PENGALAMAN WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN LAKI-LAKI MENGHADAPI STIGMATISASI SEBAGAI
PELAKU PELECEHAN SEKSUAL:
STUDI FENOMENOLOGI
EXPERIENCE OF MALE PRISONERS FACING STIGMATIZATION AS PERPETRATORS OF SEXUAL HARASSMENT:
A PHENOMENOLOGICAL STUDY
TESIS
Untuk memenuhi sebagian persyaratan Mencapai Magister Keperawatan
Nunik Angelia 22020121410040
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2023
ii
iii
iv
PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis ini adalah hasil pekerjaan saya sendiri, Nunik Angelia NIM 22020121410040. Di dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi dan lembaga pendidikan lainnya, serta tidak terdapat unsur-unsur yang tergolong plagiarisme sebagaimana dimaksud dalam Pemendiknas No.17 Tahun 2010. Pengetahuan yang diperoleh dari hasil penerbitan maupun yang belum atau tidak diterbitkan, sumbernya dijelaskan di dalam tulisan dan daftar pustaka.
Semarang, 17 Februari 2023
Nunik Angelia
v
RIWAYAT HIDUP A. Identitas
Nama : Nunik Angelia
Tempat/tanggal lahir : Cilacap, 4 November 1994
Agama : Islam
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat rumah : Jl. Depok No. 6 RT 02 RW 08 Desa Karangreja Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap 53262
No. Telp : 089636357050
Alamat e-mail : [email protected]
B. Riwayat Pendidikan
No Riwayat Pendidikan Tahun Lulus
1 SD Negeri 2 Cipari 2006
2 SMP Negeri 2 Cipari 2009
3 SMK Farmasi YPIB Majenang 2012
4 Universitas Muhammadiyah Purwokerto 2016
5 Universitas Muhammadiyah Purwokerto 2017
C. Riwayat Pekerjaan
No Riwayat Pendidikan Tahun
1 Perawat IGD RSU Wiradadi Husada 2018
2 Asisten Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
2018 - 2022
D. Riwayat Publikasi Terkait
No Judul Nama Jurnal
(akreditasi/tidak terakreditasi/bereputasi)
Volume/issue/tahun
1 Coping Strategies of Inmates in Dealing with Stigma as Sexual Harassment Perpetrators: A Case Study
Jurnal Dunia
Keperawatan
Universitas Lambung Mangkurat
Banjarmasin (Sinta 3)
Volume 11 Nomor 1 Tahun 2023
vi
KATA PENGANTAR
Segala Puji bagi Allah atas limpahan rahmat, nikmat serta taufik dan hidayah Nya, sehingga peneliti dapat menyelesaikan tesis yang berjudul
“Pengalaman Warga Binaan Pemasyarakatan Laki-Laki Menghadapi Stigmatisasi sebagai Pelaku Pelecehan Seksual: Studi Fenomenologi”. Tesis ini diajukan sebagai salah satu persyaratan mencapai Magister Keperawatan di Universitas Diponegoro Semarang.
Peneliti menyadari bahwa tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, tesis ini tidak mungkin dapat terselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, peneliti menyampaikan terima kasih kepada :
1. Megah Andriany, S.Kp., M.Kep., Ph.D, Sp. Kom. selaku dosen pembimbing I, yang telah memberikan saran dan masukan selama proses penyusunan tesis.
2. Annastasia Ediati, S.Psi., M.Sc. Ph.D., Psikolog, selaku dosen pembimbing II, yang yang telah memberikan saran dan masukan selama proses penyusunan tesis.
3. Prof. Dr. dr. Dwi Pudjonarko, M.Kes.,Sp.S. (K), selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
4. Dr. Anggorowati, S.Kp.,M.Kep.Sp.Mat, selaku Plt. Ketua Departemen Ilmu Keperawatan dan Ketua Program Studi Magister Keperawatan Universitas Diponegoro.
5. Pimpinan Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah yang memberikan ijin bagi peneliti melakukan penelitian.
6. LAPAS Kelas IIA Ambarawa dan LAPAS Kelas IIA Purwokerto yang telah menerima peneliti untuk dapat melakukan penelitian.
7. Semua partisipan yang telah bersedia mengikuti penelitian saya.
8. Orang tua dan saudara saya yang selalu mendukung dan mendoakan saya.
9. Semua pihak terkait dalam penyusunan proposal yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.
Semoga Allah SWT memberikan limpahan rahmat-Nya kepada mereka, dan kelak mendapatkan balasan yang lebih baik dan lebih banyak dari-Nya. Peneliti
vii
menyadari bahwa tesis ini masih banyak kekurangan dan kelemahan. Maka dengan kerendahan hati, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat peneliti harapkan untuk kesempurnaan tesis ini.
Semarang, 17 Februari 2023 Peneliti
Nunik Angelia
viii DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME ... iv
RIWAYAT HIDUP ... v
KATA PENGANTAR ... vi
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR TABEL ... x
DAFTAR LAMPIRAN ... xi
DAFTAR SINGKATAN ... xii
ABSTRAK ... xiii
ABSTRACT ... xiv
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Perumusan Masalah ... 5
1.3 Tujuan Penelitian ... 6
1.4 Manfaat Penelitian ... 6
1.5 Keaslian Penelitian ... 7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan kasus Pelecehan seksual ... 9
2.2 Konsep Stigma ... 12
2.3 Kejadian Stigma pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai Pelaku Pelecehan Seksual ... 15
2.4 Strategi Koping Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam menghadapi stigma ... 18
2.5 Respon psikologis WBP dalam Menghadapi Stigma ... 22
2.6 Nursing Forensic dan Psychology Forensic ... 26
ix
2.7 Restorative Justice (RJ) ... 28
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian ... 34
3.2 Tempat dan Waktu Penelitian ... 34
3.3 Populasi dan Sampel ... 34
3.4 Definisi Istilah ... 36
3.5 Instrumen Penelitian dan Metode Pengambilan Data ... 36
3.6 Proses Pengumpulan Data ... 38
3.7 Analisis Data ... 42
3.8 Etika Penelitian ... 45
3.9 Keabsahan Data ... 48
BAB IV HASIL PENELITIAN 4.1 Konteks Penelitian ... 51
4.2 Karakteristik Demografi Partisipan Pelaku Pelecehan Seksual... 53
4.3 Bentuk Stigmatisasi yang Diterima Partisipan Pelaku Pelecehan Seksual ... 57
4.4 Tema Hasil Penelitian ... 58
BAB V PEMBAHASAN 5.1 Struktur Fenomenologi ... 69
5.2 Pembahasan ... 71
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan ... 80
6.2 Saran ... 80
DAFTAR PUSTAKA ... 84 LAMPIRAN
x
DAFTAR TABEL
No Judul Tabel Halaman
1. Tabel 1. Keaslian Penelitian 7
2. Tabel 2. Definisi Istilah 36
3. Tabel 3. Distribusi Frekuensi Karakteristik Demografi Partisipan 53 4. Tabel 4. Bentuk Stigmatisasi yang diterima Partisipan Pelaku
Pelecehan Seksual
58
5. Tabel 5. Tema Hasil Penelitian 59
xi
DAFTAR LAMPIRAN
No Judul Halaman
1 Ethical Clearance 92
2 Surat Ijin Penelitian 93
3 Lembar Informed Consent 94
4 Panduan Wawancara 97
5 Formulir Data Demografi Partisipan 98
6 Kuesioner Skrining Stigma 99
7 Ijin penggunaan kuesioner 103
8 Jadwal penelitian 104
9 Uji validitas dan reabilitas kuesioner 105
10 Dokumentasi Penelitian 108
11 Bukti Validasi ke Partisipan 109
12 Hasil Analisis SPSS Kuesioner Skrining Stigma
110
13 Tabel Perumusan Tema 112
14 Lembar Konsultasi Tesis 120
xii
DAFTAR SINGKATAN
No Singkatan Kepanjangan
1. SIMFONI-PPA Data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak 2. WBP Warga Binaan Pemasyarakatan
3. LAPAS Lembaga Pemasyarakatan
4. KUHP Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
5. RUU RI Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia 6. KemenPPA Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak 7. SARA Suku Agama Ras Antargolongan
8. UU Undang-Undang
9. KEPK Komite Etik Penelitian Kesehatan 10. KanWil Kantor Wilayah
11. KemenkumHAM Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia 12. UPT Unit Pelaksana Teknis
13. Binadik Bimbingan Anak Didik
14. Bimaswat Bimbingan Pemasyarakatan dan Perawatan 15. TPP Tim Pengamat Pemasyarakatan
16. SD Sekolah Dasar
17. SMP Sekolah Menengah Pertama
18. SMA Sekolah Menengah Atas
19. RJ Restorative Justice
xiii ABSTRAK
Pengalaman Warga Binaan Pemasyarakatan Laki-Laki Menghadapi Stigmatisasi sebagai Pelaku Pelecehan Seksual: Studi Fenomenologi
Nunik Angelia
xiv + 122 Halaman + 5 Tabel + 4 Gambar + 14 Lampiran
Pelecehan seksual merupakan salah satu bentuk penyimpangan sosial yang paling dibenci masyarakat. Selain mendapat hukuman Negara, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pelaku pelecehan seksual juga mendapatkan sanksi sosial berupa stigma. Penelitian mengenai stigma dan dampaknya pada WBP pelaku pelecehan seksual sudah banyak dilakukan, namun belum ada penelitian mengenai pengalaman WBP laki-laki menghadapi stigmatisasi sebagai pelaku pelecehan seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengalaman WBP laki-laki menghadapi stigmatisasi sebagai pelaku pelecehan seksual. Lokasi penelitian yaitu LAPAS Kelas II A Ambarawa dan LAPAS Kelas IIA Purwokerto dengan desain penelitian adalah fenomenologi. Sampel berjumlah 12 WBP yang diambil secara purposive dengan kriteria yaitu WBP pelaku pelecehan seksual yang mengalami stigma berdasarkan kuesioner Personal Stigma dan Perceived Community Stigma dan kuesioner diskriminasi Enacted Stigma, berusia minimal 18 tahun, tidak buta huruf, mampu menyampaikan pendapat dan bersedia menjadi partisipan. Instrumen yang digunakan adalah panduan wawancara terstruktur dan kuesioner yang telah diisi partisipan. Proses wawancara direkam menggunakan Digital Voice Recorder, kemudian dibuat transkrip dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil skrining kuesioner didapatkan hasil bahwa perlakuan buruk yang didapatkan partisipan pelaku pelecehan seksual antara lain dipukuli, dimaki-maki, ditelanjangi, dijadikan pembantu dan mendapat perlakuan buruk terhadap alat kelamin. Hasil analisis didapatkan hasil bahwa partisipan pelaku pelecehan seksual memiliki perasaan menyesal, malu, takut dan bersalah karena perbuatannya, merasa diri jelek karena perilakunya serta partisipan memiliki perasaan sedih, malu, dan takut ketika mendapat stigmatisasi. Meskipun demikian partisipan menerima kondisinya menjadi narapidana dengan ikhlas dan menerima semua stigmatisasi dari WBP lain. Mayoritas partisipan memilih diam dan dua partisipan memilih melawan ketika menghadapi pelaku stigma. Kesimpulan dari penelitian ini adalah WBP pelaku pelecehan seksual yang mengalami stigmatisasi menampakkan respon psikologis yang beragam. Diperlukan perhatian dan penanganan serius terhadap WBP pelaku pelecehan seksual yang mengalami stigmatisasi sosial agar kejiwaan mereka tidak memburuk atau mengalami gangguan akibat dampak stigmatisasi.
Kata kunci : pelaku pelecehan seksual, respon psikologi, stigmatisasi, warga binaan pemasyarakatan laki-laki
xiv ABSTRACT
Experience of Male Prisoners Facing Stigmatization as Perpetrators of Sexual Harassment: A Phenomenological Study
Nunik Angelia
xiv + 122 Pages + 5 Tables + 4 Pictures + 14 Attachments
Sexual harassment is one of the most hated forms of social deviation in society.
Apart from being punished by the state, convicts who commit sexual harassment also receive social sanctions in the form of stigma. Much research has been done on stigma and its impact on sexual harassment offenders, but there has been no research on the experiences of male prisoners of conscience in facing stigmatization as perpetrators of sexual harassment. The purpose of this study was to describe the experiences of male prisoners facing stigmatization as perpetrators of sexual harassment. The research locations were Ambarawa Class II A LAPAS and Purwokerto Class IIA LAPAS with a phenomenological research design. A sample of 12 convicts was taken purposively with the criteria of sexual harassment convicts who experienced stigma based on the Personal Stigma and Perceived Community Stigma questionnaires and the Enacted Stigma discrimination questionnaire, at least 18 years old, not illiterate, able to express opinions and willing to become participants. The instruments used were structured interview guides and questionnaires that had been filled in by the participants. The interview process was recorded using a Digital Voice Recorder, then transcribed and analyzed using the Colaizzi method. The results of the questionnaire screening showed that the bad treatment received by the perpetrators of sexual harassment included being beaten, verbally abused, stripped naked, used as a maid and receiving bad treatment of the genitals. The results of the analysis show that participants who commit sexual harassment have feelings of regret, shame, fear and guilt because of their actions, feel bad because of their behavior and participants have feelings of sadness, shame and fear when they are stigmatized.
Even so, participants accept the condition of being a prisoner sincerely and received all the stigmatization from other inmates. The majority of the participants chose to remain silent and two participants chose to fight when facing the stigmatizer. The conclusion of this research is that the perpetrators of sexual harassment who experience stigmatization show various psychological responses.
Serious attention and treatment is needed for convicts who commit sexual harassment who experience social stigmatization so that their psychology does not deteriorate or experience disturbances due to the impact of the stigmatization.
Keywords: male inmates, perpetrators of sexual harassment, psychological responses, stigmatization