Kalimat selalu memiliki S dan P.
Kalimat selalu diakhiri dengan intonasi akhir.
Unsur O, pelengkap, keterangan
tidak wajib ada. Bisa ada dan tidak.
Subjek selalu berada didepan daripada unsur yang lain.
Subjek tidak boleh didahului dengan kata depan.
SALAH
Budi (salah, tidak berunsur S dan P)
Budi menangis (tidak berintonasi akhir)
Dalam rapat itu
ditemukan banyak orang tertidur. (S didahului kata depan dalam)>>
keterangan semua
Ani yang tercantik dan suka membolos. (hanya berunsur S)
BENAR
Budi menangis. (benar, berunsur S dan P dan berintonasi akhir)
Banyak orang tertidur ditemukan dalam rapat itu. (benar, susunan S dan P serta unsur yang lain
sesuai kaidah)
Ani yang tercantik dan suka membolos memiliki hobi berdandan. (berunsu S P dan Pel)
Kalimat yang berhasil
menyampaikan pesan, gagasan,
perasaan, maupun pemberitahuan sesuai dengan maksud si pembicara atau penulis.
Kalimat yang sesuai dengan situasi terjadinya komunikasi.
Kesatuan gagasan
Adanya S dan P.
S tidak didahului kata depan seperti: di,
dalam, pada, untuk, atau pada.
Tidak terdapat S ganda.
tidak menggunakan
kata hubung koordinatif dan subordinatif di
awal kalimat.
Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang.
Ani memasak nasi.
(benar)
Pada malam hari budi selalu belajar. (salah)
Ia suka menabung, ia pun sangat pintar.
(salah)
Budi sangat pintar. Dan Ani suka padanya.
(salah)
Kampus Unmuh yang terletak di jalan
Karimata mendirikan
masjid baru. (salah, S
saja tidak ber-P)
Kepaduan
(koherensi) antar unsur yang kompak.
Menggunakan diksi yang jelas bagi
pembaca.
Hindari kesalahan penggunaan kata depan.
Hindari pemakaian dua kata yang bermakna tumpang tindih.
Ibu memasak lele.
(salah)
Ibu memasak ikan lele. (benar)
Ibu mengirim uang pada Budi. (salah)
Para siswa-siswi diharapkan giat belajar. (salah)
Semua data-data sudah terkumpul.
(salah)
Bom itu dijatuhkan pada negara ...
Bom itu dijatuhkan
kepada Naila
Penekanan dalam bahasa tulis.
Mengubah posisi kata/frasa dalam kalimat.
Mempergunakan repetisi kata atau frasa.
Partikel penekanan: kah, lah, deh, kan, dong, kek, pun, toh.
Ana menemukan uang sekoper, karena takut dituduh pencuri ia pun menyerahkan uang
tersebut pada polisi.
Repetisi Subjek (ana, ia)
Repetisi predikat (menemukan, menyerahkan >> kata kerja)
Repetisi objek (uang dua kali)
Susan berusaha dengan sekuat tenaga untuk menghadapi UN.
Dengan sekuat tenaga Susan berusaha menghadapi UN.
UN dihadapi Susan dengan sekuat tenaga.
Budi anak terpandai dikelasnya, sehingga anak itu selalu
dikagumi oleh gurunya dan ia pun mempunyai hobi membaca.
Susanlah yang membuang sampah itu.
Akulah yang tiap hari
memperhatikannya, namun ia pun tidak memperdulikanku sehingga sakit hati ini tetapi, itu tidak mengapa, toh aku sudah mendapatkan
penggantinya.
Variasi
Variasi sinomim kata
Variasi panjang
pendeknya kalimat
Variasi imbuhan me- dan di-
Variasi posisi unsur pembangun kalimat
Ayah mencabuti bulu ayam kemudian memotong
dagingnya.
Sinonim kata cabut dan potong
Hayati bagai bunga desa sehingga di mata teman-
temannya, ia ibarat bidadari.
Bagai dan ibarat adalah contoh variasi sinonim
Perampokan tadi malam menewaskan tokoh agama setempat, sedangkan
perampoknya mati dikeroyok masa .
Mati dan tewas adalah sinomin
Cantik:indah:elok:
menawan:
mempesona:
memikat
Ana yang cantik terlihat elok
mempesona saat memakai gaun
merah yang indah sehingga
memikat banyak
lelaki.
Paralelisme atau kesejajaran bentuk membantu
memberikan
kejelasan dalam bentuk gramatikal dengan
memperhatikan
bagian-bagian yang sederajat dalam
konstruksi yang sama.
Paralel jenis katanya
Binatang buas sering memakan mangsanya hidup- hidup dan
meminum darah mangsanya.
(semua kata kerja)
Logika adalah suatu proses berfikir yang berusaha
untuk menghubungkan
fakta-fakta menuju kepada suatu kesimpulan yang
masuk akal.
Tulisan yang baik dan jelas merupakan perwujudan dari berfikir logis.
Endang mencuci
rambutnya dengan Rinso.
(tidak logis)
Endang mencuci
rambutnya dengan zinc.
(logis)
Buaya Budi mati
kemarin sore. (benar)
Pencuri wafat
dikeroyok masa.
(salah)
Pencuri mati dikeroyok masa. (benar)
Yanto memotong rumput dengan gergaji. (salah)
Yanto memotong
rumput dengan
gunting. (benar)
Nelayan itu
menyelamatkan ikan yang
tenggelam.
Gunakan mata
batinmu untuk
melihat ....