• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pedoman Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2024

N/A
N/A
Triyono Triyono

Academic year: 2024

Membagikan "Pedoman Olimpiade Olahraga Siswa Nasional 2024"

Copied!
75
0
0

Teks penuh

Kegiatan ajang bakat merupakan bagian dari proses pengembangan pertunjukan bakat secara terus menerus dan berkontribusi terhadap pengembangan karakter siswa menuju profil siswa Pancasila. Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA/MA/Sederajat merupakan ajang pencarian bakat olahraga yang diselenggarakan untuk siswa SMA/MA/Sederajat. Mekanisme berjenjang ini merupakan salah satu cara untuk memberikan kesempatan yang sama dan adil kepada pelajar di seluruh Indonesia untuk berprestasi dan menjadi talenta potensial.

2 O2SN yang telah diselenggarakan selama lebih dari sepuluh tahun ini telah turut menyukseskan pembinaan dan pengembangan olahraga di tingkat sekolah, daerah, nasional, dan internasional, sehingga dapat menampung bakat-bakat peserta didik khususnya di bidang pembinaan olahraga. . Memilih peserta didik terbaik di bidang olahraga, sebagai bibit unggul atlet tingkat daerah tertentu. Penyelenggaraan acara pencarian bakat hendaknya mencerminkan dan menerapkan asas dan asas yang konsisten dengan tujuan pendidikan.

Selain itu, penyelenggaraan acara pencarian bakat juga harus mengikuti asas dan asas organisasi yang ditentukan dalam dokumen ini. Sasaran pelaksanaan O2SN-SMA pada tahun 2024 adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) atau sederajat dari seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta.

Sarana dan Prasarana

Unsur Penyelenggara

Tingkat Sekolah

Tingkat Kabupaten/Kota

Kerja sama dengan dinas induk olahraga provinsi dan/atau perguruan tinggi serta cabang Dinas Pendidikan Daerah untuk menyelenggarakan O2SN di tingkat provinsi; Pendaftaran peserta kontingen O2SN provinsi melalui pendaftaran online di Pusat Pengembangan Talenta Indonesia melalui website O2SN.

Tingkat Nasional

Mekanisme

Penyerahan Surat Keputusan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Daerah dan Dinas Pendidikan Provinsi kepada BPTI mengenai hasil seleksi O2SN di wilayahnya. Pendaftaran online tahap ini diperuntukkan bagi peserta yang mewakili sekolah untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten/kota/provinsi. Pendaftaran online tahap II ditujukan bagi peserta yang lolos seleksi tingkat provinsi dan ditetapkan sebagai wakil provinsi di tingkat nasional melalui Surat Keputusan (SK) penetapan kontingen O2SN-SMA tingkat nasional yang ditandatangani oleh pejabat Dinas Pendidikan Provinsi.

Penghargaan

Juara Fair Play

Peserta pada masing-masing cabang olahraga mendapat penilaian fair play dan penghargaan berupa piala fair play. Penilaian peserta juga memperhatikan penilaian Tim Penilai FairPlay terhadap perilaku pelatih, pimpinan kontingen, ofisial, dan suporter di masing-masing cabang olahraga.

Juara Umum

Jadwal Pelaksanaan

Pusat Pengembangan Talenta Indonesia menanggung biaya transportasi pulang (PP), akomodasi dan makan bagi laki-laki, perempuan dan pimpinan kontingen selama pelaksanaan O2SN-SMA tingkat nasional. Dana transportasi pulang pergi (PP), akomodasi, dan makan dibiayai oleh masing-masing daerah selama pelaksanaan O2SN-SMA tingkat nasional.

Peristilahan dan Ketentuan Umum

Ketua Kontingen

Untuk mengikuti kegiatan O2SN-SMA tingkat nasional tahun 2024, selaku ketua kontingen, pendamping dan peserta harus mematuhi ketentuan keterlibatan yang dimaksudkan untuk memberikan pembelajaran melalui proses kontes/kompetisi selama kegiatan berlangsung. Saat ini tidak mengikuti kegiatan lain di luar O2SN, sebagaimana tercantum dalam Surat Pernyataan yang telah diterima Dinas Pendidikan Provinsi;

Ketentuan Keabsahan Peserta a. Pengertian

Validasi sebanyak 19 kali harus dilakukan oleh Panitia Penyelenggara O2SN-SMA pada setiap tingkat seleksi sebelum Kompetisi/Kompetisi O2SN-SMA dimulai.

Sanksi Pelanggaran

Keamanan dan Keselamatan Penyelenggaraan

21 Menyelenggarakan kompetisi/pertandingan, menjaga nilai-nilai fair play dan mengutamakan keselamatan masyarakat di lapangan maupun di tempat kegiatan merupakan sikap terpenting yang harus selalu ditampilkan. Peserta dan seluruh unsur yang terlibat wajib mengenakan alat keselamatan dan/atau keselamatan yang telah ditentukan sesuai dengan peraturan masing-masing cabang olahraga pada saat persiapan, uji coba, dan pelaksanaan pertandingan/kompetisi. Dengan memahami pedoman ini diharapkan panitia dan seluruh pihak yang terlibat/afiliasi dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsinya dengan sebaik-baiknya sehingga pelaksanaan O2SN-SMA dapat berjalan dengan lancar dan sukses sesuai dengan yang diharapkan.

Segala hal terkait penyelenggaraan ajang pencarian bakat yang diatur dalam pedoman ini dapat berubah sesuai dengan kondisi dan perkembangan kebijakan. Untuk itu BPTI akan memberitahukan apabila telah terjadi perubahan dan meneruskannya kepada Anda sesegera mungkin melalui adendum atau melalui dokumen lain yang tidak dapat dipisahkan dari pedoman ini.

PENUTUP

KETENTUAN TEKNIS

PERLOMBAAN/PERTANDINGAN CABANG OLAHRAGA

KETENTUAN UMUM a. Perlombaan

PERATURAN KHUSUS a. Peserta

Jika dua atau lebih atlet memperoleh jumlah poin yang sama untuk setiap posisi dalam kompetisi, maka dinyatakan “seri”. Perlombaan atletik dilaksanakan oleh Panitia Penyelenggara (Panpel) dari Pengurus Provinsi PASI yang secara teknis bertanggung jawab kepada Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB. Hal-hal lain yang tidak tercantum dalam peraturan perlombaan akan ditentukan kemudian dalam peraturan teknis. pertemuan.

KETENTUAN KHUSUS a. Peserta

Kategori Acara 2023: Kejuaraan Renang Kelompok Usia Asia Tenggara (SEAF) SEA), Kejuaraan Renang Kelompok Usia Asia (AASF) Asia (AASF). Rumus Perhitungan = Jumlah (Rekor Nasional dibagi Hasil Lomba) dikalikan 100 atau Rumus Perhitungan Excel = SUM (Rekor Nasional/Hasil Lomba) x 100..maka Persentase/Ketajaman yang mendekati Rekor Nasional dinyatakan sebagai perenang terbaik. Technical Delegate membantu panitia penyelenggara dalam menyelesaikan berbagai permasalahan teknis pada saat perlombaan Technical Delegate Akuatik Indonesia (AI) 1 (satu) orang yang ditunjuk oleh panitia O2SN.

Dewan Hakim

35 Dewan Hakim membantu Delegasi Teknis sebagai Presiden yang dibantu oleh 3 Dewan Hakim yang ditunjuk oleh Akuatik Indonesia (AI) melalui surat tugas dari Akuatik Indonesia (AI).

Wasit dan Koordinator Wasit

36 (1) Pemanasan dapat dilakukan di kolam utama. 2) Pemanasan/pendinginan selama pertandingan dapat dilakukan di kolam utama apabila tidak tersedia kolam khusus.

Khusus

PENUTUP

Peserta

Sistem Pertandingan

Wasit dan Koordinator Wasit

Pengawas Pertandingan

Petugas lainnya

Pemain yang mendapat sanksi/suspensi dari PBSI tidak diperkenankan mengikuti kejuaraan resmi yang bekerjasama dengan PP.PBSI. 45 e) Peserta yang tidak diundang dalam kompetisi tidak diperkenankan. memasuki lapangan. f) Jadwal yang tertera pada buku acara menjadi pedoman dimulainya pertandingan. G).

Interval

Penentuan Ranking dalam pertandingan setengah kompetisi a) Ranking ditentukan oleh kemenangan pertandingan (match)

Jika masih ada dua yang sama, maka pemenang pertandingan berada di peringkat antara dua yang lebih tinggi d) Jika ada 3 pemain atau lebih yang mendapatkan jumlah kemenangan pertandingan yang sama, maka selisih total kemenangan permainan juga sama, kemudian pemeringkatan ditentukan oleh selisih total poin yang dimenangkan dikurangi total poin yang hilang, yang memiliki selisih total poin menang terbesar akan diperingkat lebih tinggi.

Cedera

MEDALI YANG DIPEREBUTKAN

Jurus Tunggal Wajib Putra dan Putri

Solo Kreatif Putra dan Putri a) Sebagai kategori tambahan

49 g) Setiap peserta diperbolehkan mengikuti 2 (dua) kategori. h) Peserta wajib mengikuti kategori Solo Wajib, apabila peserta sudah pernah mengikuti kategori Wajib Single maka peserta diperbolehkan mengikuti kategori Solo Kreatif. Jika seorang peserta tidak mengikuti kategori Wajib Jomblo karena didiskualifikasi atau mengundurkan diri, atau karena alasan yang menyebabkannya tidak bermain di kategori Jomblo, maka ia tidak dapat bermain di kategori Solo Kreatif. Baju pencak silat standar, bebas warna dan polos (celana dan baju bisa sama warna atau berbeda).

Dengan rincian 1 (satu) kali pertandingan pada pagi hari dan 1 (satu) kali pada sore hari - jika petarung melaju ke babak berikutnya pada suatu hari. Saat menilai performa seorang petarung, juri akan menilai performanya berdasarkan kestabilan gerakannya, sedangkan juri akan memantau penalti atas kesalahan gerakan. Senjata yang digunakan dapat berupa parang dan pentungan yang ukurannya disesuaikan dengan kategori Wajib Tunggal.

Pertandingan Pencak Silat diselenggarakan di gedung olah raga yang mampu menampung 2 arena pertandingan/matras pertandingan (minimal lantai gedung 20 mx 50 m), dan terdapat ruang untuk penonton/suporter.

PENUTUP

Jumlah peserta dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi maksimal 4 (empat) orang, terdiri dari 2 (dua) orang putra dan 2 (dua) orang putri. Putra/putri yang bertanding (poin KATA dan poin KUMITE dijumlahkan) berhak lolos ke tingkat nasional. Kompetisi tingkat nasional diikuti oleh 2 (dua) orang kontestan dari masing-masing provinsi yang meraih peringkat pertama dari akumulasi poin seleksi tingkat provinsi yaitu.

Panitia hakim dan arbiter yang akan mengikuti O2SN 2024 ditetapkan oleh Panitia O2SN yang berkoordinasi pada setiap tingkat seleksi berdasarkan rekomendasi Pengcab/Pemprov/PB FORKI.

Dewan Hakim

Dua juta lima ratus ribu rupiah) dan ini beserta protesnya harus diserahkan kepada Pengelola Tatami yang akan menyerahkannya kepada perwakilan juri banding. Arena pertandingan harus berbentuk persegi, berdasarkan standar WKF, dengan panjang sisi delapan meter (diukur dari luar) dengan tambahan dua meter di semua sisinya sebagai area aman, dan tempat peserta bertanding. Ini adalah area kompetisi dan area aman. Para juri ditempatkan di empat penjuru zona aman. Wasit dapat bergerak melewati seluruh zona Tatami, termasuk zona aman.

65 dimana para juri duduk, masing-masing juri akan dibekali bendera merah dan biru. f) Pengawas pertandingan/Kansa akan duduk di luar area aman, di belakang wasit kiri atau kanan dan dilengkapi dengan bendera merah atau alat penanda dan peluit. g) Pencatat angka duduk di meja administrasi pertandingan, antara pencatat angka dan pencatat waktu. h) Wasit/pelatih duduk di luar area aman menghadap meja administrasi pertandingan. Jika ada panggung tatami, petugas duduk di luar panggung. i) Garis batas harus ditarik satu meter dari rest area di area pertandingan dengan warna yang berbeda dengan sisa area pertandingan. Peserta wajib mengenakan pakaian karate-gi berwarna putih tanpa corak kecuali lambang provinsi yang diletakkan di sisi kiri karate-gi dengan ukuran keseluruhan 12cm x 8cm.

Salah satu peserta harus memakai sabuk merah bertanda di bahu merah dan peserta lainnya harus memakai sabuk biru bertanda di bahu biru. Apabila wasit menilai rambut peserta terlalu panjang dan/atau tidak rapi, maka wasit dapat mengeluarkan peserta tersebut dari lapangan/area pertandingan. Jenis aksesori rambut berikut tidak diperbolehkan: misalnya, jepit rambut logam, pita, manik-manik, dan dekorasi lainnya untuk sementara dilarang.

Penggunaan brace harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari wasit dan dokter resmi, jika memaksakan diri, segala cedera/kecelakaan menjadi tanggung jawab peserta sepenuhnya.

DAFTAR KATA YANG BISA DIMAINKAN

PENUTUP

Referensi

Dokumen terkait

Dengan ini menyatakan mendaftarkan diri sebagai peserta lomba Olimpiade Akuntansi tingkat SMA/MA/SMK/Sederajat se-Jawa Timur serta bersedia mematuhi peraturan yang telah ditentukan

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional merupakan sebuah event nasional untuk menemukan bibit baru Indonesia dalam bidang olahraga.Siswa yang mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa

Peserta Olimpiade adalah siswa Sekolah Dasar yang tergabung dalam gugus Sekolah Dasar diutamakan berasal dari klub olahraga usia dini SD yang dibentuk dari

1205/UN.34.16/KP/2011, sebagai Yuri/Referee pada Olimpiade Olahraga dan Seni Nasional (O2SN) SMP Tingkat Provinsi DIY Cabang Olahraga Renang, berikut ini kami sampaikan

Berdasarkan hasil Babak Penyisihan pada tanggal 11 Oktober 2015, berikut nama peserta yang lolos ke Babak Final Olimpiade Matematika Vektor Nasional SD, SMP, dan SMA / sederajat

OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL SE JAWA TIMUR CABANG OLAHRAGA

Sasaran Sasaran pelaksanaan OSN ini adalah peserta didik kompetisi pada jenjang SD/MI/Sederajat dari seluruh Indonesia dan Sekolah Indonesia Luar Negeri, baik negeri maupun swasta yang

Dokumen ini menginformasikan tentang pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2025 untuk jenjang SD/MI/Sederajat, SMP/MTs/Sederajat, dan SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat, termasuk jadwal dan aplikasi yang digunakan dalam