• Tidak ada hasil yang ditemukan

pelaksanaan pemenuhan hak-hak tenaga kerja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pelaksanaan pemenuhan hak-hak tenaga kerja"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PELAKSANAAN PEMENUHAN HAK-HAK TENAGA KERJA TERHADAP ISTIRAHAT MINGGUAN BERDASARKAN

UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN PADA

PT ADLAN ADHAM MANDIRI DI KECAMATAN SENAPELAN

SKRIPSI

Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Hukum di Fakultas Hukum

Universitas Lancang Kuning Pekanbaru

DISUSUN OLEH :

NAMA : HUSNI SYAPRIADI NPM : 1574201201

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU

2019

(2)

ABSTRAK

Tenaga kerja merupakan aset berharga bagi sebuah perusahaan yang harus dijaga dan dipelihara, begitu juga dengan hak-hak pekerja seperti Istirahat Mingguan yang merupakan kewajiban dari suatu perusahaan untuk memenuhi Istirahat Mingguan bagi tenaga kerja tersebut, tetapi yang terjadi pada PT Adlan Adham Mandiri di Kecamatan Senapelan tidak sesuai dengan Pasal 79 ayat 2 (b) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dimana berdasarkan Undang-Undang tersebut perusahaan harus memberikan Istirahat Mingguan 1 (satu) hari untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau 2 (dua) hari untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu. Yang menjadi rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah pelaksanaan pemenuhan hak- hak tenaga kerja terhadap istirahat mingguan pada PT Adlan Adham Mandiri di Kecamatan Senapelan. Apa yang menjadi hambatan pelaksanaan pemenuhan hak- hak tenaga kerja terhadap istirahat mingguan dan apa upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi hambatan pelaksanaan pemenuhan hak-hak tenaga kerja terhadap istirahat mingguan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pemenuhan hak-hak tenaga kerja terhadap istirahat mingguan pada PT Adlan Adham Mandiri di Kecamatan Senapelan, dan untuk mengetahui apa yang menjadi hambatan pelaksanaan pemenuhan hak-hak tenaga kerja terhadap istirahat mingguan, dan apa upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan pelaksanaan pemenuhan hak-hak tenaga kerja terhadap istirahat mingguan.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sosiologis, yakni peneliti langsung turun kelapangan untuk mencari tahu dan mendapatkan data yang diperlukan.

Hasil dari penelitian ini dimana terjadinya pelanggaran hak tenaga kerja pada PT Adlan Adham Mandiri yang mana operatornya tidak diberikan waktu untuk istirahat mingguan dan hasilnya operator merasa terancam upah bulanannya akan di kurangi apabila operator ingin meminta istirahat mingguan, dan karena takut akan di kurangi upah bulanannya maka operator hanya bisa diam saja.

Disamping lemahnya pendidikan operator yang hanya tamatan SMA atau SMK sehingga kurangnya pengetahuan operator tentang hak-hak tenaga kerja. Operator dapat melaporkan pelanggaran tersebut kepada Dinas Ketenagakerjaan atas tidak diberikannya waktu untuk istirahat mingguan sehingga perusahaan akan mendapat teguran dari Pemerintah.

Kata Kunci : Tenaga Kerja, Istirahat Mingguan, Upah Bulanan.

(3)

Referensi

Dokumen terkait

Alhamdulillah, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat, ridha, dan petunjuk-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul: HAK-HAK

me ftqlnm nasional di Indonesia, secala khusus pemenuhan IIAM (Iiak Asasi Manusia) ekonomi &udang hak atas keselamatan dan kesehatan kerja terhadap para tenaga

Berdasarkan uraian di atas penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul Pelaksanaan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Tenaga

Terkait dengan pokok permasalahan dari penelitian ini, yaitu mengenai penghormatan dan perlindungan terhadap harkat dan martabat kemanusiaan para pekerja khususnya

Terkait dengan pokok permasalahan dari penelitian ini, yaitu mengenai penghormatan dan perlindungan terhadap harkat dan martabat kemanusiaan para pekerja khususnya

wawancara penulis dengan Kasi Norma Perempuan dan Anak Disnaker bahwasanya Disnaker sebagai lembaga yang menaungi pekerja selalu memberikan perlindungan terhadap

yuridis sebagai berikut: (1) Apa saja akibat lemahnya perlindungan hak dan akses atas kesehatan bagi TKI ilegal di Malaysia?; (2) Bagaimana pengaturan perlindungan hak bagi

Hal ini berarti bahwa sebagai negara hukum, negara berkewajiban melindungi hak-hak asasi tenaga kerja, atau kaum pekerja berhak atas perlindungan hak-hak asasinya oleh Negara.4 Demikian