mas) menunjukkan hasil yang masih berada dalam batas aman sehingga ikan yang ada di waduk ini masih

~. Hasil yang didapat bervariasi dan tidak beraturan ini dikarenakan kita tidak bisa mengetahui berapa gas yang keluar pada tiap RPM dengan pasti dan yang masuk ke dalam tabung

Metoda ini dilakukan pada kolam yang didesain sedemikian rupa sehingga setelah pemijahan selesai dapat dipisahkan antara induk jantan, induk betina, dan larva ikan dalam kolam

Al Hujarat:6 Dengan banyaknya observasi dan penelitian yang dilakukan oleh peneliti, maka praktek jual beli ikan bandeng yang masih berada di dalam kolam pada DesaKalanganyarKecamatan