PROPOSAL
PELATIHAN INTERN
CHARACTER BUILDING BAGI
SATUAN PENGAMANAN (SATPAM)
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
2023
I. PENDAHULUAN
Berjalannya suatu kegiatan institusi sangat bergantung kepada faktor- faktor yang mempengaruhinya, antara lain modal, metoda, peralatan dan teknologi, peluang dan strategi pemasaran serta yang sangat penting adalah SDMnya.
Di banyak instansi seringkali bagian-bagian tertentu dianggap sebagai primadona, karena dirasakan sangat penting dan dominan dalam menghasilkan produk maupun jasa kepada pelanggannya, serta dianggap memberikan kontribusi menonjol kepada perusahaan. Tetapi bila berbicara suatu keberhasilan instansi dapat dilihat sebagai suatu keberhasilan team, karena hampir tidak ada bagian kerja yang bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dari bagian kerja yang lain, maka setiap bagian, maupun divisi memberikan kontribusi kepada keberhasilan instansi tersebut.
Salah satu yang berkontribusi penting adalah fungsi dan peran Satuan Pengamanan (SATPAM). Mereka merupakan frontliner, sebagai petugas garda depan yang sangat berpengaruh terhadap citra instansi (institution image).
Apabila terjadi huru-hara, demonstrasi, ancaman bom dan menggagalkan pencurian dan perampokan serta ancaman-ancaman lainnya, baru fungsi dan perannya dirasakan keberadaannya oleh berbagai fihak, dan pada saat itulah dirasakan akan pentingnya keberadaan SATPAM.
Di sisi lain SATPAM sebagai petugas paling depan yang bersentuhan langsung dengan pelanggan, mempunyai fungsi lain yaitu dalam memberikan pelayanan kepada yang terbaiknya kepada para customer antara lain dalam penerimaan tamu, mengarahkan pelanggan atau calon nasabah ke tujuannya, memberikan layanan informasi dalam pengisian formulir, mengatur kendaraan nasabah dan karyawan, menjaga keamanan lingkuingan terutama dari gangguan fihak luar. Dengan demikian SATPAM tidak sekedar memiliki fungsi sebagai satuan pengamanan saja, akan tetapi memiliki fungsi sebagai customer service, sehingga memiliki motto tidak curiga tetapi harus waspada.
Apabila instansi memiliki satuan pengamanan yang professional, maka hal ini akan turut membantu meningkatkan citra positif bagi pelanggan instansi secara umum, yang ditandai oleh satuan pengamanan yang ramah, sopan, cekatan, teliti, namun tetap berwibawa dan tegas serta cepat dalam bertindak.
Mengingat pentingnya hal tersebut diatas, maka untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan satuan pengamanan perusahaan dapat dilaksanakan melalui PELATIHAN CHARACTER BUILDING bagi SATPAM.
II. TUJUAN PELATIHAN
Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta diharapkan mampu untuk : 1. Memahami kelemahan dan kelebihan/kekuatan diri.
2. Berkomunikasi secara personal dengan lebih efektif.
3. Meningkatkan kesigapan, kecepatan bertindak, kewaspadaan, ketegasan dan percaya diri yang tinggi dalam bertindak.
4. Meningkatkan pelayanan kepada customer secara prima dengan keramahan dan kesopanan yang tinggi.
5. Memecahkan masalah/persoalan dengan cepat sesuai dengan ruang lingkup kerjanya.
6. Meningkatkan esprit de corps (jiwa korsa), motivasi kerja yang tinggi, tanggung jawab dan dedikasi yang optimal terhadap perusahaan.
7. Meningkatkan konsolidasi dan koordinasi kerja dengan pihak terkait, baik internal maupun eksternal perusahaan.
III. KERANGKA PIKIR DAN POKOK BAHASAN
1. Pembukaan 2. Ice breaking
3. Persepsi dan Perubahan Paradigma
4. Mengenal diri
5. Komunikasi Personal
6. Empati dan simak aktif (active listening) 7. Membangun sikap positif
8. Etika Pelayanan
9. Menangani keluhan/klaim (complain handling) 10. Kesamaptaan
Unfreezing
Moving
11. R e v i e w 12. Action Plan 13. Commitment
PROFESIONAL’S FOR SECURITY
III. METODA PELATIHAN
Refreezing
Pelatihan ini menekankan pada metoda experiential learning yaitu suatu proses pembelajaran melalui pengalaman actual dalam membentuk penghayatan dan pemahaman bagi para peserta dengan komposisi teori : games/inventory adalah 30:70 dengan melalui :
1. Ceramah singkat (mini lectures) :
Berupa pemberian landasan teoritik mengenai topik yang dibahas 2. Permainan (games/role playing/simulasi) :
Memberikan pengalaman, pemahaman dan penghayatan mengenai aspek- aspek psikologis tertentu melalui permainan berstruktur
3. Diskusi Aktif
Membahas berbagai aspek/topik dengan melibatkan partisipasi, ide, gagasan pemikiran dari semua anggota kelompok
4. Studi Kasus
Membahas dan mendiskusikan kasus-kasus, sehingga dapat mengambil manfaat positif dari kasus yang dipelajari dan disiskusikan.
5. Tugas mandiri (self inventory) :
Merupakan tugas perorangan berupa pengisian kuesioner atau tes yang akan memberikan gambaran/profil psikologis tertentu yang dimiliki peserta.
IV. WAKTU PELATIHAN ;
Kegiatan pelatihan ini Senin – Selasa , 28-29 Agustus 2023 di Hotel Sunari Lovina dan Lapangan Upacara Kampus Tengah Undiksha dengan jumlah peserta 76 orang
V. ANGGARAN :
Snack 76 orang X Rp. 7.500 X 2 = 1.140.000,-
Nasi 76 orang X Rp. 20.000 X 2 = 3.040.000,-
Spanduk 3m x 1m = 100.000,-
JUMLAH = Rp. 4.280.000,-
VI.
JADWAL KEGIATAN TENTATIFHARI I
08.00 – 08.30 Pembukaan & Pengarahan 08.30 – 09.00 Ice Breaking
09.00 – 10.00 Psikologi Massa 10.00 – 10.30 R e h a t
10.30 – 12.00 Pengamanan intelijen Kampus
12.00 – 13.00 Ishoma 13.00 – 14.00 Mengenal Diri
14.00 – 15.00 Komunikasi Personal 15.00 – 15.30 R e h a t
15.30 – 17. 00 Protokol Keamanan HARI II
08.00 – 08.30 Olahraga Bersama 08.30 – 10.00 Pengaturan Lalu Lintas 10.00 – 10.30 R e h a t
10.30 – 12.00 Lobby Service/Pelayanan 12.00 – 13.00 Ishoma
13.00 – 15.00 Antisipasi Huru hara 15.00 – 15.30 R e h a t
15.30 – 17.00 Review, Action Plan, Evaluasi &
penutupan.
Singaraja, 09 Agustus 2023
Mengetahui,
Ka. Biro Umum dan Keuangan Komandan Satpam
Ni Luh Wayan Yasmiati, S.H, M.Pd A.A Ngr Harimbawa
NIP. 196312061990112001 NIP. 197412062008101001