• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembuatan Video Clip Pembelajaran Di Gubuk Baca Lentera Negeri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Pembuatan Video Clip Pembelajaran Di Gubuk Baca Lentera Negeri "

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

35

Pembuatan Video Clip Pembelajaran Di Gubuk Baca Lentera Negeri

Elik Murni Ningtias Ningsih 1, Medya Akhnes Saputra2 dan Mariya Ulfa3

1Agroteknologi, Univ. Widyagama Malang

2Elektro, Univ. Widyagama Malang

2Akuntansi, Univ. Widyagama Malang

Jl. Borobudur no. 35 Malang, Jawa Timur, Indonesia, 65128 Correspondence: [email protected]

HP. 08125228177

Received: 05 10 20 – Revised: 29 10 20 - Accepted: 07 11 20 - Published: 15 12 20 Abstrak

Masyarakat Desa Jabung, kecamatan Jabung Kabupaten Malang membentuk wadah belajar untuk anak-anak dengan nama Gubuk Baca Lentera Negeri. Gubuk Baca Lentera Negeri sebagai wadah untuk pembelajaran bagi anak-anak dengan menyediakan buku pengetahuan dasar dan buku cerita pendidikan.

Anak-anak memanfaatkan waktu dengan mendatangi Gubuk Baca Lentera Negeri dan membaca buku yang tersedia. Metode membaca untuk sebagian anak-anak menimbulkan kejenuhan, sehingga anak-anak memanfaatkan waktu untuk membaca dalam waktu yang pendek. Capaian tujuan pembelajaran pada anak- anak memerlukan media yang menarik minat anak-anak untuk belajar dengan menggunakan sarana media video clip. Materi dalam video clip dengan memasukan beberapa bagian–bagian kegiatan di Gubuk Baca Lentera Negeri. Banyak kegiatan yang positif di lingkungan gubuk seperti pendidikan peduli pada keluarga untuk mendukung membentuk karakter yang baik bagi anak-anak.

Metode pelaksanaan terdiri dari 1). pembuatan video clip pembelajaran 2). Pemutaran video clip pembelajaran di Gubuk Baca Lentera Negeri, 3) Evaluasi peningkatan kunjungan anak-anak dengan adanya media video clip pembelajaran.

Video clip pembelajaran berisi materi penjabaran dari lagu berjudul Aku Anak Rajin dan Pintar.

Video clip berisi pembelajaran mengenai pendidikan anak-anak selama di rumah dengan kepedulian membantu tugas orang tua seperti membersihkan sendiri kamar tidur, menyapu halaman depan rumah, mencuci peralatan makan piring dan gelas yang dipakai sendiri. Adanya video pembelajaran berdampak pada jumlah anak-anak yang belajar di Gubuk Baca Lentera Negeri. Jumlah anak yang berkunjung ke Gubuk Baca Lentera Negeri meningkat 200 %.

Kata kunci: Video clip, pembelajaran, gubug baca, lentera.

Citation Format: Author1, Author2 & Author3. (2020). Title. Prosiding Seminar Nasional Abdimas Ma Chung (SENAM), 2020, xx-xx. (Bagian ini akan diisikan oleh editor) (Leave it blank)

(Jika menggunakan Mendeley, pilihlah citation style: “American Psychological Association 7th Edition”)

(2)

36

PENDAHULUAN

Pendidikan di masyarakat dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dengan membentuk kelompok belajar. Di desa Jabung, kecamatan Jabung Kabupaten Malang membentuk wadah belajar untuk anak-anak dengan nama Gubuk Baca Lentera Negeri.

Gubuk Baca Lentera Negeri sebagai wadah untuk pembelajaran bagi anak-anak dengan menyediakan buku pengetahuan dasar dan buku cerita pendidikan. Tujuan pendidikan anak-anak untuk membentuk karakter anak yang baik (Aeni, 2014). Pendidikan karakter sebagai kegiatan penanaman nilai-nlai moral dan agama melalui ilmu-ilmu pengetahuan, yang diterapkan pada diri sendiri, keluarga, sesama teman, terhadap pendidik dan lingkungan sekitar juga terhadap Tuhan Yang Maha Esa (Putri, 2018).

Metode pembelajaran di Gubuk Baca Lentera Negeri selama ini dengan menerapkan metode membaca. Anak-anak memanfaatkan waktu dengan mendatangi Gubuk Baca Lentera Negeri dan membaca buku yang tersedia. Pembelajaran dengan metode membaca ini hanya dapat dimanfaatkan oleh anak-anak yang sudah bisa membaca saja. Kelemahan dengan metode membaca untuk anak-anak menimbulkan kejenuhan sehingga hanya waktu pendek/sebentar saja memanfaatkan waktu untuk membaca (Holis, 2016).

Gubuk Baca Lentera Negeri menyediakan berbagai buku bacaan. Buku bacaan yang ada meliputi buku cerita rakyat, buku cerita anak nasional dan majalah anak. Buku- buku tersebut memberikan pembelajaran terhadap anak-anak mengenai dongeng-dongeng sejarah dari berbagai daerah, cerita anak nasional yang memberikan pembelajaran mengenai sikap dan tata krama dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Majalah anak yang berisi berbagai materi seperti cerita anak-anak akan memberikan inspirasi pada anak- anak mengetahui pengetahuan dasar.

MASALAH

Pada masa pandemi covid-19 minat baca anak-anak di Gubuk Baca Lentera Negeri berkurang. Pada masa sebelum pandemi covid-19 anak-anak yang berkunjung ke Gubuk Baca Lentera Negeri rata-rata sebanyak 15 anak. Pada masa pandemi jumlah yang berkunjung rata-rata 10 anak. Hal ini disebabkan tidak adanya variasi pembelajaran yang diberikan hanya berupa penyediaan buku bacaan. Berkurangnya kunjungan anak-anak ke Gubuk Baca Lentera Negeri juga dipengaruhi oleh kurangnya respon orang tua terhadap

(3)

37

aktivitas pembelajaran Gubuk Baca Lentera Negeri di massa pandemi ini menyebabkan dampak yang signifikan terhadap perkembangan mental anak–anak.

METODE PELAKSANAAN

Metode pembelajaran untuk menarik minat anak-anak belajar di Gubuk Baca Lentera Negeri dengan : 1) membuatkan video clip pembelajaran, 2). Pemutaran video clip pembelajaran di Gubuk Baca Lentera Negeri, 3) Evaluasi peningkatan kunjungan anak- anak dengan adanya media video clip pembelajaran.

Pengambilan gambar video clip anak yang berjudul “Aku Anak Rajin Dan Pintar”

dilakukan di area lingkungan Gubuk Baca Lentera Negeri di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Materi dalam video clip dengan memasukkan beberapa bagian–bagian kegiatan di Gubuk Baca Lentera Negeri. Video clip pembelajaran mengenai materi membantu pekerjaan orang tua pengambilan latar tempat tinggal. Video clip ini berisi kegiatan membersihkan di rumah dengan membersihkan tempat tidur, menyapu halaman rumah membersihkan alat makan sendiri dan menyelipkan kegiatan seni tradisional seperti tarian tradisional sehingga tujuan pendidikan pembentukan karakter anak dapat tercapai.

Pelaksanaan pembuatan video clip pembelajaran terdiri dari beberapa kegiatan pengambilan gambar untuk video. Teknis sederhana pembuatan video clip yaitu :

1. Pembentukan Crew

Pembentukan crew untuk membentuk tim yang kompak dengan dipimpin seorang sutradara dalam pelaksanaan produksinya.

2. Pembuatan Story Board

Konsep video clip pembelajaran diwujudkan dalam Story Board. Story board seorang sutradara video klip dapat mengungkapkan imajinasinya melalui gambar-gambar konsep visual yang bercerita.

3. Penentuan Lokasi Syuting

Lokasi syuting dilakukan pada beberapa tempat : a) Indoor on place (rumah, gedung, pekantoran) b) Indoor Studio

c) Outdoor (halaman, persawahan, alam terbuka) 4. Peralatan Syuting/Produksi

Peralatan utama yang dipakai pembuatan video clip pembelajaran alat utama yaitu : a). Camera dengan kelengkapan seperti tripod, dolly, dolly track..

(4)

38

MULAI Pembentukan crew Persiapan Kegiatan

Menentukan Jadwal Membuat story board

Menyiapkan Peralatan Yang Digunakan

Kegiatan pembuatan video clip

Hasil Memuaskan?

Kesimpulan

Selesai Ya

Tidak

b). Lighting dengan kelengkapan lampu, stang, dan filter.

6. Editing

Editing dilakukan untuk penyempurnaan video clip pembelajaran dan juga dapat mengatasi segala keterbatasan alat pada saat produksi untuk memperoleh hasil yang sesuai dengan story board. Gambar 1, menunjukkan alur proses pembuatan video clip pembelajaran.

Penyampaian video clip pembelajaran dilakukan dengan memutar video clip pembelajaran di Gubuk Baca Lentera Negeri dengan nonton bersama yang didampingi relawan pendidik pada jam tertentu yang dijadwalkan.

Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan mengukur rata-rata kenaikan jumlah anak-anak yang berkunjung ke Gubuk Baca Lentera Negeri setelah adanya video clip pembelajaran.

Gambar 1. Diagram alir untuk pelaksanaan pembuatan video clip pembelajaran

(5)

39

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pembuatan video clip pembelajaran di Gubuk Baca Lentera Negeri meliputi beberapa kegiatan.

1. Pembentukan Crew

Pembentukan crew dan tim yang kompak dengan dipimpin seorang sutradara dalam pelaksanaan produksinya. Dalam penentuan crew ini jumlahnya sebanyak 5 orang untuk pengambilan gambar. Setiap gambar yang diambil tentunya berdasarkan story board yang telah dibuat. Shot-shot untuk video clip sebenarnya tidak ada aturan khusus secara teknis tetapi dalam instruksi dan istilah-istilah yang dipakai tetap menggunakan aturan secara umum. Aturan umum seperti : Close Up, Medium shot, Cut, Cue, dan Running. Hal ini tentunya adalah untuk memudahkan dalam hal pelaksanaan teknis saat praproduksi, produksi dan editing. Pemilihan personal crew berdasarkan pada kompetensinya. Crew sebanyak 5 orang dengan peran sebagai pengatur pengambil gambar 2 orang, lighting, pengatur sarana teknis. Pelaksanaan di lapang didukung dengan kerjasama yang bauk antar anggota sehingga dalam proses persiapan, pengambilan gambar dapat berjalan secara teratur dan tepat tujuan. Pada saat pengambilan gambar video clip dikerjakan selama 2 minggu.

2. Pembuatan Story Board

Story board merupakan konsep video clip yang akan dibuat. Sutradara video clip dapat mengungkapkan imajinasinya melalui gambar-gambar konsep visual yang bercerita sesuai tema video clip pembelajaran. Story board untuk video pembelajaran berupa video clip lagu “Aku Anak Rajin dan Pintar “. Story board dalam video menyajikan lagu Aku Anak Rajin dan Pintar serta kegiatan yang bisa dikerjakan di rumah. Kegiatan yang bisa dikerjakan anak-anak meliputi membersihan sendiri kamar tidur dan menyapu halaman rumah. Kegiatan membersihkan kamar tidur dan menyapu halaman rumah sebagai bagian dari tujuan pendidikan untuk membentuk karakter anak. Bagian dari pendidikan karakter yaitu dengan menerapkan nilai-nilai agama dan norma terhadap keluarga (Putri, 2018).

Story board sebagai dasar seorang klipper akan lebih mudah berkonsentrasi dalam hal-hal yang bersifat teknis visual, penataan cahaya, penataan artistic, camera angle, ataupun performance artis.

3. Penentuan Lokasi Syuting dan Pengambilan Gambar

Pembuatan video clip pembelajaran memakai lokasi syuting dalam bentuk indoor, indoor studio dan outdoor yang didukung dengan peralatan syuting. Lokasi indoor dilakukan di

(6)

40

dalam rumah. Pengambilan gambar dilakukan dalam rumah untuk memberi contoh membersihkan kamar tidur dan menyapu halaman rumah. Kebutuhan properti sedikit lebih simpel karena kebutuhan properti seperti seperti meja, kursi, lemari, lampu hias, buku, dan sebagainya sudah tersedia. Penambahan properti cenderung untuk melengkapi kebutuhan story board.

Gambar 2. Pengambilan gambar indoor di rumah

Tabel 1. Pembuatan story board pada video clip pembelajaran “Anak Rajin Dan Pintar”

No. Durasi (detik) Lirik Script Keterangan

1 1 sampai 19 Intro Video sunrise Setiap clip ada

nameplate Avideo masuk wil. Jabung

Video GBLN 2 20 sampai 24 Membantu ayah dan

ibu

Video anak bangun tidur

Terdapat 2 talent 25 sampai 29 Membersihkan

kamar tidurku

Video membersihkan tempat tidur

30 sampai 33 Membantu ayah dan ibu

34 sampai 39 Menyapu halam depan rumah

Video menyapu halama rumah

40 sampai 44 Mencuci piring sendiri

Video mencuci piring 45 sampai 49 Mencuci gelassendiri Video mencuci gelas 3 50 sampai 53 Aku anak rajin dan

pintar

Video membantu orang tua Membantu pekerjaan orang 133 sampai 137 Membersihkan tua

kamar tidur

Video membantu orang tua 4 138 sampai 1:42 Membantu ayah dan

ibu

Video membantu orang tua jualan

Jajanan pasar 5 1:43 sampai 1:50 Menyapu halaman

rumah

Video anak menjual kue Berjalan jualan Kegiatan belajar mengajar

6 1:51 sampai 1:54 Habis makan kucuci piring sendiri

Kegiatan belajar Sekalian take video no. 9 7 1:55 sampai 1:59 Habis makan kucuci Anak belajar menARI

(7)

41

piring sendiri

8 2:00 sampai 2:04 Aku anak rajin dan pintar

Video kegiatan belajar Kegiatan belajar 2:05 sampai 2:09 Aku suka membantu

ayah dan ibu

2:10 sampai 2:13 Aku anak rajin dan pintar

2:14 sampai 2:18 Aku suka membantu ayah dan ibu

9 2:19 sampai 2:30 Aku suka membantu ayah dan ibu

Video talent berpamitan Sekalian take video no. 5, 6 dan 7

Pengambilan gambar outdoor dilakukan pada pengambilan gambar kegiatan pembelajaran membantu orang tua. Pada pengambilan gambar outdoor memanfaatkan segala properti dan nuansa alam yang sudah ada dan cenderung yang lebih banyak diadopsi adalah natural keunikan alam atau lingkungannya. Keterpaduan pengambilan gambar secara keseluruhan dapat menggambar kegiatan anak-anak dan memacu untuk membentuk karakter anak yang baik. Disebutkan Budiman (2017), bahwa anak-anak akan mengenal kegiatan tolong menolong dari media digital, baik itu dari rumah, teman-teman, sekolah dan lingkungan sekitar.

Lirik lagu”Aku Anak Rajin Dan Pintar”

Membantu ayah dan ibu Membersihkan sendiri kamar tidurku

Membantu ayah dan ibu Menyapu halaman depan rumahku Habis makan kucuci piring sendiri Habis minum kucuci gelas sendiri

Aku anak rajin dan pintar Aku suka membantu ayah dan ibu

Membantu ayah dan ibu Membersihkan sendiri kamar tidurku

Membantu ayah dan ibu Menyapu halaman depan rumahku Habis makan kucuci piring sendiri Habis minum kucuci gelas sendiri

Aku anak rajin dan pintar Aku suka membantu ayah dan ibu

Aku anak rajin dan pintar Aku suka membantu ayah dan ibu

(8)

42

Gambar 3. Pengambilan gambar outdor

Selesai program pengambilan gambar dilanjutkan dengan editing. Editing dilakukan untuk menyatukan gambar sesuai dengan story board menggunakan program Adobe Premiere (Gambar 4).

Gambar 4. Proses editing video clip pembelajaran

Video clip pembelajaran berisi materi penjabaran dari lagu berjudul Aku Anak rajin dan Pintar. Video clip berisi pembelajaran mengenai pendidikan anak-anak selama di rumah dengan kepedulian membantu tugas orang tua seperti membersihkan sendiri kamar tidur, menyapu halaman depan rumah, mencuci peralatan makan piring dan gelas yang dipakai sendiri. Hasil dari pembuatan video clip lagu anak - anak yang dibuat sebagai salah satu media yang mampu menarik perhatian dan mempermudah anak-anak mengerti isi pesan dari lagu yang disampaikan, lagu yang disampaikan memberikan pengajaran khusus tentang pengertian belajar dan rajin dalam membantu orang tua untuk membentuk karakter anak yang bertanggung jawab. Karakter merupakan sifat yang timbul karena adanya kemampuan daya dorong dari anak-anak untuk menampilkan perilaku terpuji dan

(9)

43

mengandung kebajikan (Ramdani, 2014). Gambar 5, 6 dan 7 menunjukkan kegiatan dalam video clip yang memberi contoh pembelajaran pada anak-anak.

Gambar 5. Cover video clip “Aku Anak Rajin Dan Pintar”

. Gambar 6. Kegiatan membersihkan kamar tidur dalam video clip

Gambar 7. Kegiatan menyapu halaman rumah dalam video clip

(10)

44

Implementasi video clip pembelajaran di Gubuk Baca Lentera Negeri dilakukan dengan memutar video clip yang ditonton bersama dengan didampingi relawan pendidik pada hari yang dijadwalkan. Jadwal menonton bareng video clip pembelajaran pada hari senin, rabu dan sabtu pukul 11.00. Saat menonton anak-anak ikut menyanyi bersama mengikuti irama lagu. Video clip pembelajaran Aku Anak Rajin Dan Pintar memberikan pengaruh positif terhadap anak-anak di lingkungan Gubuk Baca Lentera Negeri.

Berdasarkan pada hasil evaluasi, video clip pembelajaran memberikan rasa kegembiraan pada anak-anak dengan diperlihatkan anak-anak mengikuti alunan nyanyian. Adanya video clip pembelajaran berdampak pada jumlah anak-anak yang belajar di Gubuk Baca Lentera Negeri. Jumlah anak yang berkunjung ke Gubuk Baca Lentera Negeri rata-rata sebanyak 30 anak, ini menunjukkan kenaikan sebesar 200% dibandingkan sebelum ada video clip pembelajaran jumlah anak yang berkunjung 15 anak.

Kesimpulan

1. Pembelajaran kepada anak-anak dengan media video clip lebih menarik minat anak mengikuti pembelajaran di Gubuk Baca Lentera Negeri.

2. Pembelajaran kepada anak-anak dengan media video clip Aku Anak Rajin Dan Pintar memberikan contoh riil kegiatan membantu pekerjaan di rumah.

3. Pembelajaran dengan video clip meningkatkan jumlah anak yang berkunjung ke Gubuk Baca Lentera Negeri sebesar 200%.

UCAPAN TERIMA KASIH

Ucapan terima kasih ditujukan kepada univ. Widyagama Malang yang telah memfasilitasi pelaksanaan kuliah pengabdian kepada masyarakat (KPM) dan mitra KPM Gubug Baca Lentera Negeri sebagai tempat pelasanaan kuliah pengabdian kepada masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA

Aeni , AN. (2014). Pendidikan Karakter Untuk Siswa SD dalam Perspejktif Islam.

Jurnal Mimbar Sekolah Dasar 1(1), 50-58.

Budiman, H. 2017. Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan.

Jurnal Pendidikan Islam Al-Tadzkiyyah, 8(1), 31-43.

(11)

45

Holis, A. 2016. Belajar Melalui Bermain Untuk Pengembangan Kreativitas dan Kognitif Anak Usia Dini. 2016. Jurnal Pndidikan Uniga, 10(1), 23-37

Putri, DP. (2018). Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar di Era Digital. Jurnal Pendidikan Dasar Ar-Riayah, 2 (1), 37-50.

Ramdani, MA. 2014. Lingkungan Pendidikan Dalam Implementasi Pendidikan Karakter.

Jurnal Pendidikan Uniga, 8(1), 1-26.

© 2020 by authors. Content on this article is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International license. (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/).

Referensi

Dokumen terkait