• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA

N/A
N/A
Rena Mukty

Academic year: 2023

Membagikan "PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS 1

PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA

NAMA : NARUL ITA SARI NIM : 857015144

Isilah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban dan bahasa anda sendiri!

1. Tanpa bahasa manusia tidak bisa berbuat apa-apa. Jelaskan hakikat bahasa dan karateristiknya!

2. Dalam setiap proses kegiatan belajar dan mengajar tidak bisa selalu disebut dengan belajar karena harus memenuhi beberapa syarat dan ketentuan, maka jelaskan tentang konsep belajar itu sendiri!

3. Proses kegiatan belajar dapat di lakukan dengan beberapa cara sebutkan dan berikan contohnya!

4. Anak-anak belajar dan mengusai bahasa tanpa disadari apalagi diajari secara khusus, jelaskan pola belajar yang dilakukan anak tersebut!

5. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan dan kefasihan pemerolehan bahasa anak!

JAWAB

1. Hakikat bahasa bunyi ujar atau lisan. Hal ini dapat dijelaskan dengan menggunakan fakta sejarah bahwa orang atau kelompok orang (masyarakat) sejak dahulu kala telah dapat melakukan komunikasi dengan menggunakan bahasa yang telah disepakati bersama secara lisan. merupakan sebuah lambang yang memiliki makna untuk melakukan komunikasi antara satu orang atau lebih. Dan sebuah alat untuk menyampaikan gagasan atau perasaan secara nyata ditandai dengan adanya tanda, suara, gerak atau suatu isyarat yang disepakati yang memiliki makna yang mudah dipahami antara sesama manusia. Bahasa memiliki Karakteristik yaitu :

 Sifat bahasa yang Produktif yaitu bahasa yang terbentuk dari ribuan kata, kalimat, atau wacana dengan berbagai variasi yang penggunaannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri

 Bahasa merupakan sistem yang artinya memiliki sejumlah unsur yang saling terkait dan tertata secara beraturan dan memiliki sebuah makna.

 Bahasa disebut juga dengan sistem lambang yang Arbiter (mana suka) dan konvensional yang memiliki arti sebagai suatu simbol yang memiliki bunyi atau tulisan yang penggunaan nya disepakati oleh suatu kelompok tertentu.

2. Konsep belajar merupakan suatu perubahan perilaku manusia nyata atau tingkah laku seseorang dengan melalui berbagai latihan dan pengalaman yang dilakukannya secara

(2)

aktif. Yang hasilnya bisa berupa pengetahuan, sikap atau keterampilan yang dibangun berdasarkan atas apa yang telah diketahui dan dan dikuasai. Jadi tugas kita sebagai guru dalam suatu pembelajaran adalah menjadikan siswa belajar melalui penciptaan strategi dan lingkungan belajar yang menarik, bermakna dan tidak membosankan.

3. Kegiatan belajar dapat dilakukan dengan cara yaitu :

 Belajar melalui pengalaman

contohnya yaitu ketika seorang siswa baru pertama kali ikut perkemahan, dia akan kaget dengan kegiatan-kegiatan kemah yang begitu padat dan menguras tenaga.

Dan ketika anak tersebut mengikuti perkemahan yang ke dua kali nya, maka dia akan siap akan apa yang akan dilakukannya di perkemahan tersebut. Iya merasa bahwa dulu pernah mengalami hal tersebut, sehingga ia tidak akan kaget dan merasa sudah terbiasa.

 Belajar memalui pengamatan (melihat contoh atau model)

Contohnya yaitu ketika seoarang anak mau belajar menari, maka ia akan meliha dan mengamati contoh tarian yang akan dipelajarinya, dengan ia melihat langsung orang yang menari atau pun dengan menonton di youtube. Dan berlatih, Sehingga anak tersebut mampu melakukan tarian tersebut

 Bahasa

Contohnya dalam belajar siswa perlu berinteraksi antar sesama teman maupun guru. Bahasa menjadi wadah untuk kelangsungan hubungan antara guru dan siswa atau dengan berbagai kelompok. Sehingga bahasa merupakan hal yang sangat penting dalam suatu pembelajaran

4. Pola belajar yang dilakukan anak untuk menguasai bahasa tanpa disadari apalgi diajari secara khusus yaitu :

 Belajar bahasa dilakukan secara alami dan langsung dalam konteks yang otentik Komponen sistem, dan keterampilan berbahasa yang dikuasai oleh anak tidak berasal dari teori yang dipelajari secara khusus. Mereka memahami bahasa dengan menyimpulkan sendiri yang dialaminya. Mereka belajar bahasa secara langsung dalam kegiatan berinteraksi antara keluarga, teman bermain, pengasuhnya dalam lingkungan yang konteks nyata, alami.

 Belajar bahasa dilakukan secara bertahap, sesuai dengan kebutuhannya

Kegiatan belajar bahasa anak dapat dilakukannya secara bertahap. Tahapan tersebut terjadi seiring dengan kebutuhannya dalam berkomunikasi atau berinteraksi seiring dengan pertumbuhan fisik, intelektual, dan sosial mereka.

 salah satunya stimulasi. Sebagai orang tua, tentu memiliki peranan penting dalam perkembangan bahasa pada anak. Selain itu, orang tua juga harus memahami perkembangan bahasa pada anak sesuai usianya.

5. faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan dan kefasihan pemerolehan bahasa anak

(3)

adalah sebagai berikut !

 faktor Biologis

perangkat biologis yang menentukan penguasaan bahasa anak adalah otak ( sitem syaraf), alat dengan dan alat ucap. Ketergantungan pada salah satu, apalagi ketiganya, akan mengahambat kemampuan berbahasa anak. Dalam proses berbahasa, seorang anak akan dikendalikan oleh sistem syaraf pusat yang berada di otak. Pada belahan otak sebelah kiri terdapat wilayah brocoayang mempengaruhi dan mengontrol produkso bahasa, seperti berbicara. Pada belahan otak kanan terdapat wilayah wernicke yang mempengaruhi dan mengendalikan penerimaan atau pemahaman bahasa , seperti menyimak. Diantara kedua bagian otak tersebut terdapat wilayah motor suplementer yang berfungsi mengendalikan unsur fisik penghasil ujaran.

 Faktor Lingkungan Sosial

untuk menumbuhkembangkan kemampaun berbahasanya, seorang anak memerlukan lingkungan sosial sebagai contoh atau model berbahasa, memberikan rangsangan, dan tanggapan, serta melakukan latihan dan uji coba berbahasa dalam konteks yang sesungguhnya. Lingkungan sosial disini adalah perilaku berbahasa orang tua, saudara, kerabat, kerabat, teman atau anggota masyarakat.

 Faktor Intelengensi

Intelegensi adalah kemampuan seseorang dalam berfikir atau bernalar, termasuk memecahkan suatu masalah. Intelegensi bersifat abstrakdan tak dapat diamati langsung, kecuali melalui perilaku. Dalam kaitanyya dengan pemerolhan bahasa, anak-anak yang bernalar tinggi tingkat pencapaiannya cenderung lebih cepat, lebih kaya, lebih bervariasi tata bahasanya. Dari pada anak yang bernalar rendah.

Jadi, pengaruh intelegensi terletak pada jangka waktu dan tingkat kreativitas perkembangan bahasanya.

 Faktor Motivasi

Anak belajar bahasa karena adanya kebutuhan dasar yang bersifat praktis, seperti lapar, haus, sakit, serta perhatian dan kasih sayang. Hal ini disebut dengan motivasi intrinsik yang berasal dari diri anak itu sendiri. Anak merasa bahwa tindak berbahasa yang dilakukannya membuat orang lain memberikan respon yang positif, pujian serta ekspresi rasa senang, gembira, dan ceria.

Kondisi ini memacu anak untuk terus belajar dan menguasai bahasanya lebih baik lagi. Hal ini disebut motivasi ekstrinsik karena dorongan belajar bahasa anak beasal dari luar dirinya. Pemberian motivasi dari lingkungan sosial sangat berarti bagi anak untuk membuatnya kian bergairah belajar bahasa.

Referensi

Dokumen terkait

69 Profesional Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Bahasa Bali. Menguasai kaidah bahasa Bali sebagai rujukan penggunaan

Dengan adanya penelitian tentang tiruan bunyi dengan pola aktivitas sehari-hari dalam bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia agar orang yang belajar bahasa Mandarin tidak hanya

Belajar bahasa, pada prinsipnya lebih dekat dengan bagaimana upaya kita melalui proses bahasa sehingga peserta didik bisa menguasai bahasa. Beberapa asumsi yang bersumber dari

3 Makan di Depot: Pembelajaran Bahasa Indonesia secara Integratif Belajar melalui makan di depot secara tidak langsung telah.. memenuhi empat skil--membaca,

Untuk mengetahui secara jelas, bagaimana bahasa guru pada tuturan imperatif dalam interaksi belajar mengajar, maka perlu dilakukan penelitian dengan judul

Misalnya dalam bahasa Inggris, ada gugus konsonan yang secara alami sulit diucapkan oleh penutur asli bahasa Inggris karena tidak sesuai dengan sistem fonologis bahasa Inggris,

dan kinerja guru di masa depan. Secara khusus tujuan studi adalah memperoleh informasi tentang:.. Implementasi Kurikuluk Bahasa Indonesia…. Nursalim 252 1) pemanfaatan waktu

Belajar tentang Bahasa Seseorang mempelajari bahasa untuk mengetahui segala hal yang terdapat pada suatu bahasa, seperti sejarah, system bahasa, kaidah berbahasa, dan produk bahasa