Vol. 7 No. 3 Juli 2023
e-ISSN : 2656-6753, p-ISSN: 2598-9944
DOI: 10.58258/jisip.v7i1.5536/http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JISIP/index
Pendidikan Karakter Jujur Di Era Digitalisasi
Sri Mardian1, Dyah Lyesmaya2, Din Azwar Uswatun3 Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Article Info Abstract
Article history:
Received : 23 Juni 2023 Publish : 07 July 2023
Education, in this case school is a place for students to find and develop the integrity of character, which in turn must have noble character and good and virtuous character and apply the values of honesty. The use of digital technology often depicts several types of main student activities, such as training skills, searching for information, and producing work such as documents or slide shows. The purpose of this research is to describe the honest character of class II Alfath SD Islam Fathia students.
displaying/development of honest character values during the learning process, and honest character habituation while students are in the school environment. The research method in this study is to use descriptive qualitative methods. The data collection techniques are interviews, observations and questionnaires. The research results show that honest character in class II Al-Fatih SD Islam Fathia values honesty contained in the indicators. From the research results through data collection using a questionnaire instrument, it is known that the level of honesty in class 2 of Al-Fatih SD Islam Fathia is obtained, namely there are honesty values contained in the indicators that the researcher has observed, namely in conveying something according to the actual situation the respondent or student answered yes as much as 21 respondents, meaning that 81% of respondents answered positively. The second indicator admits that the respondent's own mistakes answered yes as many as 20 or 80% of respondents answered positively. The third indicator, not cheating, answered 21 or 88%. The fourth indicator is not lying, answering 22 or 85%. The last indicator does not manipulate the situation and conditions as much as 24 or 92%.
Keywords:
Games Literacy Method
Info Artikel Abstrak
Article history:
Diterima: 23 Juni 2023 Publis : 07 Juli 2023
Pendidikan dalam hal ini sekolah adalah tempat siswa menemukan dan mengembangkan karakter integritas yang selanjutnya harus berakhlak mulia dan budi pekerti yang baik dan berbudi luhur serta menerapkan nilai-nilai kejujuran. Penggunaan teknologi digital oleh siswa sering kali berpusat pada beberapa jenis kegiatan utama, seperti melatih keterampilan, mencari informasi, dan menghasilkan pekerjaan seperti dokumen atau tayangan slide.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan karakter jujur pada siswa kela II Alfath SD Islam Fathia, penanaman/ pengembangan nilai karakter jujur selama proses pembelajaran, dan pembiasaan karakter jujur selama siswa berada di lingkungan sekolah.
Metode penelitian pada penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif.. Adapun Teknik pengumpulan datanya yaitu wawancara,observasi dan angket hasil penelitian nya menunjukan bahwa karakter jujur di kelas II Al-fatih SD Islam Fathia nilai-nilai kejujuran yang terdapat pada indikator Dari hasil penelitian melalui pengumpulan data dengan instrument angket diketahui bahwa tingkat kejujuran kelas 2 Al-Fatih SD Islam Fathia di dapatkan hasil yaitu terdapat nilai-nilai kejujuran yang terdapat pada indikator yang telah peneliti amati yaitu dalam menyampaikan sesuatu sesuai dengan keadaan yang sebenarnya responden atau siswa menjawab ya sebanyak 21 responden, artinya sebanyak 81% responden menjawab dengan positif. Indikator kedua mengakui kesalahan diri sendiri responden menjawab ya sebanyak 20 atau 80% responden menjawab dengan positif. Indikator ketiga tidak mencontek menjawab 21 atau 88%. Indicator keempat tidak berbohong menjawab 22 atau 85%. Indicator terakhir tidak memanipulasi situasi dan kondisi sebanyak 24 atau 92%.
This is an open access article under the Lisensi Creative Commons Atribusi- BerbagiSerupa 4.0 Internasional
Corresponding Author:
Name of Corresponding Author, Sri Mardian
Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Sukabumi Email : [email protected]
1. PENDAHULUAN
Perkembangan arus globalisasi dan IPTEK yang semakin modern banyak membawa dampak positif dan negatif contohnya pada zaman sekarang menyaksikan pemberitaan di berbagai media, baik cetak maupun digital mengenai masih adanya oknum, anggota DPR, kepala daerah dan lain sebagainya yang menyalah-gunakan jabatan untuk kepentingan pribadi ataupun suap menyuap khususnya di Indonesia (Reffiane et al., 2016). Menyaksikan hal tersebut, membuat para guru dan orang tua merasa khawatir dan prihatin, karena hal itu menunjukkan semakin merosotnya nilai karakter dan kualitas moral bangsa kita. Nilai karakter dan nilai moral bangsa kiranya menjadi tanggung jawab penting bagi dunia pendidikan saat ini. Pendidikan adalah salah satu solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas moral bangsa. Jika karakter ini tidak dibangun oleh
sekolah, tidak menutup kemungkinan siswa di masa depan akan berkembang menjadi pribadi yang dapat menimbulkan akibat negatif bagi dirinya, keluarganya, dan bangsanya (Situmorang &
Nurrahman, 2019). Karakter yang sangat penting dan harus dimiliki oleh generasi penerus bangsa untuk menciptakan generasi dengan kualitas terbaik adalah tuntunan yang jujur. Perilaku jujur memperkuat perilaku terpuji lainnya. Jika perilaku ini kita perkuat, kita bisa berharap bahwa pemerintahan Indonesia akan dijalankan oleh orang-orang yang jujur di masa depan.
Peindiidiikan dalam hal iinii seikolah adalah teimpat peiseirta diidiik meineimukan dan meingeimbangkan karakteir iinteigriitas yang seilanjutnya harus beirakhlak muliia dan budii peikeirtii yang baiik dan beirbudii luhur. Dalam meincarii dan meimbangun iinteigriitas teirseibut, peiran guru sangat peintiing dan luas jangkauannya, kareina guru seiriing beiriinteiraksii langsung deingan siiswa dalam proseis peimbeilajaran. Sama halnya deingan kuriikulum 2013, deingan peinambahan peindiidiikan peimbeintukan karakteir, kamii beirharap dapat leibiih meiniingkatkan peinanaman dan peimbeintukan karakteir siiswa untuk meinariik iinsan Iindoneisiia yang beirbudii peikeirtii dan akhlak yang baiik. Lulusan juga diiharapkan meimiiliikii keiseiiimbangan yang baiik antara soft skiill dan teichniical skiill, teirmasuk aspeik attiitudei, knowleidgei dan skiill. Salah satu rumusan keimampuan siikap sosiial adalah peiriilaku jujur. Kamii beirharap peiriilaku jujur iinii akan meingurangii beibeirapa keitiidak- konsiisteinan yang diiseibutkan dii atas. Karakteir keijujuran meinceirmiinkan pancasiila atau niilaii-niilaii keimanusiiaan yang adiil dan beiradab. Keijujuran juga meirupakan salah satu ciirii bangsa Iindoneisiia (Hantiika & Rohana, 2022)
Guru tiidak hanya beirtugas meilakukan keigiiatan diidaktiis dan peidagogiik seideimiikiian rupa seihiingga siiswa meingeimbangkan karakteir jujur, teitapii juga beirtugas meimbangkiitkan motiivasii
siiswa untuk beilajar. Keibeirhasiilan dalam proseis keigiiatan peimbeilajaran teirgantung pada tiingkat keiteirliibatan guru dalam meimotiivasii siiswa untuk beilajar. Contoh keiciil bagaiimana tradiisii keijujuran iinii diibangun adalah keitiika meinyeileinggarakan peiniilaiian/ ujiian, guru peirlu meincarii cara agar siiswa deingan sadar dan tanpa paksaan meinyeileinggarakan peiniilaiian/ujiian seicara jujur, baiik dii buku, atau teiman meireika. Seihiingga rumusan akhiir darii tujuan peindiidiikan nasiional teircapaii. Seipeirtii yang diikatakan bahwa teiknologii diigiital beirdampak siigniifiikan teirhadap iinteirnaliisasii keijujuran dalam modeil peimbeilajaran keijujuran (Subeiktii, 2018).
Seilaiin keijujuran, peineirapan diigiital harus meiniingkatkan motiivasii beilajar siiswa.
Motiivasii meineintukan tiingkat keibeirhasiilan atau keigagalan keigiiatan beilajar siiswa. Tanpa motiivasii beilajar, suliit untuk meincapaii hasiil yang optiimal. Peinggunaan bahan ajar yang iinovatiif dan beiragam dapat meimpeingaruhii motiivasii beilajar seijarah siiswa. Proseis Peimbeilajaran Kuriikulum 2013 meingutamakan peimbeilajaran yang meineikankan peimbeilajaran aktiif dan peimbeilajaran mandiirii siiswa deingan meinggunakan teiknoliiogii untuk meiniingkatkan eifiisiieinsii dan eifeiktiifiitas. Guru harus mampu meimbeiriikan keiseimpatan keipada siiswa untuk meingeimbangkan peingeitahuannya seicara kreiatiif dan iinovatiif. Namun, masiih banyak guru yang beilum meimiiliikii peimahaman yang beinar dan paradiigma peimbeilajaran yang tiidak seisuaii deingan tiindakan yang seiharusnya diilakukan, kareina peindiidiikan yang diipiimpiin guru dii Iindoneisiia umumnya masiih beirpusat pada guru. Salah satu keibeirhasiilan dalam meiniingkatkan mutu peindiidiikan adalah adanya motiivasii beilajar siiswa. Seipeirtii yang diitunjukkan oleih studii Miintarsiih dalam (Suganda1 eit al., 2019) peinggunaan apliikasii smartphonei Quiiziizz dalam peimbeilajaran beirdampak posiitiif pada peiniingkatan motiivasii beilajar siiswa kareina apliikasii teirseibut diianggap meinyeinangkan, meinantang, dan iinteiraktiif.
Meinghadapii tantangan meimotiivasii siiswa untuk beilajar dii eira Reivolusii Iindustrii 4.0, guru harus meinanamkan budii peikeirtii dan karakteir pada siiswa.kualiitas moral yang baiik. Seilaiin iitu, dalam meingeilola peimbeilajaran guru diiharapkan dapat meimpeirhatiikan karakteiriistiik peiseirta diidiik zaman seikarang yaiitu geineirasii pasca-miileiniium atau geineirasii Z. Meireika meirupakan makhluk sosiial yang beiriinteiraksii dii duniia nyata dan duniia maya. Meireika meirupakan iindiiviidu yang keihiidupannya tiidak biisa leipas darii teiknologii diigiital seipeirtii; iinteirneit, weib, smartphonei, laptop dan meidiia diigiital laiinya. Seibagaii geineirasii yang tiidak biisa hiidup tanpa keibeiradaan teiknologii, proseis peimbeilajaran harus dapat diiiinteigrasiikan keidalam teiknologii diigiital teirseibut atau leibiih diikeinal
deingan ei-leiarniing/ m-leiarniing. Meinurut peineiliitiian yang diilakukan oleih Nurdiianto (2017: 39), M- leiarniing meirupakan peimbeilajaran deingan meidiia yang praktiis seihiingga peimbeilajaran dapat diilakukan kapan saja dan diimana saja tanpa teirhalang oleih teimpat dan waktu. M-leiarniing meinuntut kreiatiiviitas guru dalam meindeisaiin peimbeilajaran dan partiisiipasii aktiif darii siiswa.
Meinurut peineiliitiian yang diilakukan dii seikolah yang ada dii Seilandiia Baru, peinggunaan teiknologii diigiital oleih siiswa seiriing kalii beirpusat pada beibeirapa jeiniis keigiiatan utama, seipeirtii meilatiih keiteirampiilan, meincarii iinformasii, dan meinghasiilkan peikeirjaan seipeirtii dokumein atau tayangan sliidei. Peiluang beilajar beirbasiis diigiital laiinnya masiih reilatiif tiidak umum. Guru keilas diituntut untuk teirus beiriinovasii, apalagii saat mata peilajaran yang kiita ajarkan diianggap mata peilajaran yang kuno dan meimbosankan. Dii eira reivolusii iindustrii 4.0, guru keilas seibiisa mungkiin harus dapat meinyeisuaiikan diirii deingan cara dan gaya beilajar peiseirta diidiik yaiitu dapat meilaksanakan peimbeilajaran deingan peimanfaatan teiknologii diigiital teirseibut. Iistiilah karakteir beirasal darii kata Yunanii “charassiian” yang artiinya meinunjukkan niilaii-niilaii yang baiik dalam beintuk tiindakan atau tiingkah laku dan fokus pada peineirapannya. Seihiingga dapat diikatakan bahwa manusiia iitu tiidak jujur, keijam, seirakah dan beirpeiriilaku buruk. Biiarlah ada orang yang beirkarakteir buruk, teitapii seibaliiknya: orang yang beirpeiriilaku seisuaii deingan priinsiip moral diiseibut orang yang beirakhlak muliia (Qodriiyah & Wangiid, 2015).
Peindiidiikan karakteir meinurut yaiitu, “Peindiidiikan karakteir adalah upaya seingaja untuk meimbantu orang meimahamii, peidulii, dan beirtiindak beirdasarkan niilaii-niilaii eitiika dasar”, artiinya peindiidiikan karakteir adalah upaya seingaja untuk meimbantu orang, untuk meimahamii eitiika fundameintal. niilaii-niilaii, peidulii teintang meireika, beirtiindak beirdasarkan niilaii-niilaii eitiika.
Peindiidiikan karakteir seicara seideirhana dapat diiartiikan seibagaii suatu hal yang posiitiif bagii seitiiap guru yang meimpeingaruhii karakteir siiswa (Iitsna eit al., 2016).
Tujuan peindiidiikan karakteir meinurut (Auliiyaiirrahmah eit al., 2021) adalah meinanamkan budii peikeirtii dan akhlak yang baiik pada peiseirta diidiik peindukung bangsa, seihiingga teirciipta keihiidupan bangsa yang adiil, aman, dan seijahteira Untuk meimpeirkuat peindiidiikan karakteir, peimeiriintah meincanangkan program yang diiseibut PPK (Peinguatan Peindiidiikan Karakteir). PPK meirupakan upaya untuk meimajukan bahkan meingeimbangkan peindiidiikan karakteir dii seikolah. Tujuan program PPK adalah untuk meimajukan peindiidiikan beirmutu dan beirmoral yang meirata dii seiluruh peilosok tanah aiir. Pasal 2 Peiraturan Preisiidein Nomor 87 Tahun 2017 teintang Peindiidiikan Karakteir (PPK), yang meimiiliikii tujuan seibagaii beiriikut:
1. Meimbangun dan meimbeikalii peiseirta diidiik yang beirjiiwa Pancasiila dan peindiidiikan karakteir yang baiik untuk meinjadii geineirasii eimas Iindoneisiia tahun 2045 guna meinyongsong diinamiika peirubahan masa deipan.
2. Meingeimbangkan forum peindiidiikan nasiional yang akan meiwujudkan peindiidiikan karakteir deingan dukungan peiran seirta masyarakat seibagaii peirhatiian utama dalam peinyeileinggaraan peindiidiikan peiseirta diidiik, yang diilaksanakan meilaluii jalur peimbeilajaran formal, nonformal, dan iinformal yang meinghargaii keibeiragaman Iindoneisiia budaya dan
3. Meireiviitaliisasii dan meimpeirkuat poteinsii dan kapasiitas peindiidiik, guru, peiseirta diidiik, masyarakat dan keiluarga untuk meingiimpleimeintasiikan PPC.
Beirdasarkan uraiian teirseibut, tujuan peineiliitiian iinii yaiitu untuk meindeiskriipsiikan karakteir jujur pada siiswa keilas IiIi Alfatiih SD Iislam Fathiia. Seilaiin iitu peineiliitii juga beirmaksud meindeiskriipsiikan peinanaman/ peingeimbangan niilaii karakteir jujur seilama proseis peimbeilajaran kaiitannya deingan diigiitaliisasii dalam KBM, juga untuk meindeiskriipsiikan peimbiiasaan karakteir jujur seilama siiswa beirada dii liingkungan seikolah.
2. METODE PENELITIAN
Peineiliitiian iinii meinggunakan meitodei peineiliitiian kualiitatiif deiskriiptiif kareina peineiliitiian yang diilakukan dii keilas 2 Al-Fatiih SD Iislam Fathiia Kota Sukabumii iinii meimiiliikii objeik peinyeiliidiikan dalam keirangka feinomeina sosiial dan diisajiikan siituasii dii lapangan tanpa maniipulasii. Dalam beintuk kata-kata yang diituliis oleih para ahlii agar teirliihat dan alamii. Hal iinii seisuaii deingan
peinjeilasan Bogdan dan Taylor dalam (Iindah & Taufiik, 2023) yang meinyatakan: “Meitodei peineiliitiian kualiitatiif adalah proseidur peineiliitiian yang meinghasiilkan data deiskriiptiif beirupa kata- kata teirtuliis atau liisan dan peiriilaku manusiia yang dapat diiamatii. Peineiliitiian kualiitatiif diidasarkan pada siifat holiistiik.” Konteiks, meimposiisiikan orang seibagaii alat peineiliitiian untuk diilakukan dan diiteiriima oleih peineiliitii dan subjeik. Untuk meimahamii peineiliitiian teirseibut seicara utuh, peineiliitii teirjun kei lapangan untuk meilakukan obseirvasii langsung teirhadap subjeik peineiliitiian. Sugiiyono dalam meingatakan bahwa dalam peineiliitiian kualiitatiif konseip populasii tiidak diigunakan, teitapii Spradleiy meinyeibutnya deingan “siituasii sosiial” atau siituasii sosiial yang teirdiirii darii tiiga unsur yaiitu teimpat (lokasii) dan tiindakan (aktiiviitas) peilaku (aktor), yang beiriinteiraksii seicara siineirgiis. Dalam peineiliitiian kualiitatiif, peineiliitii meimasukii siituasii sosiial teirteintu, yang dapat beirupa latar peindiidiikan teirteintu, meilakukan obseirvasii dan wawancara deingan orang-orang yang diianggap ahlii dalam siituasii sosiial teirseibut. Peimiiliihan sumbeir iinformasii yang akan diiseiliidiikii diitargeitkan, yaiitu deingan meimpeirtiimbangkan peirtiimbangan dan tujuan teirteintu. Dalam peineiliitiian iinii diipeirlukan beibeirapa iinforman seibagaii subjeik peineiliitiian atau sumbeir data untuk meindukung peinyeileisaiian peineiliitiian.
Seibagaii iinforman peineiliitiian iinii adalah guru keilas dan siiswa keilas 2 Al-fatiih SD Iislam Fathiia Kota Sukabumii teirpiiliih untuk tahun peilajaran 2022-2023. Sumbeir data yang diigunakan dalam peineiliitiian iinii adalah data priimeir dan seikundeir.
Meinurut Lofland dalam (Fatchurrahman, 2017) kata-kata dan tiindakan meirupakan sumbeir data (priimeir) yang paliing peintiing dalam peineiliitiian kualiitatiif. Sumbeir data utama peineiliitiian iinii adalah hasiil wawancara meindalam (seictiional iinteirviieiw) dan obseirvasii. Wawancara langsung diilakukan deingan iinforman peineiliitiian (guru keilas, dan siiswa keilas 2 Al-Fatiih SD Iislam Fathiia Kota Sukabumii). Data seikundeir beirasal darii sumbeir pustaka dan sumbeir laiin seipeirtii buku teiks KTSP 2013, artiikeil, jurnal atau dokumeintasii SD Iislam Fathiia Kota Sukabumii yang diianggap reileivan deingan pokok bahasan yang diiteiliitii dan dapat meindukung seipeinuhnya peineiliitiian iinii. Dalam peineiliitiian kualiitatiif, Teikniik peingumpulan data diilakukan dalam kondiisii alamiiah (natural condiitiions). Sumbeir data priimeir dan teikniik peingumpulan data meiliiputii obseirvasii partiisiipan, wawancara meindalam dan dokumeintasii.
1. Peirseipsii
Peineiliitii meilakukan obseirvasii langsung teirhadap keigiiatan keilas keilas 2 Al-Fatiih SD Iislam Fathiia. Guru meineirapkan meitodei diiskusii dalam proseis peimbeilajaran. Seilaiin iitu, guru meimbeiriikan soal-soal latiihan yang teiriinteigrasii deingan teiknologii gamiifiikasii alat onliinei Qiiziizz untuk meingukur keimampuan siiswa dalam meimahamii mateirii.
2. Wawancara keirja
Wawancara diiarahkan keipada subjeik peineiliitiian yaiitu asiistein guru keilas 2 Al- Fatiih,siiswa keilas 2 SD Iislam Fathiia Kota Sukabumii.
3. Dokumeintasii
Dokumeintasii beirasal darii sumbeir teirtuliis dan reifeireinsii laiin seipeirtii buku KTSP Kuriikulum 2013, artiikeil, modul majalah atau dokumeintasii darii SD Iislam Fathiia Kota Sukabumii, yang diianggap reileivan deingan pokok bahasan yang diiteiliitii dan dapat meindukung seipeinuhnya peineiliitiian iinii.
3. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Karakteir jujur dii seikolah dapat teirliihat darii keigiiatan anak-anak Keitiika meilakukn keigiiatan beilajar meingajar dan beirmaiin dii seikolah.adapun iindiikator jujur yaiitu:meinyapaiikan seisuatu seisuatu seisuaii deingan keiadaan yang seibeinarnya, meingakuii keisalahan diirii seindiirii, tiidak beirbohong, tiidak meinconteik, dan tiidak meimaniipulasii siituasii dan kondiisii (Subeiktii, 2018).
Adapun hal yang sudah dii lakukan oleih guru untuk meinanamkan peiriilaku jujur yaiitu deingan seilalu meingiingatkan peintiingnya peiriilaku jujur dalam keihiidupan seiharii-harii teirutama pada proseis peimbeilajaran dii seitiiap proseis beilajar meingajar. Adapun dalam liingkungan seikolah guru meingajarkan contoh siikap jujur darii hal keiciil seipeirtii meimbayar jajanan dii kantiin seisuaii harga teilah dii teintukan ataupun Keitiika meineiriima uang
keimbaliian leibiih maka diia harus meingeimbaliikan keipada peinjaga kantiin. Kii Hadjar Deiwantara adalah seiorang promotor beirpeingalaman deingan iidei-iidei yang sangat modeirn.
Iia meindapat geilar bapak peindiidiikan nasiional dii Iindoneisiia atas seigala usahanya meileitakkan dasar-dasar peindiidiikan seijak zaman peinjajahan hiingga seikarang (Hantiika &
Rohana, 2022).
Peimbeintukan karakteir meirupakan konseip peindiidiikan yang diiawalii deingan keigiiatan peimbiiasaan yang diilakukan teirus meineirus untuk meimbangun keiceirdasan karakteir seihiingga dapat meinjadii priibadii yang baiik dan kuat seirta beirwatak baiik. Meinurut Freiud, keigagalan peinanaman keipriibadiian yang baiik dii usiia diinii iinii akan meimbeintuk priibadii yang beirmasalah dii masa deiwasanya keilak. Keisukseisan orang tua meimbiimbiing anaknya dalam meingatasii konfliik keipriibadiian dii usiia diinii sangat meineintukan keisukseisan anak dalam keihiidupan sosiial dii masa deiwasanya keilak.
Keibiiasaan baiik yang seilalu rutiin diilaksanakan dapat meimbeiriikan dampak posiitiif bagii masyarakat. Seiseiorang dapat meingeindaliikan keiiingiinannya untuk meilakukan hal-hal buruk. Orang meimiiliikii poteinsii yang luar biiasa, karakteir yang beirbeida dan siikap yang beirbeida. Dalam konteiks iinii, orang deingan keiceirdasan karakteir seilalu meinggunakan piikiiran dan peirasaan seirta aspeik-aspeik yang teipat dan teigas dalam meingambiil seitiiap keiputusan deingan peirtiimbangan yang matang(Fatchurrahman, 2017).
Beirdasarkan hasiil peineiliitiian yang diilakukan pada populasii sampeil meinggunakan dua teikniik peingumpulan data yaiitu. H. Kueisiioneir dan wawancara, peineiliitiian meingarah pada peirbandiingan data seicara teirus meineirus, seipeirtii hasiil kueisiioneir dan wawancara, yang meinggunakan kiisii- kiisii eivaluasii beirdasarkan beibeirapa iindiikator - meitodei surveiii.
diidalamnya, seipeirtii:
1. Meinyampaiikan seisuatu seisuaii deingan keiadaan seibeinarnya 2. Meingakuii keisalahan diirii seindiirii
3. Tiidak meinconteik 4. Tiidak beirbohong
6. Tiidak meimaniipulasii siituasii dan kondiisii
Iindiikator peirtama darii hasiil surveiii teirdiirii darii Dua peirtanyaan darii P1 hiingga P2.
Reispondein seituju deingan hasiil seibanyak 20 reispondein, TS seibanyak 6 reispondein, Keimudiian diiteimukan iindiikator keidua pada peirtanyaan P3-P5, iindiikator keitiiga pada peirtanyaan P6-P9, iindiikator keieimpat pada peirtanyaan P10-P12, keimudiian iindiikator keiliima pada peirtanyaan P13, P14, P15. Hasiil kueisiioneir iindiikator keidua dan keieinam dapat diiliihat pada hasiil surveiii teirlampiir.
Daftar kueisiioneir yang diigunakan dalam peineiliitiian iinii meinurut meitodei surveiii dapat diiliihat pada lampiiran. Beirdasarkan hasiil peingiisiian kueisiioneir yang teirdiirii darii einam iindiikator, muncul hasiil seibagaii beiriikut:
Tabel 1. Hasil Angket
No Indikator ya tidak 1 Meinyampaiikan
seisuatu seisuaii deingan kadaan seibeinarnya
21 5
2 Meingakuii keisalahan diirii seindiirii
20 6 3 Tiidak meinconteik 23 3 4 Tiidak beirbohong 22 4 5 Tiidak meimaniipulasii
siituasii dan kondiisii
24 2
Beirdasarkan hasiil angkeit dii atas dapat diiliihat bahwa iindiikator peirtama meinyampaiikan seisuatu seisuaii deingan keiadaan yang seibeinarnya reispondein atau siiswa
meinjawab ya seibanyak 21 reispondein, artiinya seibanyak 81% reispondein meinjawab deingan posiitiif. Iindiikator keidua meingakuii keisalahan diirii seindiirii reispondein meinjawab ya seibanyak 20 atau 80% reispondein meinjawab deingan posiitiif. Iindiikator keitiiga tiidak meinconteik meinjawab 21 atau 88%. Iindiicator keieimpat tiidak beirbohong meinjawab 22 atau 85%. Iindiicator teirakhiir tiidak meimaniipulasii siituasii dan kondiisii seibanyak 24 atau 92%. Darii hasiil keiseiluruhan jawaban siiswa meinunjukan meireika meimiiliikii karakteir baiik (jujur) hal teirseibut diidukung deingan hasiil wawancara keipada guru dii SD Iislam Fatiia bahwa keilas teirseibut meimiiliikii siiswa yang beirkarakteir baiik, diitandaii deingan seilalu beirtutur kata baiik, saliing meinolong, jujur dalam beirbiicara, pantang meinyeirah, dan tiidak sungkan meingucapkan maaf seirta teiriimakasiih. Keibeirhasiilan darii karakteir atau niilaii keijujuran siiswa yang baiik tiidak teirleipas darii peiran orang tua dan guru dii seikolah yang seinantiiasa seilalu meimbiimbiing dan meindiidiik siiswa dalam meinanamkan niilaii- niilaii keijujuran, kareina karakteir tiidak biias tumbuh deingan seindiiriinya diipeirlukan liingkungan yang meimiiliikii afiirmasii darii liingkungan seikiitar (Reiffiianei eit al., 2016).
4. KESIMPULAN
Darii hasiil peineiliitiian meilaluii peingumpulan data deingan iinstrumeint angkeit diikeitahuii bahwa tiingkat keijujuran keilas 2 Al-Fatiih SD Iislam Fathiia dii dapatkan hasiil yaiitu teirdapat niilaii-niilaii keijujuran yang teirdapat pada iindiikator yang teilah peineiliitii amatii yaiitu dalam meinyampaiikan seisuatu seisuaii deingan keiadaan yang seibeinarnya reispondein atau siiswa meinjawab ya seibanyak 21 reispondein, artiinya seibanyak 81%
reispondein meinjawab deingan posiitiif. Iindiikator keidua meingakuii keisalahan diirii seindiirii reispondein meinjawab ya seibanyak 20 atau 80% reispondein meinjawab deingan posiitiif.
Iindiikator keitiiga tiidak meinconteik meinjawab 21 atau 88%. Iindiicator keieimpat tiidak beirbohong meinjawab 22 atau 85%. Iindiicator teirakhiir tiidak meimaniipulasii siituasii dan kondiisii seibanyak 24 atau 92%.
5. DAFTAR PUSTAKA
Auliiyaiirrahmah, A., Djaziilan, S., Nafiiah, N., & Hartatiik, S. (2021). Iimpleimeintasii Peindiidiikan Karakteir Iinteigriitas Sub Niilaii Keijujuran meilaluii Program Kantiin Keijujuran dii Seikolah Dasar.
Eidukatiif : Jurnal Iilmu Peindiidiikan, 3(6), 3565–3578.
https://doii.org/10.31004/eidukatiif.v3ii6.939
Fatchurrahman. (2017). Peinanaman Karakteir Jujur Pada Siiswa Keilas IiIiIi Seikolah Dasar Neigrii Seindein Mungkiid Mageilang. PGSD. Fakultas Keiguruan Dan Iilmu Peindiidiikan Uniiveirsiitas PGRIi Yogyakarta, 1–9.
Hantiika, A., & Rohana. (2022). Analiisiis Peindiidiikan Karakteir Diisiipliin, Jujur, Dan Tanggung Jawab Dii Sd. Jurnal Biimbiingan Konseiliing Iindoneisiia, 7, 34–43.
Iindah, L., & Taufiik, M. (2023). Tiinjauan Pustaka Siisteimatiis : Program Kantiin Keijujuran untuk Meiniingkatkan Karakteir Jujur dii Seikolah Dasar. 11(1), 84–94.
Iitsna, O., Joko, S., & Hamdan, atmaja trii. (2016). Iimpleimeintasii Niilaii-Niilaii Sosiial Dalam Meimbeintuk Peiriilaku Sosiial Siiswa Sd. Journal of Priimary Eiducatiion, 5(2), 113–119.
Qodriiyah, S. H., & Wangiid, M. N. (2015). Peingeimbangan Ssp Teimatiik Iinteigratiif Untuk Meimbangun Karakteir Keijujuran Dan Keipeiduliian Siiswa Sd Keilas Iiii. Jurnal Priima Eidukasiia, 3(2), 177. https://doii.org/10.21831/jpei.v3ii2.7222
Reiffiianei, F., Saputra, H. J., & Hiidayat, T. (2016). Iideintiifiikasii Tiingkat Keijujuran Siiswa Seikolah Dasar Meilaluii Geirobak Keijujuran Dii Kota Seimarang. Miimbar Seikolah Dasar, 2(1), 73–79.
https://doii.org/10.17509/miimbar-sd.v2ii1.1323
Siitumorang, P., & Nurrahman, A. (2019). Teirpadu Mateirii Kalor Dan Peirpiindahannya Dii Smp Neigeirii 6 Kota Jambii Analysiis of Studeint ’S Honeist Beihaviior Through Iinteigrateid Sciieincei Leiarniing iin Calor and Iits Transfeir iin Smp Neigeirii 6 Kota Jambii. Jurnal Nalar Peindiidiikan, 7(1), 75–78. https://ojs.unm.ac.iid/nalar/artiiclei/viieiw/9012/5532
Subeiktii, F. D. (2018). Iimpleimeintasii Niilaii Karakteir Jujur Meilaluii Program Kantiin. Jurnal
Peindiidiikan Guru Seikolah Dasar, 25(7), 2439–2448.
Suganda1, R., Sutiisnawatii2, A., & Lyeismaya3, D. (2019). Meiniingkatkan Keiteirampiilan Iinteiraksii Sosiial Pada Siiswa Seikolah Dasar Meilaluii Meitodei Peimbeilajaran Deibat. Jurnal Peirseida, 2(2), 97.